Peranan Gejala Klinis Dan Pemeriksaan Darah Tepi Dalam Diagnosis Dini Influenza Pada Pasien Dengan Gejala Influenza Like Illness,
2014
Divisi Penyakit Tropik dan Infeksi, Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI RSUPNCM
Peranan Gejala Klinis Dan Pemeriksaan Darah Tepi Dalam Diagnosis Dini Influenza Pada Pasien Dengan Gejala Influenza Like Illness, Adityo Susilo, Suhendro Suwarto, Iris Rengganis, Kuntjoro Harimurti
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia
Pendahuluan. Influenza merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus influenza. Pada manusia, influenza sering menimbulkan penyakit pernapasan akut dengan manifestasi klinis berupa influenza like illness. Penegakkan diagnosis influenza seringkali sulit oleh karena manifestasi klinis yang tidak khas. Demam disebut sebagai gejala klinis terpenting dan limfopenia didapatkan sebagai suatu temuan laboratoris yang konsisten. Usaha untuk mengetahui proporsi dan mengelaborasi gejala klinis dan pemeriksaan darah tepi sederhana diperkirakan dapat meningkatkan probabilitas diagnosis influenza. Tujuan. Mengetahui proporsi influenza serta mengevaluasi peranan gejala klinis dan pemeriksaan laboratorium sederhana pada pasien penyakit pernapasan akut dengan influenza like illness sehingga dapat digunakan sebagai faktor prediktif …
Skor Malnutrisi-Inflamasi, C-Reactive Protein Dan Soluble Tumor Necrosis Factor Receptor-1 Pada Pasien Hemodialisis Yang Mengalami Aterosklerosis,
2014
SMF Penyakit Dalam, RSUP Fatmawati Jakarta
Skor Malnutrisi-Inflamasi, C-Reactive Protein Dan Soluble Tumor Necrosis Factor Receptor-1 Pada Pasien Hemodialisis Yang Mengalami Aterosklerosis, J. Sarwono, Suhardjono Suhardjono, Parlindungan Siregar, Suhendro Suwarto
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia
Pendahuluan. Hemodialisis (HD) berkaitan erat dengan proses inflamasi yang persisten, inflamasi ini berhubungan dengan terjadinya kontak darah dengan membran dialisis, cairan dialisat, akses vaskuler dan infeksi. Peningkatan sitokin pro-inflamasi berperan penting terhadap terjadinya aterosklerosis selain faktor tradisional Framingham. Inflamasi juga berakibat anoreksia dan kondisi hiperkatabolik yang menyebabkan malnutrisi. Keadaan ini disebut sebagai Sindrom Malnutrisi-Inflamasi-Aterosklerosis. Karakteristik HD di Indonesia berbeda dengan negara maju, perbedaan tersebut terkait penggunaan dialyzer pakai ulang dan tipe low-flux, belum menggunakan dialisat ultrapure dan dosis HD yang tidak adekuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat beda rerata antara jumlah Skor-MI, hsCRP dan sTNFR-1 pada pasien …
Hipoalbuminemia Pada Pasien Usia Lanjut Dengan Pneumonia Komunitas: Prevalensi Dan Pengaruhnya Terhadap Kesintasan,
2014
Departemen Ilmu Penyakit Dalam, FKUI RSUPNCM
Hipoalbuminemia Pada Pasien Usia Lanjut Dengan Pneumonia Komunitas: Prevalensi Dan Pengaruhnya Terhadap Kesintasan, Wawan Kurniawan, C. Martin Rumende, Kuntjoro Harimurti
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia
Pendahuluan. Hipoalbuminemia merupakan salah satu penanda risiko mortalitas, tetapi belum banyak yang mempertimbangkan faktor waktu (seberapa cepat terjadinya mortalitas). Penelitian ini mengevaluasi pengaruh hipoalbuminemia terhadap kecepatan terjadinya mortalitas pada pasien usia lanjut dengan pneumonia komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi hipoalbuminemia dan pengaruhnya terhadap kesintasan pasien usia lanjut yang dirawat dengan pneumonia komunitas.
