Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®

Internal Medicine Commons

Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Articles 421 - 430 of 430

Full-Text Articles in Internal Medicine

Kardiomiopati Pada Penderita Infeksi Hiv, Arif Sejati, Ika Prasetya Wijaya Oct 2014

Kardiomiopati Pada Penderita Infeksi Hiv, Arif Sejati, Ika Prasetya Wijaya

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Jantung adalah salah satu organ yang dapat menjadi sumber morbiditas dan mortalitas pada penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV)/ Acquired Immunodeificiency Syndrome (AIDS) namun jarang mendapat perhatian khusus. Sebelum era penggunaan highly active antiretroviral therapy (HAART) kelainan jantung khususnya kardiomiopati cukup sering ditemukan. Kardiomiopati didefinisikan sebagai kelompok penyakit heterogen yang dihubungkan dengan disfungsi mekanik dan/atau elektrik yang biasanya (namun tidak selalu) didapatkan hipertrofi atau dilatasi ventrikel yang abnormal dan disebabkan oleh beragam penyebab, kebanyakan genetik. Kardiomiopati pada pasien dengan HIV dapat digolongkan ke dalam kardiomiopati dilatasi yang didapat. Kardiomiopati pada penderita HIV/AIDS disebabkan oleh berbagai faktor: virus HIV, miokarditis, obat-obatan, dan …


Evidence-Based Medicine Dalam Pelayanan Penyakit Dalam, Imam Subekti Jul 2014

Evidence-Based Medicine Dalam Pelayanan Penyakit Dalam, Imam Subekti

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Perkembangan masalah di bidang kedokteran, tidak terkecuali di bidang Penyakit Dalam, mengharuskan seorang dokter yang berkecimpung di pelayanan penyakit dalam untuk terus mengembangkan diri. Ada dua aspek penting yang terkandung di dalam pengertian "mengembangkan diri". Pada satu sisi, seorang dokter harus secara aktif menelaah dan meneliti, diawali dengan membuat pertanyaan untuk masalah kedokteran dari fenomena yang ada di pelayanan kedokteran sehari-hari, membuat hipotesis untuk memberikan jawaban sementara terhadap pertanyaan, dan selanjutnya membuktikan kebenaran yang digagasnya.


Peran Tindakan Revaskularisasi Terhadap Kesintasan Pasien Non St Elevation Myocardial Infarction (Nstemi), Gerie Amarendra, Lukman H. Makmun, Dono Antono, Esthika Dewiasty Jul 2014

Peran Tindakan Revaskularisasi Terhadap Kesintasan Pasien Non St Elevation Myocardial Infarction (Nstemi), Gerie Amarendra, Lukman H. Makmun, Dono Antono, Esthika Dewiasty

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Pengaruh revaskularisasi terhadap kesintasan pasien non ST elevation myocardial infarction (NSTEMI) masih belum jelas. Waktu revaskularisasi yang optimal pada pasien NSTEMI belum ditemukan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh revaskularisasi terhadap kesintasan pasien NSTEMI, juga mengetahui pengaruh waktu revaskularisasi terhadap kesintasan pasien NSTEMI.

Metode. Penelitian dengan disain kohort retrospektif diakukan terhadap 300 pasien non ST elevation myocardial infarction yang dirawat di RSUPNCM pada kurun waktu Desember 2006-Maret 2011. Data klinis, laboratorium, elektrokardiografi (EKG), ekokardiografi, dan angiografi koroner dikumpulkan. Pasien yang telah terhitung enam bulan setelah onset kemudian dihubungi melalui telepon untuk melihat status mortalitasnya. Perbedaan kesintasan revaskularisasi ditampilkan …


Faktor Risiko Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus Pada Pasien Infeksi Kulit Dan Jaringan Lunak Di Ruang Rawat Inap, Mochamad Iqbal Hassarief Putra, Suhendro Suwarto, Tonny Loho, Murdani Abdullah Jul 2014

Faktor Risiko Methicillin Resistant Staphylococcus Aureus Pada Pasien Infeksi Kulit Dan Jaringan Lunak Di Ruang Rawat Inap, Mochamad Iqbal Hassarief Putra, Suhendro Suwarto, Tonny Loho, Murdani Abdullah

