Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®

Universitas Indonesia

Discipline
Keyword
Publication Year
Publication

Articles 361 - 390 of 481

Full-Text Articles in Health Policy

Riwayat Berat Badan Lahir Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia Bawah Dua Tahun, Atikah Rahayu, Fahrini Yulidasari, Andini Octaviana Putri, Fauzie Rahman Nov 2015

Riwayat Berat Badan Lahir Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Usia Bawah Dua Tahun, Atikah Rahayu, Fahrini Yulidasari, Andini Octaviana Putri, Fauzie Rahman

Kesmas

Kabupaten Hulu Sungai Utara masih dihadapkan dengan permasalahan gizi pada anak bawah dua tahun (baduta). Salah satu masalah gizi hingga saat ini adalah stunting. Anak dengan riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu faktor yang potensial memengaruhi pertumbuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji risiko riwayat berat badan lahir dengan kejadian stunting pada anak baduta. Desain penelitian adalah potong lintang. Populasi penelitian ini merupakan ibu-ibu yang memiliki anak baduta dan besar sampel sejumlah 117 terdiri dari anak baduta. Pelaksanaan penelitian dilakukan selama tiga bulan pada bulan September – November 2014. Kategori BBLR jika riwayat berat badan lahir < 2.500 gram. Analisis data bivariat menggunakan uji kai kuadrat dan data multivariat menggunakan uji regresi logistik. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat status BBLR (nilai p = 0,015) dengan stunting pada anak baduta. Berdasarkan hasil analisis multivariat, diperoleh bahwa BBLR merupakan faktor risiko yang paling dominan berhubungan dengan kejadian stunting. Anak dengan BBLR memiliki risiko 5,87 kali untuk mengalami stunting. Riwayat BBLR memiliki peranan penting dalam kejadian stunting anak baduta di wilayah Puskesmas Sungai Karias, Hulu Sungai Utara. North Hulu Sungai District is still facing nutrition problems among children under two years old. One of nutrition problems up to now is stunting. Child with low birthweight (LBW) record is one of potential factors influencing the growth of a child. This study aimed to assess any risk of LBW records with stunting incidence among children under two years old. This study used cross-sectional design. The population was mothers having children under two years old and samples amounted to 117 consisted of children under two years old. This study was conducted within three months on September – November 2014. Category of LBW was if birth weight records < 2,500 gram. Bivariate data analysis used chi-square test and multivariate data analysis used logistic regression test. The result of bivariate analysis showed a significant relation between LBW status records (p value = 0.015) with stunting incidence among children under two years old. Based on the result of multivariate analysis, LBW was the most dominating risk factor related to stunting incidence. Children with LBW had 5.87 times risk of suffering from stunting. LBW records take an important role in stunting incidence among children under two years old around Sungai Karias Primary Health Care area in North Hulu Sungai.


Pre-Eklampsia Berat Dan Kematian Ibu, Nova Muhani, Besral Besral Nov 2015

Pre-Eklampsia Berat Dan Kematian Ibu, Nova Muhani, Besral Besral

Kesmas

Pre-eklampsia berat, salah satu penyebab utama kematian ibu di Indonesia dan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Lampung, merupakan penyebab kematian ibu nomor satu (47,25%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan prediktor pre-eklampsi berat (PEB) yang dinilai dari tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, proteiunuria, eklampsia, sindrom hemolysis, elevated liver enzymes, low platelets count (HELLP) dengan kematian ibu di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. Penelitian ini menggunakan desain kasus kontrol dengan jumlah sampel 60 kasus dan 120 kontrol. Data diolah dari rekam medis rumah sakit selama periode lima tahun (2010 – 2014). Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa sindrom HELLP memiliki …


Peran Tenaga Kesehatan Dan Keluarga Dalam Kehamilan Usia Remaja, Mery Ramadani, Dien Gusta Anggraini Nursal, Livia Ramli Nov 2015

Peran Tenaga Kesehatan Dan Keluarga Dalam Kehamilan Usia Remaja, Mery Ramadani, Dien Gusta Anggraini Nursal, Livia Ramli

Kesmas

Sebanyak 10,3% kematian tidak langsung pada ibu disebabkan kehamilan usia remaja (< 20 tahun). Di Kabupaten Tanah Datar, masih terjadi peningkatan kehamilan usia remaja dalam tiga tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran tenaga kesehatan, dukungan keluarga, dan pengetahuan remaja dengan kehamilan usia remaja di wilayah kerja Puskesmas Singgalang, Kabupaten Tanah Datar tahun 2014. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Juni 2014 menggunakan desain potong lintang. Populasi adalah seluruh remaja putri berusia < 20 tahun yang telah menikah berjumlah 215 orang. Sampel berjumlah 68 orang dan pengambilan sampel dilakukan secara proporsional di delapan jorong/desa. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner. Kemudian, analisis bivariat dilakukan dengan uji kai kuadrat dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian mendapatkan sebanyak 55,9% responden hamil di usia remaja. Sebanyak 52,9% responden kurang merasakan peran dari tenaga kesehatan, 66,2% kurang mendapat dukungan keluarga, dan 58,8% memiliki pengetahuan rendah. Didapatkan hubungan peran tenaga kesehatan (nilai p = 0,032), dukungan keluarga (nilai p = 0,025), dan tingkat pengetahuan (nilai p = 0,002) dengan kehamilan usia remaja. Dapat disimpulkan bahwa tenaga kesehatan, keluarga dan tingkat pengetahuan berperan dalam kehamilan remaja. Tenaga kesehatan perlu memberikan penyuluhan mengenai risiko kehamilan remaja kepada remaja serta keluarga. Worth 10.3% of indirect maternal death is due to teenage pregnancy (< 20 years old). In Tanah Datar District, the increase of teenage pregnancy has occured in the last three years. This study aimed to determine health worker's role, family's support and teenagers' knowledge with teenage pregnancy in work area of Singgalang Primary Health Care, Tanah Datar District in 2014. This study was conducted on May – June 2014 using cross-sectional design. Population was 215 married teenage girls < 20 years old. A total of sample was 68 selected proportionally in eight villages. Data were collected through interview using questionnaire. Then bivariate analysis was conducted using chi-square test and multivariate analysis using multiple logistic regression test. Results of study found 55.9% of respondents were pregnant in teen age. Respondents worth 52.9% got less health worker’s role, 66.2% got less family’s support and 58.8% had low level of knowledge. There was a relation found between health worker’s role (p value = 0.032), family’s support (p value = 0.025) and knowledge level (p value = 0.002) with teenage pregnancy. In conclusion, health workers, family and knowledge level play a role in teenage pregnancy. Health workers need to provide counseling concerning teenage pregnancy risks for both teenagers and families.


Assessment Of Nutrition Information System Using Health Metrics Network Framework, Mochamad Iqbal Nurmansyah, Catur Rosidati, Riastuti Kusuma Wardani, Badra Al-Aufa Aug 2015

Assessment Of Nutrition Information System Using Health Metrics Network Framework, Mochamad Iqbal Nurmansyah, Catur Rosidati, Riastuti Kusuma Wardani, Badra Al-Aufa

Kesmas

Sistem informasi gizi (Sigizi) dikembangkan oleh Direktorat Bina Gizi Kementerian Kesehatan sejak 2011. Data Sigizi mencakup data penimbangan balita di posyandu, kasus gizi buruk, cakupan pemberian tablet Fe pada ibu hamil, konsumsi garam beryodium, pemberian vitamin A, dan ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja pengelolaan Sigizi di Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan menggunakan kerangka Health Metrics Network yang dikeluarkan oleh WHO tahun 2008. Sigizi merupakan sistem informasi yang diaplikasikan pada tingkat nasional dengan mekanisme pelaporan berjenjang, dari 508 kabupaten/kota menuju 34 provinsi dan bermuara di tingkat nasional. Di Provinsi Banten, terdapat delapan kabupaten/kota yang menjalankan Sigizi. Informan penelitian …


Penerapan Sistem Remunerasi Dan Kinerja Pelayanan, Tri Wisesa Soetisna, Dumilah Ayuningtyas, Misnaniarti Misnaniarti Aug 2015

Penerapan Sistem Remunerasi Dan Kinerja Pelayanan, Tri Wisesa Soetisna, Dumilah Ayuningtyas, Misnaniarti Misnaniarti

Kesmas

Remuneration can influence worker`s motivation, and improve their performance. Likewise in hospital as capital-intensive, human resources-intensive as well as knowledge and technology-intensive health care institution. This study aimed to analyze employee’s perception of remuneration system implementation and adult cardiac surgery services unit’s performance at hospital. This study used a mixed method approach (quantitative and qualitative). Quantitative study design was cross-sectional using questionnaire for self-assesment. Meanwhile, qualitative study design was descriptive conducted through focus group discussion and document review on data in forms of schedule book, registration book, nursing notes and medical records. Data collection was conducted in 2013 at one …


Sociodemographic Factors To Dengue Hemmorrhagic Fever Case In Indonesia, Desy Nuryunarsih Aug 2015

Sociodemographic Factors To Dengue Hemmorrhagic Fever Case In Indonesia, Desy Nuryunarsih

Kesmas

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyebab utama rawat inap dan kematian pada anak-anak. Indonesia adalah salah satu negara yang oleh WHO dikategorikan hyperendemicity dengan empat serotipe virus tersebar di daerah perkotaan. Faktor sosiodemografi dianggap sebagai faktor pendukung terjadinya DBD di Indonesia. Studi ini menggunakan data sekunder yang diunduh dari Basis Data Kesehatan Provinsi tahun 2010 Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk menentukan korelasi antara ketiga faktor sosiodemografi dengan insiden DBD. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskripsi korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dua faktor sosiodemografi terpilih memiliki korelasi linier dengan insiden DBD. Analisa regresi multivariat menunjukkan kecilnya korelasi antara insiden DBD dengan …


Tradisi Dan Lingkungan Sosial Memengaruhi Dukungan Menyusui Pada Bayi Berat Badan Lahir Rendah Di Kota Malang, Muladefi Choiriyah, Elsi Dwi Hapsari, Wiwin Lismidiati Aug 2015

Tradisi Dan Lingkungan Sosial Memengaruhi Dukungan Menyusui Pada Bayi Berat Badan Lahir Rendah Di Kota Malang, Muladefi Choiriyah, Elsi Dwi Hapsari, Wiwin Lismidiati

Kesmas

Berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan salah satu penyebab utama kematian bayi di dunia. World Health Organization tahun 2003 telah merekomendasikan menyusui sebagai salah satu penanganan BBLR. Namun, ibu yang memiliki bayi BBLR mengalami kesulitan di awal persalinan. Selain itu, menyusui di Indonesia juga dipengaruhi oleh sosial dan budaya yang dipercayai sehingga memengaruhi keputusan ibu untuk memilih tetap menyusui atau tidak sama sekali di periode awal postpartum. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi makna pengalaman ibu untuk tetap menyusui bayi dengan BBLR. Penelitian kualitatif ini dengan pendekatan fenomenologi. Tujuh orang partisipan adalah ibu yang pernah menyusui bayi BBLR. Pengumpulan data dilakukan …


Pendidikan Kesehatan Reproduksi Formal Dan Hubungan Seksual Pranikah Remaja Indonesia, Anggriyani Wahyu Pinandari, Siswanto Agus Wilopo, Djauhar Ismail Aug 2015

Pendidikan Kesehatan Reproduksi Formal Dan Hubungan Seksual Pranikah Remaja Indonesia, Anggriyani Wahyu Pinandari, Siswanto Agus Wilopo, Djauhar Ismail

Kesmas

Transisi demografi kedua akan terjadi di Indonesia dan ditandai dengan revolusi seksual dan reproduksi. Masalah potensial di masa ini adalah peningkatan perilaku seksual pranikah, kehamilan yang tidak diinginkan, infeksi menular seksual dan penyalahgunaan obat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pendidikan kesehatan reproduksi formal terhadap penundaan hubungan seksual pranikah pada remaja dan dewasa muda Indonesia. Penelitian potong lintang yang dianalisis sebagai kohort retrospektif menggunakan data Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia tahun 2012 (10.980 laki-laki dan 8.902 perempuan). Efek pendidikan kesehatan reproduksi formal terhadap penundaan perilaku hubungan seksual dianalisis menggunakan kurva kaplan meier, uji log-rank, dan uji chi square, sedangkan analisis …


Analisis Sif Kerja, Masa Kerja, Dan Budaya K3 Dengan Fungsi Paru Pekerja Tambang Batu Bara, Qomariyatus Sholihah, Aprizal Satria Hanafi, Wanti Wanti, Ahmad Alim Bachri, Sutarto Hadi Aug 2015

Analisis Sif Kerja, Masa Kerja, Dan Budaya K3 Dengan Fungsi Paru Pekerja Tambang Batu Bara, Qomariyatus Sholihah, Aprizal Satria Hanafi, Wanti Wanti, Ahmad Alim Bachri, Sutarto Hadi

Kesmas

Penambangan batu bara merupakan salah satu sumber pencemaran udara berupa partikel debu batu bara yang dapat mengganggu kesehatan pernapasan bila terhirup manusia. Risiko kerja yang sering terjadi dapat berasal dari faktor pekerjaan atau perilaku pekerja sendiri, di antaranya sif kerja dan masa kerja. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan sif kerja, masa kerja, dan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dengan fungsi paru pekerja tambang batu bara. Penelitian ini merupakan desain kasus kontrol dengan jumlah masing-masing sampel untuk kasus dan kontrol sebesar 178 responden. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober November 2014 di PT. X Kalimantan Selatan. Hasil penelitian berdasarkan uji …


Sikap Remaja Terhadap Keperawanan Dan Perilaku Seksual Dalam Berpacaran, Desi Rusmiati, Sutanto Priyo Hastono Aug 2015

Sikap Remaja Terhadap Keperawanan Dan Perilaku Seksual Dalam Berpacaran, Desi Rusmiati, Sutanto Priyo Hastono

Kesmas

Laporan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2007 dan 2012 menunjukkan terjadinya penurunan jumlah remaja yang memiliki sikap positif terhadap pentingnya mempertahankan keperawanan bagi seorang perempuan. Dari laporan yang sama juga diketahui adanya peningkatan perilaku seksual remaja dalam hal berpegangan tangan, berciuman bibir, petting, dan melakukan hubungan seksual. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan adanya hubungan antara sikap remaja terhadap keperawanan dengan perilaku seksual dalam berpacaran dengan melibatkan usia, jenis kelamin, pendidikan, tempat tinggal, usia pertama kali pacaran, pengetahuan, dan pengaruh teman sebaya sebagai variabel perancu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan potong lintang menggunakan model faktor risiko dari …


Asma Pada Anak Indonesia: Penyebab Dan Pencetus, Ika Dharmayanti, Dwi Hapsari, Khadijah Azhar May 2015

Asma Pada Anak Indonesia: Penyebab Dan Pencetus, Ika Dharmayanti, Dwi Hapsari, Khadijah Azhar

Kesmas

Asma merupakan penyakit kronis yang dapat mengganggu kualitas hidup. Hingga saat ini, jumlah penderita asma semakin meningkat termasuk di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian asma dan pencetus asma pada anak usia 6 - 14 tahun di Indonesia. Metode penelitian adalah desain potong lintang dengan menggunakan data Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 di 33 provinsi di Indonesia. Variabel bebas adalah karakteristik responden, faktor lingkungan, dan perilaku merokok anak dan orangtua. Hasil analisis menunjukkan bahwa jenis kelamin laki-laki, kondisi sosial ekonomi rendah, riwayat asma pada orangtua, anak yang merokok atau pernah merokok, dan orangtua yang merokok …


Prehipertensi Pada Obesitas Abdominal, Lia Churniawati, Santi Martini, Catharina Umbul Wahyuni May 2015

Prehipertensi Pada Obesitas Abdominal, Lia Churniawati, Santi Martini, Catharina Umbul Wahyuni

Kesmas

Prehipertensi banyak terjadi pada penderita obesitas abdominal. Prevalensi obesitas abdominal di Kabupaten Gresik sebesar 21,5%. Kepatuhan diet penderita prehipertensi dengan obesitas abdominal diperlukan untuk mengurangi risiko terjadinya hipertensi. Prehipertensi dan hipertensi berhubungan dengan pelbagai komplikasi pada hampir seluruh organ. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan prehipertensi pada obesitas abdominal di Kabupaten Gresik. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Gresik pada November 2013 - November 2014 dengan rancangan penelitian potong lintang. Responden adalah pasien yang datang ke unit rawat jalan puskesmas yang diambil secara konsekutif sejumlah 74 orang. Responden berusia antara 25 - 64 tahun, mengalami obesitas abdominal, tidak hamil, tidak hipertensi, …


Peran Kepemimpinan, Modal Sosial, Akses Informasi Serta Petugas Dan Fasilitator Kesehatan Dalam Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan, Endang Sutisna Sulaeman, Bhisma Murti, Waryana Waryana May 2015

Peran Kepemimpinan, Modal Sosial, Akses Informasi Serta Petugas Dan Fasilitator Kesehatan Dalam Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan, Endang Sutisna Sulaeman, Bhisma Murti, Waryana Waryana

Kesmas

Faktor internal komunitas yang berperan dalam pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan adalah kepemimpinan dan modal sosial, sedangkan faktor eksternal komunitas yang berperan adalah akses informasi kesehatan, petugas dan fasilitator kesehatan. Tujuan penelitian adalah mengetahui dan menganalisis peran kepemimpinan, modal sosial, akses informasi kesehatan, petugas, dan fasilitator kesehatan dalam pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan. Desain penelitian adalah potong lintang dengan pendekatan penelitian kualitatif melalui metode studi kasus terpancang. Penelitian dilakukan selama tiga bulan di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur dengan mengambil dua desa, yaitu Desa Bulus di Kecamatan Bandung dan Desa Tanggul Kundung di Kecamatan Besuki tahun 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kepemimpinan …


Profil Rujukan Kasus Nonspesifik Pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Primer, Elda Nazriati, Nuzelly Husnedi May 2015

Profil Rujukan Kasus Nonspesifik Pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Primer, Elda Nazriati, Nuzelly Husnedi

Kesmas

Salah satu indikator kualitas fasilitas kesehatan tingkat primer (FKTP) adalah rendahnya rujukan nonspesialistik. Rujukan nonspesialistik adalah rujukan dari 144 penyakit yang seharusnya dapat diatur di FKTP. Kenyataannya, masih banyak kasus nonspesialistik yang dirujuk ke fasilitas kesehatan sekunder. Penelitian deskriptif dengan metode campuran kuantitatif dan kualitatif ini bertujuan untuk mengetahui pola dan penyebab kasus penyakit nonspesialistik yang dirujuk ke fasilitas kesehatan tingkat sekunder di Kota Pekanbaru. Gambaran kasus penyakit nonspesialistik dikumpulkan dari data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan Kota Pekanbaru periode Desember 2014 - April 2015, sedangkan faktor penyebab rujukan diperoleh dari focus group discussion yang diikuti oleh 40 dokter berdasarkan …


Perilaku Seksual Berisiko Pengguna Narkotika, Rico Januar Sitorus, Merry Natalia May 2015

Perilaku Seksual Berisiko Pengguna Narkotika, Rico Januar Sitorus, Merry Natalia

Kesmas

Penyalahgunaan narkotika yang melakukan hubungan seksual sebelum menikah, dan berganti-ganti mitra seksual merupakan perilaku berisiko. Masalah yang diakibatkan penyalahgunaan narkotika sangat kompleks, seperti masalah sosial dan kesehatan. Kecenderungan pengguna narkotika melakukan perilaku seksual dini dan tidak aman semakin memperparah kondisi kualitas hidup pecandu dan tentunya berdampak besar pada kelangsungan hidup di masa depan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui determinan perilaku seksual berisiko di kalangan pengguna narkotika. Metode penelitian adalah potong lintang menggunakan data sekunder kajian rekam medis di instalasi Medical Psikiatric Evaluation di rumah sakit ketergantungan obat (RSKO) Jakarta tahun 2013. Populasi penelitian adalah pasien ketergantungan narkotika yang dirawat inap …


Stigma Masyarakat Terhadap Orang Dengan Hiv/Aids, Zahroh Shaluhiyah, Syamsulhuda Budi Musthofa, Bagoes Widjanarko May 2015

Stigma Masyarakat Terhadap Orang Dengan Hiv/Aids, Zahroh Shaluhiyah, Syamsulhuda Budi Musthofa, Bagoes Widjanarko

Kesmas

Kabupaten Grobogan merupakan kabupaten dengan peningkatan kasus HIV/AIDS cukup tajam dibandingkan kabupaten lain di Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi stigma masyarakat terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA) dan faktor yang memengaruhinya. Penelitian explanatory ini dilakukan melalui pendekatan studi potong lintang dengan sampel berjumlah 300 kepala keluarga yang dipilih menggunakan sampel acak proporsional pada tiga kelurahan dengan kasus HIV tertinggi selama Agustus - September 2014. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner terstruktur. Sedangkan analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan kai kuadrat, dan multivariat menggunakan regresi logistik. Sebagian besar responden adalah laki-laki dengan tingkat pendidikan terbanyak sekolah …


Ketidaktepatan Sasaran Jamkesmas Berdasarkan Kriteria Miskin Pendataan Program Perlindungan Sosial, Umi Luthfiah, Ery Setiawan, Sindu Setia Lucia May 2015

Ketidaktepatan Sasaran Jamkesmas Berdasarkan Kriteria Miskin Pendataan Program Perlindungan Sosial, Umi Luthfiah, Ery Setiawan, Sindu Setia Lucia

Kesmas

Peserta Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) hingga tahun 2010 mencapai 76,4 juta jiwa mencakup masyarakat miskin dan tidak mampu, sedangkan peserta Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) mencapai 31,6 juta jiwa. Secara prinsip, program Jamkesda dibentuk untuk memfasilitasi masyarakat miskin dan kurang mampu di luar kuota Jamkesmas yang dibiayai oleh pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau ketepatan sasaran peserta program Jamkesmas berdasarkan kriteria miskin Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS). Sumber data yang digunakan adalah data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2012. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh rumah tangga di Indonesia tahun 2012. Sampel penelitian adalah rumah tangga terpilih dari masing-masing …


Pola Konsumsi Dengan Terjadinya Sindrom Metabolik, Suhaema Suhaema, Herta Masthalina May 2015

Pola Konsumsi Dengan Terjadinya Sindrom Metabolik, Suhaema Suhaema, Herta Masthalina

Kesmas

Terjadinya sindrom metabolik diduga berhubungan dengan pergeseran gaya hidup masyarakat yang berubah menuju masyarakat modern, dari mengonsumsi makanan tradisional beralih ke makanan instan dan kebaratbaratan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi sindrom metabolik dan determinannya dari pola konsumsi, meliputi konsumsi sayur dan buah serta pola makan makanan manis, asin, berlemak, lauk hewani berpengawet, dan penggunaan penyedap. Penelitian ini merupakan bagian dari analisis lanjut data Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 dengan desain potong lintang. Jumlah sampel setelah pembobotan adalah 1.878.578 orang dengan kriteria berusia 18 tahun ke atas. Pengumpulan data pola konsumsi, antropometri, klinis, dan biomedis telah dilakukan. Analisis data menggunakan …


Cemaran Mikroba Escherichia Coli Dan Total Bakteri Koliform Pada Air Minum Isi Ulang, Rolan Sudirman Pakpahan, Intje Picauly, I Nyoman W. Mahayasa May 2015

Cemaran Mikroba Escherichia Coli Dan Total Bakteri Koliform Pada Air Minum Isi Ulang, Rolan Sudirman Pakpahan, Intje Picauly, I Nyoman W. Mahayasa

Kesmas

Jumlah layanan air minum melalui depot air minum di Kota Kupang meningkat dengan rata-rata 1,44 setiap tahun sejak 2010, sementara tidakterdapat jaminan kualitas air minum isi ulang memenuhi syarat setiap saat. Hasil pemeriksaan sampel air minum isi ulang di Kota Kupang tahun 2013 menunjukkan 37,5% tercemar mikroba. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis cemaran mikroba dan mengetahui determinan cemaran Escherichia coli (E. coli) dan total koliform pada air minum isi ulang. Penelitian ini menggunakan desain studi potong lintang periode Januari Maret 2015. Populasi penelitian berjumlah 51 depot air minum yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat, analisis …


Studi Intervensi Klaster Kawasan Tanpa Rokok Pada Tingkat Rumah Tangga, Najmah Najmah, Fenny Etrawati, Yeni Yeni, Feranita Utama May 2015

Studi Intervensi Klaster Kawasan Tanpa Rokok Pada Tingkat Rumah Tangga, Najmah Najmah, Fenny Etrawati, Yeni Yeni, Feranita Utama

Kesmas

Perilaku merokok memberikan dampak negatif, baik bagi perokok aktif maupun pasif, ditinjau dari sudut pandang kesehatan maupun ekonomi. Regulasi mengenai Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang telah diterbitkan belum ada yang mengatur mengenai penerapan KTR di tingkat rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perubahan perilaku melalui intervensi terpadu KTR pada tingkat rumah tangga. Penelitian dilakukan pada bulan Juli - September 2014 menggunakan desain cluster trial pada empat desa di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Selanjutnya, 200 sampel kepala keluarga dipilih melalui metode cluster random sampling. Intervensi yang dilakukan meliputi konseling terpadu, pemberian permen pengganti rokok, dan tabungan sehat. Hasil penelitian …


Akses Jaminan Kesehatan Nasional Pada Pekerja Seks Perempuan, Ni Made Sri Nopiyani, Putu Ayu Indrayathi, Rina Listyowati, I Ketut Suarjana, Pande Putu Januraga May 2015

Akses Jaminan Kesehatan Nasional Pada Pekerja Seks Perempuan, Ni Made Sri Nopiyani, Putu Ayu Indrayathi, Rina Listyowati, I Ketut Suarjana, Pande Putu Januraga

Kesmas

Pekerja seks perempuan (PSP) merupakan kelompok yang termarginalkan secara sosial dan memiliki kerentanan yang tinggi terhadap masalah kesehatan. Upaya perluasan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada PSP masih terbatas sehingga penting dilakukan untuk mendukung pencapaian universal health coverage. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai akses JKN pada PSP di Denpasar. Penelitian ini merupakan studi kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 15 orang PSP dan empat orang mucikari di Denpasar pada Agustus hingga Oktober 2014. Hasil wawancara diolah dengan analisis tematik. Kerangka analisis yang digunakan adalah The Health Access Livelihood Framework. Kepemilikan JKN pada PSP di Denpasar masih rendah, meskipun …


Pengaruh Teknik Marmet Terhadap Kelancaran Air Susu Ibu Dan Kenaikan Berat Badan Bayi, Anita Widiastuti, Siti Arifah, Wiwin Renny Rachmawati May 2015

Pengaruh Teknik Marmet Terhadap Kelancaran Air Susu Ibu Dan Kenaikan Berat Badan Bayi, Anita Widiastuti, Siti Arifah, Wiwin Renny Rachmawati

Kesmas

Bayi lahir cukup bulan memiliki naluri menyusu 20 - 30 menit setelah dilahirkan. Namun, fakta menunjukkan produksi dan ejeksi air susu ibu (ASI) yang sedikit di hari-hari pertama menyebabkan banyak ibu yang mengalami ketidakefektifan proses menyusui. Tidak terproduksinya ASI diakibatkan karena kurangnya rangsangan hormon prolaktin. Teknik marmet merupakan perpaduan memerah dan memijat payudara pada ibu nifas yang dapat merangsang hormon pada proses menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh teknik marmet dengan masase payudara pada ibu nifas tiga hari postpartum terhadap kelancaran ASI dan kenaikan berat badan bayi. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental bentuk perbandingan kelompok statistik yang dilakukan …


Efektivitas Ovitrap Bambu Terhadap Jumlah Jentik Aedes Sp Yang Terperangkap, Wiwit Aditama, Zulfikar Zulfikar May 2015

Efektivitas Ovitrap Bambu Terhadap Jumlah Jentik Aedes Sp Yang Terperangkap, Wiwit Aditama, Zulfikar Zulfikar

Kesmas

Demam berdarah dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Banda Aceh. Banda Aceh merupakan daerah endemik DBD dengan meningkatnya angka kejadian dan case fatality rate setiap tahun. Insiden tertinggi DBD berada di Kecamatan Baiturrahman dengan angka kejadian 120 per 100.000 penduduk dan tertinggi kedua adalah Kecamatan Jaya Baru dengan angka kejadian 84 per 100.000 penduduk. Keberadaan larva Aedes sp di masyarakat merupakan salah satu indikator populasi nyamuk Aedes aegypti di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah jentik nyamuk Aedes sp yang terperangkap pada masing-masing wadah ovitrap (tempurung kelapa, gelas plastik, dan potongan bambu) serta tingkat kepadatan jentik …


Efektivitas Collaborative Governance Dalam Pelayanan Komprehensif Berkesinambungan Untuk Menanggulangi Hiv/Aids, Argyo Demartoto May 2015

Efektivitas Collaborative Governance Dalam Pelayanan Komprehensif Berkesinambungan Untuk Menanggulangi Hiv/Aids, Argyo Demartoto

Kesmas

Di tingkat nasional dan daerah telah terdapat kebijakan publik, program dan kegiatan untuk menanggulangi HIV/AIDS, namun jumlah kasus HIV/AIDS meningkat setiap tahun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas collaborative governance antarpemangku kepentingan dalam pelayanan komprehensif berkesinambungan untuk menanggulangi HIV/AIDS di Kota Surakarta. Penelitian ini merupakan studi kasus jenis exploratory. Informan ditentukan dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan pada 2 Juli – 2 September 2013 dengan wawancara mendalam, observasi, focus group discussion, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberi dan penerima layanan berperan dalam penanggulangan HIV/AIDS sesuai tugas dan fungsinya masing-masing. Program pencegahan …


Bioindikator Cemaran Timbal Pada Rambut Masyarakat Sekitar Kilang Minyak, Sukar Sukar, Suharjo Suharjo Feb 2015

Bioindikator Cemaran Timbal Pada Rambut Masyarakat Sekitar Kilang Minyak, Sukar Sukar, Suharjo Suharjo

Kesmas

Timbal atau Plumbum (Pb) bersifat toksik, karsinogenik, bioakumulator dan biomagnifikasi. Bioakumulasi Timbal dari media lingkungan dapat terjadi pada kuku, hati, dan rambut. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor risiko kejadian bioindikator timbal rambut masyarakat di kawasan industri minyak. Penelitian dilakukan pada tahun 2012 di Kota Dumai, Provinsi Riau. Rancangan penelitian khusus pencemaran lingkungan 2012 adalah type- 1 health study, yang disarankan US Agency for Toxic Substances and Drugs Registry (ATSDR). Analisis statistik bivariat dengan uji kai kuadrat. Populasi penelitian adalah penduduk Kota Dumai yang tinggal di desa Jayamukti, Tanjung Palas, Mekarsari, dan Bukit Timah. Sejumlah 110 ibu rumah tangga diambil dengan …


Risiko Ergonomi Ketidaksesuaian Desain Dan Ukuran Tempat Duduk Sepeda Motor Terhadap Antropometri Pada Mahasiswa, Zulkifli Djunaidi, Rahmadani Arnur Feb 2015

Risiko Ergonomi Ketidaksesuaian Desain Dan Ukuran Tempat Duduk Sepeda Motor Terhadap Antropometri Pada Mahasiswa, Zulkifli Djunaidi, Rahmadani Arnur

Kesmas

Transportasi merupakan hal yang sangat dibutuhkan dalam menunjang pembangunan nasional. Belum baiknya sistem transportasi massal di Indonesia, membuat masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi, seperti sepeda motor yang praktis dan ekonomis untuk digunakan. Namun, dalam menggunakan sepeda motor, aspek ergonomi dan kenyamanan bagi pengendara perlu untuk diperhatikan. Desain dan ukuran tempat duduk sepeda motor yang tidak sesuai dengan antropometri duduk statis pengendara dapat menimbulkan kelelahan pada pengendara dan mengakibatkan terjadinya kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui risiko ergonomi dari ketidaksesuaian antara desain dan ukuran tempat duduk sepeda motor dengan antropometri duduk statis. Untuk menganalisis risiko ergonomi, dilakukan penelitian …


Pengaruh Faktor Personal Berpengaruh Terhadap Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara, Rosdarni Rosdarni, Djaswadi Dasuki, Sumarni Djoko Waluyo Feb 2015

Pengaruh Faktor Personal Berpengaruh Terhadap Perilaku Seksual Pranikah Pada Remaja Di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara, Rosdarni Rosdarni, Djaswadi Dasuki, Sumarni Djoko Waluyo

Kesmas

Perilaku seksual pranikah yang tinggi pada remaja disebabkan oleh faktor personal seperti pengetahuan kesehatan seksual, Infeksi Menular Seksual (IMS) dan HIV / AIDS, sikap terhadap seksualitas, harga diri dan efikasi diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor personal seperti pengetahuan tentang kesehatan seksual, IMS dan HIV / AIDS, sikap, harga diri dan efikasi diri terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja di Kota Kendari yang diukur melalui kuesioner dan wawancara mendalam. Desain penelitian adalah studi potong lintang dengan jumlah sampel 200 remaja yang berasal dari empat sekolah negeri di Kota Kendari mulai dari Agustus sampai dengan Oktober 2014. Analisis regresi …


Model Pengendalian Faktor Risiko Stunting Pada Anak Bawah Tiga Tahun, Erna Kusumawati, Setiyowati Rahardjo, Hesti Permata Sari Feb 2015

Model Pengendalian Faktor Risiko Stunting Pada Anak Bawah Tiga Tahun, Erna Kusumawati, Setiyowati Rahardjo, Hesti Permata Sari

Kesmas

Stunting merupakan masalah gizi, terbukti data pemantauan status gizi Kabupaten Banyumas 2012 prevalensi stunting sebesar 28,37% dan prevalensi tertinggi (41,6%) di Puskesmas Kedungbanteng. Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor risiko terkait faktor anak, ibu, lingkungan terhadap stunting bawah tiga tahun (batita) agar dapat dikembangkan model pengendaliannya. Penelitian menggunakan desain kasus kontrol, populasi adalah seluruh anak usia 6 sampai 36 bulan di Puskesmas Kedungbanteng Kabupaten Banyumas selama enam bulan tahun 2013. Sampel kasus adalah 50 batita stunting, sampel kontrol adalah 50 batita status normal. Teknik pengambilan sampel kasus diambil dari tujuh desa yang terbanyak stuntingnya, sedangkan kontrol adalah batita normal tetangga terdekat …


Asi Eksklusif Dan Persepsi Ketidakcukupan Asi, Adila Prabasiwi, Sandra Fikawati, Ahmad Syafiq Feb 2015

Asi Eksklusif Dan Persepsi Ketidakcukupan Asi, Adila Prabasiwi, Sandra Fikawati, Ahmad Syafiq

Kesmas

Persepsi ketidakcukupan air susu ibu (PKA) adalah keadaan ibu merasa ASI-nya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan bayinya. PKA merupakan salah satu penyebab utama kegagalan ASI eksklusif di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor paling dominan berhubungan dengan PKA di Kecamatan Tegal Selatan dan Kecamatan Margadana, Kota Tegal tahun 2014. Penelitian ini merupakan penelitian primer dengan desain studi potong lintang. Sampel berjumlah 88 ibu dari bayi berusia 0 - 6 bulan yang dipilih secara purposive sampling. Status gizi ibu dilihat dari kenaikan berat badan ibu sewaktu hamil apakah sesuai dengan rekomendasi dari Institute of Medicine. Asupan energi ibu saat laktasi …


Lama Merokok Dan Jumlah Konsumsi Rokok Terhadap Trombosit Pada Laki-Laki Perokok Aktif, Rini Sundari, Dinyar Supiadi Widjaya, Aditya Nugraha Feb 2015

Lama Merokok Dan Jumlah Konsumsi Rokok Terhadap Trombosit Pada Laki-Laki Perokok Aktif, Rini Sundari, Dinyar Supiadi Widjaya, Aditya Nugraha

Kesmas

Jumlah perokok dan jumlah rokok yang dikonsumsi mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Rokok dapat memengaruhi trombosit yang dapat menyebabkan gangguan kardiovaskular. Penelitian ini merupakan penelitian potong lintang yang bertujuan untuk menganalisis lama merokok dan jumlah rokok yang dikonsumsi terhadap jumlah trombosit, mean platelet volume (MPV), platelet distribution width (PDW), platelet crit (PCT), dan platelet large cell ratio (PLCR). Penelitian dilakukan di Pabrik Garmen Cimahi pada tahun 2014 yang diikuti oleh 31 laki-laki perokok aktif berusia 19 - 50 (32,97 + 10,28) tahun, 70,9% di antaranya sebagai perokok sedang. Analisis data dilakukan secara deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji korelasi …