Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®

Internal Medicine Commons

Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Articles 391 - 420 of 430

Full-Text Articles in Internal Medicine

Pendekatan Diagnosis Dan Tatalaksana Sindrom Mirizzi, Ario Perbowo Putra, Griskalia Christine, Zulkifli Amin, Achmad Fauzi Sep 2015

Pendekatan Diagnosis Dan Tatalaksana Sindrom Mirizzi, Ario Perbowo Putra, Griskalia Christine, Zulkifli Amin, Achmad Fauzi

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Penyakit batu empedu telah menjadi masalah kesehatan penting di banyak negara. Estimasi prevalensi penyakit batu saluran empedu yang menyertai penyakit batu empedu adalah sekitar 10-15% dan meningkat dengan usia lanjut. Sindrom Mirizzi adalah komplikasi dari penyakit batu empedu yang jarang terjadi. Karakteristik yang khas yaitu adanya impaksi batu empedu di duktus sistikus atau di leher kandung empedu sehingga menghasilkan obstruksi mekanik di duktus hepatikus dan menghasilkan striktur inflamasi di saluran empedu, sehingga menyebabkan ikterus obstruktif berkelanjutan. Kami laporkan sebuah kasus Sindrom Mirizzi pada laki-laki dewasa yang menyebabkan iketerus obstruktif dengan kolelitiasis.


Diagnosis Dan Tata Laksana Enteropati Akibat Obat Anti Inflamasi Non Steroid (Oains), Radhiyatam Mardhiyah, Achmad Fauzi, Ari Fahrial Syam Sep 2015

Diagnosis Dan Tata Laksana Enteropati Akibat Obat Anti Inflamasi Non Steroid (Oains), Radhiyatam Mardhiyah, Achmad Fauzi, Ari Fahrial Syam

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Obat anti inflamasi non steroid (OAINS) merupakan salah satu golongan obat yang paling banyak dan paling sering diresepkan di Indonesia. Meskipun mampu mengurangi gejala inflamasi, penggunaan OAINS juga menimbulkan gangguan dalam mekanisme pertahanan mukosa saluran pencernaan. Kerusakan mukosa saluran pencernaan akibat OAINS tidak hanya dialami lambung, namun juga dialami oleh usus halus yang disebut enteropati. Namun demikian, enteropati akibat OAINS masih belum mendapat perhatian yang besar.


Kepatuhan Berobat Pada Pasien Asma Tidak Terkontrol Dan Faktor-Faktor Yang Berhubungan, Ferliani Ferliani, Heru Sundaru, Sukamto Koesnoe, Hamzah Shatri Sep 2015

Kepatuhan Berobat Pada Pasien Asma Tidak Terkontrol Dan Faktor-Faktor Yang Berhubungan, Ferliani Ferliani, Heru Sundaru, Sukamto Koesnoe, Hamzah Shatri

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Mencapai kontrol asma masih merupakan tujuan yang sulit dicapai sebagian besar pasien meskipun telah tersedia pedoman manajemen asma internasional dan terapi yang terbukti efektif. Tingkat kontrol asma yang rendah diantaranya disebabkan kepatuhan terhadap pengobatan yang rendah. Hingga saat ini faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan berobat pasien asma tidak terkontrol masih sedikit diteliti. Penelitian ini bertujuan mengetahui profil kepatuhan berobat pada pasien asma tidak terkontrol dan hubungan antara faktor terkait pasien, faktor terkait penyakit, faktor terkait pengobatan, faktor terkait sosial ekonomi dan faktor terkait sistem pelayanan kesehatan terhadap kepatuhan berobat pasien asma tidak terkontrol.

Metode. Penelitian potong lintang …


Pengembangan Model Prediksi Mortalitas 3 Bulan Pertama Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis, Vidhia Umami, Aida Lydia, Ginova Nainggolan, Siti Setiati Sep 2015

Pengembangan Model Prediksi Mortalitas 3 Bulan Pertama Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis, Vidhia Umami, Aida Lydia, Ginova Nainggolan, Siti Setiati

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan: Mortalitas pasien yang menjalani hemodialisis (HD) paling tinggi pada tiga bulan pertama. Data mengenai insidens dan prediktor mortalitas dini pada pasien HD sangat terbatas. Suatu model prediksi dapat menjadi alat bantu yang sederhana untuk mengetahui pasien yang berisiko tinggi sehingga pada akhirnya upaya pencegahan dapat dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui insidens dan prediktor mortalitas 3 bulan pada pasien hemodialisis baru dan membuat suatu model prediksi.

Metode: Penelitian dengan disain kohort retrospektif terhadap 246 pasien PGTA yang baru menjalani HD di Unit HD RSCM antara Januari 2011-Januari 2012. Dilakukan analisis chi-square untuk mendapatkan nilai OR (Odds Ratio) …


Depresi Di Bidang Penyakit Dalam:Tantangan Pengembangan Dalam Pendidikan, Pelayanan, Dan Penelitian Di Indonesia, E. Mudjaddid Jun 2015

Depresi Di Bidang Penyakit Dalam:Tantangan Pengembangan Dalam Pendidikan, Pelayanan, Dan Penelitian Di Indonesia, E. Mudjaddid

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

No abstract provided.


Perbandingan Kadar Soluble Platelet-Selectin Pada Berbagai Stadium Karsinoma Nasofaring Dan Korelasinya Dengan Hitung Trombosit, Adi Surya Komala, Asrul Harsal, Andhika Rachman, Cleopas Martin Rumende Jun 2015

Perbandingan Kadar Soluble Platelet-Selectin Pada Berbagai Stadium Karsinoma Nasofaring Dan Korelasinya Dengan Hitung Trombosit, Adi Surya Komala, Asrul Harsal, Andhika Rachman, Cleopas Martin Rumende

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Karsinoma nasofaring (KNF) merupakan jenis keganasan yang unik dengan distribusi geografis dan etnis tertentu. Daerah Cina Selatan dan Asia Tenggara memiliki insidens kejadian yang tinggi. Indonesia memiliki insidens 5,66 kasus per 100.000 penduduk per tahun. Salah satu penyebab kematian pada pasien dengan keganasan adalah trombosis. Kadar soluble Platelet-selectin (sP-selectin) yang tinggi dalam plasma, hasil dari aktivasi sel-sel endotel dan trombosit, adalah salah satu prediktor kejadian trombosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar sP-selectin pada berbagai stadium karsinoma nasofaring dan korelasinya dengan hitung trombosit.

Metode. Dilakukan studi potong lintang pada 60 kasus karsinoma nasofaring yang baru terdiagnosis di …


Korelasi Trigliserida Pascaprandial Dengan Penanda Biologis Aktivasi Endotel Pada Artritis Reumatoid, Amanda Pitarini Utari, Harry Isbagio, Budiman Darmowidjojo, Shuffrie Effendi Jun 2015

Korelasi Trigliserida Pascaprandial Dengan Penanda Biologis Aktivasi Endotel Pada Artritis Reumatoid, Amanda Pitarini Utari, Harry Isbagio, Budiman Darmowidjojo, Shuffrie Effendi

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Terdapat peningkatan mortalitas akibat penyakit kardiovaskular (PKV) sebesar 50% pada pasien artritis reumatoid (AR). Trigliserida pascaprandial (TGPP) saat ini dikaitkan dengan risiko penyakit jantung iskemik, infark miokard, stroke iskemik, kematian, serta peningkatan kadar molekul adhesi. Kadar molekul adhesi yang meningkat merupakan tanda terjadinya aktivasi endotel, proses awal pada terbentuknya lesi aterosklerosis. Belum ada penelitian tentang peran TGPP dalam risiko kardiovaskular pada pasien AR. Penelitian ini ingin mengetahui hubungan antara TGPP dengan penanda biologis aktivasi endotel.

Metode. Penelitian ini adalah studi potong lintang, yang menggunakan analisis korelasi dengan analisis multivariat. Sampel diambil dengan metode consecutive sampling. Pada subjek penelitian dilakukan …


Korelasi Antara Kadar Matriks Metalloproteinase 9, Laju Endap Darah, Faktor Reumatoid, Dan Lama Sakit Dengan Gambaran Radiologis Pada Pasien Artritis Reumatoid, Giri Aji, Sumariyono Sumariyono, Kahar Kusumawidjaja, Murdani Abdullah Jun 2015

Korelasi Antara Kadar Matriks Metalloproteinase 9, Laju Endap Darah, Faktor Reumatoid, Dan Lama Sakit Dengan Gambaran Radiologis Pada Pasien Artritis Reumatoid, Giri Aji, Sumariyono Sumariyono, Kahar Kusumawidjaja, Murdani Abdullah

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Artritis Reumatoid (AR) merupakan penyakit autoimun dengan etiologi yang belum jelas, gejala utama dari AR adalah keradangan pada sendi yang ditandai dengan sinovitis simetris dan erosi tulang, walaupun perjalanan penyakit AR sulit diduga dengan sifat kronik-remisi-eksaserbasi namun secara umum hasil akhir dari AR adalah deformitas sendi. Penelitian terakhir pada AR menunjukkan adanya overekspresi dari sejumlah enzim matrix metallopeoteinases (MMPs) yang mempunyai kemampuan degradasi komponen kolagen dam matriks ekstraseluler tulang rawan Beberapa penelitian menemukan keterlibatan MMP-2, MMP-9, MMP-1 ,MMP-8 dan MMP-3 pada penyakit AR. Penelitian di Taiwan oleh Chang Yh menunjukkan peningkatan kadar aktivitas MMP-9 pada pasien AR di …


Gambaran Endoskopi Saluran Cerna Bagian Atas Pada Pasien Dispepsia Usia Lanjut Di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Hendra Agustian, Dadang Makmun, Czeresna H. Soejono Jun 2015

Gambaran Endoskopi Saluran Cerna Bagian Atas Pada Pasien Dispepsia Usia Lanjut Di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Hendra Agustian, Dadang Makmun, Czeresna H. Soejono

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada pasien usia lanjut adalah gangguan saluran cerna bagian atas. Pada pasien usia lanjut dapat terjadi perubahan di lambung akibat proses penuaan antara lain perubahan integritas mukosa (berkurangnya kadar prostaglandin mukosa, integritas vaskuler menurun, dan penurunan aktivitas anti radikal bebas). Tindakan endoskopi merupakan tindakan yang relatif aman pada usia lanjut untuk menegakkan diagnosis saluran cerna bagian atas. Pemeriksaan endoskopi lebih awal sangat penting dilakukan untuk dapat mencegah penyulit yang mungkin terjadi akibat penyakit pada saluran cerna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien dispepsia usia lanjut yang telah dilakukan pemeriksaan endoskopi saluran …


Probabilitas Temuan Kanker Kolorektal Pada Pasien Simtomatik Berdasarkan Unsur-Unsur Asia Pacific Colorectal Screening (Apcs), Muhammad Yamin Lubis, Murdani Abdullah, Irsan Hasan, Suhendro Suwarto Jun 2015

Probabilitas Temuan Kanker Kolorektal Pada Pasien Simtomatik Berdasarkan Unsur-Unsur Asia Pacific Colorectal Screening (Apcs), Muhammad Yamin Lubis, Murdani Abdullah, Irsan Hasan, Suhendro Suwarto

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Kanker Kolorektal (KKR) masih menjadi masalah besar di dunia pada umumnya dan di Indonesia pada khususnya. Kolonoskopi dapat melihat lesi di kolon tetapi biayanya mahal bila dilakukan pada semua pasien asimtomatik. Memakai komponen unsur-unsur Asia Pacific Colorectal Screening (APCS) dapat memprediksi KKR pada pasien simtomatik sehingga kolonoskopi hanya merupakan modalitas untuk menstratifikasi KKR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui probabilitas kanker kolorektal menggunakan unsur-unsur APCS pada penderita simtomatik.

Metode. Penelitian kasus-kontrol retrospektif dilakukan di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, sejak bulan Februari 2014 hingga Mei 2014. Data dikumpulkan dari catatan rekam medis pasien di RSCM. Kelompok kasus adalah subjek …


Diagnosis Dan Tata Laksana Paroksismal Nokturnal Hemoglobinuria, Laurentius A. Pramono, Birry Karim, Marha Iskandar, Asnawi Yanto Jun 2015

Diagnosis Dan Tata Laksana Paroksismal Nokturnal Hemoglobinuria, Laurentius A. Pramono, Birry Karim, Marha Iskandar, Asnawi Yanto

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Paroksismal nokturnal hemoglobinuria (PNH) merupakan kelainan darah yang sangat jarang. Penegakan diagnosis PNH cukup panjang, mulai darianamnesis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan laboratorium (darah dan urin) dimulai dari yang sederhana sampai lanjutan. Penyelidikan ini tidak saja memerlukan perencanaan klinis yang matang, melainkan juga waktu dan tenaga yang banyak, serta biaya yang mahal. Selain itu, sampai saat ini, pilihan pengobatan untuk PNH masih sangat terbatas, dengan keberhasilan yang belum memuaskan sepenuhnya. Berikut kami laporkan sebuah kasus PNH pada seorang perempuan 18 tahun.


Peran Procalcitonin Sebagai Penanda Inflamasi Sistemik Pada Sepsis, Dana Dharaniyadewi, Khie Chen Lie, Suhendro Suwarto Jun 2015

Peran Procalcitonin Sebagai Penanda Inflamasi Sistemik Pada Sepsis, Dana Dharaniyadewi, Khie Chen Lie, Suhendro Suwarto

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Terapi antibiotika awal dan tepat merupakan faktor yang penting untuk kesintasan pasien sehingga diperlukan pemeriksaan yang cepat dan akurat untuk deteksi adanya bakteri di sirkulasi. PCT merupakan biomarker yang paling sering dipelajari dan rutin digunakan dalam praktik klinik dan rekomendasi saat ini di beberapa negara. Kadar PCT serum meningkat pada sepsis. Kadar PCT normal di bawah 0,5 ng/mL dan kadar PCT > 2 ng/mL memiliki risiko tinggi untuk sepsis. PCT lebih unggul daripada CRP untuk diagnosis dan prognosis sepsis pada pasien kritis tetapi penggunaannya harus tetap diiringi dengan penilaian secara klinis. Hal ini terutama penting pada awal infeksi atau pasien dengan …


Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Terapi Antibiotik Empirik Pada Pasien Sepsis Berat Dan Syok Sepsis Di Bangsal Rawat Inap Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Sudirman Katu, Suhendro Suwarto, Herdiman T. Pohan, Murdani Abdullah Jun 2015

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Terapi Antibiotik Empirik Pada Pasien Sepsis Berat Dan Syok Sepsis Di Bangsal Rawat Inap Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Sudirman Katu, Suhendro Suwarto, Herdiman T. Pohan, Murdani Abdullah

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Salah satu faktor utama yang berperan pada keberhasilan terapi pada pasien sepsis berat dan syok sepsis adalah penggunaan antibiotika empirik yang adekuat. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui faktor utama apa yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan pengobatan antibiotika empirik pada pasien sepsis berat dan syok sepsis.

Metode. Studi kohort retrospektif dengan subjek dari data rekam medik (RM) pasien yang telah di rawat inap di ruang ICU dan perawatan Penyakit dalam RSCM Jakarta antara bulan Januari 2011 - Juni 2012. Kriteria inklusi adalah semua data RM pasien dewasa dengan sepsis, sepsis berat dan syok sepsis yang di rawat di …


Kolaborasi Tata Laksana Dan Pengendalian Tuberkulosis Dan Diabetes Melitus, Anna Ujainah Mar 2015

Kolaborasi Tata Laksana Dan Pengendalian Tuberkulosis Dan Diabetes Melitus, Anna Ujainah

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pada akhir tahun 2014, diabetes mellitus (DM) diperkirakan menjadi kontributor 15% kasus tuberkulosis (TB) di dunia. Ancaman kesehatan akibat TB potensial meningkat seiring dengan peningkatan angka penyandang DM.


Faktor-Faktor Yang Berkorelasi Dengan Status Nutrisi Pada Pasien Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (Capd), Mira Yulianti, Suhardjono Suhardjono, Triyani Kresnawan, Kuntjoro Harimurti Mar 2015

Faktor-Faktor Yang Berkorelasi Dengan Status Nutrisi Pada Pasien Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (Capd), Mira Yulianti, Suhardjono Suhardjono, Triyani Kresnawan, Kuntjoro Harimurti

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan: Perubahan status nutrisi dikaitkan dengan tingginya mortalitas pada kelompok pasien penyakit ginjal tahap akhir (PGTA). Berbagai penelitian menunjukkan tingginya prevalensi malnutrisi pada pasien dialisis kronik, namun hingga saat ini, penelitian lebih banyak dilakukan pada pasien yang menjalani hemodialisis. Dengan latar belakang berkembangnya CAPD di Indonesia, perlu diteliti faktor-faktor yang berkaitan dengan kesintasan pasien CAPD untuk menekan tingginya morbiditas dan mortalitas pada kelompok pasien tersebut, salah satunya adalah faktor nutrisi.

Metode: Penelitian ini merupakan studi potong lintang pada kelompok pasien PGTA yang menjalani CAPD yang kontrol ke RSCM dan RS Satelit. Dilakukan pengumpulan data denga wawancara, pemeriksaan fisik, …


Profil Pasien Kaki Diabetes Yang Menjalani Reamputasi Di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Tahun 2008 -2012, Yohana Sitompul, Budiman Budiman, Suharko Soebardi, Murdani Abdullah Mar 2015

Profil Pasien Kaki Diabetes Yang Menjalani Reamputasi Di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Tahun 2008 -2012, Yohana Sitompul, Budiman Budiman, Suharko Soebardi, Murdani Abdullah

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Prevalensi diabetes global diprediksi akan meningkat sebesar dua kali lipat pada tahun 2030 dari 2,8% menjadi 4,4% (berkisar 366 juta) dengan angka komplikasi kaki diabetes berkisar 10%. Ulkus diabetes dan amputasi ekstremitas bawah merupakan komplikasi diabetes yang akan meningkatkan mortalitas dan morbiditas Setelah lima tahun amputasi pertama, 28-51% pasien akan menjalani amputasi kedua. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui proporsi dan profil pasien yang mengalami reamputasi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo tahun 2008-2012.

Metode. Disain studi ini adalah potong lintang dengan 80 subjek pasien kaki diabetes yang dirawat di RSCM tahun 2008 sampai 2012. Dilakukan pencatatan data yang …


Serokonversi Hepatitis C Pada Pasien Hemodialisis Di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Alvina Widhani, Aida Lydia, Rino A. Gani, Siti Setiati Mar 2015

Serokonversi Hepatitis C Pada Pasien Hemodialisis Di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Alvina Widhani, Aida Lydia, Rino A. Gani, Siti Setiati

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Pasien hemodialisis (HD) tergolong kelompok risiko tinggi terinfeksi virus hepatitis C. Penelitian mengenai serokonversi hepatitis C di RS Cipto Mangunkusumo belum pernah dilakukan. Agar transmisi hepatitis C dapat diturunkan, faktor risiko serokonversi hepatitis C penting diketahui. Penelitian ini bertujuan mengetahui proporsi dan faktor risiko serokonversi hepatitis C pada pasien yang menjalani HD di RS Cipto Mangunkusumo.

Metode. Penelitian potong lintang terhadap pasien yang menjalani HD di RS Cipto Mangunkusumo pada bulan Juni-Juli 2011. Pemeriksaan anti-HCV menggunakan Roche Elecsys ECLIA, Analisis multivariat menggunakan regresi logistik.

Hasil. Pada bulan Juni-Juli 2011 terdapat 135 pasien HD yang memenuhi kriteria …


Perubahan Status Fungsi Hati, Status Nutrisi, Kadar 3-Β-Hidroksi Butiran Darah, Dan Keseimbangan Nitrogen Pada Pasien Sirosis Hari Yang Menjalankan Puasa Ramadhan, Azzaki Abubakar, Irsan Hasan, Murdani Abdullah, Hamzah Shatri Mar 2015

Perubahan Status Fungsi Hati, Status Nutrisi, Kadar 3-Β-Hidroksi Butiran Darah, Dan Keseimbangan Nitrogen Pada Pasien Sirosis Hari Yang Menjalankan Puasa Ramadhan, Azzaki Abubakar, Irsan Hasan, Murdani Abdullah, Hamzah Shatri

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan: Prevalensi sirosis cukup tinggi di Indonesia yang mayoritas populasinya adalah muslim. Pada saat menjalani puasa Ramadhan yang merupakan kewajiban umat muslim terjadi berbagai proses metabolik seperti penurunan glikokogenesis, peningkatan glukoneogenesis dan ketogenesis, dapat mempengaruhi keadaan klinis, nutrisi dan bokimiawi pasien sirosis hati yang juga mengalami proses hiperkatabolik. Penelitian tentang pengaruh puasa Ramadhan pada pasien sirosis hati di Indonesia belum pernah dilakukan. Berdasarkan kenyataan diatas perlu diteliti bagaimana perubahan terhadap status nutrisi, status fungsi hati, pembentukan badan keton dan keseimbangan nitrogen pada pasien sirosis hati yang menjalankan puasa Ramadhan.

Metode: Penelitian ini merupakan studi pre dan post, yang …


Hubungan Albumin Serum Awal Perawatan Dengan Perbaikan Klinis Infeksi Ulkus Kaki Diabetik Di Rumah Sakit Di Jakarta, Hendra Dwi Kurniawan, Em Yunir, Pringgodigdo Nugroho Mar 2015

Hubungan Albumin Serum Awal Perawatan Dengan Perbaikan Klinis Infeksi Ulkus Kaki Diabetik Di Rumah Sakit Di Jakarta, Hendra Dwi Kurniawan, Em Yunir, Pringgodigdo Nugroho

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Latar Belakang: Ulkus kaki diabetik terinfeksi merupakan kasus DM yang paling banyak dirawat di RS, berhubungan dengan morbiditas, mortalitas, biaya yang tinggi dan bersifat multifaktorial. Salah satu faktor yang berpengaruh adalah albumin. Belum ada penelitian yang secara langsung menghubungkan konsentrasi albumin serum awal perawatan dengan perbaikan klinis infeksi ulkus kaki diabetik. Belum ada batasan mengenai konsentrasi albumin yang dapat mempengaruhi perbaikan klinis infeksi ulkus kaki diabetik. Penelitian ini bertujuan Mendapatkan data mengenai konsentrasi albumin serum awal perawatan dan hubungannya dengan perbaikan klinis infeksi ulkus kaki diabetik. Metode: Penelitian dengan desain kohort prospektif terhadap 71 pasien diabetes dengan ulkus kaki terinfeksi …


Hipoglikemia: Sindrom Paraneoplastik Pada Karsinoma Hepatoselular, Hari Sutanto, Andra Aswar, N Soebijanto Mar 2015

Hipoglikemia: Sindrom Paraneoplastik Pada Karsinoma Hepatoselular, Hari Sutanto, Andra Aswar, N Soebijanto

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Karsinoma hepatoselular (KHS) merupakan tumor ganas hati primer yang menempati urutan ketiga penyebab mortalitas akibat keganasan di seluruh dunia, karena acapkali terdiagnosis pada stadium lanjut. Tidak jarang manifestasi ekstrahepatik mucul pada KHS di antaranya hipoglikemia yang dapat muncul di akhir perjalanan penyakit ketika terjadi kegagalan fungsi hati; namun juga dapat muncul sebagai gejala awal sebelum ditemukan nodul pada hepar. Hipoglikemia dapat meningkatkan morbiditas, menurunkan kualitas hidup, dan menurunkan kesintasan. Pemahaman mengenai patogenesis, kewaspadaan serta diagnosis dini, dan penanganan yang tepat merupakan kunci tatalaksana utama.


Determinan Diagnostik Klinis Defisiensi Vitamin D Pada Wanita Berusia Lebih Dari 50 Tahun, Vera Vera, Siti Setiati, Arya Govinda Mar 2015

Determinan Diagnostik Klinis Defisiensi Vitamin D Pada Wanita Berusia Lebih Dari 50 Tahun, Vera Vera, Siti Setiati, Arya Govinda

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan: Prevalensi deifisiensi vitamin D pada wanita 50 tahun ke atas di Indonesia cukup tinggi namun pemeriksaan kadar vitamin D serum sangat mahal. Oleh karena itu, diperlukan alat penyaring defisiensi vitamin D yang cukup ekonomis dan sederhana untuk dikerjakan di layanan kesehatan primer. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian diagnostik, menggunakan desain potong lintang (cross-sectional) sehubungan dengan pengambilan data hanya dilakukan sewaktu saja. Penelitian ini dilakukan di Kotamadia Bandung selama Agustus–Oktober 2012. Pada 240 subjek, dilakukan pengumpulan data berupa karakteristik responden, diabetes mellitus, penyakit ginjal kronik, riwayat jatuh, riwayat fraktur setelah menopause, nyeri tulang, skor paparan sinar matahari, skor proteksi sinar …


Tatalaksana Terkini Perlemakan Hati Non Alkoholik, Randy Adiwinata, Andi Kristanto, Finna Christianty, Timoteus Richard, Daniel Edbert Mar 2015

Tatalaksana Terkini Perlemakan Hati Non Alkoholik, Randy Adiwinata, Andi Kristanto, Finna Christianty, Timoteus Richard, Daniel Edbert

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Perlemakan Hati Non Alkoholik (Non Alcoholic Fatty Liver Disease/NAFLD) merupakan salah satu penyebab utama dari penyakit hati kronis di negara berkembang. NAFLD dapat berkembang menjadi menjadi penyakit hati yang lebih berat seperti Non Alcoholic Steatohepatis (NASH), sirosis hepatis, dan karsinoma hati. Tatalaksana NAFLD terus berkembang, dan saat ini klinisi dihadapkan dengan berbagai pilihan alternatif baik dari segi nonfarmakoterapi maupun farmakoterapi. Tulisan ini akan membahas berbagai pilihan terapi NAFLD terkini tersebut berdasarkan bukti terbaru.


Penyakit Tropik Dan Infeksi Pada Abad 21: Apakah Masih Relevan?, Suhendro Suwarto Oct 2014

Penyakit Tropik Dan Infeksi Pada Abad 21: Apakah Masih Relevan?, Suhendro Suwarto

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Empat puluh lima tahun lebih telah berlalu dari masa ketika seorang ahli bedah ternama, William H Stewart, menyatakan penemuan antibiotik dan vaksin merupakan bukti kemenangan dunia kedokteran terhadap ancaman penyakit infeksi. Lebih lanjut, saat itu beliau menyarankan perhatian dunia kedokteran harus kemudian diarahkan pada penanganan ancaman penyakit kronik


Nilai Diagnostik Rerata Tekanan Darah Pre Dan Post Hemodialisis Pada Pasien Yang Menjalani Hemodialisis Kronik, Ferry Tigor P. Purba, Parlindungan Siregar, Ginova Nainggolan, Hamzah Shatri Oct 2014

Nilai Diagnostik Rerata Tekanan Darah Pre Dan Post Hemodialisis Pada Pasien Yang Menjalani Hemodialisis Kronik, Ferry Tigor P. Purba, Parlindungan Siregar, Ginova Nainggolan, Hamzah Shatri

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada pasien PGK (penyakit ginjal kronik) yang menjalani HD (hemodialisis) kronik adalah penyakit kardiovaskuler. Faktor utama penyebab kejadian kardiovaskuler pada pasien PGK yang menjalani HD adalah hipertensi. Diagnosis hipertensi pada pasien PGK yang menjalani HD tidaklah mudah. Hal ini dikarenakan adanya efek retensi cairan, office hypertension, dan proses ultrafiltrasi setelah HD. Baku emas diagnosis hipertensi pada pasien HD adalah pemeriksaan tekanan darah interdialitik dengan menggunakan alat ambulatory blood pressure monitoring (ABPM). Namun alat ini memiliki banyak kendala dalam pemeriksaannya. Studi sebelumnya yang meneliti tekanan darah pre dan post dialisis dibandingkan dengan tekanan darah …


Hipoalbuminemia Pada Pasien Usia Lanjut Dengan Pneumonia Komunitas: Prevalensi Dan Pengaruhnya Terhadap Kesintasan, Wawan Kurniawan, C. Martin Rumende, Kuntjoro Harimurti Oct 2014

Hipoalbuminemia Pada Pasien Usia Lanjut Dengan Pneumonia Komunitas: Prevalensi Dan Pengaruhnya Terhadap Kesintasan, Wawan Kurniawan, C. Martin Rumende, Kuntjoro Harimurti

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Hipoalbuminemia merupakan salah satu penanda risiko mortalitas, tetapi belum banyak yang mempertimbangkan faktor waktu (seberapa cepat terjadinya mortalitas). Penelitian ini mengevaluasi pengaruh hipoalbuminemia terhadap kecepatan terjadinya mortalitas pada pasien usia lanjut dengan pneumonia komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi hipoalbuminemia dan pengaruhnya terhadap kesintasan pasien usia lanjut yang dirawat dengan pneumonia komunitas.

Metode. Penelitian dengan disain kohort retrospektif dilakukan terhadap 142 pasien usia lanjut dengan pneumonia komunitas yang dirawat di RSCM pada kurun waktu Januari-Oktober 2010. Data klinis dan laboratoris diambil dalam 24 jam pertama kedatangan (data sekunder) dan kemudian diikuti dalam 30 hari untuk melihat …


Peranan Gejala Klinis Dan Pemeriksaan Darah Tepi Dalam Diagnosis Dini Influenza Pada Pasien Dengan Gejala Influenza Like Illness, Adityo Susilo, Suhendro Suwarto, Iris Rengganis, Kuntjoro Harimurti Oct 2014

Peranan Gejala Klinis Dan Pemeriksaan Darah Tepi Dalam Diagnosis Dini Influenza Pada Pasien Dengan Gejala Influenza Like Illness, Adityo Susilo, Suhendro Suwarto, Iris Rengganis, Kuntjoro Harimurti

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Influenza merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus influenza. Pada manusia, influenza sering menimbulkan penyakit pernapasan akut dengan manifestasi klinis berupa influenza like illness. Penegakkan diagnosis influenza seringkali sulit oleh karena manifestasi klinis yang tidak khas. Demam disebut sebagai gejala klinis terpenting dan limfopenia didapatkan sebagai suatu temuan laboratoris yang konsisten. Usaha untuk mengetahui proporsi dan mengelaborasi gejala klinis dan pemeriksaan darah tepi sederhana diperkirakan dapat meningkatkan probabilitas diagnosis influenza. Tujuan. Mengetahui proporsi influenza serta mengevaluasi peranan gejala klinis dan pemeriksaan laboratorium sederhana pada pasien penyakit pernapasan akut dengan influenza like illness sehingga dapat digunakan sebagai faktor prediktif …


Perbedaan Hasil Pemeriksaan Bioelectric Impedance Analysis Antara Status Nutrisi Baik Dan Malnutrisi Pada Penderita Penyakit Gastrointestinal Dan Hati Yang Dirawat Inap Di Rscm Tahun 2013, Taufiq Taufiq, Ari Fahrial Syam, C Rinaldi Lesmana, Suhendro Suwarto Oct 2014

Perbedaan Hasil Pemeriksaan Bioelectric Impedance Analysis Antara Status Nutrisi Baik Dan Malnutrisi Pada Penderita Penyakit Gastrointestinal Dan Hati Yang Dirawat Inap Di Rscm Tahun 2013, Taufiq Taufiq, Ari Fahrial Syam, C Rinaldi Lesmana, Suhendro Suwarto

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Bioelectric Impedance Analysis (BIA) mulai banyak digunakan dalam mengevaluasi status nutrisi. Belum ada data penelitian nutrisi di Indonesia yang menggunakan BIA. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan rerata hasil pemeriksaan BIA antara status nutrisi baik dan malnutrisi pada penderita penyakit gastrointestinal dan hati yang dirawat inap.

Metode. Penelitian potong lintang retrospektif terhadap penderita yang dirawat inap di ruang perawatan interna RSCM periode 1 Juni-31 Desember 2013, untuk mengetahui perbedaan rerata hasil pemeriksaan BIA penderita status nutrisi baik dan malnutrisi pada penyakit gastrointestinal dan hati yang dirawat inap.

Hasil. Dari 28 penderita dengan status nutrisi baik, 71,57% …


Skor Malnutrisi-Inflamasi, C-Reactive Protein Dan Soluble Tumor Necrosis Factor Receptor-1 Pada Pasien Hemodialisis Yang Mengalami Aterosklerosis, J. Sarwono, Suhardjono Suhardjono, Parlindungan Siregar, Suhendro Suwarto Oct 2014

Skor Malnutrisi-Inflamasi, C-Reactive Protein Dan Soluble Tumor Necrosis Factor Receptor-1 Pada Pasien Hemodialisis Yang Mengalami Aterosklerosis, J. Sarwono, Suhardjono Suhardjono, Parlindungan Siregar, Suhendro Suwarto

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Hemodialisis (HD) berkaitan erat dengan proses inflamasi yang persisten, inflamasi ini berhubungan dengan terjadinya kontak darah dengan membran dialisis, cairan dialisat, akses vaskuler dan infeksi. Peningkatan sitokin pro-inflamasi berperan penting terhadap terjadinya aterosklerosis selain faktor tradisional Framingham. Inflamasi juga berakibat anoreksia dan kondisi hiperkatabolik yang menyebabkan malnutrisi. Keadaan ini disebut sebagai Sindrom Malnutrisi-Inflamasi-Aterosklerosis. Karakteristik HD di Indonesia berbeda dengan negara maju, perbedaan tersebut terkait penggunaan dialyzer pakai ulang dan tipe low-flux, belum menggunakan dialisat ultrapure dan dosis HD yang tidak adekuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat beda rerata antara jumlah Skor-MI, hsCRP dan sTNFR-1 pada pasien …


Perbedaan Ph Lambung Pada Pasien Dispepsia Dengan Atau Tanpa Diabetes Melitus Tipe 2, Ilum Anam, Ari Fahrial Syam, Dante Saksono, Murdani Abdullah Oct 2014

Perbedaan Ph Lambung Pada Pasien Dispepsia Dengan Atau Tanpa Diabetes Melitus Tipe 2, Ilum Anam, Ari Fahrial Syam, Dante Saksono, Murdani Abdullah

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Sindroma dispepsia sering dialami oleh penderita DM. Asam lambung salah satu faktor agresif terjadinya sindroma dispepsia dan tukak lambung. Penelitian ini bertujuan untuk mencari perbedaan pH lambung pada pasien dispepsia DM dengan yang bukan DM dan untuk mengetahui apakah ada korelasi antara pH lambung dengan proteinuria dan HbA1c.

Metode. Pasien terdiri dari 30 kelompok DM dan 30 kelompok bukan DM. Masing-masing kelompok dihitung pH lambung basal. pH lambung basal diukur dgn memasukkan elektroda kateter kedalam lambung selama 30 menit kemudian di rekam dgn alat pH Metri merek Digitrapper pH-Z. Beratnya komplikasi DM diukur dengan mikroalbuminuria, sedangkan kendali …


Pseudoakalasia Sebagai Manifestasi Awal Karsinoma Sel Skuamosa Kepala Leher, Imelda Maria Loho, Ahmad Syibli, Achmad Fauzi Oct 2014

Pseudoakalasia Sebagai Manifestasi Awal Karsinoma Sel Skuamosa Kepala Leher, Imelda Maria Loho, Ahmad Syibli, Achmad Fauzi

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pada kasus-kasus yang langka, sekelompok gejala yang menyerupai akalasia dapat muncul sebagai akibat dari suatu penyebab ekstra esofageal dan disebut sebagai pseudoakalasia. Membedakan akalasia dengan pseudoakalasia merupakan sesuatu yang tidak mudah karena pemeriksaan klinis, radiologis, dan manometris, dapat memberikan hasil yang serupa. Berikut ini kami laporkan sebuah kasus pseudoakalasia yang mucul sebagai manifestasi awal karsinoma sel skuamosa kepala leher.