Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®
Social Influence and Political Communication Commons™
Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®
- Discipline
-
- International and Intercultural Communication (205)
- Gender, Race, Sexuality, and Ethnicity in Communication (204)
- Arts and Humanities (3)
- Communication Technology and New Media (3)
- Critical and Cultural Studies (3)
-
- Social Media (2)
- Civic and Community Engagement (1)
- Community Health (1)
- Comparative Politics (1)
- Digital Humanities (1)
- Film and Media Studies (1)
- Journalism Studies (1)
- Mass Communication (1)
- Medicine and Health Sciences (1)
- Mental and Social Health (1)
- Nonprofit Studies (1)
- Organizational Communication (1)
- Other Film and Media Studies (1)
- Political Science (1)
- Public Affairs (1)
- Public Affairs, Public Policy and Public Administration (1)
- Public Health (1)
- Public Health Education and Promotion (1)
- Public Relations and Advertising (1)
- Sociology (1)
- Keyword
-
- Social media (11)
- Identity (4)
- Indonesia (4)
- Women (4)
- Communication (3)
-
- Covid-19 (3)
- Culture (3)
- Digital media (3)
- Gender (3)
- Post-truth (3)
- Adolescents (2)
- Agenda setting (2)
- Alternative media (2)
- Cyberbullying (2)
- Digital ethnography (2)
- Disaster (2)
- E-commerce (2)
- Election (2)
- Exposure (2)
- Health communication (2)
- Influencer (2)
- Instagram (2)
- Interaction (2)
- Intercultural communication (2)
- Mass media (2)
- Media (2)
- Media sosial (2)
- Nationalism (2)
- Political communication (2)
- Political knowledge (2)
Articles 181 - 210 of 212
Full-Text Articles in Social Influence and Political Communication
Horor Kampungan Versus Moralitas Populer: Mempertanyakan Definisi Film Nasional Yang Bermutu, Meg Downes
Horor Kampungan Versus Moralitas Populer: Mempertanyakan Definisi Film Nasional Yang Bermutu, Meg Downes
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
No abstract provided.
Kegagalan Televisi Berjaringan Dan Dampaknya Pada Demokrasi Di Indonesia, Ade Armando
Kegagalan Televisi Berjaringan Dan Dampaknya Pada Demokrasi Di Indonesia, Ade Armando
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
No abstract provided.
Klik Yang Tak Memantik: Aktivisme Media Sosial Di Indonesia, Merlyna Lim
Klik Yang Tak Memantik: Aktivisme Media Sosial Di Indonesia, Merlyna Lim
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
No abstract provided.
Pembingkaian Gaya Hidup Sehat Dalam Pemanfaatan Konvergensi Media, Donna Asteria
Pembingkaian Gaya Hidup Sehat Dalam Pemanfaatan Konvergensi Media, Donna Asteria
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
No abstract provided.
Representasi “Bhinneka Tunggal Ika” Dalam Televisi Indonesia, Zane Goebel
Representasi “Bhinneka Tunggal Ika” Dalam Televisi Indonesia, Zane Goebel
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
No abstract provided.
Film Indonesia Di Antara Krisis Dan Kesempatan, Makbul Mubarak
Film Indonesia Di Antara Krisis Dan Kesempatan, Makbul Mubarak
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
No abstract provided.
Dialektika Representasi Budaya Jawa: Hegemoni Kaidah Dasar Kehidupan Masyarakat Jawa Dalam Lirik Lagu Jogja Hip-Hop Foundation, P. Tommy Pamungkas
Dialektika Representasi Budaya Jawa: Hegemoni Kaidah Dasar Kehidupan Masyarakat Jawa Dalam Lirik Lagu Jogja Hip-Hop Foundation, P. Tommy Pamungkas
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
No abstract provided.
Buku Pengembangan Diri Islami, Kepengaturan, Dan Ideologi Islam, Hariyadi Hariyadi
Buku Pengembangan Diri Islami, Kepengaturan, Dan Ideologi Islam, Hariyadi Hariyadi
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
No abstract provided.
Agama Dan Adopsi Media Baru: Penggunaan Internet Oleh Gerakan Salafisme Di Indonesia, Asep Muhamad Iqbal
Agama Dan Adopsi Media Baru: Penggunaan Internet Oleh Gerakan Salafisme Di Indonesia, Asep Muhamad Iqbal
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
Dengan memfokuskan analisisnya atas kasus Salafisme di Indonesia dan internet, tulisan iniberargumen bahwa tidaklah akurat pandangan yang menyatakan adanya ketidaksejalananantara internet dan agama yang sebenarnya lebih didasarkan pada teori sekularisasi yangmenekankan ketidaksepadanan hakiki antara agama dan modernitas. Internet pada kenyataannya menyediakan peluang-peluang baru yang ternyata disambut dengan baik oleh komunitas agama dan dijadikannya bagian dari budayanya sesuai kepentingan dan kebutuhannya. Media baru ini telah memberikan manfaat bagi agama dengan kemampuannya menjadi fasilitas dan alat baru bagi kepentingan agama dan penganutnya. Respon positif agama ini terlihat dalam penggunaan internet oleh Salafis yang dapat dikategorikan dalam empat bentuk penggunaan: ideologis, polemis, kontekstual, …
Blog Sebagai Medium Karya Fiksi Erotis Penggemar K-Pop Di Indonesia, Afra Suci Ramadhan
Blog Sebagai Medium Karya Fiksi Erotis Penggemar K-Pop Di Indonesia, Afra Suci Ramadhan
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
No abstract provided.
Mendefinisikan Ulang Film Indie: Deskripsi Perkembangan Sinema Independen Indonesia, Idola P. Putri
Mendefinisikan Ulang Film Indie: Deskripsi Perkembangan Sinema Independen Indonesia, Idola P. Putri
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
No abstract provided.
Menjalin Interaksi Dengan Konsumen Melalui Facebook: Analisis Terhadap Tiga Brand Perangkat Elekronik Laptop, Snezana Swasti Brodjonegoro, Amelia Virginia
Menjalin Interaksi Dengan Konsumen Melalui Facebook: Analisis Terhadap Tiga Brand Perangkat Elekronik Laptop, Snezana Swasti Brodjonegoro, Amelia Virginia
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
No abstract provided.
Mengurai Ketegangan Antara Kesalehan Dan Seni-Budaya, Ekky Imanjaya
Mengurai Ketegangan Antara Kesalehan Dan Seni-Budaya, Ekky Imanjaya
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
No abstract provided.
Hasrat Untuk Mati: Eksplorasi Tema Bunuh Diri Di Tempat Umum Dalam Novel Lenka, Dewi Anggraeni
Hasrat Untuk Mati: Eksplorasi Tema Bunuh Diri Di Tempat Umum Dalam Novel Lenka, Dewi Anggraeni
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
Terinspirasi oleh sejumlah kasus bunuh diri di pusat-pusat perbelanjaan (mall) di Jakarta pada2009, 17 penulis bekerja bersama untuk menulis sebuah novel berjudul Lenka dengan menjadikan kasus bunuh diri di tempat umum sebagai tema sentral. Tulisan ini mencermati bagaimana novel sebagai salah satu wujud media terbitan (publishing media) mengeksploitasi satu bagian realitas melalui proses kreatif dan mampu menyodorkan perspektif berbeda akan motif bunuh diri di tempat umum. Selain itu, aspek-aspek fiktif dalam novel dapat dimanfaatkan untuk mencermati kompleksitas di balik kasus bunuh diri yang tidak tereksplorasi oleh media massa. Tulisan ini juga mencoba menyentuh satu isu besar berkaitan dengan upaya tiada …
Televisi Lokal: Antara Kepentingan Korporat Dan Fungsi Sosial, Bram Hendrawan
Televisi Lokal: Antara Kepentingan Korporat Dan Fungsi Sosial, Bram Hendrawan
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
Kebanyakan studi mengenai televisi lokal di Indonesia fokus pada televisi sebagai mediumkonstruksi ruang publik dan identitas budaya. Pendekatan sosial ini melewatkan karakter penting yaitu komersialitas. Penelitian ini menelaah strategi korporat (struktur kepemilikan, perluasan wilayah siaran dan sumber pemasukan) yang dilakukan oleh dua televisi lokal swasta di Yogyakarta dan Solo: Jogja TV dan TATV. Pertanyaan utama yang diajukan adalah apakah strategi korporasi yang diterapkan membatasi fungsi sosial dari televisi lokal dan bagaimana ini bisa terjadi? Dalam artikel ini penulis beragumen bahwa strategi korporat kedua stasiun televisi ini membatasi potensi yang ada untuk menjalankan fungsi sosial televisi lokal sebagaimana diidamkan para pendukungnya. …
Representasi Warga Tionghoa Dan Kecinaan Dalam Media Kontemporer Indonesia, Ezmieralda Melissa
Representasi Warga Tionghoa Dan Kecinaan Dalam Media Kontemporer Indonesia, Ezmieralda Melissa
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
Seiring dengan berkembangnya teknologi transportasi dan komunikasi di era globalisasi ini, proses hibriditas budayapun berlangsung dengan cepat. Di satu sisi, kondisi ini mendorong orang-orang untuk mengenal dan belajar tentang berbagai budaya yang ada dalam masyarakat modern kita. Di sisi lain, kondisi ini juga mengangkat sejumlah permasalahan penting, seperti munculnya kesalahpahaman dan diskriminasi terhadap kelompok minoritas. Sejak jatuhnya rezim Soeharto pada tahun 1998, banyak kelompok yang dulunya tertindas, termasuk etnis Tionghoa, muncul dan membuat diri mereka didengar pada era demokrasi baru bangsa ini. Seiring peraturan pemerintah baru yang memperbolehkan kelompok ini untuk mempraktikkan budaya mereka tanpa batasanbatasan tertentu, kondisi masyarakat Tionghoa …
‘Kami Juga Punya Suara’: Dunia Blogging Buruh Migran Indonesia Di Hong Kong Sebagai Politik Budaya, Pratiwi Retnaningdyah
‘Kami Juga Punya Suara’: Dunia Blogging Buruh Migran Indonesia Di Hong Kong Sebagai Politik Budaya, Pratiwi Retnaningdyah
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
Buruh migran domestik merupakan sosok yang sudah lama diperdebatkan sebagai kelompok perempuan yang paling dieksploitasi dan disubordinasi dalam konteks pembagian kerja di dunia kapitalisme global. Meskipun demikian, mereka sebenarnya aktif terlibat dalam berbagai kegiatan untuk bernegosiasi dengan struktur kekuasaan di pasar kerja transnasional. Tulisan ini mengulas bagaimana dan mengapa literasi digital memiliki peranan penting dalam kiprah Buruh Migran Indonesia (BMI). Saya berargumen bahwa BMI aktif melakukan 'reverse discourse’ secara individu dan kolektif untuk memperjuangan nilai dan legitimasi BMI melalu dunia blogging. Sebagai upaya untuk merekonstruksi identitas dan memberdayakan komunitas, dunia blogging adalah politik budaya, di mana identitas buruh migran dimaknai …
Identitas Kelompok Disabilitas Dalam Media Komunitas Online: Studi Mengenai Pembentukan Pesan Identitas Disabilitas Dalam Kartunet.Com, Aulia Dwi Nastiti
Identitas Kelompok Disabilitas Dalam Media Komunitas Online: Studi Mengenai Pembentukan Pesan Identitas Disabilitas Dalam Kartunet.Com, Aulia Dwi Nastiti
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
Media komunitas dapat memberikan ruang bagi kelompok yang terpinggirkan untuk membentuk pesan mereka sendiri. Melalui media komunitas Kartunet.com, sekelompok anak muda tunanetra yang tergabung dalam komunitas Kartunet berupaya mengkonstruksi identitas kelompok disabilitas dalam berbagai pesan yang mereka suarakan. Kartunet merupakan komunitas yang digerakkan oleh anak muda tunanetra untuk memberdayakan penyandang disabilitas. Penelitian ini signifkan untuk menunjukkan bagaimana media komunitas, khususnya dalam medium online, beroperasi dalam memberikan ruang bagi kelompok marjinal. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode wawancara mendalam dan observasi semi-partisipatif ke dalam komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan identitas kelompok disabilitas merupakan proses bertahap dari identitas personal, identitas komunitas, dan …
Mendukung Pariwisata Domestik Melalui Komunitas Perjalanan Online, Anis Hamidati
Mendukung Pariwisata Domestik Melalui Komunitas Perjalanan Online, Anis Hamidati
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
Di antara komunitas global saat ini, menjadi sebuah tren bagi mereka yang berada dalamrentang usia produktif untuk melakukan backpacking travel sebagai bagian dari gayahidup. Tantangan yang muncul dari kondisi infrastruktur yang buruk atau ketersediaaninformasi yang tidak memadai tentang daerah tujuan wisata tidak lagi menjadi hambatanuntuk komunitas perjalanan dikarenakan mereka telah terinformasi dengan baik melaluikegiatan berbagi informasi secara online. Mereka berbagi pengalaman masing-masinglewat blog, mailing list, wiki, vlog, photo sharing, dan sebagainya. Alhasil Web 2.0 menjadisemakin berpengaruh sebagai cara untuk bertukar informasi di antara wisatawan. Peningkatan kesadaran akan keindahan daerah tujuan wisata domestik melalui proses berbagi oleh para wisatawan mungkin sekali …
Analisis Isi: Sebuah Pengantar Metodologi Yang Mendalam Dan Kaya Dengan Contoh, Hendriyani Hendriyani
Analisis Isi: Sebuah Pengantar Metodologi Yang Mendalam Dan Kaya Dengan Contoh, Hendriyani Hendriyani
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
No abstract provided.
Media Dan Identitas: Cultural Imperialism Jepang Melalui Cosplay (Studi Terhadap Cosplayer Yang Melakukan Crossdress), Ranny Rastati
Media Dan Identitas: Cultural Imperialism Jepang Melalui Cosplay (Studi Terhadap Cosplayer Yang Melakukan Crossdress), Ranny Rastati
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
Tulisan ini membahas mengenai bagaimana peran media dalam membentuk identitas cosplayer dan bagaimana identitas cosplayer yang melakukan crossdress. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, menggunakan paradigma critical-constructionism, metode studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan observasi terlibat. Konsep yang digunakan adalah konsep budaya populer termasuk di dalamnya cosplay yang merupakan salah satu bentuk soft power Jepang untuk menyebarkan budayanya ke seluruh dunia. Selain itu dilihat juga bagaimana peran media dalam pembentukan identitas, konsep identitas, konsep anak muda, serta gender dalam pakaian dan fesyen. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, ditemukan bahwa identitas seorang cosplayer dipengaruhi oleh media, …
Robert W. Mcchesney, Ilmu Komunikasi, Dan Tradisi Kritis, Ignatius Haryanto
Robert W. Mcchesney, Ilmu Komunikasi, Dan Tradisi Kritis, Ignatius Haryanto
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
Artikel ini hendak memperkenalkan seorang tokoh ilmuwan komunikasi kritis abad XX dan XXI sekaligus juga seorang aktivis, yaitu Robert W. McChesney. Chesney adalah penulis produktif yang banyak menyoroti sekaligus mengritik industri media di Amerika yang mendominasi di dalam dan luar negeri. Chesney meneruskan tradisi ilmuwan komunikasi yang telah dirintis sebelumnya oleh Herbert Schiller dan Dallas Smythe ataupun Noam Chomsky, yang utamanya mengritik struktur kepemilikan industri media, lalu juga mengritik orientasi isi media yang terlalu komersial dan sensasional. Tulisan ini barulah melakukan suatu pemetaan awal pemikiran Chesney dan akar-akar pemikiran yang mempengaruhi Chesney, salah satunya adalah Karl Marx.
This article tries …
Trik Lama Di Era Baru: Swasensor Dalam Jurnalisme Indonesia, Ross Tapsell
Trik Lama Di Era Baru: Swasensor Dalam Jurnalisme Indonesia, Ross Tapsell
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
Meskipun Indonesia telah memasuki era demokrasi dan kebebasan pers, self-censorshiptetap eksis di praktik profesional di banyak jurnalis koran Indonesia. Indonesia memilikisejarah sensor yang panjang, terutama terkait tekanan dari Pemerintah yang mendorongjurnalis untuk melakukan swasensor terhadap karya mereka. Swasensor memang telahdidorong dan dipromosikan melalui nilai-nilai yang diinternalisir dan diinstusionalisasi dibanyak publikasi koran Indonesia. Melalui wawancara dengan para jurnalis yang bekerjauntuk koran baru dan koran yang dihidupkan kembali di Indonesia, artikel ini akanmenjelaskan bagaimana praktik ini bisa berkembang dan bertahan hingga saat ini. Bila direzim Orde Baru, agen utama dalam tekanan ini adalah Pemerintah, saat ini pemilik Koran menjadi figur kuat yang …
Dramaturgi Dalam Komunikasi Politik Walikota Solo Joko Widodo, Cahyadi Indrananto
Dramaturgi Dalam Komunikasi Politik Walikota Solo Joko Widodo, Cahyadi Indrananto
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana seorang pemimpin daerah di era desentralisasi saat ini menciptakan hubungan interaktif dengan masyarakatnya dan membangun kepercayaan mereka. Penulis melakukan pengamatan berperan-serta terhadap Walikota Surakarta (Solo) Joko Widodo (Jokowi) menggunakan bingkai teori dramaturgi Erving Goffman, yang memanfaatkan metafor teater untuk menganalisis perilaku manusia (Mulyana, 2010, h.106). Penulis mendapati bahwa melalui sikap yang tidak selamanya konsisten dengan pemahaman dramaturgi, Jokowi telah melaksanakan berbagai strategi komunikasi politik di Kota Solo.
This study aims to understand ways local leaders develop an interactional relationship to induce their faith on their people and voters. For the purpose of the study, …
Konstruksi Dan Reproduksi Maskulinitas Kelompok Muda Urban Kelas Menengah (Studi Fenomenologi Di Antara Penonton Drama Korea Selatan), Raden Ayu Wulantari
Konstruksi Dan Reproduksi Maskulinitas Kelompok Muda Urban Kelas Menengah (Studi Fenomenologi Di Antara Penonton Drama Korea Selatan), Raden Ayu Wulantari
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
Karakter maskulin yang ‘lembut’, yang tumbuh dalam diri kelompok laki-laki urban kelas menengah saat ini berbeda dengan karakter maskulin yang digambarkan oleh media mainstream yang menekankan maskulinitas sebagai karakter yang tegas, keras, gagah dan macho. Kelompok muda saat ini meyakini bahwa laki-laki itu boleh saja menangis, memiliki sensitivitas, melankolis, dan lain-lain. Akibatnya, tidak jarang masyarakat mempersepsikan bahkan mengidentikkan kelompok tersebut sebagai kurang jantan. Karakter 'lembut' tersebut sudahbanyak digambarkan oleh film Korea Selatan, namun belum banyak digambarkan oleh media Indonesia. Drama Korea Selatan telah menampilkan sisi maskulinitas laki-laki Korea Selatan apa adanya dengan menunjukkan bahwa soft emotion merupakan hal yang wajar …
Jalin Merapi: Penggunaan Media Baru Dan Gerakan Sosial Penanggulangan Bencana, Mirah Mahaswari
Jalin Merapi: Penggunaan Media Baru Dan Gerakan Sosial Penanggulangan Bencana, Mirah Mahaswari
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
mampu menjadi fasilitator gerakan sosial penanggulangan bencana di masyarakat. Secaraepistemologis, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulandata berupa wawancara – terhadap para pegiat dan relawan Jalin Merapi, observasi, danstudi dokumen. Beragam kanal media baru yang digunakan Jalin Merapi pun diteliti untukmengetahui alur informasi yang terjadi, diantaranya: SMS Gateway, Yahoo Messenger Chat, Website, Twitter, Facebook, radio streaming, dan webcam streaming. Melalui pendekatan Covergence Theory (1981), penelitian ini juga menilik isu konvergensi media yang dihadirkan oleh Jalin Merapi, dimana beragam media baru tersebut mampu menjadi konektor antarindividu – pegiat organisasi, relawan, penyintas, donatur – yang terhubung oleh pertukaran informasi. Selain itu, …
Pergeseran Budaya Komunikasi Pada Era Media Baru: Studi Kasus Penggunaan Facebook Oleh Digital Natives, Amelia Virginia
Pergeseran Budaya Komunikasi Pada Era Media Baru: Studi Kasus Penggunaan Facebook Oleh Digital Natives, Amelia Virginia
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
Sebagai sebuah media baru, Facebook memiliki platform yang berbeda dengan mediakonvensional. Platform tersebut dapat memberikan implikasi pada budaya komunikasipenggunanya, dalam penelitian ini digital natives. Sebagai generasi fasih menggunakanteknologi media baru, digital natives menggunakan Facebook sebagai sebuah mediakomunikasi. Melihat fenomena di atas, penelitian ini bermaksud untuk mengeksplorasipergeseran budaya komunikasi yang dikonstruksi oleh digital natives. Pergeseran budayaini menjadikan digital natives melakukan strategi diferensiasi media dalam berkomunikasidengan cara membedakan isi pesan dan penerima pesannya. Penelitian ini memberikan informasi mengenai nilai-nilai budaya komunikasi yang dianut oleh digital natives di Indonesia. Serta memberikan gambaran tentang budaya komunikasi yang terbentuk pada generasi muda di era media …
Resistensi Pekerja Perempuan Terhadap Dominasi Pekerja Laki-Laki Dalam Film North Country, Nur Aini Tumakaka
Resistensi Pekerja Perempuan Terhadap Dominasi Pekerja Laki-Laki Dalam Film North Country, Nur Aini Tumakaka
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
Penelitian ini membahas resistensi pekerja perempuan terhadap dominasi pekerja lakilakidalam film North Country, bertujuan untuk menjelaskan bagaimana ideologi patriarki berperan dalam menentukan identitas serta mitos kehidupan perempuan pekerja yang muncul lewat tanda dan bahasa dalam film. Pertama, penelitian ini menunjukkan bahwa pekerja perempuan mengalami ketidakadilan gender seperti kekerasan dalam rumah tangga, stereotip, dan marginalisasi. Kedua, industri Hollywood bukan hanya mewacanakan persamaan hak gender, tetapi juga sebagai media sosialisasi mengenai masa depan ekonomi tanpa batas dalam sistem kapitalisme. Ketiga, diskriminasi terhadap perempuan dalam pekerjaan disebabkan karena peran biologis dan peran ‘masyarakat’ yang dilekatkan pada perempuan. Penilaian peran yang berbeda diantara laki-laki …
Konstruksi Realitas Keotoriteran Presiden Sukarno Dalam Novel: Analisis Framing Teks Novel The Year Of Living Dangerously, Priscilla Chrisanty
Konstruksi Realitas Keotoriteran Presiden Sukarno Dalam Novel: Analisis Framing Teks Novel The Year Of Living Dangerously, Priscilla Chrisanty
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
Makalah ini berargumen bahwa novel The Year of Living mengkonstruksi realitas melalui framing image Sukarno sebagai seorang pemimpin otoriter. Hal ini diteliti melalui analisis dialog yang terjadi antara tokoh-tokoh fiktif dan narasi-narasi yang berkaitan dengan Sukarno dan Indonesia di tahun 1965. Penelitian mengungkapkan bahwa pengarang melakukan framing image otoriter terhadap Sukarno melalui metafora dan julukan negatif sehingga mengarahkan khalayak kepada sudut pandang yang diinginkan pengarang. Exemplars yang menceritakan kondisi Indonesia di tahun 1965 juga turut memperkuat framing image otoriter Sukarno.
This article argues that the novel The Year of LivingDangerously constructs reality through framing an image of Sukarno as an …
“Persinggungan Yang Riskan”: Bahasa, Permainan Kata, Dan Politik Budaya Dalam Opera Van Java Di Trans7, Liam Merrifield Prince
“Persinggungan Yang Riskan”: Bahasa, Permainan Kata, Dan Politik Budaya Dalam Opera Van Java Di Trans7, Liam Merrifield Prince
JURNAL KOMUNIKASI INDONESIA
Dalam acara televisi Opera Van Java (OVJ), sekelompok aktor mementaskan riskyencounters atau “persinggungan yang riskan” (istilah yang dipinjam dari GoenawanMohamad) dengan bahasa dan idiom budaya yang baru. Daya tarik OVJ bagi para penontonIndonesia terpusat pada cara sekelompok aktor yang menjelajahi bahasa dan idiom baruyang --melalui permainan kata dan komedi lisan-- bisa mencapai sebuah rekonsiliasi antaraunsur budaya lama dan unsur budaya baru melalui --misalnya-- dialek. Beberapa dialekini bersaing untuk hadir dan berekspresi di ruang publik. Proses sosio-budaya berupa alihbahasa merupakan sumber ketegangan dan kecemasan sosial di Indonesia sekarang. OVJmerupakan wujud budaya “baru” yang mengizinkan sebuah proses penyesuaian antara unsurbudaya tradisional dengan …