Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®

Epidemiology Commons™

Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®

Kesmas

Discipline
Keyword
Publication Year

Articles 361 - 390 of 433

Full-Text Articles in Epidemiology

Determinants Of Multimorbidity Among The Elderly Population In Indonesia, Yeni Mahwati Nov 2014

Determinants Of Multimorbidity Among The Elderly Population In Indonesia, Yeni Mahwati

Kesmas

Multimorbiditas adalah kehadiran dua atau lebih penyakit kronis pada satu orang. Prevalensi multimorbiditas meningkat dengan usia, terutama pada lanjut usia (lansia). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan determinan multimorbiditas pada lansia di Indonesia. Data diambil dari survei keempat Indonesian Family Life Survey (IFLS) yang diadakan pada tahun 2007. IFLS adalah survei sosial ekonomi dan kesehatan longitudinal di Indonesia. Sampel yang digunakan dalam analisis adalah 2.960 lansia (³ 60 tahun). Regresi logistik dilakukan untuk menentukan prevalensi dan determinan multimorbiditas pada lansia. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi multimorbiditas sebesar 15,8%, dengan prevalensi lebih tinggi pada lansia yang overweight/obesitas, tingkat pendidikan rendah, tidak …


Pemakaian Kelambu Berinsektisida Pada Anak Usia 0-4 Tahun Terhadap Kejadian Malaria, Raden Ayu Aisyah, Dewi Susanna Nov 2014

Pemakaian Kelambu Berinsektisida Pada Anak Usia 0-4 Tahun Terhadap Kejadian Malaria, Raden Ayu Aisyah, Dewi Susanna

Kesmas

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemakaian kelambu berinsektisida dengan kejadian malaria pada anak usia 0-4 tahun di wilayah Puskesmas Galang Kecamatan Galang Kota Batam tahun 2013. Desain penelitian adalah potong lintang pada 132 responden. Hasil penelitian membuktikan bahwa pada tingkat signifikansi 5% terdapat hubungan bermakna antara jenis kelambu (OR = 4,6), lama pemakaian kelambu (OR = 2,9), cara pencucian kelambu (OR = 3,6), cara menjemur kelambu (OR = 2,8), dan pencelupan ulang kelambu (OR = 3,6) memiliki hubungan yang bermakna dengan kejadian malaria. Pendidikan (OR = 2,9), pekerjaan (OR = 2,8), dan lama bermukim (OR = 3,1) memiliki hubungan …


Asupan Karbohidrat Sebagai Faktor Dominan Yang Berhubungan Dengan Kadar Gula Darah Puasa, Aprilya Roza Werdani, Triyanti Triyanti Aug 2014

Asupan Karbohidrat Sebagai Faktor Dominan Yang Berhubungan Dengan Kadar Gula Darah Puasa, Aprilya Roza Werdani, Triyanti Triyanti

Kesmas

Peningkatan kadar gula darah memicu peningkatan produksi hormon insulin yang erat hubungannya dengan diabetes melitus. Berdasarkan data Riskesdas, prevalensi diabetes melitus di Indonesia meningkat dari 1,1% (2007) menjadi 2,1% (2013). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor dominan yang berhubungan dengan kadar gula darah puasa pegawai pemberdayaan masyarakat & keluarga dan pegawai sekretariat daerah Kota Depok. Desain penelitian yang digunakan adalah potong lintang dan melibatkan 105 sampel. Variabel independen penelitian meliputi karakteristik individu, asupan zat gizi, hipertensi, aktivitas fisik, status gizi dan pengetahuan gizi. Analisis data yang dilakukan adalah analisis univariat, analisis bivariat menggunakan uji korelasi dan uji beda dua mean, …


Optimalisasi Sistem Pelayanan Kesehatan Berjenjang Pada Program Kartu Jakarta Sehat, Fachmi Idris Aug 2014

Optimalisasi Sistem Pelayanan Kesehatan Berjenjang Pada Program Kartu Jakarta Sehat, Fachmi Idris

Kesmas

Peningkatan jumlah kunjungan pasien ke rumah sakit pada awal masa pemberlakuan program Kartu Jakarta Sehat (KJS) disebabkan belum optimalnya sistem pelayanan kesehatan berjenjang. PT Asuransi Kesehatan (PT Askes) bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta melakukan berbagai upaya dalam bentuk paket intervensi untuk mengoptimalkan sistem tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas paket intervensi PT Askes dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta dalam meningkatkan optimilisasi sistem rujukan pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan survei potong lintang dengan metode pengambilan sampel acak pada puskesmas di DKI Jakarta terhadap hasil intervensi PT Askes. Hasil intervensi diukur melalui wawancara pada kepala puskesmas atau petugas yang mewakili. Data …


Pendapatan Daerah, Pembiayaan Kesehatan, Dan Gizi Buruk Pada Balita: Studi Korelasi Tingkat Kabupaten/Kota, Septyana Choirunisa, Asri C. Adisasmita Aug 2014

Pendapatan Daerah, Pembiayaan Kesehatan, Dan Gizi Buruk Pada Balita: Studi Korelasi Tingkat Kabupaten/Kota, Septyana Choirunisa, Asri C. Adisasmita

Kesmas

Pendanaan kesehatan merupakan salah satu faktor penting dalam memengaruhi derajat kesehatan, termasuk salah satu masalah gizi pada balita yang disebut gizi buruk. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pendapatan daerah dan pembiayaan kesehatan serta korelasinya dengan gizi buruk pada balita di tingkat kabupaten/kota di Indonesia tahun 2007. Penelitian ini merupakan studi ekologi/korelasi. Data pendapatan daerah dan pembiayaan kesehatan didapat dari Kementerian Keuangan, sedangkan data gizi buruk menggunakan data Riset Kesehatan Nasional tahun 2007. Sebanyak 250 kabupaten/kota yang diteliti dengan tidak mengikutsertakan kabupaten/kota yang datanya tidak lengkap atau tidak valid. Secara nasional, hanya persentase pendapatan asli daerah (PAD) per total …


Penelitian Genom Dan Implikasinya Dalam Kesehatan Masyarakat Di Indonesia, Doni Hikmat Ramdhan Aug 2014

Penelitian Genom Dan Implikasinya Dalam Kesehatan Masyarakat Di Indonesia, Doni Hikmat Ramdhan

Kesmas

Penelitian genom yang mengkaji kaitan antara setiap gen dengan suatu penyakit sekaligus mekanismenya untuk mendapatkan pengetahuan yang menyeluruh dalam pengobatan, telah membawa perubahan besar dunia kedokteran dalam mengobati berbagai penyakit. Namun demikian, penelitian genom seharusnya tidak hanya dimanfaatkan untuk pengobatan tetapi juga untuk pencegahan penyakit. Artikel ini membahas masalah kesehatan masyarakat dan peluang pemanfaatan penelitian genom dalam pencegahan penyakit. Penelitian genom yang dapat dimanfaatkan pada bidang kesehatan masyarakat adalah toksikogenomik dan nutrigenomik. Penelitian toksikogenomik mengkaji respons gen akibat pajanan toksikan yang berdampak pada kesehatan manusia. Penelitian nutrigenomik mengkaji respons gen terhadap makanan yang berdampak pada kesehatan manusia. Penelitian toksikogenomik dan …


Fertilitas Remaja Di Indonesia, Mugia Bayu Raharja Aug 2014

Fertilitas Remaja Di Indonesia, Mugia Bayu Raharja

Kesmas

Fertilitas remaja merupakan isu penting dari segi kesehatan dan sosial karena berhubungan dengan tingkat morbiditas serta mortalitas ibu dan anak. Tujuan penelitian adalah mempelajari faktor-faktor yang memengaruhi fertilitas remaja di Indonesia. Data yang digunakan adalah hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia tahun 2012 dengan unit analisis wanita usia subur yang termasuk dalam kategori usia remaja (15 - 19 tahun). Jumlah sampel sebanyak 6.927 responden. Analisis dilakukan dengan metode deskriptif dan inferensial menggunakan model regresi logistik biner. Hasil analisis menunjukkan bahwa satu dari sepuluh remaja wanita tersebut pernah melahirkan dan atau sedang hamil saat survei dilakukan; sebesar 95,2% dari remaja yang …


Pengaruh Pendekatan Child Healthcare Modeldan Transtheoretical Model Terhadap Asupan Makan Anak Overweight Dan Obesitas, Kadek Ayu Erika, Elly Nurachmah Aug 2014

Pengaruh Pendekatan Child Healthcare Modeldan Transtheoretical Model Terhadap Asupan Makan Anak Overweight Dan Obesitas, Kadek Ayu Erika, Elly Nurachmah

Kesmas

Overweight dan obesitas pada anak merupakan suatu masalah yang kompleks disebabkan multifaktor, yaitu interaksi genetik dan lingkungan. Gaya hidup perkotaan dipicu oleh asupan makanan yang berlebih pada anak overweight dan obesitas. Strategi untuk menurunkan asupan makan berlebih pada anak adalah dengan pendekatan child healthcare model dan transtheoretical model sehingga dapat mengendalikan gaya hidup anak. Penelitian ini bertujuan membuktikan pengaruh pendekatan child healthcare dan transtheoretical model terhadap asupan karbohidrat anak overweight dan obesitas. Penelitian ini dilaksanakan di wilayah kecamatan Biringkanaya dan Tamalanrea, Makassar, pada bulan Agustus 2013 sampai Maret 2014. Desain yang digunakan adalah quasy experiment yaitu pretest and posttest with …


Tingkat Pengetahuan Dan Persepsi Terhadap Shisha Pada Mahasiswa, Dhimas Nirwana Yudha, Yayi Suryo Prabandari, Purwanta Purwanta Aug 2014

Tingkat Pengetahuan Dan Persepsi Terhadap Shisha Pada Mahasiswa, Dhimas Nirwana Yudha, Yayi Suryo Prabandari, Purwanta Purwanta

Kesmas

Isu yang berkembang terkait pengetahuan dan persepsi seorang calon tenaga kesehatan memengaruhi keberhasilan pelayanan kesehatan dalam menjawab tantangan di masyarakat nantinya. Shisha (rokok dari Timur Tengah) mulai marak di Yogyakarta. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran tentang tingkat pengetahuan dan persepsi terhadap shisha pada mahasiswa reguler tahap akademik Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan rancangan potong lintang. Sampel penelitian adalah mahasiswa dari tiga program studi yang dilakukan pada bulan September - Oktober 2013. Jumlah responden sebanyak 72 mahasiswa ilmu keperawatan, 74 mahasiswa gizi dan kesehatan dan 258 mahasiswa pendidikan dokter. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. …


Pattern Of Household Drug Storage, Retno Gitawati Aug 2014

Pattern Of Household Drug Storage, Retno Gitawati

Kesmas

Household storage of pharmaceutical is world-widely practice, including in Indonesia. The purpose of this study was to obtain the pattern of medicine storage, the sources and reasons of medicine kept in households. Acrosssectional survey was conducted on October 2011, involving 250 adult household respondents, randomly selected from three subdistricts in North Jakarta, and have approved the written consents, and interviewed with structured questionnaire. Data were performed in univariate and bivariate analysis with chi square test. The majority of household (82%) stored drugs at home; analgesic-antipyretic nonsteroidal anti-inflammatory was the type of drugs kept by mostly (76.1%) of household. Out of …


Diagnosis Dini Tuberkulosis Pada Kontak Serumah Dengan Penderita Tuberkulosis Paru Melalui Deteksi Kadar Ifn-Γ, Sri Andarini Indreswari, Suharyo Suharyo Aug 2014

Diagnosis Dini Tuberkulosis Pada Kontak Serumah Dengan Penderita Tuberkulosis Paru Melalui Deteksi Kadar Ifn-Γ, Sri Andarini Indreswari, Suharyo Suharyo

Kesmas

Tuberkulosis paru masih merupakan masalah dunia. Indonesia menempati peringkat ke tiga di dunia pada tahun 2012. Target nasional Case Detection Rate tahun 2012 adalah 70%, sedangkan pencapaian Jawa Tengah sebesar 58,48%. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh batas kadar interferon (IFN) γ pada orang kontak serumah dengan penderita tuberkulosis paru sebagai dasar diagnosis dini penyakit tuberkulosis. Penelitian dilakukan secara kohort selama dua tahun (2011 - 2013) di Balai Kesehatan Masyarakat Paru Semarang. Pada akhir penelitian, terdapat 12 responden kontak dan 13 tidak kontak serumah. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna rerata kadar IFN-γ antara kelompok kontak dengan kelompok tidak kontak serumah (nilai …


Peningkatan Determinan Sosial Dalam Menurunkan Kejadian Tuberkulosis Paru, Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani Aug 2014

Peningkatan Determinan Sosial Dalam Menurunkan Kejadian Tuberkulosis Paru, Dyah Wulan Sumekar Rengganis Wardani

Kesmas

Upaya pengendalian tuberkulosis paru oleh World Health Organization telah meningkatkan angka kesembuhan dan menyelamatkan banyak jiwa, tetapi kurang berhasil dalam menurunkan insiden tuberkulosis. Oleh karena itu, pengendalian tuberkulosis akan lebih menekankan pada kebijakan determinan sosial karena determinan sosial secara langsung maupun melalui faktor risiko tuberkulosis berpengaruh terhadap tuberkulosis. Di Bandar Lampung, angka notifikasi tuberkulosis dari tahun 2009 – 2010 mengalami peningkatan walaupun angka kesembuhan sudah lebih dari 85%. Bandar Lampung juga merupakan bagian dari salah satu provinsi termiskin di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh determinan sosial (yang diukur melalui indikator pendidikan, pendapatan dan kelas sosial) terhadap kejadian tuberkulosis. …


Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Usia 3-24 Bulan Di Daerah Konflik, Hastuti Usman, Hadyana Sukandar, Ma’Mun Sutisna Aug 2014

Pertumbuhan Dan Perkembangan Anak Usia 3-24 Bulan Di Daerah Konflik, Hastuti Usman, Hadyana Sukandar, Ma’Mun Sutisna

Kesmas

Lima tahun pertama adalah masa penting dalam proses tumbuh kembang anak. Anak lahir dan tinggal di daerah rawan bencana (bencana alam, perang, atau konflik bersenjata) berisiko mengalami kegagalan pertumbuhan dan keterlambatan perkembangan. Penelitian ini bertujuan mengukur perbedaan pertumbuhan dan perkembangan anak usia 3 - 24 bulan antara yang tinggal di daerah konflik dan bukan konflik dan menganalisis korelasi tempat tinggal daerah konflik dengan pertumbuhan serta perkembangan anak usia 3 - 24 bulan. Metode penelitian secara potong lintang dilakukan di Kabupaten Poso periode Februari - Maret 2014 terhadap 40 anak usia 3 - 24 bulan di daerah konflik dan bukan konflik. …


Malnutrisi Akut Berat Dan Determinannya Pada Balita Di Wilayah Rural Dan Urban, Titih Huriah, Laksono Trisnantoro, Fitri Haryanti, Madarina Julia Aug 2014

Malnutrisi Akut Berat Dan Determinannya Pada Balita Di Wilayah Rural Dan Urban, Titih Huriah, Laksono Trisnantoro, Fitri Haryanti, Madarina Julia

Kesmas

Malnutrisi akut berat merupakan malnutrisi yang paling serius yang memengaruhi balita dan merupakan masalah kesehatan utama di negara-negara berkembang. Malnutrisi telah meluas baik di perkotaan maupun perdesaan. Akar permasalahan malnutrisi di negara berkembang salah satunya adalah faktor sosial demografi. Tujuan penelitian untuk melihat perbedaan kejadian malnutrisi dan determinannya di area perkotaan dan pedesaan di Yogyakarta. Penelitian menggunakan desain potong lintang dengan responden adalah semua balita malnutrisi akut berat di Kabupaten Sleman (23 balita) dan Kota Yogyakarta (33 balita). Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Desember 2012 - Februari 2013. Prevalensi balita malnutrisi akut lebih banyak …


Family Role Towards Smoking Behaviour Among Children In Jakarta, Wahyu Septiono, Dan Wolf Meyrowitsch Aug 2014

Family Role Towards Smoking Behaviour Among Children In Jakarta, Wahyu Septiono, Dan Wolf Meyrowitsch

Kesmas

In Indonesia, the prevalence of smoking among 5 – 9 years old children has increased from 0.4% in 2001 to 2% in 2007. Among present adults smokers (>20 years), 17% started to smoke before the age of 13 years. This study identified factors related to smoking behaviour among 8 – 12 years old children in Jakarta, Indonesia using a questionnaire based cross sectional survey to obtain smoking status and possible predictors towards smoking habit. The total sample size was 1,097 students among 3rd - 7th grade students from schools in Jakarta. Self-reported smoking status was defined as whether the …


Evaluasi Pelaksanaan Konseling Menyusui, Ika Murtiyarini, Dewi Marhaeni Diah Herawati, Irvan Afriandi Aug 2014

Evaluasi Pelaksanaan Konseling Menyusui, Ika Murtiyarini, Dewi Marhaeni Diah Herawati, Irvan Afriandi

Kesmas

Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan pemberian ASI di Indonesia adalah dengan memberikan konseling menyusui di pelayanan kesehatan. Penelitian perlu dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan konseling menyusui di Kota Jambi dengan mengeksplorasi komponen input, activity, output, dan outcome. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan strategi studi kasus. Penelitian dilakukan di empat puskesmas Kota Jambi pada bulan Desember 2013 sampai dengan Februari 2014. Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumen, observasi pelaksanaan konseling menyusui dan sarana prasarana, wawancara mendalam, serta focus group discussion. Analisis data yang digunakan adalah analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen input dan activity kurang optimal seperti kurangnya sumber …


Asupan Vitamin D Rendah Dan Keparahan Demam Berdarah Dengue Pada Anak Usia 1-14 Tahun, Nur Siyam, Siswanto Agus Wilopo, Mohammad Hakimi Aug 2014

Asupan Vitamin D Rendah Dan Keparahan Demam Berdarah Dengue Pada Anak Usia 1-14 Tahun, Nur Siyam, Siswanto Agus Wilopo, Mohammad Hakimi

Kesmas

Demam berdarah dengue (DBD) menimbulkan syok dan kematian. Penderita DBD di Yogyakarta sebagian besar usia 1 - 12 tahun dengan DBD parah. Asupan vitamin D rendah diasumsikan penyebab DBD parah. Asumsi ini perlu dibuktikan dengan menganalisis pengaruh asupan Vitamin D dan keparahan DBD. Rancangan penelitian adalah studi kasus kontrol. Penelitian di bangsal rawat inap anak dan instalasi catatan medik RS Jogja dan RSUP Dr. Sardjito. Kasus adalah anak usia 1 - 14 tahun dengan DBD grade III & IV, kontrolnya DBD grade I & II. Data asupan vitamin D diambil dengan food frequency questionnaire (FFQ). Variabel luar adalah indeks massa …


Overcoming Shortage Of Pharmacists To Provide Pharmaceutical Services In Public Health Centers In Indonesia, Yuyun Yuniar, Max Joseph Herman Aug 2013

Overcoming Shortage Of Pharmacists To Provide Pharmaceutical Services In Public Health Centers In Indonesia, Yuyun Yuniar, Max Joseph Herman

Kesmas

Indonesia masih menghadapi keterbatasan jumlah apoteker di puskesmas, sehingga pihak pemerintah daerah dan puskesmas harus berupaya mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan ketersediaan dan distribusi tenaga pelayanan kefarmasian di puskesmas serta permasalahan dan alternatif pemecahannya. Data diambil dari hasil Riset Fasilitas Kesehatan (Rifaskes) tahun 2011I. Data kuantitatif tentang tenaga pelayanan kefarmasian di puskesmas dianalisis secara deskriptif berdasarkan regional. Data kualitatif sebagai pendukung diperoleh melalui wawancara mendalam dengan bagian kepegawaian dinas kesehatan dan apoteker empat puskesmas di Kota Bogor dan Bekasi, 3 kemudian dianalisis dengan metode analisis tema. Hasil analisis menunjukkan bahwa Sulawesi memiliki persentase puskesmas dengan tenaga apoteker …


Profil Penderita Otitis Media Supuratif Kronis, Harry Agustaf Asroel, Debi Rumondang Siregar, Askaroellah Aboet Jul 2013

Profil Penderita Otitis Media Supuratif Kronis, Harry Agustaf Asroel, Debi Rumondang Siregar, Askaroellah Aboet

Kesmas

Otitis media supuratif kronis merupakan penyakit telinga umum di negaranegara berkembang. Komplikasi otitis media supuratif kronis tipe bahaya mempunyai tanda dan gejala klinis yang khas.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui profil penderita otitis media supuratif kronis (OMSK) tipe bahaya di RSUP H. Adam Malik. Penelitian deskriptif terhadap 119 penderita dari tahun 2006-2010. Sekitar 28,57% penderita dijumpai pada tahun 2010, sekitar 31,93% terjadi pada usia 11-20 tahun, sekitar 53,78% laki-laki, dan sekitar 38,66% pada telinga kanan. Sebanyak 68,91% terjadi akibat riwayat otitis media berulang dan 61,34% dengan keluhan utama telinga berair. