Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®

South and Southeast Asian Languages and Societies Commons™

Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®

1,462 Full-Text Articles 1,239 Authors 1,478,310 Downloads 123 Institutions

All Articles in South and Southeast Asian Languages and Societies

Faceted Search

1,462 full-text articles. Page 14 of 61.

Dark Tourism Di Hashima Pasca Penobatan Dalam World Heritage Unesco, Jemima Alma Sabila, Didit Dwi Subagio 2023 Program Studi Jepang, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia

Dark Tourism Di Hashima Pasca Penobatan Dalam World Heritage Unesco, Jemima Alma Sabila, Didit Dwi Subagio

Multikultura

Hashima (Gunkanjima) berhasil tercatat sebagai situs warisan dunia UNESCO pada tahun 2015. Pencatatan pulau ini sempat mendapat penolakan keras dari Korea Selatan karena Jepang tidak mencantumkan sejarah lengkap yang menyangkut kerja paksa warga Korea Selatan dan Tiongkok. Berdasarkan data pemerintah Nagasaki, Hashima mengalami lonjakan pengunjung lebih dari seratus ribu wisatawan setelah namanya tercatat dalam situs warisan dunia UNESCO. Sebelumnya, Hashima hanya dikenal akan dark tourism-nya sebagai pulau hantu, tetapi kini semakin dilirik wisatawan dengan imej yang berbeda setelah pencatatan UNESCO dan pembangunan lokasi wisata penunjang seperti Gunkanjima Digital Museum. Penelitian ini membahas mengenai dark tourism Hashima dan lokasi terkaitnya serta …


Diplomasi Teh Boba: Implementasi Gastrodiplomasi, Ghania Kendra Ardianti, Albert P. J. Roring 2023 Program Studi Cina, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia

Diplomasi Teh Boba: Implementasi Gastrodiplomasi, Ghania Kendra Ardianti, Albert P. J. Roring

Multikultura

Adanya One China Policy yang menjadikan ruang gerak Taiwan dalam menjalin hubungan dengan negara lain semakin sulit. Soft power menjadi salah satu upaya diplomasi publik yang diambil oleh Taiwan untuk mempertegas status mereka. Melalui praktik gastrodiplomasi dengan teh boba, Taiwan berusaha untuk mengangkat status negaranya dalam kedudukan politik yang abu-abu. Tujuan penelitian ini adalah membuktikan bagaimana Taiwan menggunakan teh boba untuk menciptakan soft power dan menjadikannya sebagai identitas nasional. Penelitian ini ditulis dengan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif yang menggunakan data sekunder melalui buku, artikel ilmiah, media massa, dan dokumen tertulis lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Taiwan menggunakan pendekatan …


Kewarganegaraan Inklusif: Menempatkan Model Budaya Disabilitas Dalam Teori Multikultural Liberal Will Kymlicka, Hanandhia Lindsy Rustam, LG. Saraswati Putri 2023 Program Studi Filsafat, Departemen Ilmu Filsafat, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia

Kewarganegaraan Inklusif: Menempatkan Model Budaya Disabilitas Dalam Teori Multikultural Liberal Will Kymlicka, Hanandhia Lindsy Rustam, Lg. Saraswati Putri

Multikultura

Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan cultural model of disability atau model budaya disabilitas dalam teori multikultural liberal Will Kymlicka. Status kewarganegaraan disabilitas seringkali masih diturunkan menjadi kewarganegaraan pasif atau parsial yang patut dikasihani dan mendapat perhatian paternalistik. Kemunculan advokasi disabilitas sebagai hak kelompok dan bukan hak individu baru-baru ini menuntut kita untuk mengevaluasi secara lebih menyeluruh konsepsi disabilitas sebagai sebuah kelompok non-etnis namun bersifat budaya yang menegosiasikan tempat mereka di wilayah negara. Model budaya disabilitas inilah yang sejalan dengan tujuan teori multikultural liberal Will Kymlicka yang menyatakan bahwa masyarakat yang beragam membutuhkan lebih dari sekedar akses yang setara dan hak-hak …


Prinsip Harmoni (Héxié) Pada Penokohan Li Yunxiang Dalam Film Ne Zha Reborn (Xīnshén Bǎng: Nǎ Zhā Chóngshēng) Karya Zhao Ji, Chika Asri Oktaviyanti, Adi Kristina Wulandari, Rahadjeng Pulungsari Hadi 2023 Program Studi Sastra Cina, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia

Prinsip Harmoni (Héxié) Pada Penokohan Li Yunxiang Dalam Film Ne Zha Reborn (Xīnshén Bǎng: Nǎ Zhā Chóngshēng) Karya Zhao Ji, Chika Asri Oktaviyanti, Adi Kristina Wulandari, Rahadjeng Pulungsari Hadi

Multikultura

Film New Gods: Ne Zha Reborn (Xīnshén bǎng: Nǎ zhā chóngshēng新神榜:哪吒重生) adalah film animasi fantasi yang dirilis pada 12 Februari 2021, disutradarai Zhao Ji (赵霁). Film ini menceritakan tokoh Li Yunxiang yang merupakan sosok kelahiran kembali Ne Zha di masa modern dalam melawan musuhnya yaitu Klan Naga Laut Timur. Ne Zha adalah salah satu dewa dalam mitologi Cina yang ceritanya terdapat dalam novel zaman Dinasti Ming (1368-1644) berjudul Investiture of The Gods (Fēng shén yǎnyì封神演義). Penelitian ini bertujuan membaca representasi prinsip Harmoni (Héxié和谐) dalam konsep Yin-Yang melalui karakterisasi tokoh Li Yunxiang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif. Hasil …


Contact Zones, Discursive Spaces: The Case Of The Silliman University National Writers Workshop, Alana Leilani C. Narciso 2023 Silliman University

Contact Zones, Discursive Spaces: The Case Of The Silliman University National Writers Workshop, Alana Leilani C. Narciso

Akda: The Asian Journal of Literature, Culture, Performance

The Silliman University National Writers Workshop’s (SUNWW) historical circumstance has been implicated in the Cold War. As such it is accused of perpetuating colonial ideas on language and literary production. Its use of New Criticism is said to be detrimental to nation-building as this critical pedagogy is seen to be ahistorical and apolitical. This paper investigates the Workshop space and critiques the actual workshop discussions in the years 2019 and 2021. The explorations reveal that the Workshop is a discursive space, a “contact zone” where its participants are always engaged in the act of negotiating ideas about craft, literature and …


“Nararampag Nga Mga Takna . . . Nangangaliding Nga Mga Higayon”: Memory, Nostalgia, Love, And Loss In Victor Sugbo’S Taburos Han Dagat, Jessa A. Amarille 2023 University of the Philippines Visayas

“Nararampag Nga Mga Takna . . . Nangangaliding Nga Mga Higayon”: Memory, Nostalgia, Love, And Loss In Victor Sugbo’S Taburos Han Dagat, Jessa A. Amarille

Akda: The Asian Journal of Literature, Culture, Performance

This paper explores how the concepts of memory, nostalgia, love, and loss are depicted in the poems 1) “Ha Akon Paglinakaton,” (In My Travels[1]), 2) “May Ada Panahon” (There Comes a Time), 3) “Parada Han mga Sinya” (The Parade of Zinnias), 4) “An Pagdumdum” (On Recalling), 5) “Kawarayan” (Emptiness), 6) “Agurang Mundo” (Old Mundo), 7) “Taburos Han Dagat” (Sea Spray), 8) “La Madonna Alegro,” and 9) “Cadena de Amor” from Victor N. Sugbo’s Taburos Han Dagat (2014) using an ecocritical lens. Published in a post-Haiyan context, the poems may be classified as belonging to the ecopoetry genre with …


Pag-Igpaw Sa Inip At Inis Ng Pagkakapiit: Tulambuhay Sa Anyo Ng Talinghaga’T Taludturan (Overcoming Ennui And Ire Amidst Incarceration: Narratives In Metaphors And Verses), Kevin P. Armingol 2023 Far Eastern University

Pag-Igpaw Sa Inip At Inis Ng Pagkakapiit: Tulambuhay Sa Anyo Ng Talinghaga’T Taludturan (Overcoming Ennui And Ire Amidst Incarceration: Narratives In Metaphors And Verses), Kevin P. Armingol

Akda: The Asian Journal of Literature, Culture, Performance

Kabilang sa itinuturing na “Emergent Literature” sa Pilipinas ang panitikan sa bilangguan. Hindi ito kataka-taka sa bansang may malalim at mahabang kasaysayan ng pagpipiit sa mga tumutunggali sa panlipunang kaayusan, kabilang na ang mga intelektwal, partikular ang mga artista at manunulat. Dahil sa kanilang taglay na progresibo at radikal na katangian, malimit silang maging puntirya ng establisyimento, bukod pa sa kanilang likhang-sining at akdang-pampanitikan, at maging bahagi ng dumadami pang bilang ng mga bilanggong pulitikal sa bansa. Sa loob ng piitan, may pangangailangan na maisadokumento at magawaan ng pag-aaral ang mayaman at masining na karanasan at likha ng mga bilanggong …


Theology In Service Of An Ideology: A Polemic Against Peniel Rajkumar’S Dalit Theology And Dalit Liberation, Vivek K. Rallabandi 2023 Gettysburg College

Theology In Service Of An Ideology: A Polemic Against Peniel Rajkumar’S Dalit Theology And Dalit Liberation, Vivek K. Rallabandi

Student Publications

This paper examines Dalit (a marginalized group in India) Christian theology as articulated through Peniel Rajkumar's 2010 book, Dalit Theology and Dalit Liberation: Problems, Paradigms, and Possibilities. The paper criticizes Rajkumar's book, arguing that he errs in offering Christianity as the sole panacea to Dalits' spiritual ailments.


11 Days In August And The “Ghosts In The Machine”, Mae U. Caralde 2023 University of the Philippines Diliman

11 Days In August And The “Ghosts In The Machine”, Mae U. Caralde

Akda: The Asian Journal of Literature, Culture, Performance

This essay will put forward a case of political mimesis in the film, 11 Days in August (1983), which contributed to the buildup of social movements in the Philippines that ended the Marcos dictatorship in 1986. By describing the processes ‘imaging back’ and ‘bodying back’ Gaines (1999), the documentary film experience is freed from the rigidity and confinement with the visible, opening it up to affective faculties to acquire meanings into our lived realities. Explored in these two aspects of the mimetic faculty is the notion of orchestrating the film’s body and that of the spectator into the filmmaker’s filmic …


Invoking Mirabai: Elision And Illumination In The Global Study Of Women Mystics, Nancy M. Martin 2023 Chapman University

Invoking Mirabai: Elision And Illumination In The Global Study Of Women Mystics, Nancy M. Martin

Religious Studies Faculty Books and Book Chapters

From the early nineteenth century, British scholar-officers readily compared Mirabai to European mystics as a way to come to terms with this intriguing and admired sixteenth-century woman as they attempted to order the dense weave of Indian culture and religion through the production of knowledge. And in the twentieth century she would increasingly be cited in comparative works on women’s voices, resistance, and religious lives and on global ethics and spirituality. This chapter will explore the place she comes to occupy, beginning by tracing the ways that Hindu bhakti or “devotion” maps (or does not map) onto European Christian and …


The Philippine Economy During The Japanese Occupation, Jasper Lem 2023 University of San Diego

The Philippine Economy During The Japanese Occupation, Jasper Lem

Asian Studies: Student Scholarship & Creative Works

The economy of the Philippines was derailed by the Japanese occupation during World War II. As an American colony before World War II, the Philippines had close amicable ties with the United States highlighted by promises of independence on July 4th, 1946. The Philippines also maintained a beneficial economic relationship with the States at this time through extensive foreign trade. However, because of the Japanese invasion, the Philippine economy was robbed of this profitable foreign trade and the promise of independence, severely crippling the island nation and her morale. The first policies implemented by Japan were designed to control the …


Emi (English-Medium Instruction) In Cambodian Higher Education, Benedict Lin, Kingsley Bolton, John Bacon-Shone, Bophan Khan 2023 Nanyang Technological University

Emi (English-Medium Instruction) In Cambodian Higher Education, Benedict Lin, Kingsley Bolton, John Bacon-Shone, Bophan Khan

English Faculty Publications

This article is based on empirical research carried out at the Royal University of Phnom Penh (RUPP), Cambodia, between 2018 and 2019. The research involved both quantitative and qualitative approaches. In the case of the former, the researchers conducted a large-scale survey of students involving 956 respondents, of whom 79 were postgraduate students, while the overwhelming majority were studying at the undergraduate level. The qualitative data collected in this project comprised detailed interviews with undergraduates studying at RUPP. The results of both types of data collection indicated that, although many students faced difficulties in studying through the medium of English, …


Emi (English-Medium Instruction) In Indonesian Higher Education, Kingsley Bolton, Christopher Hill, John Bacon-Shone, Karen Peyronnin 2023 Ateneo de Manila University

Emi (English-Medium Instruction) In Indonesian Higher Education, Kingsley Bolton, Christopher Hill, John Bacon-Shone, Karen Peyronnin

English Faculty Publications

This article reports on the investigation of English-medium instruction (EMI) in Indonesian higher education. Two separate but related studies were carried out. In Phase One, a mixed method approach using a questionnaire and interviews was used at a private university in Jakarta in order to gauge the responses of undergraduates studying a range of subjects through English. The results of Phase One suggested that the students at this university generally had high levels of proficiency in English and coped rather well with EMI. Phase Two of the study involved interviewing 17 educators across multiple institutions, and the results of this …


Lingkungan Pengendapan Perahu Kuno Di Situs Punjulharjo, Rembang, Jawa Tengah: Sebuah Pendekatan Geoarkeologi, Andri Purnomo, Carlo Donadio, Agni Mochtar, Chiara Zazzaro 2023 Laboratorium Arkeologi, Departemen Arkeologi, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia

Lingkungan Pengendapan Perahu Kuno Di Situs Punjulharjo, Rembang, Jawa Tengah: Sebuah Pendekatan Geoarkeologi, Andri Purnomo, Carlo Donadio, Agni Mochtar, Chiara Zazzaro

Multikultura

Studi geoarkeologi adalah pendekatan interdisiplin dalam penelitian arkeologi yang memungkinkan kita memahami bagaimana proses alam dapat mempengaruhi sebuah situs arkeologi dan bagaimana pula kita dapat merekonstruksi konteks lingkungan kuno dari sebuah situs arkeologi. Pendekatan ini sangat efektif dalam bidang arkeologi maritim, mengingat wilayah pesisir terus mengalami perubahan lingkungan baik karena faktor alam maupun antropis. Kepulauan Indonesia merupakan wilayah yang menarik untuk menerapkan pendekatan geoarkeologi dalam arkeologi maritim mengingat banyaknya sisa-sisa perahu yang ditemukan di daratan dan perubahan geomorfologi berkelanjutan terkait aliran air yang terjadi selama Kala Holosen. Artikel ini menyajikan hasil penerapan pendekatan tersebut di atas pada kasus perahu Punjulharjo …


Globalisasi Musik Populer Korea (K-Pop) Dalam Konteks Industri Budaya, Zaini Zaini 2023 Fakultas Ilmu Pengetahuan Buadya Universitas Indonesia

Globalisasi Musik Populer Korea (K-Pop) Dalam Konteks Industri Budaya, Zaini Zaini

Multikultura

Musik populer Korea yang dikenal dengan K-pop mengalami perkembangan yang sangat dinamis hingga berhasil menyebar secara global dalam waktu yang sangat cepat sejak jenis musik populer ini mulai dikenal pada tahun 1990-an. Penelitian ini membahas globalisasi K-pop dengan berbagai dinamikanya yang berdampak dengan peningkatan pecinta K-pop di masyarakat global. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif bersumber dari berbagai data terkait perkembangan musik populer Korea. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan musik populer Korea (K-pop) ke dalam masyarakat global karena adanya dukungan dari berbagai pelaku dalam industri K-pop, baik pemerintah selaku pembuat kebijakan, pelaku industri musik, pengusaha dalam industri …


Prinsip Hormat Dan Tanggap Ing Sasmita Dalam Cerkak Mungkur Kabeh, Brillian Amrizaard, Darmoko Darmoko 2023 Program Studi Sastra Jawa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia

Prinsip Hormat Dan Tanggap Ing Sasmita Dalam Cerkak Mungkur Kabeh, Brillian Amrizaard, Darmoko Darmoko

Multikultura

Menghormati dan menghargai orang tua adalah sebuah sikap berbakti dari anak dan juga tanda bahwa seseorang memahami tata krama. Penelitian mengenai prinsip hormat dan tanggap ing sasmita ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan yang obyektif. Teori yang menjadi landasan berpikir adalah teori Hermeneutik dari Paul Ricoeur yang telah dirumuskan kembali oleh Eugenius Sumaryono (1999) sebagai salah satu cara menginterpretasikan sesuatu. Hasil dari penelitian, ada beberapa poin yang dapat digunakan sebagai acuan sikap yang baik dengan menjunjung prinsip hormat dan juga terdapat sikap tanggap ing sasmita sebagai dasar untuk bersikap atau memperlakukan orang tua dengan konotasi positif. Tindakan yang diambil …


Kritik Heidegger Terhadap Esensi Teknologi Modern Sebagai Titik Tolak Pengembangan Etika Baru, Antonius Puspo Kuntjoro 2023 Universitas Prasetiya Mulya

Kritik Heidegger Terhadap Esensi Teknologi Modern Sebagai Titik Tolak Pengembangan Etika Baru, Antonius Puspo Kuntjoro

Multikultura

Perkembangan yang tejadi di era digital ini memerlukan adanya pendekatan baru dalam etika karena keterbatasan etika tradisional, seperti deontologi dan utilitarianisme serta etika keutamaan, dalam menghadapi isu-isu kontemporer. Kritik filsuf Martin Heidegger terhadap esensi teknologi modern berpotensi menjadi titik awal pengembangan etika baru guna merespons persoalan-persoalan kontemporer terkait lingkungan, hegemoni teknologi, dan implikasi bisnis. Menurut Heidegger esensi teknologi modern adalah menampakkan segala sesuatu sebagai suku cadang yang siap digunakan atau dimanfaatkan untuk kepentingan subjek. Esensi teknologi modern ini menimbulkan bahaya karena bersifat eksploitatif yang berujung krisis ekologis dan alienasi sosial. Menanggapi masalah-masalah kontemporer, etika Heideggerian dapat dikembangkan berdasarkan pemahaman tentang …


Struktur Sosial Dalam Kamp Calais “Jungle” Di Prancis, Dyanisa Ramadhani Salsabila, Airin Miranda 2023 Program Studi Prancis, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia

Struktur Sosial Dalam Kamp Calais “Jungle” Di Prancis, Dyanisa Ramadhani Salsabila, Airin Miranda

Multikultura

Kamp pengungsian imigran di Calais dibuka pada tahun 1999 dan kemudian ditutup secara resmi pada tahun 2002. Para imigran tetap datang dan membangun kamp secara ilegal setelah penutupan resmi kamp ini Kamp ini diberikan julukan kamp Calais “Jungle” pada tahun 2009 setelah kamp terus menerus berkembang karena jumlah imigran yang terus bertambah. Pada tahun 2014, jumlah imigran yang mengungsi di kamp ini mencapai 6.000 jiwa. Suatu komunitas sosial terbentuk dari berbagai etnis yang ada. Komunitas ini bekerjasama dan membuat sistemnya sendiri dalam menjalankan kehidupan mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dari Creswell (2009) dengan korpus komunitas kamp imigran Calais “Jungle” …


Tindak Tutur Menghina Dalam Film Animasi Al-Riḥlah, Fanny Haristianti, Wiwin Triwinarti 2023 Universitas Indonesia,

Tindak Tutur Menghina Dalam Film Animasi Al-Riḥlah, Fanny Haristianti, Wiwin Triwinarti

Multikultura

Kesantunan berbahasa adalah aspek penting dalam kehidupan sosial. Namun, tindak tutur yang mengancam muka mitra tutur tidak dapat dihindari pada situasi tertentu, salah satunya tindak tutur menghina yang penuh konflik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi tindak tutur menghina yang dituturkan tokoh film animasi al-Riḥlah dengan menggunakan teori strategi Face-Threatening Acts (FTA) oleh Brown dan Levinson 1987. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan dalam tiga tahap, yaitu 1) teknik simak bebas libat cakap; 2) transkripsi; dan 3) catat. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan teknik analisis padan ekstralingual dan disajikan melalui metode informal. Penelitian ini …


Pola Kalimat Transitif Pada Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo): Sebuah Studi Variasi Bahasa, Silva Tenrisara Pertiwi Isma 2023 Fakultas Ilmu Pengetahuan Buadya Universitas Indonesia

Pola Kalimat Transitif Pada Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo): Sebuah Studi Variasi Bahasa, Silva Tenrisara Pertiwi Isma

Multikultura

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pola kalimat transitif pada dua ragam bahasa isyarat di Jakarta dan Yogyakarta. Terdapat 228 kalimat transitif sederhana yang diperoleh dari hasil elistitasi terhadap 10 pengguna bahasa isyarat Indonesia yang berasal dari kedua wilayah tersebut. Hasil analisis terhadap pola kalimat transitif reversibel (subjek dan objek dapat dipertukarkan) dan nonreversible (subjek dan objek tidak dapat dipertukarkan) menunjukkan bahwa bahasa isyarat ragam Jakarta cenderung berpola SPO untuk kalimat reversibel, sementara pola SOP cenderung digunakan di bahasa isyarat ragam Yogyakarta. Untuk kalimat nonreversibel, bahasa isyarat ragam Jakarta memiliki pola urutan kata yang lebih fleksibel, sementara bahasa isyarat ragam Yogyakarta …


Digital Commons powered by bepress