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan: Infeksi kulit dan jaringan lunak (IKJL) oleh MRSA di ruang rawat inap merupakan masalah nosokomial yang meningkat prevalensinya setiap tahun. Hal tersebut akan meningkatkan angka mortalitas, biaya dan lama rawat bila tidak dikelola dengan baik. Faktor-faktor risiko terjadinya infeksi MRSA pada pasien IKJL di ruang rawat inap penting untuk diketahui agar dapat dilakukan upaya-upaya pencegahan dan pengendalian terhadap faktor-faktor risiko tersebut sehingga pada gilirannya diharapkan kejadian MRSA pada pasien IKJL dapat dicegah atau dikendalikan. Tujuan: Mengetahui proporsi IKJL oleh MRSA dan mempelajari faktor-faktor yang berhubungan dengan risiko terinfeksi MRSA pada penderita IKJL di ruang rawat inap Rumah Sakit …


Syndrome Of Inappropriate Antidiuretic Hormone Secretion (Siadh) Akibat Kemoterapi Pada Pasien Lansia Dengan Keganasan, Velma Herwanto, Parlindungan Siregar, Shufrie Effendy, Andhika Rachman Jul 2014

Syndrome Of Inappropriate Antidiuretic Hormone Secretion (Siadh) Akibat Kemoterapi Pada Pasien Lansia Dengan Keganasan, Velma Herwanto, Parlindungan Siregar, Shufrie Effendy, Andhika Rachman

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Hiponatremia merupakan suatu kondisi yang sering ditemukan pada pasien-pasien dengan keganasan. Keadaan hiponatremia dapat terjadi bersamaan atau mendahului diagnosis suatu keganasan. Hiponatremia terkait kanker bisa mempengaruhi respon terhadap terapi kanker maupun kesintasan pasien. Kami laporkan sebuah kasus hiponatremia pada pasien lansia dengan keganasan yang disebabkan oleh syndrome of inappropriate anti diuretic hormone secretion (SIADH).


Pengaruh Penggunaan Antibiotika Terhadap Lama Hari Sakit Dan Lama Kehilangan Hari Kerja Pada Pasien Infeksi Pernapasan Akut Bagian Atas Pada Pelayanan Kesehatan Primer, Gunawan Gunawan, Suhendro Suwarto, Cleopas Martin Rumende, Kuntjoro Harimurti Jul 2014

Pengaruh Penggunaan Antibiotika Terhadap Lama Hari Sakit Dan Lama Kehilangan Hari Kerja Pada Pasien Infeksi Pernapasan Akut Bagian Atas Pada Pelayanan Kesehatan Primer, Gunawan Gunawan, Suhendro Suwarto, Cleopas Martin Rumende, Kuntjoro Harimurti

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan: Prevalensi infeksi saluran pernapasan bagian atas akut (ISPA) di komunitas masih tinggi dan menyebabkan morbiditas dan penurunan kualitas hidup masyarakat secara luas. Etiologi tersering dari infeksi pernapasan akut di luar negeri adalah virus, selain itu terdapat etiologi bakteri yang memerlukan terapi antibiotika yang spesifik. Penggunaan antibiotika untuk infeksi pernapasan akut berlebihan, dan hal ini menyebabkan peningkatan resistensi bakteri terhadap antibiotika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola etiologi infeksi pernapasan akut, kesesuaian pemberian antibiotika dan perbedaan rerata lama sakit dan lama kehilangan hari kerja.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pengambilan data secara potong lintang dan …


Parameter Akhir Resusitasi Makrosirkulasi Dan Mikrosirkulasi Pada Sepsis Berat Dan Renjatan Septik, Robert Sinto, Suhendro Suwarto Jul 2014

Parameter Akhir Resusitasi Makrosirkulasi Dan Mikrosirkulasi Pada Sepsis Berat Dan Renjatan Septik, Robert Sinto, Suhendro Suwarto

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Sepsis berat dan renjatan septik telah menjadi masalah kesehatan yang utama di seluruh dunia. Untuk menekan angkamortalitas dini, upaya resusitasi yang dilakukan pada keadaan sepsis berat dan renjatan septik harus ditujukan padapencapaian target parameter makrosirkulasi maupun mikrosirkulasi, khususnya yang telah terbukti berhubungan denganmortalitas dini. Parameter tersebut meliputi tekanan vena sentral, rerata tekanan arteri, produksi urin, saturasi oksigen venasentral, hematokrit, laktat, bersihan laktat, dan ekses basa standar. Kelebihan dan keterbatasan tiap parameter harusdipahami dengan baik dalam upaya interpretasi yang tepat terhadap hasil pemeriksaan parameter tersebut.


Proporsi Dan Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipotensi Postprandial Pada Usia Lanjut, Rachmat Hamonangan, Idrus Alwi, Edy Rizal Wahyudi, Siti Setiati Jul 2014

Proporsi Dan Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipotensi Postprandial Pada Usia Lanjut, Rachmat Hamonangan, Idrus Alwi, Edy Rizal Wahyudi, Siti Setiati

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan: Hipotensi postprandial sebenarnya sering terjadi dan saat ini dikenal sebagai masalah klinis yang penting. Studi-studi yang ada menunjukkan bahwa prevalensi hipotensi postprandial pada usia lanjut cukup tinggi. Hipotensi postprandial merupakan prediktor mortalitas pada orang usia lanjut dan menyebabkan banyak sekuele yang signifikan pada subyek yang terkena. Hingga saat ini, penelitian-penelitian yang berkaitan dengan hipotensi postprandial lebih banyak dilakukan pada kelompok usia lanjut di negara-negara maju yang definisi usia lanjut, proporsi penyakit, proporsi obat-obatan yang digunakan serta proporsi asupan yang berbeda dengan kelompok usia lanjut di negara berkembang khususnya Indonesia. Tujuan. Mengetahui proporsi dan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian …


Perubahan Kendali Glikemik Dan Plasminogen Activator Inhibitor-1 (Pai-1) Pada Penyandang Diabetes Melitus Tipe-2 Yang Berpuasa Ramadhan Di Rsupn Cipto Mangunkusumo, Khomimah Khomimah, Sarwono Waspadji, Em Yunir, Murdani Abdullah Jul 2014

Perubahan Kendali Glikemik Dan Plasminogen Activator Inhibitor-1 (Pai-1) Pada Penyandang Diabetes Melitus Tipe-2 Yang Berpuasa Ramadhan Di Rsupn Cipto Mangunkusumo, Khomimah Khomimah, Sarwono Waspadji, Em Yunir, Murdani Abdullah

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan: Penyandang diabetes melitus (DM) mempunyai risiko tinggi mengalami penyakit kardiovaskular (PKV), yang progresivitasnya dipercepat oleh penurunan kapasitas fibrinolisis. Penyandang DM yang berpuasa Ramadhan mengalami berbagai perubahan yang dapat memengaruhi kendali glikemik dan status fibrinolisisnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui penurunan fruktosamin dan plasminogen activator inhibitor-1 (PAI-1).

Metode: Penelitian dikerjakan dengan metode kuasi eksperimental one group design self control study pada penyandang DM tipe-2 yang berpuasa Ramadhan dan berusia 40-60 tahun.

Hasil: Penelitian ini menunjukkan sebagian besar subjek memiliki 3 faktor risiko PKV dan dengan kendali glikemik yang jelek sebelum puasa Ramadhan. Terdapat penurunan yang bermakna pada glukosa …


Perubahan Kadar Fibrinogen Plasma Dan Korelasinya Dengan Perubahan Kadar Hs-Crp Dan Aktivitas Fibrinolisis Pada Sindroma Koroner Akut, Dedy G. Sudrajat, Djumhana Atmakusuma, Idrus Alwi, Kuntjoro Harimurti Jul 2014

Perubahan Kadar Fibrinogen Plasma Dan Korelasinya Dengan Perubahan Kadar Hs-Crp Dan Aktivitas Fibrinolisis Pada Sindroma Koroner Akut, Dedy G. Sudrajat, Djumhana Atmakusuma, Idrus Alwi, Kuntjoro Harimurti

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan: Peningkatan kadar fibrinogen yang menetap merupakan faktor risiko yang kuat untuk kejadian penyakit jantung koroner (PJK). Di sisi lain peningkatan fibrinogen plasma dapat merupakan respon fase akut. Pada kondisi ini peningkatan fibrinogen plasma bukan merupakan faktor risiko PJK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kadar fibrinogen plasma meningkat pada fase akut dan tetap tinggi pada fase pasca akut dan mengetahui korelasi antara perubahan kadar fibrinogen plasma dengan perubahan aktivitas inflamasi dan fibrinolisis.

Metode: Desain penelitian adalah studi prospektif dengan metode pengambilan sampel secara konsekutif. Pengambilan sampel fase akut untuk hs-CRP, aktivitas fibrinolisis, dan fibrinogen masing-masing diambil pada …