Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®
International and Community Nutrition Commons™
Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®
- Discipline
-
- Medicine and Health Sciences (124)
- Public Health (123)
- Epidemiology (62)
- Public Health Education and Promotion (62)
- Human and Clinical Nutrition (58)
-
- Other Nutrition (58)
- Other Public Health (58)
- Diseases (57)
- Medical Sciences (57)
- Nutritional Epidemiology (57)
- Reproductive and Urinary Physiology (57)
- Nutritional and Metabolic Diseases (56)
- Maternal and Child Health (5)
- Agricultural Education (1)
- Agriculture (1)
- Animal Diseases (1)
- Animal Sciences (1)
- Bacterial Infections and Mycoses (1)
- Behavioral Disciplines and Activities (1)
- Community Health and Preventive Medicine (1)
- Dietetics and Clinical Nutrition (1)
- Environmental Public Health (1)
- Exercise Science (1)
- International Public Health (1)
- Kinesiology (1)
- Mental Disorders (1)
- Parasitic Diseases (1)
- Keyword
-
- Adolescents (8)
- Stunting (8)
- Obesity (6)
- Faktor Risiko (5)
- Nutritional status (5)
-
- Adolescent (4)
- COVID-19 (4)
- Physical activity (4)
- Anemia (3)
- College students (3)
- Food security (3)
- Hipertensi (3)
- Indonesia (3)
- Knowledge (3)
- Komplikasi Kehamilan (3)
- Low birth weight (3)
- Malaria (3)
- Sugar-sweetened beverages (3)
- Tuberkulosis (3)
- Underweight (3)
- ANC (2)
- Adults (2)
- Antenatal care (2)
- Balita (2)
- Body fat percentage (2)
- Body weight (2)
- Breastfeeding (2)
- Chronic energy deficiency (2)
- Deskriptif (2)
- Diabetes Mellitus (2)
Articles 121 - 126 of 126
Full-Text Articles in International and Community Nutrition
Determinant Of Timely First-Shot Hepatitis B Immunization In East Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia, Putri Bungsu Machmud, Dwi Gayatri, Tri Yunis Miko Wahyono
Determinant Of Timely First-Shot Hepatitis B Immunization In East Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia, Putri Bungsu Machmud, Dwi Gayatri, Tri Yunis Miko Wahyono
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia
Hepatitis B remains as one of health problems in the world. The results of several studies related to factors in predicting of the timely first-shot hepatitis B immunization were still inconsistent. Aim of this study is to identify determinant factors of the timely first-shot hepatitis B immunization in East Lombok, Indonesia. We used a cross sectional design study, and data derived from immunization coverage survey at six districts/ cities in 2013. A Total of 227 children aged 12 to 23 months who already got immunization of a first-shot hepatitis B vaccineand well documented were included as samples in this study. …
Feeding Problems Sebagai Prediktor Kejadian Obestitas Pada Anak Autis, Qisty Afifah Noviyanti
Feeding Problems Sebagai Prediktor Kejadian Obestitas Pada Anak Autis, Qisty Afifah Noviyanti
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia
Latar belakang: Obesitas merupakan masalah yang dapat terjadi pada anak autis. Hal ini disebabkan adanya perubahan perilaku dan pola makan akibat kondisi autisme. Akan tetapi, belum banyak studi yang menjelaskan hubungan perilaku makan bermasalah (feeding problems) dengan kejadian obesitas pada anak autis. Tujuan: Penelitian ini untuk melihat hubungan antara masalah perilaku makan (feeding problem) dengan kejadian obesitas anak autis. Metode: Peninjauan artikel dilakukan dengan kata kunci autism OR autism spectrum disorder AND feeding problem OR food selectivity dan autism AND childhood obesity. Dua studi ditemukan sesuai dengan kriteria inklusi yang dibuat Anak autis memiliki perilaku makan bermasalah yang lebih tinggi …
Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Hipertensi Derajat 1 Di Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu Ptm) Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandung Tahun 2016, Teguh Dhika Rohkuswara, Syahrizal Syarif
Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Hipertensi Derajat 1 Di Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu Ptm) Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandung Tahun 2016, Teguh Dhika Rohkuswara, Syahrizal Syarif
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia
Hipertensi sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan di dunia termasuk Indonesia. Prevalensi hipertensi di Indonesia, cukup tinggi yaitu sebesar 25,8% (Riskesdas, 2013). Sebagian besar penderita hipertensi termasuk dalam kelompok hipertensi derajat 1 dan separuhnya tidak menyadari sebagai penderita. Hipertensi bukan penyakit kausal tunggal, ada berbagai faktor yang berkontribusi terhadap munculnya hipertensi, salah satunya yang sering ditemukan adalah obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya hubungan antara obesitas dengan kejadian hipertensi derajat 1 di Posbindu PTM Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandung. Desain penelitian adalah cross sectional, menggunakan data sekunder kegiatan Posbindu PTM KKP Bandung tahun 2016. Subjek penelitian adalah pegawai instansi …
Pengaruh Konsumsi Fruktosa Pada Minuman Kemasan Terhadap Toleransi Glukosa Terganggu Pada Kelompok Usia Muda Di Perkotaan Di Indonesia, Nicolaski Lumbuun, Nasrin Kodim
Pengaruh Konsumsi Fruktosa Pada Minuman Kemasan Terhadap Toleransi Glukosa Terganggu Pada Kelompok Usia Muda Di Perkotaan Di Indonesia, Nicolaski Lumbuun, Nasrin Kodim
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia
Peningkatan konsumsi minuman kemasan (soft drinks/ bevereges) tampak nyata di dunia, termasuk Indonesia. Peningkatan ini terutama terjadi di kelompok usia muda. Konsumsi minuman tersebut berkaitan dengan gangguan metabolik, antara lain obesitas, toleransi glukosa terganggu (TGT) dan diabetes melitus. Hal ini disebabkan penggunaan pemanis tinggi fruktosa (high fructose corn syrup, HFCS). TGT terutama menjadi masalah kesehatan serius karena umumnya tidak menunjukkan gejala dan terlambat untuk dideteksi sehingga sering kali telah berprogresi menjadi diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan konsumsi tinggi fruktosa dengan kejadian TGT pada usia muda, serta prevalensi kekerapan mengkonsumsi minuman tinggi fruktosa, baik secara nasional maupun pada …
Prediktor Kejadian Tb Pada Odha Di Salah Satu Rs Pemerintah Bogor, Tahun 2014-2016, Ulya Qoulan Karima, Mondastri Korib Sudaryo, Nuning Maria Kiptiyah
Prediktor Kejadian Tb Pada Odha Di Salah Satu Rs Pemerintah Bogor, Tahun 2014-2016, Ulya Qoulan Karima, Mondastri Korib Sudaryo, Nuning Maria Kiptiyah
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia
TB merupakan tantangan bagi pengendalian Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) karena merupakan infeksi oportunistik terbanyak pada orang dengan HIV/AIDS (ODHA). TB dapat meningkatkan progresivitas HIV dan meningkatkan risiko kematian bagi penderita HIV. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prediktor yang berhubungan dengan kejadian TB pada ODHA di salah satu RS tahun 2014-2016. Desain studi yang digunakan adalah cross sectional dengan menggunakan data register ART dan Rekam Medis. Sampel berjumlah 817 pasien HIV. Analisis data dilakukan dengan menggunakan multiple cox regression. Hasil analisis multivariat menunjukkan adanya peningkatan risiko TB pada kelompok dengan anemia (PR=1,54, 95% CI: 1,17-2,03) dibandingkan kelompok tanpa anemia, adanya …
Pengaruh Jarak Kelahiran Terhadap Kematian Bayi Di Indonesia, Filipina, Dan Kamboja (Analisis Data Survei Demografi Kesehatan), Adelina Fitri, Asri Adisasmita, Renti Mahkota
Pengaruh Jarak Kelahiran Terhadap Kematian Bayi Di Indonesia, Filipina, Dan Kamboja (Analisis Data Survei Demografi Kesehatan), Adelina Fitri, Asri Adisasmita, Renti Mahkota
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia
Kematian bayi didefinisikan sebagai kematian yang terjadi pada tahun pertama kehidupan. Angka kematian bayi di Indonesia dan Kamboja sendiri masih berada diatas AKB Asia Tenggara, sedangkan Filipina sudah sama dengan AKB Asia Tenggara. Jarak kelahiran merupakan salah satu faktor yang memegang peran penting pada kematian bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jarak kelahiran terhadap kematian bayi di Indonesia, Filipina dan Kamboja. Penelitian menggunakan data dari Demographic Health Survey (DHS). Desain penelitian adalah cross sectional dan sampel pada masing-masing negara berjumlah 10.162, 4.741 dan 4.330 bayi. Hasil penelitian memperlihatkan, jarak kelahiran < 18 bulan memiliki risiko paling besar terhadap kematian bayi di Indonesia (OR = 2,43: 95% CI 1,26 - 4,70), Kamboja (OR = 4,39: 95% CI 1,76 - 10,94) dibandingkan jarak kelahiran 18 - 23 bulan, 24 - 35 bulan dan > 36 bulan. Sedangkan di Filipina jarak kelahiran 18 …