Metode. Penelitian dengan disain kohort retrospektif dilakukan terhadap 142 pasien usia lanjut dengan pneumonia komunitas yang dirawat di RSCM pada kurun waktu Januari-Oktober 2010. Data klinis dan laboratoris diambil dalam 24 jam pertama kedatangan (data sekunder) dan kemudian diikuti dalam 30 hari untuk melihat …
Perbedaan Hasil Pemeriksaan Bioelectric Impedance Analysis Antara Status Nutrisi Baik Dan Malnutrisi Pada Penderita Penyakit Gastrointestinal Dan Hati Yang Dirawat Inap Di Rscm Tahun 2013,
2014
Program Pendidikan Dokter Subspesialis Ilmu Penyakit Dalam FKUI
Perbedaan Hasil Pemeriksaan Bioelectric Impedance Analysis Antara Status Nutrisi Baik Dan Malnutrisi Pada Penderita Penyakit Gastrointestinal Dan Hati Yang Dirawat Inap Di Rscm Tahun 2013, Taufiq Taufiq, Ari Fahrial Syam, C Rinaldi Lesmana, Suhendro Suwarto
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia
Pendahuluan. Bioelectric Impedance Analysis (BIA) mulai banyak digunakan dalam mengevaluasi status nutrisi. Belum ada data penelitian nutrisi di Indonesia yang menggunakan BIA. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan rerata hasil pemeriksaan BIA antara status nutrisi baik dan malnutrisi pada penderita penyakit gastrointestinal dan hati yang dirawat inap.
Metode. Penelitian potong lintang retrospektif terhadap penderita yang dirawat inap di ruang perawatan interna RSCM periode 1 Juni-31 Desember 2013, untuk mengetahui perbedaan rerata hasil pemeriksaan BIA penderita status nutrisi baik dan malnutrisi pada penyakit gastrointestinal dan hati yang dirawat inap.
Hasil. Dari 28 penderita dengan status nutrisi baik, 71,57% …
Perbedaan Ph Lambung Pada Pasien Dispepsia Dengan Atau Tanpa Diabetes Melitus Tipe 2,
2014
Departemen Ilmu Penyakit Dalam, FKUI RSUPNCM
Perbedaan Ph Lambung Pada Pasien Dispepsia Dengan Atau Tanpa Diabetes Melitus Tipe 2, Ilum Anam, Ari Fahrial Syam, Dante Saksono, Murdani Abdullah
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia
Pendahuluan. Sindroma dispepsia sering dialami oleh penderita DM. Asam lambung salah satu faktor agresif terjadinya sindroma dispepsia dan tukak lambung. Penelitian ini bertujuan untuk mencari perbedaan pH lambung pada pasien dispepsia DM dengan yang bukan DM dan untuk mengetahui apakah ada korelasi antara pH lambung dengan proteinuria dan HbA1c.
Metode. Pasien terdiri dari 30 kelompok DM dan 30 kelompok bukan DM. Masing-masing kelompok dihitung pH lambung basal. pH lambung basal diukur dgn memasukkan elektroda kateter kedalam lambung selama 30 menit kemudian di rekam dgn alat pH Metri merek Digitrapper pH-Z. Beratnya komplikasi DM diukur dengan mikroalbuminuria, sedangkan kendali …
Pseudoakalasia Sebagai Manifestasi Awal Karsinoma Sel Skuamosa Kepala Leher,
2014
Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Pseudoakalasia Sebagai Manifestasi Awal Karsinoma Sel Skuamosa Kepala Leher, Imelda Maria Loho, Ahmad Syibli, Achmad Fauzi
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia
Pada kasus-kasus yang langka, sekelompok gejala yang menyerupai akalasia dapat muncul sebagai akibat dari suatu penyebab ekstra esofageal dan disebut sebagai pseudoakalasia. Membedakan akalasia dengan pseudoakalasia merupakan sesuatu yang tidak mudah karena pemeriksaan klinis, radiologis, dan manometris, dapat memberikan hasil yang serupa. Berikut ini kami laporkan sebuah kasus pseudoakalasia yang mucul sebagai manifestasi awal karsinoma sel skuamosa kepala leher.
Kardiomiopati Pada Penderita Infeksi Hiv,
2014
Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Kardiomiopati Pada Penderita Infeksi Hiv, Arif Sejati, Ika Prasetya Wijaya
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia
Jantung adalah salah satu organ yang dapat menjadi sumber morbiditas dan mortalitas pada penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV)/ Acquired Immunodeificiency Syndrome (AIDS) namun jarang mendapat perhatian khusus. Sebelum era penggunaan highly active antiretroviral therapy (HAART) kelainan jantung khususnya kardiomiopati cukup sering ditemukan. Kardiomiopati didefinisikan sebagai kelompok penyakit heterogen yang dihubungkan dengan disfungsi mekanik dan/atau elektrik yang biasanya (namun tidak selalu) didapatkan hipertrofi atau dilatasi ventrikel yang abnormal dan disebabkan oleh beragam penyebab, kebanyakan genetik. Kardiomiopati pada pasien dengan HIV dapat digolongkan ke dalam kardiomiopati dilatasi yang didapat. Kardiomiopati pada penderita HIV/AIDS disebabkan oleh berbagai faktor: virus HIV, miokarditis, obat-obatan, dan …
Gene Expression Profiling Identifies Irf4-Associated Molecular Signatures In Hematological Malignancies,
2014
East Tennessee State University
Gene Expression Profiling Identifies Irf4-Associated Molecular Signatures In Hematological Malignancies, Ling Wang, Zhi Q. Yao, Jonathan P. Moorman, Yanji Xu, Shunbin Ning
ETSU Faculty Works
The lymphocyte-specific transcription factor Interferon (IFN) Regulatory Factor 4 (IRF4) is implicated in certain types of lymphoid and myeloid malignancies. However, the molecular mechanisms underlying its interactions with these malignancies are largely unknown. In this study, we have first profiled molecular signatures associated with IRF4 expression in associated cancers, by analyzing existing gene expression profiling datasets. Our results show that IRF4 is overexpressed in melanoma, in addition to previously reported contexts including leukemia, myeloma, and lymphoma, and that IRF4 is associated with a unique gene expression pattern in each context. A pool of important genes involved in B-cell development, oncogenesis, …
Safety And Immunogenicity Of Human Serum Albumin-Free Mmr Vaccine In Us Children Aged 12–15 Months,
2014
Marshall University
Safety And Immunogenicity Of Human Serum Albumin-Free Mmr Vaccine In Us Children Aged 12–15 Months, Maurice A. Mufson, Clemente Diaz, Michael Leonardi, Christopher J. Harrison, Stanley Grogg, Antonio Carbayo, Simon Carlo-Torres, Robert Jean Freau, Ana Quintero-Del-Rio, Gisele Bautista, Michael Povey, Christopher Da Costa, Ouzama Nicholson, Bruce L. Innis
Internal Medicine
Background: M-M-RTMII (MMRII; Merck & Co) is currently the only measles-mumps-rubella (MMR) vaccine licensed in the United States. Another licensed vaccine would reinforce MMR supply. This study assessed the immunogenicity of a candidate vaccine (PriorixTM, GlaxoSmithKline Vaccines [MMR-RIT]) when used as a first dose among eligible children in the United States.
Methods: In this exploratory Phase-2, multicenter, observer-blind study, 1220 healthy subjects aged 12–15 months were randomized (3:3:3:3) and received 1 dose of 1 of 3 MMR-RIT lots with differing mumps virus titers (MMR-RIT-1 [4.8 log10]; MMR-RIT-2 [4.1 log10]; MMR-RIT-3 [3.7 log10] CCID50) or MMRII co-administered with hepatitis Avaccine (HAV), …
Hypertensive Crisis, Burden, Management, And Outcome At A Tertiary Care Center In Karachi,
2014
Aga Khan University
Hypertensive Crisis, Burden, Management, And Outcome At A Tertiary Care Center In Karachi, Aysha Almas, Ayaz Ghouse, Ahmed Raza Iftikhar, Munawar Khursheed
Department of Medicine
Objectives:. Hypertension, if uncontrolled, can lead to hypertensive crisis. We aim to determine the prevalence of hypertensive crisis, its management, and outcome in patients presenting to a tertiary care center in Karachi.
