Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®

Digital Commons Network™

Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®

Discipline
Institution
Keyword
Publication Year
Publication
Publication Type
File Type

Articles 4981 - 5010 of 239984

Full-Text Articles in Entire DC Network

Ransum Puyuh Petelur Yang Mengandung Bungkil Inti Sawit Sebagai Pengganti Bungkil Kedelai Berbentuk Pellet Ditinjau Dari Sifat Fisik Dan Nutrisi, Anwar Harahap, Khoirunnisa Khoirunnisa, Jully Handoko Jan 2026

Ransum Puyuh Petelur Yang Mengandung Bungkil Inti Sawit Sebagai Pengganti Bungkil Kedelai Berbentuk Pellet Ditinjau Dari Sifat Fisik Dan Nutrisi, Anwar Harahap, Khoirunnisa Khoirunnisa, Jully Handoko

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

This study aimed to evaluate the physical and nutritional of laying quail diets containing palm kernel cake (PKC) as a substituted for soybean cake in the form of pellets. The research used a completely randomized design with 4 x 2 factorial with 2 replication. Factor A consisting of A0 = Soybean meal 30% + Palm kernel cake 0%; A1 = Soybean meal 20% + Palm kernel cake 10%; A2 = Soybean meal 10% + Palm kernel cake 20% ; A3 = Soybean meal 0% + Palm kernel cake 30% and factor B which consists of B1 = 5% molasses, B2 …


Pengaruh Fermentasi Campuran Bungkil Inti Sawit Dan Onggok (Fbiso) Sebagai Pengganti Jagung Dalam Pakan Terhadap Karakteristik Vili Usus Ayam Pedaging, Alfita Kusuma Jan 2026

Pengaruh Fermentasi Campuran Bungkil Inti Sawit Dan Onggok (Fbiso) Sebagai Pengganti Jagung Dalam Pakan Terhadap Karakteristik Vili Usus Ayam Pedaging, Alfita Kusuma

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perlakuan terbaik dari penggunaan fermentasi campuran bungkil inti sawit dan onggok (FBISO) sebagai pengganti jagung dalam pakan terhadap karakteristik vili usus halus ayam pedaging. Materi penelitian menggunakan ayam pedaging, jagung, bungkil inti sawit (BIS), onggok, bekatul, konsentrat ayam pedaging, Aspergillus oryzae, Saccharomyces cerevisiae, dan Cellulomonas sp. Metode yang digunakan yaitu percobaan lapang menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 7 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang digunakan: P0= pakan kontrol tanpa substitusi menggunakan FBISO (0% dalam pakan), P1 = pakan dengan substitusi jagung menggunakan FBISO sebesar 16,67% (10% dalam pakan), P2= pakan substitusi …


Body Condition Score (Bcs), Tingkat Laktasi Dan Hubungannya Dengan Produksi Susu Sapi Perah Peranakan Friesian Holstein (Pfh), Imelda Siska, Yoshi Lia Anggrayni1 Jan 2026

Body Condition Score (Bcs), Tingkat Laktasi Dan Hubungannya Dengan Produksi Susu Sapi Perah Peranakan Friesian Holstein (Pfh), Imelda Siska, Yoshi Lia Anggrayni1

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan BCS dan Tingkat Laktasi pada sapi perah terhadap produksi susu. Pelaksanaan penelitian ini pada tanggal 9 April sampai 8 Mei 2019. Penelitian ini menggunakan sapi perah sedang laktasi dengan jumlah 60 ekor sapi perah Peranakan Frisien Holstein (PFH). Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan untuk melihat hubungan menggunakan analisis regresi dan korelasi. Parameter yang diamati adalah BCS, produksi susu, hubungan antara BCS dengan Produksi Susu dan hubungan tingkat laktasi dengan produksi susu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata BCS sapi perah di Koperasi Mersi adalah 2,64 ± 0,28 dan rata-rata produksi susu 12,62 ± 6,76 …


Kualitas Fisik Telur Itik Dengan Sistem Pemeliharaan Semi Intensif Dan Intensif, Emy Saelan, Aqshan Nurdin Jan 2026

Kualitas Fisik Telur Itik Dengan Sistem Pemeliharaan Semi Intensif Dan Intensif, Emy Saelan, Aqshan Nurdin

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Penelitian Kualitas Fisik Telur Itik Dengan Sistem Pemeliharaan Semi Intensif dan Intensif dilaksanakan dikandang Percobaan di Desa Akedaga, Kabupaten Halmahera Timur. Itik yang digunakan dalam penelitian sebanyak 60 ekor umur 18 minggu yaitu 30 ekor untuk sistem pemeliharaan semi intensif dan 30 ekor untuk sistem pemeliharaan intensif. Penelitian ini dianalisis dengan Uji t Student dengan 2 perlakuan dan 15 kali ulangan yaitu Pemeliharaan Semi Intensif dan Pemeliharaan Intensif. Hasil penelitian menunjukkan (1) Produksi telur; (2) Bobot telur; (3) Shape Index (SI); (4) Tebal kerabang; dan (5) Warna kuning telur; berbeda nyata (P<0,05) antara sistem pemeliharaan semi intensif dan intensif, namun tebal kerang tidak berbeda nyata (P>0,05) antara sistem pemeliharaan semi intensif dan pemeliharaan …


Pengaruh Level Tapioka Dan Lama Fermentasi Terhadap Kadar Tanin Dan Mineral Pada Silase Kulit Pisang Kepok, Theresia Nur Indah Koni, Tri Foenay Jan 2026

Pengaruh Level Tapioka Dan Lama Fermentasi Terhadap Kadar Tanin Dan Mineral Pada Silase Kulit Pisang Kepok, Theresia Nur Indah Koni, Tri Foenay

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

The aim of this research was to determine the effect of tapioca level and fermentation length on the content of calcium, phosphor, and tannin in silage from kepok banana peels. This research used ses factorial completely randomized design (4x3) consist of two factors, namely level of tapioca starch (5, 10, 15%) and fermentation length (7,14, 21 and 28 days) with three replication for each factors. The results of the research showed that tapioca level had significant effect (P<0,05) on the content of moisture, calcium, phosphor and tannin. Fermentation length had significant effect (P<0,05) on moisture and tannin content, but had no effect on calcium and phosphor content. Interaction between treatments had significant effect (P<0,05) on moisture and tannin content. The best treatment combination in reducing tannin content was 10% tapioca inclusion and 21 days of fermentation length


Pengaruh Lama Pengukusan Terhadap Suhu Gelatinisasi, Retensi Bahan Kering Dan Energi Metabolis Tepung Ubi Jalar (Ipomoea Batatas L.) Pada Ayam Broiler, Deny Saefulhadjar, Denny Rusmana, Hendi Setiyatwan, Ana Tarmidi Jan 2026

Pengaruh Lama Pengukusan Terhadap Suhu Gelatinisasi, Retensi Bahan Kering Dan Energi Metabolis Tepung Ubi Jalar (Ipomoea Batatas L.) Pada Ayam Broiler, Deny Saefulhadjar, Denny Rusmana, Hendi Setiyatwan, Ana Tarmidi

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

ABSTRAK

Penelitian untuk mengetahui suhu gelatinisasi dan retensi tepung ubi jalar (Ipomoea batatas L.) pada ayam broiler akibat pengukusan dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi Ternak Unggas Non Ruminansia dan Industri Makanan Ternak Universitas Padjadjaran Jatinangor. Ubi jalar diberi empat perlakuan, yaitu tanpa pengukusan, dan pengukusan selama 15, 30, dan 45 menit. Suhu gelatinisasi tepung umbi ubi jalar diukur menggunakan Pertens Rapid Visco Analizer. Pengukuran retensi bahan kering dan energi metabolis ransum dilakukan dengan metode koleksi total. Ayam pedaging strain Cobb sebanyak 20 ekor yang berumur 5 minggu ditempatkan pada 20 kandang individu yang terbuat dari kawat dengan ukuran 55 x …


Pengaruh Imbangan Protein Dan Energi Terhadap Efisiensi Penggunaan Ransum Domba Garut Jantan Periode Pertumbuhan, Ana Rochana, Tidi Dhalika, Budi Ayuningsih, Nyi Mas Popy Indriani Jan 2026

Pengaruh Imbangan Protein Dan Energi Terhadap Efisiensi Penggunaan Ransum Domba Garut Jantan Periode Pertumbuhan, Ana Rochana, Tidi Dhalika, Budi Ayuningsih, Nyi Mas Popy Indriani

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur nilai efisiensi penggunaan ransum yang mengandung berbagai imbangan protein dan energi (Total Digestible Nutrients) pada domba Garut jantan periode pertumbuhan. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan rancangan percobaan Rancangan Acak lengkap. Perlakuan pada penelitian ini adalah pemberian ransum domba Garut jantan periode pertumbuhan yang mengandung berbagai imbangan protein (12 %, 14 %, dan 16 %) dengan TDN (60 % dan 65 %), setiap perlakuan diulang sebanyak 4 (empat) kali. Peubah yang diukur adalah jumlah konsumsi bahan kering ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi ransum untuk melihat tingkat efisiensi penggunaan ransum. Jumlah konsumsi …


Potential Of Banana Plant Waste As Animal Feed, Yanuartono Yanuartono, Alfarisa Nururrozi, Indarjulianto Soedarmanto, Dhasia Ramandani Jan 2026

Potential Of Banana Plant Waste As Animal Feed, Yanuartono Yanuartono, Alfarisa Nururrozi, Indarjulianto Soedarmanto, Dhasia Ramandani

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Abstract

The availability of forage feed is one of the factors that greatly influences the success of ruminant livestock businesses. However, forage will be difficult to obtain during the dry season so that feed is generally replaced from various agricultural wastes such as rice straw, stover or corn straw and other crop wastes. At present the use of banana plant waste as animal feed varies greatly from each banana producing country. Banana by-products such as leaves, young plants, rejected fruit and stems can be used as a source of ruminant animal feed. Although the volume of banana plant waste is …


Pengaruh Pemberian Asam Amino Metionin-Sistin Pada Pakan Yang Terkontaminasi Aflatoxin B1 Terhadap Mortalitas Dan Kinerja Organ Dalam Ayam Broiler, Listya Purnamasari, Ali Agus, Cuk Noviandi Jan 2026

Pengaruh Pemberian Asam Amino Metionin-Sistin Pada Pakan Yang Terkontaminasi Aflatoxin B1 Terhadap Mortalitas Dan Kinerja Organ Dalam Ayam Broiler, Listya Purnamasari, Ali Agus, Cuk Noviandi

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Kondisi iklim di Indonesia dengan suhu dan kelembapan yang tinggi merupakan kondisi optimal bagi perkembangan jamur Aspergillus flavus penghasil toksin alflatoksin. Aflatoksin dapat menurunkan produktivitas ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penambahan asam amino metionin-sistin untuk menurunkan efek toksin dari aflatoksin B1 (AFB1) pada pakan ayam broiler terhadap mortalitas dan kinerja organ dalam ayam broiler. Sebanyak 240 ekor ayam broiler mixed sex diteliti dengan 9 macam perlakuan dengan pola rancangan faktorial 3×3 dengan faktor kadar asam amino metionin-sistin (75,100, dan 125%) dan kadar AFB1 (0, 200, dan 400 ppb). Variabel yang diamati adalah bobot karkas, mortalitas, bobot hati dan …


Kualitas Mikrobiologi Dan Fisikokimia Dendeng Sapi Yang Ditambahkan Simplisia Serbuk Jahe Merah, Rifkhan, Tuti Suryati, Irma Arief Jan 2026

Kualitas Mikrobiologi Dan Fisikokimia Dendeng Sapi Yang Ditambahkan Simplisia Serbuk Jahe Merah, Rifkhan, Tuti Suryati, Irma Arief

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Dendeng adalah produk olahan pangan dari daging segar yang berasal dari ternak melalui penambahan-penambahan bumbu tradisional dan dikeringkan sebelum siap dikonsumsi, dendeng banyak diantara masyarakat mengolahnya dengan berbagai variasi penambahan bumbu khusus selain bumbu-bumbu tradisional lainnya, salah satunya dengan penambahan simplisia serbuk jahe merah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan mikroba dan kualitas fisikokimia dari dendeng sapi yang ditambahkan simplisia serbuk jahe merah pada level yang berbeda. Variabel yang diamati terdiri atas jumlah bakteri (total plate count, Escherichia coli, dan Staphylococcus aureus), sifat fisik (kondisi fisik (pH dan aktifitas air), dan analisis sifat kimia (kandungan malonaldehida …


Pengaruh Penggunaan Limbah Kubis Dalam Silase Ransum Komplit Berbasis Limbah Tebu Terhadap Kecernaan Bahan Kering, Bahan Organik Dan Vfa Secara In-Vitro, Adika Sugara, Adrizal, Irsan Ryanto Jan 2026

Pengaruh Penggunaan Limbah Kubis Dalam Silase Ransum Komplit Berbasis Limbah Tebu Terhadap Kecernaan Bahan Kering, Bahan Organik Dan Vfa Secara In-Vitro, Adika Sugara, Adrizal, Irsan Ryanto

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecernaan bahan kering, bahan organik, dan kandungan VFA, serta mengetahui persentase penggunaan limbah kubis sebagai sumber protein terbaik pada silase ransum komplit berbasis limbah tebu secara in vitro. Metode penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok yang terdiri 4 perlakuan dan 4 kelompok pengambilan cairan rumen sebagai ulangan. Perlakuan pada penelitian ini adalah penggunaan limbah kubis dengan level berbeda yaitu 0 %, 5%, 10% dan 15% pada silase ransum komplit berbasis limbah tebu. Hasil analisis keragaman menunjukan bahwa penggunaan limbah kubis sebagai sumber protein pada silase ransum komplit berbasis limbah tebu berpengaruh nyata …


Kecernaan Ransum Yang Mengandung Kulit Singkong (Manihot Utilisama Pohl) Kering Pada Domba, Ghea Kemala, Ratna Dewi, Iman Hernaman, Ana Tarmidi Jan 2026

Kecernaan Ransum Yang Mengandung Kulit Singkong (Manihot Utilisama Pohl) Kering Pada Domba, Ghea Kemala, Ratna Dewi, Iman Hernaman, Ana Tarmidi

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Kulit singkong merupakan limbah pertanian yang masih memiliki potensi nutrien untuk ruminansia. Penelitian bertujuan untuk mengkaji penggunaan kulit singkong dalam ransum domba dan dampaknya terhadap kecernaan. Dua puluh ekor domba dengan bobot badan 23 ± 1,2 kg dialokasikan secara acak ke dalam 5 macam perlakuan ransum yang mengandung 0, 6, 12, 18, dan 24 %. Data terkumpul dilakukan analysis ragam (ANOVA). Hasil analsis menunjukan bahwa semua perlakuan menghasilkan kecernaan bahan kering, bahan organik, protein kasar dan lemak kasar yang sama dengan kisaran nilai berturut-turut 63,31-66,80%, 70,84-74,23%, 59,73-63,13%, dan 25,68-37,42%. Kesimpulan, penggunaan singkong kering dalam ransum domba sebanyak 24% tidak mengganggu …


Efek Level Tanin Pada Proteksi Protein Tepung Keong Mas (Pomacea Canaliculata) Terhadap Fermentabilitas Dan Kecernaan In Vitro, Ujang Tanuwiria, Rahmat Hidayat Jan 2026

Efek Level Tanin Pada Proteksi Protein Tepung Keong Mas (Pomacea Canaliculata) Terhadap Fermentabilitas Dan Kecernaan In Vitro, Ujang Tanuwiria, Rahmat Hidayat

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Strategi pemenuhan asupan protein dalam rangka peningkatan produktivitas ternak ruminansia, selain berasal dari protein mikrobial (protein endogeneous) maka juga diperlukan protein exogenous melalui asupan pakan. Pakan berprotein tinggi umumnya berasal dari hewan. Keong mas berpotensi sebagai sumber protein hewani, akan tetapi protein tersebut perlu diproteksi agar tidak didegradasi oleh mikroba rumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek level tanin pada proteksi protein tepung keong mas terhadap profil fermentabilitas dan kinerja kecernaan secara in vitro. Penelitian in telah dilaksanakan dengan metode Rancangan Acak Lengkap empat perlakuan, meliputi perlakuan P0 = 0% tanin, P1= 1,5% tanin, P2= 3,0% dan P3= 4,5% …


Uji Kimia Tepung Daun Kersen (Muntingia Calabura) Dan Implementasinya Dalam Ransum Ayam Broiler Terhadap Nilai Kecernaan, Emy Saelan, Aqshan Nurdin Jan 2026

Uji Kimia Tepung Daun Kersen (Muntingia Calabura) Dan Implementasinya Dalam Ransum Ayam Broiler Terhadap Nilai Kecernaan, Emy Saelan, Aqshan Nurdin

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

ABSTRAK

Penelitian mengenai Uji Kimia Tepung Daun Kersen (Muntingia calabura) dan Implementasinya dalam Ransum Ayam Broiler Terhadap Nilai Kecernaan telah dilaksanakan di Labroratorium Sentral Universitas Padjadjaran untuk Uji Kimia tepung daun kersen dan Uji Kecernaan di laksanakan di Kandang Prodi Peternakan Universitas Khairun, Ternate. Rancangan yang digunakan dalam penelitian yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari R0 (100% ransum komersil); R1 (2% tepung daun kersen dan 98% ransum komersil); R2 (4% tepung daun kersen dan 96% ransum komersil); R3 (6% tepung daun kersen dan 94% ransum komersil); dan R4 (8% tepung daun …


Traditional Methods Of Processing Livestock Feed To Reduce Antinutrient Factor Content: A Brief Review, Yanuartono, Alfarisa Nururrozi, Soedarmanto Indarjulianto, Hary Purnamaningsih Jan 2026

Traditional Methods Of Processing Livestock Feed To Reduce Antinutrient Factor Content: A Brief Review, Yanuartono, Alfarisa Nururrozi, Soedarmanto Indarjulianto, Hary Purnamaningsih

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Anti-nutrients or anti-nutritional factors may be defined as those substances generated in natural feedstuffs by the normal metabolism of species and by different mechanisms. Anti-nutritonal factors are substances which either by themselves or through their metabolic products, interfere with feed utilization and affect the health and production of animal or which act to reduce nutrient intake, digestion, absorption and utilization and may produce other adverse effects Removal of undesirable components is essential to improve the nutritional quality of livestock feed and effectively utilize their full potential as ruminants feed ingredient. It is widely accepted traditionally methods that simple and inexpensive …


The Effect Of Various Additive Materials On Physical Quality And Silase Chemical Rice Chemistry (Zea Mays.L), Marselinus Banu, Hery Supratman, Yuli Astuti Hidayati Jan 2026

The Effect Of Various Additive Materials On Physical Quality And Silase Chemical Rice Chemistry (Zea Mays.L), Marselinus Banu, Hery Supratman, Yuli Astuti Hidayati

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Purpose of this study was to determine the extent from the influence of various additives on the physical and chemical quality of silage of corn straw (Zea mays. L). This study was carried out using the experimental method and Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments consisting of P0: corn straw silage without additives, P1: corn straw silage + 0.5% Heryaki powder, P2: corn straw silage + 5% cassava flour and P3: corn straw silage + 5% sago flour and 5 replications. Data on physical quality (odor, color and texture) were analyzed descriptively while chemical quality data (pH and ammonia …


Modelling Growth Curves In Kampung Super Garut Chicken Fed With Pasak Bumi Meal (Euricoma Longifolia Jack), Abdul Kholik, H. Indrijani, W. Tanwiriah Jan 2026

Modelling Growth Curves In Kampung Super Garut Chicken Fed With Pasak Bumi Meal (Euricoma Longifolia Jack), Abdul Kholik, H. Indrijani, W. Tanwiriah

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Abstract

Chicken growth will be showing a curve with certain mathematic model. The aim of this research was to predict growth curve model of kampung super garut chicken Fed With Pasak Bumi Meal (Euricoma longifolia Jack). This research used descriptive eksperimental method with 100, divided in five groups. Every groups fed with Pasak Bumi Meal in five categories is R0 (0%), R1 (0,025%), R2 (0,050%), R3 (0,075%) and R4 (0,100%). Chickens reared for 12 weeks, the collected data is body weight and body weight gain. Scatter plots data is used for estimated determination coefficient …


The Use Of Fermented Sago Pulp As Feed For Super-Native Chicken For 1-5 Weeks, Roki Rianza, Deni Rusmana, Wiwin Tanwiriah Jan 2026

The Use Of Fermented Sago Pulp As Feed For Super-Native Chicken For 1-5 Weeks, Roki Rianza, Deni Rusmana, Wiwin Tanwiriah

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

The purpose of this study was to determine consumtion, weight gain, and conversion of super-native chicken rations feed with fermented sago pulp. Sago pulp is a potential local resource for alternative poultry feed as well as an energy source, this can be seen from the metabolic content of sago pulp reaching 2340 kcal / kg, crude protein 3.40%, and crude fiber 11.61%. The purpose of this study was to determine consumption, weight gain, and conversion of super native chicken rations fed with fermented sago pulp. The research method is an experiment using a completely randomized design. The treatment ration used …


Kurva Produksi Telur Di Awal Masa Peneluran Pada Puyuh Yang Diberi Ransum Dengan Kandungan Protein Berbeda, Adi Ratriyanto, Brian Hidayat, Nuzul Widyas, Sigit Prastowo Jan 2026

Kurva Produksi Telur Di Awal Masa Peneluran Pada Puyuh Yang Diberi Ransum Dengan Kandungan Protein Berbeda, Adi Ratriyanto, Brian Hidayat, Nuzul Widyas, Sigit Prastowo

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Penelitian bertujuan untuk mengkaji pola produksi dan aplikasi model regresi logistik produksi telur puyuh yang diberi ransum dengan level protein berbeda. Sebanyak 225 ekor puyuh didistribusikan dalam 3 perlakuan dan 5 ulangan; jumlah puyuh masing-masing ulangan 15 ekor. Perlakuan yang diberikan adalah level protein kasar (PK) dalam ransum sebesar 16,5% (P1), 18% (P2) dan 19,5% (P3). Data produksi telur diambil sejak awal peneluran pada masa adaptasi dan selama dua periode produksi telur (2×28 hari) pada masa perlakuan. Data dianalisis menggunakan program R. Perlakuan P2 dan P3 menghasilkan produksi telur yang lebih tinggi daripada P1 (P<0.05). Model logistik produksi telur puyuh menunjukkan bahwa puncak produksi tertinggi dicapai oleh P3 sedangkan rentang dan laju produksi terbesar dicapai P1. Data aktual produksi telur memiliki kesesuaian (fitness) yang tinggi (R …


Kualitas Fisik Wafer Turiang Padi Yang Dicampur Dengan Rumput Lapang, Romi Zamhir Islami, Syifa Nurjannah, Iin Susilawati, Herryawan Mustafa Jan 2026

Kualitas Fisik Wafer Turiang Padi Yang Dicampur Dengan Rumput Lapang, Romi Zamhir Islami, Syifa Nurjannah, Iin Susilawati, Herryawan Mustafa

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Penelitian bertujuan untuk mengkaji kualitas fisik wafer turiang padi (WTP). Turiang merupakan hasil ikutan tanaman padi generasi kedua dengan kandungan nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan jerami padi. Rancangan yang digunakan adalah RAL dengan empat perlakuan (P1 : Turiang 100% + rumput lapang 0%; P2 : Turiang 75% + rumput lapang 25%; P3 : Turiang 50 % + rumput lapang 50%; dan P4 : Turiang 25% + rumput lapang 75%) dan enam ulangan. Peubah yang diamati meliputi kualitas fisik WTP dan data yang diperoleh dianalisis statistik dengan ANOVA dan Uji lanjut Duncan. Hasil menunjukkan pembuatan WTP yang dicampur dengan rumput lapang …


Kandungan Lignin, Selulosa Dan Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen L.Minor Hasil Fermentasi Menggunakan Trichoderma Harzianum Dan Saccharomyces Cerevisiae, Hendi Setiyatwan, E. Harlia, D. Rusmana Jan 2026

Kandungan Lignin, Selulosa Dan Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen L.Minor Hasil Fermentasi Menggunakan Trichoderma Harzianum Dan Saccharomyces Cerevisiae, Hendi Setiyatwan, E. Harlia, D. Rusmana

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Latar Belakang dan Tujuan: L. minor telah digunakan sebagai pakan ternak, mengandung nutrient sangat lengkap yaitu protein kasar (22,4%), asam amino lisin (6,9%), metionin (1,4%), dan histidin (2,7%) tetapi kandungan serat kasar (10,16%) dan lignin (17,98%) tinggi. Penggunaan L. minor pada unggas dibatasi hingga 5%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan kandungan lignin, selulosa paling rendah dan bahan ekstrak tanpa nitrogen paling tinggi L. minor hasil fermentasi dengan menggunakan Trichoderma harzianum (Th) dan Saccharomyces cerevisiae (Sc). Bahan dan Metode: Fermentasi L. minor dibagi menjadi dua tahap: I. Th (3 x 107 spora / 100 gram substrat) dengan menambahkan …


Kualitas Fisik Dan Palatabilitas Konsentrat Fermentasi Dalam Ransum Kambing Perah Peranakan Ettawa, Raden Christi, A. Rochana, I. Hernaman Jan 2026

Kualitas Fisik Dan Palatabilitas Konsentrat Fermentasi Dalam Ransum Kambing Perah Peranakan Ettawa, Raden Christi, A. Rochana, I. Hernaman

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Palatabilitas adalah tingkat kesukaan yang ditunjukkan oleh ternak untuk mengkonsumsi suatu bahan pakan yang diberikan dalam periode tertentu. Tekstur, warna, aroma dan rasa yang disukai ternak menunjukkan bahwa kualitas pakan sangat baik yang berpengaruh terhadap palatabilitas. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi Ternak Ruminansia dan Kimia Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran dan Kelompok Tani Mekar Harapan, Ujung Berung, Bandung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas fisik dan palatabilitas konsentrat fermentasi dalam ransum kambing perah jenis peranakan ettawa. Materi penelitian adalah konsentrat yang tersusun dari berbagai bahan pakan dengan kandungan lemak kasar dan serat kasar tinggi kemudian konsentrat dibuat …


Karakteristik Fisik Dan Kimia Nata De Milko Dari Susu Substandar Dengan Variasi Lama Inkubasi, Robi A, Hartati Chairunnissa, Roostita L. Balia Jan 2026

Karakteristik Fisik Dan Kimia Nata De Milko Dari Susu Substandar Dengan Variasi Lama Inkubasi, Robi A, Hartati Chairunnissa, Roostita L. Balia

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Susu substandar didefinisikan sebagai susu murni yang tidak memenuhi persyaratan minimal yang ditetapkan oleh pemerintah dalam hal ini adalah BSN 2011 sebagai susu segar. Namun demikian susu tersebut substandar masih mengandung karbon, nitrogen dan mineral sebagai sumber nutrisi bagi pertumbuhan Acetobacter xilinum dalam pembuatan Nata de Milko. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan lama inkubasi yang optimum dan menghasilkan karakteristik fisik dan kimia Nata de Milko yang terbaik. penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga perlakuan lama inkubasi pada pembuatan Nata de Milko yaitu 7 hari, 10 hari dan 13 hari yang masing-masing di ulangan enam …


Performance Of Broiler Chicken That Gives Ration Containing Fermentation Of Catfish Waste (Clarias Sp.) Using Red Guava Mol (Psidium Guajava L.), Dini Widianingrum, R. Somanjaya, O. Imanudin Jan 2026

Performance Of Broiler Chicken That Gives Ration Containing Fermentation Of Catfish Waste (Clarias Sp.) Using Red Guava Mol (Psidium Guajava L.), Dini Widianingrum, R. Somanjaya, O. Imanudin

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

The research was conducted at Faculty of Agriculture Laboratory Majalengka University. The objective of the research was to get the level use of catfish waste as a source of animal protein in broiler chicken rations. This reseach uses a completely randomized design (CRD) with four treatments R0 (0%), R1 (8%), R2 (16) and R3 (24%) waste catfish and each treatment was repeated five times. Observed variables were body weight increase, feed consumption and feed conversion. The results showed that the use of fermented catfish waste as much as 16% in the ration resulted in the best performance of broiler chickens, …


Pengaruh Konsentrasi Bakteri Asamlaktat Lactobacillus Plantarum Dan Lactobacillus Casei Terhadap Mutu Mikrobiologi Dan Kimia Mayonnaise Probiotik, Nurul Azizah, Kusmajadi Suradi, Jajang Gumilar Jan 2026

Pengaruh Konsentrasi Bakteri Asamlaktat Lactobacillus Plantarum Dan Lactobacillus Casei Terhadap Mutu Mikrobiologi Dan Kimia Mayonnaise Probiotik, Nurul Azizah, Kusmajadi Suradi, Jajang Gumilar

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Mayonnaise merupakan produk pangan emulsi yang dapat dikembangkan menjadi salah satu pangan fungsional melalui modifikasi dalam proses pengolahannya. Salah satunya dengan cara menambahkan berbagai konsentrasi bakteri asam laktat dalam mayonnaise sehingga bermanfaat bagi kesehatan manusia dan aman untuk dikonsumsi. Bakteri asam laktat yang dapat digunakan yaitu Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus casei. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi bakteri asam laktat terbaik terhadap sifat mikrobiologi (jumlah bakteri total dan jumlah bakteri asam laktat) dan sifat kimia (pH dan kadar asam laktat) mayonnaise probiotik. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental, menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 6 perlakuan, yaitu 5% L. plantarum …


Performan Ayam Sentul Fase Developer Yang Diberi Berbagai Tingkat Tepung Kunyit (Curcuma Domestica, Val) Sebagai Imbuhan Pakan, Rachmat Wiradimadja, T. Widjastuti, D. Rusmana, Abun Jan 2026

Performan Ayam Sentul Fase Developer Yang Diberi Berbagai Tingkat Tepung Kunyit (Curcuma Domestica, Val) Sebagai Imbuhan Pakan, Rachmat Wiradimadja, T. Widjastuti, D. Rusmana, Abun

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Penelitian ini dilaksanakan di kandang Test Farm Fakultas Peternakan Universitas Padjajaran, dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung kunyit (Curcuma domestica Val) dalam ransum sebagai feed aditif terhadap performan ayam Sentul Debu periode developer. Penelitian ini mengunakan 60 ekor ayam sentul betina umur 16 minggu yang di tempatkan kedalam 20 unit kandang dan tiap kandang terdiri dari 3 ekor. Metoda percobaan adalah eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap , terdiri atas empat perlakuan ransum dengan lima ulangan. Perlakuan terdiri dari R0= Ransum basal, R1 = Ransum basal ditambah tepung kunyit 0,1%, R2 = Ransum basal ditambah …


Pengaruh Silase Sinambung Jerami Jagung Terhadap Fermentasi Dalam Cairan Rumen Secara In Vitro, Crhisterra Kusumaningrum, Irawan Sugoro, Pingkan Aditiawati Jan 2026

Pengaruh Silase Sinambung Jerami Jagung Terhadap Fermentasi Dalam Cairan Rumen Secara In Vitro, Crhisterra Kusumaningrum, Irawan Sugoro, Pingkan Aditiawati

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Penelitian dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan silase sinambung jerami jagung terhadap, nilai pH, volatile fatty acid (VFA), amonia (NH3), produksi gas total dan produksi biomassa mikroba sebagai pakan ternak ruminansia secara in vitro. Rancangan percobaan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial 3x6 dengan 3 ulangan. Faktor pertama dalam rancangan penelitian ini adalah pakan perlakuan yaitu pakan kontrol (P1), jerami jagung (P2) dan silase sinambung jerami jagung (P3) dan faktor kedua adalah waktu inkubasi selama fermentasi in vitro yaitu 0, 2, 4, 6, 12 dan 24 jam (T1, T2, T3, T4, T5 dan T6). Hasil …


Pengaruh Penggunaan Kombinasi Enzim Papain Dan Jus Lemon Sebagai Koagulan Terhadap Kadar Air, Berat Rendemen, Dan Nilai Kesukaan Fresh Cheese, Bayu Sulistyo, Hartati Chairunnisa, Eka Wulandari Jan 2026

Pengaruh Penggunaan Kombinasi Enzim Papain Dan Jus Lemon Sebagai Koagulan Terhadap Kadar Air, Berat Rendemen, Dan Nilai Kesukaan Fresh Cheese, Bayu Sulistyo, Hartati Chairunnisa, Eka Wulandari

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan kombinasi enzim papain dan jus lemon sebagai koagulan pada pembuatan fresh cheese terhadap kadar air, berat rendemen, dan nilai kesukaan yang meliputi tekstur, rasa, warna, dan total penerimaan; serta menentukan fresh cheese yang paling disukai. Penelitian dilakukan berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga perlakuan kombinasi enzim papain dengan konsentrasi tetap (0,1%) dan jus lemon dengan tiga tingkat konsentrasi 3%, 4%, dan 5%, dengan ulangan enam kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi enzim papain pada konsentrasi tetap (0,1%) dengan konsentrasi jus lemon sampai 5% pada pembuatan fresh cheese berpengaruh berbeda …


Kemampuan Serbuk Serai (Cymbopogon Citratus) Menekan Peningkatan Total Bakteri Dan Keasaman (Ph) Dendeng Domba Selama Penyimpanan, Kusmajadi Suradi, Jajang Gumilar, Grace Yohana, Akhmad Hidayatulloh Jan 2026

Kemampuan Serbuk Serai (Cymbopogon Citratus) Menekan Peningkatan Total Bakteri Dan Keasaman (Ph) Dendeng Domba Selama Penyimpanan, Kusmajadi Suradi, Jajang Gumilar, Grace Yohana, Akhmad Hidayatulloh

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Serai memiliki potensi sebagai bahan alami untuk menekan peningkatan bakteri dendeng domba, karena senyawa aktifyang dikandung serai, yaitu tanin, flavonoid, minyak essensial, alkoloid, dan saponin bersifat antibakteri, sehingga berimplikasi dihambatnya peningkatan pH. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Pengolahan Produk Peternakan Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran dengan tujuan untuk mengetahui dan mendapatkan konsentrasi serbuk serai yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan peningkatan pH dendeng domba. Penelitian dilakukan secara eksperimen menggunakan Rancangan tersarang (nested), yaitu waktu (awal penyimpanan dan seminggu penyimpanan) yang tersarang dalam 4 konsentrasi serai, yaitu 0,5%, konsentrasi serai 1,0%, konsentrasi serai 1,5%, dan konsentrasi serai 2%. Setiap perlakuan mendapat pengulangan …


Model Kurva Pertumbuhan Ayam Kampung Unggul Balitnak (Kub) Umur 0-12 Minggu (Growth Curve Model Of Kampung Unggul Balitnak (Kub) Chicken), Salsabila Urfa, H. Indrijani, W. Tanwiriah Jan 2026

Model Kurva Pertumbuhan Ayam Kampung Unggul Balitnak (Kub) Umur 0-12 Minggu (Growth Curve Model Of Kampung Unggul Balitnak (Kub) Chicken), Salsabila Urfa, H. Indrijani, W. Tanwiriah

Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran

Penelitian bertujuan untuk menduga model kurva pertumbuhan ayam kampung unggul balitnak (KUB). Ayam yang digunakan sebanyak 100 ekor dibagi menjadi lima kelompok masing-masing yang diberi ransum yang terdiri atas lima tingkat energi dan protein yaitu ; R1 (15,08% dan 2755 Kkal/kg) R2 (17,04% dan 2754 Kkal/kg), R3 (19,03% dan 2752 Kkal/kg), R4 (15,05% dan 2951 Kkal/kg) R5 (17,02% dan 2948 Kkal/kg). Ayam dipelihara selama 12 minggu, data yang dikumpulkan adalah bobot badan dan pertambanan bobot badan. Data yang diperoleh dibuat tebarannya, kemudian dilihat nilai koefisien determinasi (R2 ) dan standar error (Se). Hasil penelitian diperoleh bahwa : (1) tingkat energi …