Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®

Universitas Indonesia

Discipline
Keyword
Publication Year
Publication

Articles 421 - 450 of 481

Full-Text Articles in Health Policy

Pendapatan Daerah, Pembiayaan Kesehatan, Dan Gizi Buruk Pada Balita: Studi Korelasi Tingkat Kabupaten/Kota, Septyana Choirunisa, Asri C. Adisasmita Aug 2014

Pendapatan Daerah, Pembiayaan Kesehatan, Dan Gizi Buruk Pada Balita: Studi Korelasi Tingkat Kabupaten/Kota, Septyana Choirunisa, Asri C. Adisasmita

Kesmas

Pendanaan kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam memengaruhi derajat kesehatan, termasuk salah satu masalah gizi pada balita yang disebut gizi buruk. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pendapatan daerah dan pembiayaan kesehatan serta korelasinya dengan gizi buruk pada balita di tingkat kabupaten/kota di Indonesia tahun 2007. Penelitian ini merupakan studi ekologi/korelasi. Data pendapatan daerah dan pembiayaan kesehatan didapat dari Kementerian Keuangan, sedangkan data gizi buruk menggunakan data Riset Kesehatan Nasional tahun 2007. Sebanyak 250 kabupaten/kota yang diteliti dengan tidak mengikutsertakan kabupaten/kota yang datanya tidak lengkap atau tidak valid. Secara nasional, hanya persentase pendapatan asli daerah (PAD) per total …


Asupan Vitamin D Rendah Dan Keparahan Demam Berdarah Dengue Pada Anak Usia 1-14 Tahun, Nur Siyam, Siswanto Agus Wilopo, Mohammad Hakimi Aug 2014

Asupan Vitamin D Rendah Dan Keparahan Demam Berdarah Dengue Pada Anak Usia 1-14 Tahun, Nur Siyam, Siswanto Agus Wilopo, Mohammad Hakimi

Kesmas

Demam berdarah dengue (DBD) menimbulkan syok dan kematian. Penderita DBD di Yogyakarta sebagian besar usia 1 - 12 tahun dengan DBD parah. Asupan vitamin D rendah diasumsikan penyebab DBD parah. Asumsi ini perlu dibuktikan dengan menganalisis pengaruh asupan Vitamin D dan keparahan DBD. Rancangan penelitian adalah studi kasus kontrol. Penelitian di bangsal rawat inap anak dan instalasi catatan medik RS Jogja dan RSUP Dr. Sardjito. Kasus adalah anak usia 1 - 14 tahun dengan DBD grade III & IV, kontrolnya DBD grade I & II. Data asupan vitamin D diambil dengan food frequency questionnaire (FFQ). Variabel luar adalah indeks massa …


Diagnosis Dini Tuberkulosis Pada Kontak Serumah Dengan Penderita Tuberkulosis Paru Melalui Deteksi Kadar Ifn-Γ, Sri Andarini Indreswari, Suharyo Suharyo Aug 2014

Diagnosis Dini Tuberkulosis Pada Kontak Serumah Dengan Penderita Tuberkulosis Paru Melalui Deteksi Kadar Ifn-Γ, Sri Andarini Indreswari, Suharyo Suharyo

Kesmas

Tuberkulosis paru masih merupakan masalah dunia. Indonesia menempati peringkat ke tiga di dunia pada tahun 2012. Target nasional Case Detection Rate tahun 2012 adalah 70%, sedangkan pencapaian Jawa Tengah sebesar 58,48%. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh batas kadar interferon (IFN) γ pada orang kontak serumah dengan penderita tuberkulosis paru sebagai dasar diagnosis dini penyakit tuberkulosis. Penelitian dilakukan secara kohort selama dua tahun (2011 - 2013) di Balai Kesehatan Masyarakat Paru Semarang. Pada akhir penelitian, terdapat 12 responden kontak dan 13 tidak kontak serumah. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna rerata kadar IFN-γ antara kelompok kontak dengan kelompok tidak kontak serumah (nilai …


Fertilitas Remaja Di Indonesia, Mugia Bayu Raharja Aug 2014

Fertilitas Remaja Di Indonesia, Mugia Bayu Raharja

Kesmas

Fertilitas remaja merupakan isu penting dari segi kesehatan dan sosial karena berhubungan dengan tingkat morbiditas serta mortalitas ibu dan anak. Tujuan penelitian adalah mempelajari faktor-faktor yang memengaruhi fertilitas remaja di Indonesia. Data yang digunakan adalah hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2012 dengan unit analisis wanita usia subur yang termasuk dalam kategori usia remaja (15 - 19 tahun). Jumlah sampel sebanyak 6.927 responden. Analisis dilakukan dengan metode deskriptif dan inferensial menggunakan model regresi logistik biner. Hasil analisis menunjukkan bahwa satu dari sepuluh remaja wanita tersebut pernah melahirkan dan atau sedang hamil saat survei dilakukan; sebesar 95,2% dari remaja yang …


Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Usia 3-24 Bulan Di Daerah Konflik, Hastuti Usman, Hadyana Sukandar, Ma’Mun Sutisna Aug 2014

Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Usia 3-24 Bulan Di Daerah Konflik, Hastuti Usman, Hadyana Sukandar, Ma’Mun Sutisna

Kesmas

Lima tahun pertama adalah masa penting dalam proses tumbuh kembang anak. Anak lahir dan tinggal di daerah rawan bencana (bencana alam, perang, atau konflik bersenjata) berisiko mengalami kegagalan pertumbuhan dan keterlambatan perkembangan. Penelitian ini bertujuan mengukur perbedaan pertumbuhan dan perkembangan anak usia 3 - 24 bulan antara yang tinggal di daerah konflik dan bukan konflik dan menganalisis korelasi tempat tinggal daerah konflik dengan pertumbuhan serta perkembangan anak usia 3 - 24 bulan. Metode penelitian secara potong lintang dilakukan di Kabupaten Poso periode Februari - Maret 2014 terhadap 40 anak usia 3 - 24 bulan di daerah konflik dan bukan konflik. …


Malnutrisi Akut Berat Dan Determinannya Pada Balita Di Wilayah Rural Dan Urban, Titih Huriah, Laksono Trisnantoro, Fitri Haryanti, Madarina Julia Aug 2014

Malnutrisi Akut Berat Dan Determinannya Pada Balita Di Wilayah Rural Dan Urban, Titih Huriah, Laksono Trisnantoro, Fitri Haryanti, Madarina Julia

Kesmas

Malnutrisi akut berat merupakan malnutrisi yang paling serius yang memengaruhi balita dan merupakan masalah kesehatan utama di negara-negara berkembang. Malnutrisi telah meluas baik di perkotaan maupun perdesaan. Akar permasalahan malnutrisi di negara berkembang salah satunya adalah faktor sosial demografi. Tujuan penelitian untuk melihat perbedaan kejadian malnutrisi dan determinannya di area perkotaan dan pedesaan di Yogyakarta. Penelitian menggunakan desain potong lintang dengan responden adalah semua balita malnutrisi akut berat di Kabupaten Sleman (23 balita) dan Kota Yogyakarta (33 balita). Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Desember 2012 - Februari 2013. Prevalensi balita malnutrisi akut lebih banyak …


Optimalisasi Sistem Pelayanan Kesehatan Berjenjang Pada Program Kartu Jakarta Sehat, Fachmi Idris Aug 2014

Optimalisasi Sistem Pelayanan Kesehatan Berjenjang Pada Program Kartu Jakarta Sehat, Fachmi Idris

Kesmas

Peningkatan jumlah kunjungan pasien ke rumah sakit pada awal masa pemberlakuan program Kartu Jakarta Sehat (KJS) disebabkan belum optimalnya sistem pelayanan kesehatan berjenjang. PT Asuransi Kesehatan (PT Askes) bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan berbagai upaya dalam bentuk paket intervensi untuk mengoptimalkan sistem tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas paket intervensi PT Askes dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta dalam meningkatkan optimilisasi sistem rujukan pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan survei potong lintang dengan metode pengambilan sampel acak pada puskesmas di DKI Jakarta terhadap hasil intervensi PT Askes. Hasil intervensi diukur melalui wawancara pada kepala puskesmas atau petugas yang mewakili. Data …


Overcoming Shortage Of Pharmacists To Provide Pharmaceutical Services In Public Health Centers In Indonesia, Yuyun Yuniar, Max Joseph Herman Aug 2013

Overcoming Shortage Of Pharmacists To Provide Pharmaceutical Services In Public Health Centers In Indonesia, Yuyun Yuniar, Max Joseph Herman

Kesmas

Indonesia masih menghadapi keterbatasan jumlah apoteker di puskesmas, sehingga pihak pemerintah daerah dan puskesmas harus berupaya mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan ketersediaan dan distribusi tenaga pelayanan kefarmasian di puskesmas serta permasalahan dan alternatif pemecahannya. Data diambil dari hasil Riset Fasilitas Kesehatan (Rifaskes) tahun 2011I. Data kuantitatif tentang tenaga pelayanan kefarmasian di puskesmas dianalisis secara deskriptif berdasarkan regional. Data kualitatif sebagai pendukung diperoleh melalui wawancara mendalam dengan bagian kepegawaian dinas kesehatan dan apoteker empat puskesmas di Kota Bogor dan Bekasi, 3 kemudian dianalisis dengan metode analisis tema. Hasil analisis menunjukkan bahwa Sulawesi memiliki persentase puskesmas dengan tenaga apoteker …


Model Pengambilan Keputusan Meningkatkan Akseptor Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang, Suryani Manurung Jun 2013

Model Pengambilan Keputusan Meningkatkan Akseptor Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang, Suryani Manurung

Kesmas

Pada periode 2002-2012, tren angka fertilitas total mengalami stagnasi sekitar 2,6. Milenium Development Goals (MDGs) menunjukkan kemajuan yang baik, tetapi masih memerlukan kerja keras untuk mencapai target tahun 2015. Khususnya upaya untuk mencapai target 102 per 100.000 kelahiran hidup. Metode keluarga berencana (KB) yang banyak digunakan pasien pascapersalinan saat ini adalah metode kontrasepsi jangka pendek seperti pil dan suntik. Sedang metode kontrasepsi jangka panjang seperti intra uterine device dan implant cenderung turun satu poin dari tahun 2002 hingga 2007. Upaya mengatasi masalah yang sedang dialami masyarakat Indonesia saat ini meningkatkan akseptor KB metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Model pengambilan keputusan …


Dampak Biaya Laboratorium Terhadap Kesenjangan Tarif Ina-Cbgs Dan Biaya Riil Diagnosis Leukemia, Diah Indriani, Hari Kusnanto, Ali Ghufron Mukti, Kuntoro Kuntoro May 2013

Dampak Biaya Laboratorium Terhadap Kesenjangan Tarif Ina-Cbgs Dan Biaya Riil Diagnosis Leukemia, Diah Indriani, Hari Kusnanto, Ali Ghufron Mukti, Kuntoro Kuntoro

Kesmas

Selama penerapan Diagnosis Related Group di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito, terjadi kesenjangan tarif biaya riil pelayanan kesehatan dengan tarif Indonesia Case Base Groups (INA-CBGs). Penyebab terbesar kesenjangan tarif tersebut adalah pelayanan obat dan penggunaan sumber daya laboratorium yang tidak efisien. Biaya pelayanan penunjang medis untuk pasien leukemia limfoblastik akut adalah sekitar 23,8% dari total biaya pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi penggunan sumber daya laboratorium dan pengaruh terhadap kesenjangan tarif. Penelitian ini menganalisis semua rekam medis dan data biaya pelayanan laboratorium pasien leukemia limfoblastik akut tahun 2009-2010 di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Pemeriksaan kimia …


Analisis Pembiayaan Kesehatan Keluarga Penderita Talasemia, Arif Kurniawan, Arih Diyaning Intiasari May 2013

Analisis Pembiayaan Kesehatan Keluarga Penderita Talasemia, Arif Kurniawan, Arih Diyaning Intiasari

Kesmas

Pembiayaan kesehatan sekitar 146 (60%) penderita talasemia di Banyumas, tahun 2011 ditanggung rumah tangga dalam bentuk pembayaran langsung (out of pocket payment). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ability to pay, willingness to pay, dan need assessment pembiayaan kesehatan penderita talasemia di Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan studi kasus. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Jumlah sampel penelitian 30 responden yang mempunyai anggota keluarga penderita talasemia di Kabupaten Banyumas. Hasil penelitian menunjukkan keluarga penderita talasemia mempunyai ability to pay rata-rata adalah Rp34.448,8/bulan dan rata-rata willingness to pay pengobatan …


Kepuasan Bidan Desa Dalam Pelayanan Persalinan Normal Pada Implementasi Kebijakan Jaminan Persalinan, Arih Diyaning Intiasari, Arif Kurniawan, Endang Triyanto Apr 2013

Kepuasan Bidan Desa Dalam Pelayanan Persalinan Normal Pada Implementasi Kebijakan Jaminan Persalinan, Arih Diyaning Intiasari, Arif Kurniawan, Endang Triyanto

Kesmas

Klaim persalinan yang rendah mengindikasikan ketidakpuasan bidan pada implementasi kebijakan jaminan persalinan (Jampersal) di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi menyebabkan ketidakpuasan bidan dan hambatan implementasi kebijakan Jampersal di tingkat pelaksana. Penelitian deskriptif dengan desain studi kasus ini melakukan pengumpulan data kualitatif pada periode Maret- Juli 2012 terhadap informan empat bidan pegawai negeri sipil (PNS) dan empat bidan pegawai tidak tetap (PTT). Ditemukan ketidakpuasan bidan dan hambatan pelaksanaan kebijakan Jampersal tahun 2012, meliputi; besaran, pemotongan, dan lama klaim persalinan, penghapusan klaim persalinan komplikasi yang dirujuk, persaingan tidak sehat, dan proses administrasi. Ketidakpuasan bidan dan hambatan implementasi kebijakan Jampersal memerlukan kerja …


Kajian Praktik Kefarmasian Apoteker Pada Tatanan Rumah Sakit, Max Joseph Herman, Rini Sasanti Handayani, Selma Arsit Siahaan Mar 2013

Kajian Praktik Kefarmasian Apoteker Pada Tatanan Rumah Sakit, Max Joseph Herman, Rini Sasanti Handayani, Selma Arsit Siahaan

Kesmas

Undang-undang Republik Indonesia No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan dan peraturan pemerintah No. 51 tahun 2009 menyatakan bahwa tenaga kesehatan harus mempunyai kualifikasi minimum yang ditetapkan oleh pemerintah. Studi kualitatif secara potong lintang pada tahun 2010 untuk mengidentifikasi kualifikasi apoteker rumah sakit dalam memenuhi persyaratan tersebut di Bandung, Yogyakarta dan Surabaya. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam terhadap 10 orang apoteker dari enam rumah sakit dan empat orang direktur/wakil direktur rumah sakit, masing-masing satu orang apoteker dari enam perguruan tinggi farmasi, tiga pengurus Ikatan Apoteker Indonesia, tiga dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota. Observasi praktek kefarmasian dengan menggunakan daftar tilik dilakukan pada …


Kebutuhan Jaminan Kesehatan Masyarakat Di Wiliyah Perdesaan, Arif Kurniawan, Arih Diyaning Intiasari Jan 2013

Kebutuhan Jaminan Kesehatan Masyarakat Di Wiliyah Perdesaan, Arif Kurniawan, Arih Diyaning Intiasari

Kesmas

Jaminan kesehatan adalah salah satu cara untuk mengurangi beban pembiayaan kesehatan yang dikeluarkan masyarakat. Sebagian besar masyarakat perdesaan di Kabupaten Banyumas yang mempunyai tingkat kemampuan membayar pelayanan kesehatan rendah belum mempunyai jaminan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan jaminan dan faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan masyarakat daerah. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain studi cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh kepala keluarga diKabupaten Banyumas dengan jumlah sampel 130 orang. Metode analisis yang digunakan meliputi analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Penelitian menemukan bahwa sebagian besar masyarakat Kabupaten Banyumas (72,3%) membutuhkan jaminan kesehatan daerah (Jamkesda). Terdapat hubungan antara pendidikan, pengetahuan, pendapatan, …


Tingkat Kepuasan Karyawan Perusahaan Swasta Dalam Pelayanan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek), Matias Siagian Dec 2012

Tingkat Kepuasan Karyawan Perusahaan Swasta Dalam Pelayanan Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek), Matias Siagian

Kesmas

Penelitian ini berbentuk penelitian deskriptif yang mengkaji masalah pelaksanaan program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagai hak karyawan. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat kepuasan karyawan yang bermukim di desa Mulyorejo, sebuah desa industri, dalam pelayanan Jamsostek khususnya Jaminan Pemeliharaan Kesehatan, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian. Sampel penelitian terdiri dari 70 keluarga karyawan peserta Jamsostek. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Tingkat kepuasan karyawan diukur dengan skala likert. Hasil penelitian menyimpulkan, secara umum pelayanan Jamsostek belum memuaskan. Sosialisasi belum memuaskan karyawan. Dari tiga pelayanan yang diteliti, hanya satu yang memuaskan, yaitu Jaminan Kematian, sedangkan pelayanan …


The Demands For Outpatient Care In Private Hospitals, Pujiyanto Pujiyanto Dec 2012

The Demands For Outpatient Care In Private Hospitals, Pujiyanto Pujiyanto

Kesmas

Peningkatan pendapatan per kapita menaikkan permintaan rawat jalan dan harapan mutu pelayanan rumah sakit. Masyarakat memiliki persepsi pelayanan rumah sakit swasta lebih bermutu daripada rumah sakit pemerintah, sehingga terdapat asumsi pelanggan rumah sakit swasta mempunyai karakteristik khusus. Tujuan studi ini adalah menginvestigasi berbagai faktor yang berhubungan dengan utilisasi rawat jalan dan kelompok yang mendapat manfaat. Studi ini menggunakan 42.540 responden rumah sakit swasta IFLS-4 tahun 2007. Semakin tinggi pendapatan semakin tinggi pula permintaan, kelompok jaminan/asuransi mempunyai permintaan yang lebih tinggi daripada non-jaminan. Kenaikan tarif rawat jalan rumah sakit swasta yang dipersepsi masyarakat sebagai barang mewah meningkatkan permintaan. Namun, kenaikan tarif …


Variasi Cakupan Jaminan Persalinan Di Kabupaten Bogor 2011, Ajeng Tias Endarti Dec 2012

Variasi Cakupan Jaminan Persalinan Di Kabupaten Bogor 2011, Ajeng Tias Endarti

Kesmas

Program Jaminan Persalinan (Jampersal) dirancang untuk meningkatkan akses ibu hamil pada fasilitas pelayanan kesehatan yang pada gilirannya berkontribusi terhadap penurunan kematian ibu. Artikel ini bertujuan menilai cakupan Jampersal di Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat dengan menggunakan sumber data sekunder yaitu profil kesehatan dan laporan kesehatan ibu dan anak (KIA) Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor tahun 2011. Cakupan Program Jaminan Persalinan yang meliputi pelayanan antenatal care (ANC), persalinan, dan pascapersalinan berada pada kisaran 2,67% _ 12,56%, dengan cakupan tertinggi pelayanan persalinan (12,56%). Berdasarkan uji analysis of variance (ANOVA) ditemukan perbedaan yang bermakna antara cakupan di wilayah pembangunan barat (25,05%), tengah (9,43%), dan …


Keikutsertaan Pria Dalam Program Keluarga Berencana Di Indonesia, Musafaah Musafaah Nov 2012

Keikutsertaan Pria Dalam Program Keluarga Berencana Di Indonesia, Musafaah Musafaah

Kesmas

Pria telah mengikuti program keluarga berencana (KB) sejak dahulu. Metode pantang berkala dan kondom telah dikenal berabad-abad lalu, tetapi sejak ditemukan kontrasepsi wanita, program KB pada pria seakan diabaikan. Keikutsertaan pria dalam ber-KB masih sangat rendah jika dibandingkan dengan Bangladesh, Pakistan, dan Nepal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keikutsertaan pria dalam ber-KB meliputi keterpaparan media massa dan kontak informasi KB melalui media massa. Penelitian ini menggunakan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007 dengan pendekatan cross sectional terhadap 6.013 pria menikah usia 15 – 54 tahun. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah two stage sampling. Analisis data menggunakan …


Analisis Demand Dan Supply Konsumsi Garam Beryodium Tingkat Rumah Tangga, Nadia Irina Darmawan, Ede Surya Darmawan Jun 2012

Analisis Demand Dan Supply Konsumsi Garam Beryodium Tingkat Rumah Tangga, Nadia Irina Darmawan, Ede Surya Darmawan

Kesmas

Secara nasional, konsumsi garam beryodium cukup adalah 62,3% dan di Provinsi Jawa Barat adalah 58,3%. Cakupan konsumsi garam beryodium tingkat rumah tangga di Kota Bekasi hanya sekitar 62,14%. Pemantauan garam beryodium di tingkat rumah tangga oleh Dinas Kesehatan Kota Bekasi tahun 2004 menunjukkan bahwa garam yang mengandung yodium cukup adalah 51%. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui analisis faktor demand dan supply terhadap konsumsi garam beryodium tingkat rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Bekasi Barat Kota Bekasi dengan menggunakan desain cross sectional. Populasi yang diteliti yaitu 110 orang ibu dengan menggunakan uji chi square. Pada faktor demand didapatkan hasil bahwa …


Perbandingan Tingkat Kepuasan Kerja Perawat Dan Kepuasan Pasien, Jamilla Upik Noras, Ratu Ayu Dewi Sartika Apr 2012

Perbandingan Tingkat Kepuasan Kerja Perawat Dan Kepuasan Pasien, Jamilla Upik Noras, Ratu Ayu Dewi Sartika

Kesmas

Perawat adalah ujung tombak pemberi pelayanan langsung pada pasien selama 24 jam. Tujuan penelitian adalah untuk membandingkan tingkat kepuasan kerja perawat dengan kepuasan pasien terhadap pelayanan keperawatan kelas 3 di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) X Jakarta. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan desain studi cross sectional, pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi adalah seluruh perawat yang bertugas sebagai pelaksana keperawatan kelas 3 sebanyak 40 orang ser- ta pasien yang dirawat di ruang rawat inap kelas 3 sebanyak 120 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil pengukuran kuantitatif menunjukkan bah- wa tingkat kepuasan kerja perawat …


Peran Pengawas Minum Obat Dan Kepatuhan Periksa Ulang Dahak Fase Akhir Pengobatan Tuberkulosis Di Kabupaten Bangkalan, Sumarman Sumarman, Krisnawati Bantas Oct 2011

Peran Pengawas Minum Obat Dan Kepatuhan Periksa Ulang Dahak Fase Akhir Pengobatan Tuberkulosis Di Kabupaten Bangkalan, Sumarman Sumarman, Krisnawati Bantas

Kesmas

Penderita tuberkulosis yang telah selesai pengobatan namun tidak melaksanakan periksa ulang dahak pada fase akhir pengobatan jumlahnya mencapai 117 orang (20% dari total penderita). Pengawas Minum Obat (PMO) mempunyai tugas untuk mengingatkan penderita agar melaksanakan periksa ulang dahak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran PMO dengan kepatuhan periksa ulang dahak pada fase akhir pengobatan. Desain penelitian yang digunakan adalah kasus kontrol. Kasus adalah penderita tuberkulosis paru basil tahan asam (BTA) positif berumur > 15 tahun yang telah selesai mendapatkan pengobatan kategori 1 dan tidak melakukan periksa ulang dahak pada bulan kelima atau akhir pengobatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara statistik …


Sistem Informasi Admisi Pasien Membantu Ketepatan Pengambilan Keputusan Admisi Pasien, Mahalul Azam, Arulita Ika Fibriana Oct 2011

Sistem Informasi Admisi Pasien Membantu Ketepatan Pengambilan Keputusan Admisi Pasien, Mahalul Azam, Arulita Ika Fibriana

Kesmas

Ketepatan admisi merupakan salah satu indikator kualitas pelayanan medis yang sesuai dengan standar. Appropriateness Evaluation Protocol (AEP) merupakan protokol yang digunakan untuk menilai ketepatan admisi pasien rawat inap. Tujuan penelitian ini adalah merancang sistem informasi admisi pasien rawat inap untuk membantu pengambilan keputusan klinis dan administrasi dalam admisi pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah dr. H. Soewondo Kabupaten Kendal. Penelitian dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama, penelitian kualitatif untuk perancangan sistem informasi dengan menerapkan Framework for Application of System Technique (FAST). Tahap kedua, penelitian kuantitatif dengan rancangan one group pretest-posttest design yaitu uji coba sistem informasi admisi dengan …


Program Keluarga Harapan Dan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Preventif, Budi Hidayat, Hendratno Tuhiman, Rudy Prawiradinata, Pungky Sumadi Apr 2011

Program Keluarga Harapan Dan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Preventif, Budi Hidayat, Hendratno Tuhiman, Rudy Prawiradinata, Pungky Sumadi

Kesmas

Program keluarga harapan (PKH) yang berbasis bantuan tunai bersyarat (conditional cash transfers, CCT) di bidang pendidikan dan kesehatan telah diluncurkan Pemerintah Indonesia sejak Juli 2007 di 348 kecamatan dari 48 kabupaten/kota di 7 provinsi, namun dampaknya dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga miskin belum pernah dievaluasi. Studi ini mengevaluasi dampak awal PKH terhadap penggunaan layanan kesehatan preventif. Evaluasi ini menggunakan rancangan eksperimen, intervensi program PKH berbasis rumah tangga dengan pengukuran sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok perlakuan dan kontrol yang sebelumnya dipilih acak pada tingkat kecamatan. Data diperoleh dari survei dasar CCT tahun 2007 dan …


The World Health Report 2000: A Case Study On The Indonesia National Health System, Jerico Franciscus Pardosi Dec 2010

The World Health Report 2000: A Case Study On The Indonesia National Health System, Jerico Franciscus Pardosi

Kesmas

Laporan Kesehatan Dunia (LKD) tahun 2000, yang memfokuskan pada program peningkatan kinerja sistem kesehatan, mengundang banyak pro dan kontra. Artikel ini menilai secara kritis laporan tersebut terhadap sistem kesehatan nasional Indonesia. Artikel ini membahas unsur-unsur model evaluasi WHO, pembobotan indikator yang digunakan, ukuran variabel, dan sumber data. Sebanyak 191 negara di dunia, Indonesia telah mencapai total peringkat 106, dengan tingkat kesehatan dan distribusi kesehatan masing-masing pada posisi 103 dan 156. Lebih lanjut, ketanggapan dan keadilan pembiayaan kesehatan masing-masing berada pada peringkat 63-64 dan 73. Sementara itu, indikator pengeluaran kesehatan berada pada peringkat 154 dengan kinerja Sistem Kesehatan Nasional Indonesia untuk …


Analisis Politik Dan Kebijakan Pembiayaan Rumah Sakit Pemerintah Dki Jakarta, Sandra Olivia, Dumilah Ayuningtyas Dec 2010

Analisis Politik Dan Kebijakan Pembiayaan Rumah Sakit Pemerintah Dki Jakarta, Sandra Olivia, Dumilah Ayuningtyas

Kesmas

Telah diyakini bahwa untuk mencapai visi Indonesia Sehat 2010 pembiayaan rumah sakit merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kualitas kesehatan masyarakat. Namun, menurut indikator Indeks Pembangunan Manusia, Indonesia masih menempati posisi ke-110 dari 117 negara di dunia. Penelitian ini telah dilaksanakan untuk memahami politik dan kebijakan pembiayaan pengelolaan rumah sakit pemerintah DKI Jakarta. Dua rumah sakit milik Pemerintah DKI Jakarta, yaitu Rumah Sakit Pasar Rebo dan Rumah Sakit Duren Sawit dipilih sebagai sampel. Studi ini merupakan penelitian kualitatif dimana pengambilan data primer dilakukan dengan cara wawancara mendalam. Pada kedua rumah sakit ini dikumpulkan data mengenai peraturan dan regulasi serta …


Alur Klinis Dan Biaya Pengobatan Rumatan Metadon Di Rumah Sakit Ketergantungan Obat Jakarta, Ronnie Rivany Oct 2010

Alur Klinis Dan Biaya Pengobatan Rumatan Metadon Di Rumah Sakit Ketergantungan Obat Jakarta, Ronnie Rivany

Kesmas

Dampak penyalahgunaan narkoba antara lain adalah peningkatan prevalensi HIV/AIDS di kalangan pengguna narkoba suntik. Program Terapi Rumatan Metadon merupakan salah satu cara penanganan yang kini belum mempunyai alur klinis yang berfungsi menjamin standar kualitas pelayanan. Di samping itu, belum ada ketentuan yang dapat dijadikan acuan biaya pengobatan. Tujuan penelitian ini adalah membuat alur klinis dan biaya pengobatan rumatan metadon dan casemix di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Jakarta. Metode penelitian merujuk INADRG yang berbasis evidence dengan diskusi kelompok, tenaga medis dan tenaga non medis serta profesi dan manajemen RSKO. Berdasarkan jumlah dan jenis utilisasi dalam alur klinis maka biaya pengobatan …


Pelayanan Rumah Sakit Bagi Masyarakat Miskin (Studi Kasus Di Enam Wilayah Indonesia), Tri Rini Puji Lestari Aug 2010

Pelayanan Rumah Sakit Bagi Masyarakat Miskin (Studi Kasus Di Enam Wilayah Indonesia), Tri Rini Puji Lestari

Kesmas

Pelayanan kepada pasien miskin yang diberikan secara berbeda masih sering terjadi. Penelitian ini bertujuan mendapatkan informasi tentang pelayanan kesehatan yang diberikan oleh rumah sakit kepada masyarakat miskin di enam wilayah Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitiannya adalah masyarakat miskin yang sedang dan/atau pernah mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit di enam wilayah Indonesia. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pasien miskin di rumah sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta, umumnya memiliki tingkat kepuasan yang kurang memadai, di antaranya pada pelayanan administrasi yang dinilai rumit, berbelit, kurang informasi, petugas yang kurang ramah, tidak diberikan resep obat generik, dan pelayanan yang memakan …


Kinerja Penyuluhan Keluarga Berencana Di Indonesia: Pedoman Pengujian Efektivitas Kinerja Pada Era Desentralisasi, Ukik Kusuma Kurniawan, Hadi Pratomo, Adang Bachtiar Aug 2010

Kinerja Penyuluhan Keluarga Berencana Di Indonesia: Pedoman Pengujian Efektivitas Kinerja Pada Era Desentralisasi, Ukik Kusuma Kurniawan, Hadi Pratomo, Adang Bachtiar

Kesmas

Keberhasilan program KB mengendalikan tingkat kelahiran di Indonesia selama lebih dari tiga dekade tidak terlepas dari peran petugas Penyuluh Keluarga Berencana (PKB). Di Rwanda, keaktifan penyuluhan oleh PKB dapat meningkatkan prevalensi kesertaan akseptor hingga 29%. Sejak tahun 2004, pascakebijakan desentralisasi di Indonesia, jumlah PKB menurun drastis hingga menyisakan dua pertiga dari jumlah awal sekitar 3.500 petugas. Dampak perubahan tersebut tercermin pada angka fertilitas total (TFR) Indonesia berdasarkan data SDKI 2007 yang bertahan sama dengan data SDKI 2002-2003 (2,6 anak per wanita). Hal tersebut dikhawatirkan dapat semakin meningkat apabila kinerja program KB termasuk kinerja petugas PKB tidak mendapat perhatian. Peningkatan TFR …


Mengenal Rancang Bangun Program Keluarga Harapan Kesehatan, Budi Hidayat Jun 2010

Mengenal Rancang Bangun Program Keluarga Harapan Kesehatan, Budi Hidayat

Kesmas

Pemerintah Indonesia sedang melakukan uji coba program bantuan tunai bersyarat (BTB), yakni Program Keluarga Harapan (PKH). Program ini memberikan bantuan tunai kepada rumah tangga miskin dengan mensyaratkan mereka melakukan investasi sumber daya manusia. Pelaksanaan BTB di berbagai negara selalu diikuti upaya sistematis untuk mengukur efektivitas dan memahami dampak yang lebih luas dari program pada perilaku rumah tangga. Artikel ini menyajikan bukti nyata bahwa BTB telah meningkatkan kehidupan penduduk miskin. BTB dipuji sebagai cara untuk mengurangi kesenjangan terutama di sejumlah negara Amerika Latin; membantu rumah tangga keluar dari lingkaran setan kemiskinan yang ditularkan dari satu generasi ke generasi berikutnya; meningkatkan status …


District Health Information System On Maternal, Newborn And Child Health How Good Is It? A Case Of Deli Serdang And Sumedang Districts, Anhari Achadi Apr 2010

District Health Information System On Maternal, Newborn And Child Health How Good Is It? A Case Of Deli Serdang And Sumedang Districts, Anhari Achadi

Kesmas

Data dan informasi yang valid sangat penting untuk program kesehatan, terutama untuk perencanaan, pemantauan, dan evaluasi. Sistem Informasi Kesehatan Kabupaten dibuat untuk menghasilkan data rutin tentang indikator proses dan output program kesehatan di tingkat kabupaten. Studi ini, yang dilakukan di kabupaten Deli Serdang dan Sumedang, bertujuan untuk mengetahui proses bekerjanya SIK Kabupaten, serta ketersediaan, kualitas dan penggunaan data yang dihasilkan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan beberapa cara, yaitu wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan di desa, fasilitas kesehatan, dan kabupaten, pemeriksaan formulir-formulir yang digunakan di semua tingkatan, dokumen lainnya, serta laporan. Temuan studi menunjukkan adanya kelemahan-kelemahan SIK dalam semua tingkatan. …