Methods: This was a cross-sectional study conducted at the Aga Khan University, Karachi, Pakistan. Adult inpatients (>18 yrs) presenting to the ER who were known hypertensive and had uncontrolled hypertension were included.
Results. Out of 1336 patients, 28.6% (387) had uncontrolled hypertension. The prevalence of hypertensive crisis among uncontrolled hypertensive was 56.3% (218). Per oral calcium channel blocker; 35.4% (137) and intravenous nitrate; 22.7% (88) …
Clinical, Lifestyle, Socioeconomic Determinants And Rate Of Asymptomatic Intracranial Atherosclerosis In Stroke Free Pakistanis.,
2014
Agha Khan University
Clinical, Lifestyle, Socioeconomic Determinants And Rate Of Asymptomatic Intracranial Atherosclerosis In Stroke Free Pakistanis., Ayeesha Kamran Kamal, Farzin Majeed, Omrana Pasha, Hasan Rehman, Muhammad Islam, Iqbal Azam Syed, Muhammad Saleem Ilyas, Munawar Hussain, Kamran Masood, Bilal Ahmed, Sumaira Nazir, Zafar Sajjad, Scott E. Kasner
Department of Medicine
Background: Intracranial Atherosclerotic Disease (ICAD) is the most frequent etiology of stroke with high prevalence among Asians. Despite this, early determinants of ICAD have not been described from this region.
Methods: The study is an analytical prospective cross-sectional study of 200 adults from Radiology Departments of two diagnostic centers in Karachi. Eligible participants confirmed the absence of stroke symptoms via the Questionnaire for Verifying Stroke Free Status (QVSFS) and underwent an interview covering medical, socio demographic, lifestyle and anthropometric evaluation using locally validated and standardized definitions. Magnetic Resonance Images (MRI) were centrally reviewed to detect ICAD using the criterion used …
Diuretic Induced Hyponatremia In Hypertensive Patients.,
2014
Aga Khan University
Diuretic Induced Hyponatremia In Hypertensive Patients., Aysha Almas, Nayla Ahmed, Fareed Khawaja, Aamir Hameed
Department of Medicine
Diuretics are the recommended antihypertensive by several international guidelines. This study was designed to determine the association of hyponatremia in hypertensive patients on diuretic therapy. This was a case control study conducted at the Aga KhanUniversity Hospital, Karachi in adult inpatients (> 18 years) who were known hypertensive. Cases were defined as hypertensives with hyponatremia and controls were defined as hypertensives without hyponatremia. Outcome was hyponatremia. Exposed were those using diuretics. Out of 1800 hypertensive patients sampled by the ICD-9-Coding; 1191 (66%) fulfilled the inclusion criteria. Cases n (%) were 553 (46.4) and controls were 638 (53.5). Among 553 cases …
Evidence-Based Medicine Dalam Pelayanan Penyakit Dalam,
2014
Divisi Metabolik dan Endokrin, Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Evidence-Based Medicine Dalam Pelayanan Penyakit Dalam, Imam Subekti
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia
Perkembangan masalah di bidang kedokteran, tidak terkecuali di bidang Penyakit Dalam, mengharuskan seorang dokter yang berkecimpung di pelayanan penyakit dalam untuk terus mengembangkan diri. Ada dua aspek penting yang terkandung di dalam pengertian "mengembangkan diri". Pada satu sisi, seorang dokter harus secara aktif menelaah dan meneliti, diawali dengan membuat pertanyaan untuk masalah kedokteran dari fenomena yang ada di pelayanan kedokteran sehari-hari, membuat hipotesis untuk memberikan jawaban sementara terhadap pertanyaan, dan selanjutnya membuktikan kebenaran yang digagasnya.
Peran Tindakan Revaskularisasi Terhadap Kesintasan Pasien Non St Elevation Myocardial Infarction (Nstemi),
2014
Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Peran Tindakan Revaskularisasi Terhadap Kesintasan Pasien Non St Elevation Myocardial Infarction (Nstemi), Gerie Amarendra, Lukman H. Makmun, Dono Antono, Esthika Dewiasty
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia
Pendahuluan. Pengaruh revaskularisasi terhadap kesintasan pasien non ST elevation myocardial infarction (NSTEMI) masih belum jelas. Waktu revaskularisasi yang optimal pada pasien NSTEMI belum ditemukan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh revaskularisasi terhadap kesintasan pasien NSTEMI, juga mengetahui pengaruh waktu revaskularisasi terhadap kesintasan pasien NSTEMI.
Metode. Penelitian dengan disain kohort retrospektif diakukan terhadap 300 pasien non ST elevation myocardial infarction yang dirawat di RSUPNCM pada kurun waktu Desember 2006-Maret 2011. Data klinis, laboratorium, elektrokardiografi (EKG), ekokardiografi, dan angiografi koroner dikumpulkan. Pasien yang telah terhitung enam bulan setelah onset kemudian dihubungi melalui telepon untuk melihat status mortalitasnya. Perbedaan kesintasan revaskularisasi ditampilkan …
Syndrome Of Inappropriate Antidiuretic Hormone Secretion (Siadh) Akibat Kemoterapi Pada Pasien Lansia Dengan Keganasan,
2014
Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Syndrome Of Inappropriate Antidiuretic Hormone Secretion (Siadh) Akibat Kemoterapi Pada Pasien Lansia Dengan Keganasan, Velma Herwanto, Parlindungan Siregar, Shufrie Effendy, Andhika Rachman
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia
Hiponatremia merupakan suatu kondisi yang sering ditemukan pada pasien-pasien dengan keganasan. Keadaan hiponatremia dapat terjadi bersamaan atau mendahului diagnosis suatu keganasan. Hiponatremia terkait kanker bisa mempengaruhi respon terhadap terapi kanker maupun kesintasan pasien. Kami laporkan sebuah kasus hiponatremia pada pasien lansia dengan keganasan yang disebabkan oleh syndrome of inappropriate anti diuretic hormone secretion (SIADH).
Parameter Akhir Resusitasi Makrosirkulasi Dan Mikrosirkulasi Pada Sepsis Berat Dan Renjatan Septik,
2014
Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Parameter Akhir Resusitasi Makrosirkulasi Dan Mikrosirkulasi Pada Sepsis Berat Dan Renjatan Septik, Robert Sinto, Suhendro Suwarto
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia
Sepsis berat dan renjatan septik telah menjadi masalah kesehatan yang utama di seluruh dunia. Untuk menekan angkamortalitas dini, upaya resusitasi yang dilakukan pada keadaan sepsis berat dan renjatan septik harus ditujukan padapencapaian target parameter makrosirkulasi maupun mikrosirkulasi, khususnya yang telah terbukti berhubungan denganmortalitas dini. Parameter tersebut meliputi tekanan vena sentral, rerata tekanan arteri, produksi urin, saturasi oksigen venasentral, hematokrit, laktat, bersihan laktat, dan ekses basa standar. Kelebihan dan keterbatasan tiap parameter harusdipahami dengan baik dalam upaya interpretasi yang tepat terhadap hasil pemeriksaan parameter tersebut.
Perubahan Kendali Glikemik Dan Plasminogen Activator Inhibitor-1 (Pai-1) Pada Penyandang Diabetes Melitus Tipe-2 Yang Berpuasa Ramadhan Di Rsupn Cipto Mangunkusumo,
2014
Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Perubahan Kendali Glikemik Dan Plasminogen Activator Inhibitor-1 (Pai-1) Pada Penyandang Diabetes Melitus Tipe-2 Yang Berpuasa Ramadhan Di Rsupn Cipto Mangunkusumo, Khomimah Khomimah, Sarwono Waspadji, Em Yunir, Murdani Abdullah
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia
Pendahuluan: Penyandang diabetes melitus (DM) mempunyai risiko tinggi mengalami penyakit kardiovaskular (PKV), yang progresivitasnya dipercepat oleh penurunan kapasitas fibrinolisis. Penyandang DM yang berpuasa Ramadhan mengalami berbagai perubahan yang dapat memengaruhi kendali glikemik dan status fibrinolisisnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui penurunan fruktosamin dan plasminogen activator inhibitor-1 (PAI-1).
Metode: Penelitian dikerjakan dengan metode kuasi eksperimental one group design self control study pada penyandang DM tipe-2 yang berpuasa Ramadhan dan berusia 40-60 tahun.
