Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®

Health Services Research Commons™

Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®

Universitas Indonesia

Discipline
Keyword
Publication Year
Publication

Articles 691 - 720 of 728

Full-Text Articles in Health Services Research

Family Role Towards Smoking Behaviour Among Children In Jakarta, Wahyu Septiono, Dan Wolf Meyrowitsch Aug 2014

Family Role Towards Smoking Behaviour Among Children In Jakarta, Wahyu Septiono, Dan Wolf Meyrowitsch

Kesmas

In Indonesia, the prevalence of smoking among 5 – 9 years old children has increased from 0.4% in 2001 to 2% in 2007. Among present adults smokers (>20 years), 17% started to smoke before the age of 13 years. This study identified factors related to smoking behaviour among 8 – 12 years old children in Jakarta, Indonesia using a questionnaire based cross sectional survey to obtain smoking status and possible predictors towards smoking habit. The total sample size was 1,097 students among 3rd - 7th grade students from schools in Jakarta. Self-reported smoking status was defined as whether the …


Asupan Karbohidrat Sebagai Faktor Dominan Yang Berhubungan Dengan Kadar Gula Darah Puasa, Aprilya Roza Werdani, Triyanti Triyanti Aug 2014

Asupan Karbohidrat Sebagai Faktor Dominan Yang Berhubungan Dengan Kadar Gula Darah Puasa, Aprilya Roza Werdani, Triyanti Triyanti

Kesmas

Peningkatan kadar gula darah memicu peningkatan produksi hormon insulin yang erat hubungannya dengan diabetes melitus. Berdasarkan data Riskesdas, prevalensi diabetes melitus di Indonesia meningkat dari 1,1% (2007) menjadi 2,1% (2013). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor dominan yang berhubungan dengan kadar gula darah puasa pegawai pemberdayaan masyarakat & keluarga dan pegawai sekretariat daerah Kota Depok. Desain penelitian yang digunakan adalah potong lintang dan melibatkan 105 sampel. Variabel independen penelitian meliputi karakteristik individu, asupan zat gizi, hipertensi, aktivitas fisik, status gizi dan pengetahuan gizi. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat, analisis bivariat menggunakan uji korelasi dan uji beda dua mean, …


Asupan Vitamin D Rendah Dan Keparahan Demam Berdarah Dengue Pada Anak Usia 1-14 Tahun, Nur Siyam, Siswanto Agus Wilopo, Mohammad Hakimi Aug 2014

Asupan Vitamin D Rendah Dan Keparahan Demam Berdarah Dengue Pada Anak Usia 1-14 Tahun, Nur Siyam, Siswanto Agus Wilopo, Mohammad Hakimi

Kesmas

Demam berdarah dengue (DBD) menimbulkan syok dan kematian. Penderita DBD di Yogyakarta sebagian besar usia 1 - 12 tahun dengan DBD parah. Asupan vitamin D rendah diasumsikan penyebab DBD parah. Asumsi ini perlu dibuktikan dengan menganalisis pengaruh asupan Vitamin D dan keparahan DBD. Rancangan penelitian adalah studi kasus kontrol. Penelitian di bangsal rawat inap anak dan instalasi catatan medik RS Jogja dan RSUP Dr. Sardjito. Kasus adalah anak usia 1 - 14 tahun dengan DBD grade III & IV, kontrolnya DBD grade I & II. Data asupan vitamin D diambil dengan food frequency questionnaire (FFQ). Variabel luar adalah indeks massa …


Optimalisasi Sistem Pelayanan Kesehatan Berjenjang Pada Program Kartu Jakarta Sehat, Fachmi Idris Aug 2014

Optimalisasi Sistem Pelayanan Kesehatan Berjenjang Pada Program Kartu Jakarta Sehat, Fachmi Idris

Kesmas

Peningkatan jumlah kunjungan pasien ke rumah sakit pada awal masa pemberlakuan program Kartu Jakarta Sehat (KJS) disebabkan belum optimalnya sistem pelayanan kesehatan berjenjang. PT Asuransi Kesehatan (PT Askes) bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan berbagai upaya dalam bentuk paket intervensi untuk mengoptimalkan sistem tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas paket intervensi PT Askes dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta dalam meningkatkan optimilisasi sistem rujukan pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan survei potong lintang dengan metode pengambilan sampel acak pada puskesmas di DKI Jakarta terhadap hasil intervensi PT Askes. Hasil intervensi diukur melalui wawancara pada kepala puskesmas atau petugas yang mewakili. Data …


Penelitian Genom Dan Implikasinya Dalam Kesehatan Masyarakat Di Indonesia, Doni Hikmat Ramdhan Aug 2014

Penelitian Genom Dan Implikasinya Dalam Kesehatan Masyarakat Di Indonesia, Doni Hikmat Ramdhan

Kesmas

Penelitian genom yang mengkaji kaitan antara setiap gen dengan suatu penyakit sekaligus mekanismenya untuk mendapatkan pengetahuan yang menyeluruh dalam pengobatan, telah membawa perubahan besar dunia kedokteran dalam mengobati berbagai penyakit. Namun demikian, penelitian genom seharusnya tidak hanya dimanfaatkan untuk pengobatan tetapi juga untuk pencegahan penyakit. Artikel ini membahas masalah kesehatan masyarakat dan peluang pemanfaatan penelitian genom dalam pencegahan penyakit. Penelitian genom yang dapat dimanfaatkan pada bidang kesehatan masyarakat adalah toksikogenomik dan nutrigenomik. Penelitian toksikogenomik mengkaji respons gen akibat pajanan toksikan yang berdampak pada kesehatan manusia. Penelitian nutrigenomik mengkaji respons gen terhadap makanan yang berdampak pada kesehatan manusia. Penelitian toksikogenomik dan …


Pengaruh Pendekatan Child Healthcare Modeldan Transtheoretical Model Terhadap Asupan Makan Anak Overweight Dan Obesitas, Kadek Ayu Erika, Elly Nurachmah Aug 2014

Pengaruh Pendekatan Child Healthcare Modeldan Transtheoretical Model Terhadap Asupan Makan Anak Overweight Dan Obesitas, Kadek Ayu Erika, Elly Nurachmah

Kesmas

Overweight dan obesitas pada anak merupakan suatu masalah yang kompleks disebabkan multifaktor, yaitu interaksi genetik dan lingkungan. Gaya hidup perkotaan dipicu oleh asupan makanan yang berlebih pada anak overweight dan obesitas. Strategi untuk menurunkan asupan makan berlebih pada anak adalah dengan pendekatan child healthcare model dan transtheoretical model sehingga dapat mengendalikan gaya hidup anak. Penelitian ini bertujuan membuktikan pengaruh pendekatan child healthcare dan transtheoretical model terhadap asupan karbohidrat anak overweight dan obesitas. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kecamatan Biringkanaya dan Tamalanrea, Makassar, pada bulan Agustus 2013 sampai Maret 2014. Desain yang digunakan adalah quasy experiment yaitu pretest and posttest with …


Tingkat Pengetahuan Dan Persepsi Terhadap Shisha Pada Mahasiswa, Dhimas Nirwana Yudha, Yayi Suryo Prabandari, Purwanta Purwanta Aug 2014

Tingkat Pengetahuan Dan Persepsi Terhadap Shisha Pada Mahasiswa, Dhimas Nirwana Yudha, Yayi Suryo Prabandari, Purwanta Purwanta

Kesmas

Isu yang berkembang terkait pengetahuan dan persepsi seorang calon tenaga kesehatan memengaruhi keberhasilan pelayanan kesehatan dalam menjawab tantangan di masyarakat nantinya. Shisha (rokok dari Timur Tengah) mulai marak di Yogyakarta. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran tentang tingkat pengetahuan dan persepsi terhadap shisha pada mahasiswa reguler tahap akademik Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan rancangan potong lintang. Sampel penelitian adalah mahasiswa dari tiga program studi yang dilakukan pada bulan September - Oktober 2013. Jumlah responden sebanyak 72 mahasiswa ilmu keperawatan, 74 mahasiswa gizi dan kesehatan dan 258 mahasiswa pendidikan dokter. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. …


Diagnosis Dini Tuberkulosis Pada Kontak Serumah Dengan Penderita Tuberkulosis Paru Melalui Deteksi Kadar Ifn-Γ, Sri Andarini Indreswari, Suharyo Suharyo Aug 2014

Diagnosis Dini Tuberkulosis Pada Kontak Serumah Dengan Penderita Tuberkulosis Paru Melalui Deteksi Kadar Ifn-Γ, Sri Andarini Indreswari, Suharyo Suharyo

Kesmas

Tuberkulosis paru masih merupakan masalah dunia. Indonesia menempati peringkat ke tiga di dunia pada tahun 2012. Target nasional Case Detection Rate tahun 2012 adalah 70%, sedangkan pencapaian Jawa Tengah sebesar 58,48%. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh batas kadar interferon (IFN) γ pada orang kontak serumah dengan penderita tuberkulosis paru sebagai dasar diagnosis dini penyakit tuberkulosis. Penelitian dilakukan secara kohort selama dua tahun (2011 - 2013) di Balai Kesehatan Masyarakat Paru Semarang. Pada akhir penelitian, terdapat 12 responden kontak dan 13 tidak kontak serumah. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna rerata kadar IFN-γ antara kelompok kontak dengan kelompok tidak kontak serumah (nilai …


Peningkatan Determinan Sosial Dalam Menurunkan Kejadian Tuberkulosis Paru, Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Aug 2014

Peningkatan Determinan Sosial Dalam Menurunkan Kejadian Tuberkulosis Paru, Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani

Kesmas

Upaya pengendalian tuberkulosis paru oleh World Health Organization telah meningkatkan angka kesembuhan dan menyelamatkan banyak jiwa, tetapi kurang berhasil dalam menurunkan insiden tuberkulosis. Oleh karena itu, pengendalian tuberkulosis akan lebih menekankan pada kebijakan determinan sosial karena determinan sosial secara langsung maupun melalui faktor risiko tuberkulosis berpengaruh terhadap tuberkulosis. Di Bandar Lampung, angka notifikasi tuberkulosis dari tahun 2009 – 2010 mengalami peningkatan walaupun angka kesembuhan sudah lebih dari 85%. Bandar Lampung juga merupakan bagian dari salah satu provinsi termiskin di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh determinan sosial (yang diukur melalui indikator pendidikan, pendapatan dan kelas sosial) terhadap kejadian tuberkulosis. …


Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Usia 3-24 Bulan Di Daerah Konflik, Hastuti Usman, Hadyana Sukandar, Ma’Mun Sutisna Aug 2014

Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Usia 3-24 Bulan Di Daerah Konflik, Hastuti Usman, Hadyana Sukandar, Ma’Mun Sutisna

Kesmas

Lima tahun pertama adalah masa penting dalam proses tumbuh kembang anak. Anak lahir dan tinggal di daerah rawan bencana (bencana alam, perang, atau konflik bersenjata) berisiko mengalami kegagalan pertumbuhan dan keterlambatan perkembangan. Penelitian ini bertujuan mengukur perbedaan pertumbuhan dan perkembangan anak usia 3 - 24 bulan antara yang tinggal di daerah konflik dan bukan konflik dan menganalisis korelasi tempat tinggal daerah konflik dengan pertumbuhan serta perkembangan anak usia 3 - 24 bulan. Metode penelitian secara potong lintang dilakukan di Kabupaten Poso periode Februari - Maret 2014 terhadap 40 anak usia 3 - 24 bulan di daerah konflik dan bukan konflik. …


Malnutrisi Akut Berat Dan Determinannya Pada Balita Di Wilayah Rural Dan Urban, Titih Huriah, Laksono Trisnantoro, Fitri Haryanti, Madarina Julia Aug 2014

Malnutrisi Akut Berat Dan Determinannya Pada Balita Di Wilayah Rural Dan Urban, Titih Huriah, Laksono Trisnantoro, Fitri Haryanti, Madarina Julia

Kesmas

Malnutrisi akut berat merupakan malnutrisi yang paling serius yang memengaruhi balita dan merupakan masalah kesehatan utama di negara-negara berkembang. Malnutrisi telah meluas baik di perkotaan maupun perdesaan. Akar permasalahan malnutrisi di negara berkembang salah satunya adalah faktor sosial demografi. Tujuan penelitian untuk melihat perbedaan kejadian malnutrisi dan determinannya di area perkotaan dan pedesaan di Yogyakarta. Penelitian menggunakan desain potong lintang dengan responden adalah semua balita malnutrisi akut berat di Kabupaten Sleman (23 balita) dan Kota Yogyakarta (33 balita). Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Desember 2012 - Februari 2013. Prevalensi balita malnutrisi akut lebih banyak …


Pendapatan Daerah, Pembiayaan Kesehatan, Dan Gizi Buruk Pada Balita: Studi Korelasi Tingkat Kabupaten/Kota, Septyana Choirunisa, Asri C. Adisasmita Aug 2014

Pendapatan Daerah, Pembiayaan Kesehatan, Dan Gizi Buruk Pada Balita: Studi Korelasi Tingkat Kabupaten/Kota, Septyana Choirunisa, Asri C. Adisasmita

Kesmas

Pendanaan kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam memengaruhi derajat kesehatan, termasuk salah satu masalah gizi pada balita yang disebut gizi buruk. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pendapatan daerah dan pembiayaan kesehatan serta korelasinya dengan gizi buruk pada balita di tingkat kabupaten/kota di Indonesia tahun 2007. Penelitian ini merupakan studi ekologi/korelasi. Data pendapatan daerah dan pembiayaan kesehatan didapat dari Kementerian Keuangan, sedangkan data gizi buruk menggunakan data Riset Kesehatan Nasional tahun 2007. Sebanyak 250 kabupaten/kota yang diteliti dengan tidak mengikutsertakan kabupaten/kota yang datanya tidak lengkap atau tidak valid. Secara nasional, hanya persentase pendapatan asli daerah (PAD) per total …


Evaluasi Pelaksanaan Konseling Menyusui, Ika Murtiyarini, Dewi Marhaeni Diah Herawati, Irvan Afriandi Aug 2014

Evaluasi Pelaksanaan Konseling Menyusui, Ika Murtiyarini, Dewi Marhaeni Diah Herawati, Irvan Afriandi

Kesmas

Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan pemberian ASI di Indonesia adalah dengan memberikan konseling menyusui di pelayanan kesehatan. Penelitian perlu dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan konseling menyusui di Kota Jambi dengan mengeksplorasi komponen input, activity, output, dan outcome. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan strategi studi kasus. Penelitian dilakukan di empat puskesmas Kota Jambi pada bulan Desember 2013 sampai dengan Februari 2014. Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumen, observasi pelaksanaan konseling menyusui dan sarana prasarana, wawancara mendalam, serta focus group discussion. Analisis data yang digunakan adalah analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen input dan activity kurang optimal seperti kurangnya sumber …


Fertilitas Remaja Di Indonesia, Mugia Bayu Raharja Aug 2014

Fertilitas Remaja Di Indonesia, Mugia Bayu Raharja

Kesmas

Fertilitas remaja merupakan isu penting dari segi kesehatan dan sosial karena berhubungan dengan tingkat morbiditas serta mortalitas ibu dan anak. Tujuan penelitian adalah mempelajari faktor-faktor yang memengaruhi fertilitas remaja di Indonesia. Data yang digunakan adalah hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2012 dengan unit analisis wanita usia subur yang termasuk dalam kategori usia remaja (15 - 19 tahun). Jumlah sampel sebanyak 6.927 responden. Analisis dilakukan dengan metode deskriptif dan inferensial menggunakan model regresi logistik biner. Hasil analisis menunjukkan bahwa satu dari sepuluh remaja wanita tersebut pernah melahirkan dan atau sedang hamil saat survei dilakukan; sebesar 95,2% dari remaja yang …


Overcoming Shortage Of Pharmacists To Provide Pharmaceutical Services In Public Health Centers In Indonesia, Yuyun Yuniar, Max Joseph Herman Aug 2013

Overcoming Shortage Of Pharmacists To Provide Pharmaceutical Services In Public Health Centers In Indonesia, Yuyun Yuniar, Max Joseph Herman

Kesmas

Indonesia masih menghadapi keterbatasan jumlah apoteker di puskesmas, sehingga pihak pemerintah daerah dan puskesmas harus berupaya mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan ketersediaan dan distribusi tenaga pelayanan kefarmasian di puskesmas serta permasalahan dan alternatif pemecahannya. Data diambil dari hasil Riset Fasilitas Kesehatan (Rifaskes) tahun 2011I. Data kuantitatif tentang tenaga pelayanan kefarmasian di puskesmas dianalisis secara deskriptif berdasarkan regional. Data kualitatif sebagai pendukung diperoleh melalui wawancara mendalam dengan bagian kepegawaian dinas kesehatan dan apoteker empat puskesmas di Kota Bogor dan Bekasi, 3 kemudian dianalisis dengan metode analisis tema. Hasil analisis menunjukkan bahwa Sulawesi memiliki persentase puskesmas dengan tenaga apoteker …


Peranan Moderasi Soft Skills Dalam Meningkatkan Mutu Pelayanan Rumah Sakit, Viviyanti Azwar Mar 2013

Peranan Moderasi Soft Skills Dalam Meningkatkan Mutu Pelayanan Rumah Sakit, Viviyanti Azwar

Kesmas

Penurunan mutu pelayanan Rumah Sakit Umum Pusat Dr. M. Djamil merupakan penentu bagi kinerja rumah sakit sebagai perusahaan jasa. Penurunan mutu pelayanan diindikasikan dengan penurunan rata-rata pelayanan periode tahun 2008-2010 pada instalasi radiologi mencapai 11,29%, laboratorium 5,19%, farmasi 18,5%, instalasi rehabilitasi medik 3,74%, gizi 9,12%, pemulasan jenazah 11,86%, operasi 5,29%, dan hemodialisa 3,62%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan soft skills memoderasi sumber daya organisasi, keterikatan kerja, kinerja karyawan dalam meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit. Pengukuran seluruh konstruksi dan indikator penelitian menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada 530 karyawan rumah sakit sebagai tenaga medis maupun nonmedis yang dijadikan responden. Metode analisis …


Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Ibu Di Jawa Barat, Yeni Mahwati Jan 2013

Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Ibu Di Jawa Barat, Yeni Mahwati

Kesmas

Pemanfaatan pelayanan kesehatan ibu dapat menyelamatkan perempuan dari komplikasi berat dan kematian selama kehamilan, persalinan, dan pasca persalinan. Faktor sosial, manfaat/kebutuhan yang dirasakan, serta aksesibilitas ekonomi dan fisik berkontribusi langsung terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan ibu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor sosial, kebutuhan, serta aksesibilitas ekonomi dan fisik yang memengaruhi pemanfaatan pelayanan kesehatan ibu di Jawa Barat. Data yang digunakan untuk penelitian adalah data sekunder hasil Riset Kesehatan Dasar 2010 pada perempuan usia 15 – 59 tahun yang pernah menikah. Penelitian ini menggunakan analisis bivariat dan multivariat. Kedua hasil analisis menegaskan bahwa faktor sosial, kebutuhan yang dirasakan, serta aksesibilitas ekonomi …


Insentif Uang Tunai Dan Peningkatan Kinerja Kader Posyandu, Ratih Wirapuspita Wisnuwardani Jan 2013

Insentif Uang Tunai Dan Peningkatan Kinerja Kader Posyandu, Ratih Wirapuspita Wisnuwardani

Kesmas

Sejak tahun 2000 pos pelayanan terpadu (posyandu) telah berkembang baik, tetapi kekurangan dana dan pelatihan mengalami penurunan kinerja akibat krisis ekonomi. Hal tersebut terlihat pada penurunan kunjungan dan drop out kader yang menghadapi banyak tugas, besar cakupan, dan kurang mampu merespon tuntutan masyarakat. Pedoman World Health Organization (WHO) terakhir menyatakan bahwa untuk menjamin keberlanjutan program jangka panjang, kader perlu dibayar. Kabupaten Penajam Paser Utara memberikan insentif kader terbesar di Indonesia. Studi inimengkaji peningkatan kinerja kader posyandu di Kabupaten Penajam Paser Utara pada tahun 2010 akibat pemberian insentif uang tunai. Penelitian kualitatif yang menggunakan rancangan fenomenologi ini menghimpun data 18 orang …


Integrated Services Post (Posyandu) As Sociocultural Approach For Primary Health Care Issue, Oedojo Soedirham Dec 2012

Integrated Services Post (Posyandu) As Sociocultural Approach For Primary Health Care Issue, Oedojo Soedirham

Kesmas

Kelahiran posyandu pada tahun 1980-an merupakan usaha pemerintah Indonesia untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat, mengikuti panggilan internasional, Deklarasi Alma Ata (Kazakhstan) tentang kesehatan masyarakat tahun 1978. Konsep kunci deklarasi tersebut adalah partisipasi masyarakat. Di Indonesia, partisipasi masyarakat disebut “gotong royong”. Masyarakat memainkan peran penting dalam meningkatkan kesehatan masing-masing. Untuk melibatkan masyarakat dalam kesehatan masyarakat, relawan harus direkrut dan dilatih untuk mengenal isu-isu kesehatan masyarakat dasar. Gagasan mengenai relawan yang disebut kader (village health worker) tersebut diajukan agar relawan sebagai bagian dari masyarakat dapat lebih mudah menyampaikan program-program kesehatan karena lebih dekat dibandingkan pejabat kesehatan masyarakat. Di dalam artikel ini dibahas …


Importance Performance Analysis Pelayanan Jaminan Sosial Kesehatan Di Puskesmas Swakelola Pembina, Asmaripa Ainy, Misnaniarti Misnaniarti, Nur Alam Fajar Oct 2012

Importance Performance Analysis Pelayanan Jaminan Sosial Kesehatan Di Puskesmas Swakelola Pembina, Asmaripa Ainy, Misnaniarti Misnaniarti, Nur Alam Fajar

Kesmas

Kunjungan pasien Jaminan Sosial Kesehatan (Jamsoskes) di puskesmas pembina selama tahun 2009 adalah 24.014 orang. Kunjungan per catur wulan memperlihatkan trend yang menurun. Jumlah pengunjung puskesmas pembina pada periode bulan Januari – April 2009 adalah 9.295 orang, pada Mei – Agustus 2009 adalah 8.162 orang, dan September – Desember 2009 adalah 6.557 orang. Hal ini dapat disebabkan oleh minat masyarakat yang rendah untuk menggunakan Jamsoskes. Oleh sebab itu, perlu dilakukan kajian kualitas pelayanan Jamsoskes menurut perspektif pasien. Penelitian dengan desain cross sectional ini menggunakan data primer yang dilakukan dengan metode wawancara terstruktur atau survei. Sampel terdiri dari 100 pasien Jamsoskes …


Determinan Kepatuhan Bidan Di Desa Terhadap Standar Antenatal Care, Guspianto Guspianto Sep 2012

Determinan Kepatuhan Bidan Di Desa Terhadap Standar Antenatal Care, Guspianto Guspianto

Kesmas

Upaya menurunkan kematian ibu menjadi prioritas utama program pembangunan kesehatan nasional. Pelayanan antenatal care (ANC) menjadi bagian dari “Empat Pilar Safe Motherhood” sebagai kebijakan Kementerian Kesehatan untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu (AKI). Kualitas layanan ANC dari aspek kinerja bidan di desa diukur antara lain dengan parameter tingkat kepatuhan terhadap standar ANC dalam memberikan kepuasan kepada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai faktor yang berhubungan dengan kepatuhan bidan di desa terhadap standar ANC. Desain penelitian cross sectional ini menggunakan data sekunder Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi dengan sampel 165 bidan di desa. Penelitian ini menemukan tingkat kepatuhan bidan …


Perubahan Status Kelembagaan Dan Kualitas Pelayanan Pasien Rumah Sakit, Dadang Kusnadi Sep 2012

Perubahan Status Kelembagaan Dan Kualitas Pelayanan Pasien Rumah Sakit, Dadang Kusnadi

Kesmas

Kenyamanan, keamanan, dan kepuasan pelayanan pasien merupakan fenomena pelayanan yang mencerminkan kualitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh implementasi kebijakan perubahan status kelembagaan rumah sakit terhadap kualitas pelayanan pasien. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dan metode explanatory survey. Metode analisis meliputi regresi linier multipel dengan uji validitas product moment pearson, uji reliabilitas teknik alpha cronbach, uji hipotesis path analysis dan uji statistik (t), serta transformasi data skala likert dengan alat ukur method of succesive interval. Populasi adalah pegawai rumah sakit sebanyak 1.072 orang dan sampel sebanyak 92 orang yang ditentukan dengan teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan dengan wawancara …


Pengaruh Pengembangan Organisasi Kepemimpinan Jenjang Karir Terhadap Kepuasan Kerja Dan Kinerja Pegawai Puskesmas, I Gusti Gede Djestawana Jun 2012

Pengaruh Pengembangan Organisasi Kepemimpinan Jenjang Karir Terhadap Kepuasan Kerja Dan Kinerja Pegawai Puskesmas, I Gusti Gede Djestawana

Kesmas

Puskesmas harus mampu cepat tanggap terhadap kebutuhan pelanggan dengan konsekuensi organisasi memerlukan sumber daya manusia yang mempunyai keahlian dan kemampuan unik. Untuk mewujudkan hal tersebut, puskesmas harus berorientasi pada pembentukan kualitas sumber daya manusia yang mampu menjawab tuntutan perubahan. Tujuan dari penelitian adalah membuktikan pengaruh pengembangan organisasi, kepemimpinan, serta pengembangan karir secara parsial dan simultan terhadap kepuasan kerja dan kinerja pegawai Puskesmas Kota Denpasar. Penelitian dilakukan pada pegawai di 10 Puskesmas Kota Denpasar menggunakan 3 tahap teknis analisis multivariat dengan metode confirmatory factor analysis yang dilakukan dengan mengurangi satu demi satu indikator penyusun suatu variabel hingga tercapai suatu model pendugaan …


Perbandingan Tingkat Kepuasan Kerja Perawat Dan Kepuasan Pasien, Jamilla Upik Noras, Ratu Ayu Dewi Sartika Apr 2012

Perbandingan Tingkat Kepuasan Kerja Perawat Dan Kepuasan Pasien, Jamilla Upik Noras, Ratu Ayu Dewi Sartika

Kesmas

Perawat adalah ujung tombak pemberi pelayanan langsung pada pasien selama 24 jam. Tujuan penelitian adalah untuk membandingkan tingkat kepuasan kerja perawat dengan kepuasan pasien terhadap pelayanan keperawatan kelas 3 di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) X Jakarta. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan desain studi cross sectional, pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Populasi adalah seluruh perawat yang bertugas sebagai pelaksana keperawatan kelas 3 sebanyak 40 orang ser- ta pasien yang dirawat di ruang rawat inap kelas 3 sebanyak 120 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Hasil pengukuran kuantitatif menunjukkan bah- wa tingkat kepuasan kerja perawat …


Perbedaan Pelayanan Kesehatan Ibu Dan Anak Di Perkotaan Dan Daerah Terpencil, Sori M. Sarumpaet, Bisara L. Tobing, Albiner Siagian Feb 2012

Perbedaan Pelayanan Kesehatan Ibu Dan Anak Di Perkotaan Dan Daerah Terpencil, Sori M. Sarumpaet, Bisara L. Tobing, Albiner Siagian

Kesmas

Perbaikan pelayanan kesehatan masyarakat di Indonesia berjalan lamban dan tidak merata. Mutu layanan kesehatan sangat bervariasi karena distribusi tenaga kesehatan yang tidak merata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu layanan kesehatan ibu dan anak di daerah pedesaan dan perkotaan. Survei ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Mogang yang mewakili daerah terpencil dan Puskesmas Buhit yang mewakili wilayah perkotaan di Kabupaten Samosir. Mutu layanan kesehatan dinilai dengan metode Services Quality. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata- rata skor harapan untuk semua dimensi mutu layanan kesehatan di Puskesmas Buhit dan Puskemas Mogang tinggi. Persepsi pelayanan ke- sehatan oleh pasien di Puskemas Buhit dan …


Pengetahuan Klien Dan Kualitas Pelayanan Sebagai Dasar Pemilihan Alat Kontrasepsi Hormonal, Najib Najib Dec 2011

Pengetahuan Klien Dan Kualitas Pelayanan Sebagai Dasar Pemilihan Alat Kontrasepsi Hormonal, Najib Najib

Kesmas

Tingkat pemakaian kontrasepsi hormonal oleh akseptor Keluarga Berencana di kelurahan Muktiharjo Kidul kota Semarang yang tinggi diduga merupakan dampak tidak diberikannya informasi yang luas tentang kelebihan dan kekurangan alat kontrasepsi dan pelayanan kontrasepsi yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan kualitas pelayanan dengan pemilihan alat kontrasepsi hormonal pada pasangan usia subur di kelurahan Muktiharjo Kidul. Jenis penelitian adalah explanatory study dengan pendekatan cross sectional yang dianalisis secara deskriptif. Penarikan sampel dilakukan secara acak dari populasi pasangan usia subur yang menggunakan alat kontrasepsi di kelurahan Muktiharjo Kidul kota Semarang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi pasangan usia subur yang …


Kualitas Pelayanan Keluarga Berencana Dan Penggantian Kontrasepsi Di Indonesia, Mugia Bayu Rahardja Dec 2011

Kualitas Pelayanan Keluarga Berencana Dan Penggantian Kontrasepsi Di Indonesia, Mugia Bayu Rahardja

Kesmas

Keberhasilan program Keluarga Berencana Nasional tidak hanya diukur dari peningkatan peserta program, tetapi juga efektivitas dan durasi pemakaian kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh kualitas pelayanan KB terhadap perilaku penggantian alat kontrasepsi di Indonesia. Penelitian sumber data sekunder histori pemakaian metode kontrasepsi dalam kalender data SDKI tahun 2007 dengan metode analisis regresi logistik dengan efek random. Wanita tanpa informed choice dan tanpa kunjungan petugas KB serta pengguna susuk KB berhenti karena ingin metode lebih efektif yang dapat membuat terlihat lebih muda, dan menghasilkan anak sedikit. Pada pasangan yang masa perkawinannya kurang dari 10 tahun, status pendidikan dan sosial ekonomi tinggi, …


Budaya Patient Safety Dan Karakteristik Kesalahan Pelayanan: Implikasi Kebijakan Di Salah Satu Rumah Sakit Di Kota Jambi, Solha Elrifda Oct 2011

Budaya Patient Safety Dan Karakteristik Kesalahan Pelayanan: Implikasi Kebijakan Di Salah Satu Rumah Sakit Di Kota Jambi, Solha Elrifda

Kesmas

Patient safety adalah salah satu komponen kritis dari mutu pelayanan kesehatan. Banyak kesalahan pelayanan dikaitkan dengan budaya patient safety. Catatan tentang kesalahan pelayanan di berbagai segara menunjukkan angka yang mengkhawatirkan, sementara di Indonesia belum ada catatan resmi. Demikian halnya dengan budaya patient safety dan kesalahan pelayanan di rumah sakit Kota Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya patient safety dan karakteristik kesalahan pelayanan di salah satu rumah sakit di Kota Jambi. Desain penelitian ialah cross sectional dan kualitatif. Populasi dan sampel adalah petugas yang melayani pasien secara langsung di ruang rawat inap rumah sakit yang diteliti (dokter, perawat, dokter gigi, …


Kesehatan Dan Kualitas Kehidupan Kerja Terhadap Kinerja Perawat Di Rumah Sakit Umum Tangerang, Hafizurrachman Hafizurrachman, Laksono Trisnantoro, Adang Bachtiar Oct 2011

Kesehatan Dan Kualitas Kehidupan Kerja Terhadap Kinerja Perawat Di Rumah Sakit Umum Tangerang, Hafizurrachman Hafizurrachman, Laksono Trisnantoro, Adang Bachtiar

Kesmas

Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh dan besaran berbagai variabel kesehatan dan kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja perawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Tangerang. Variabel kesehatan tersebut meliputi sejarah kesehatan keluarga, lingkungan kehidupan, perilaku gaya hidup, dan status kesehatan perawat. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah desain potong lintang. Data dianalisis dengan pendekatan Structural Equation Model (SEM) menggunakan software Smart-PLS. Populasi yang diamati adalah perawat yang bertugas di semua pelayanan RSU Tangerang dengan 250 perawat terpilih sebagai sampel yang dilakukan secara multistage random sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja perawat di RSU Tangerang dipengaruhi oleh semua variabel, yang berarti …


Determinan Kinerja Dan Kompetensi Bidan Di Provinsi Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Dan Sulawesi Selatan, Ronald Hutapea Aug 2011

Determinan Kinerja Dan Kompetensi Bidan Di Provinsi Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Dan Sulawesi Selatan, Ronald Hutapea

Kesmas

Kinerja sesungguhnya dari seorang bidan ditentukan oleh beberapa faktor yang berpengaruh sejak masa pendidikan bidan yang ditempuhnya. Banyak variabel yang dapat saling mempengaruhi untuk membentuk kemampuannya dalam menjalankan tugas. Penelitian ini menggunakan pendekatan sistem bertujuan untuk menetapkan korelasi dari beberapa variabel yang terdapat dalam ke-4 komponen pendidikan bidan yakni input, process, output, dan outcome. Dengan cara survei, sebanyak 261 responden dari 4 provinsi yaitu Sumatera Utara, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, dan Nusa Tenggara Timur diminta untuk menilai kinerja bidan. Selanjutnya, suatu survei mendalam diadakan terhadap 107 bidan untuk meneliti korelasi dari sejumlah variabel yang mempengaruhi proses pendidikannya. Hasil penelitian menunjukkan …