Hasil: Penelitian ini menunjukkan sebagian besar subjek memiliki 3 faktor risiko PKV dan dengan kendali glikemik yang jelek sebelum puasa Ramadhan. Terdapat penurunan yang bermakna pada glukosa …
Perubahan Kadar Fibrinogen Plasma Dan Korelasinya Dengan Perubahan Kadar Hs-Crp Dan Aktivitas Fibrinolisis Pada Sindroma Koroner Akut,
2014
Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Perubahan Kadar Fibrinogen Plasma Dan Korelasinya Dengan Perubahan Kadar Hs-Crp Dan Aktivitas Fibrinolisis Pada Sindroma Koroner Akut, Dedy G. Sudrajat, Djumhana Atmakusuma, Idrus Alwi, Kuntjoro Harimurti
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia
Pendahuluan: Peningkatan kadar fibrinogen yang menetap merupakan faktor risiko yang kuat untuk kejadian penyakit jantung koroner (PJK). Di sisi lain peningkatan fibrinogen plasma dapat merupakan respon fase akut. Pada kondisi ini peningkatan fibrinogen plasma bukan merupakan faktor risiko PJK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kadar fibrinogen plasma meningkat pada fase akut dan tetap tinggi pada fase pasca akut dan mengetahui korelasi antara perubahan kadar fibrinogen plasma dengan perubahan aktivitas inflamasi dan fibrinolisis.
Metode: Desain penelitian adalah studi prospektif dengan metode pengambilan sampel secara konsekutif. Pengambilan sampel fase akut untuk hs-CRP, aktivitas fibrinolisis, dan fibrinogen masing-masing diambil pada …
Faktor Risiko Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus Pada Pasien Infeksi Kulit Dan Jaringan Lunak Di Ruang Rawat Inap,
2014
Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Faktor Risiko Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus Pada Pasien Infeksi Kulit Dan Jaringan Lunak Di Ruang Rawat Inap, Mochamad Iqbal Hassarief Putra, Suhendro Suwarto, Tonny Loho, Murdani Abdullah
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia
Pendahuluan: Infeksi kulit dan jaringan lunak (IKJL) oleh MRSA di ruang rawat inap merupakan masalah nosokomial yang meningkat prevalensinya setiap tahun. Hal tersebut akan meningkatkan angka mortalitas, biaya dan lama rawat bila tidak dikelola dengan baik. Faktor-faktor risiko terjadinya infeksi MRSA pada pasien IKJL di ruang rawat inap penting untuk diketahui agar dapat dilakukan upaya-upaya pencegahan dan pengendalian terhadap faktor-faktor risiko tersebut sehingga pada gilirannya diharapkan kejadian MRSA pada pasien IKJL dapat dicegah atau dikendalikan. Tujuan: Mengetahui proporsi IKJL oleh MRSA dan mempelajari faktor-faktor yang berhubungan dengan risiko terinfeksi MRSA pada penderita IKJL di ruang rawat inap Rumah Sakit …
Proporsi Dan Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipotensi Postprandial Pada Usia Lanjut,
2014
Departemen Ilmu Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Proporsi Dan Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipotensi Postprandial Pada Usia Lanjut, Rachmat Hamonangan, Idrus Alwi, Edy Rizal Wahyudi, Siti Setiati
Jurnal Penyakit Dalam Indonesia
Pendahuluan: Hipotensi postprandial sebenarnya sering terjadi dan saat ini dikenal sebagai masalah klinis yang penting. Studi-studi yang ada menunjukkan bahwa prevalensi hipotensi postprandial pada usia lanjut cukup tinggi. Hipotensi postprandial merupakan prediktor mortalitas pada orang usia lanjut dan menyebabkan banyak sekuele yang signifikan pada subyek yang terkena. Hingga saat ini, penelitian-penelitian yang berkaitan dengan hipotensi postprandial lebih banyak dilakukan pada kelompok usia lanjut di negara-negara maju yang definisi usia lanjut, proporsi penyakit, proporsi obat-obatan yang digunakan serta proporsi asupan yang berbeda dengan kelompok usia lanjut di negara berkembang khususnya Indonesia. Tujuan. Mengetahui proporsi dan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian …
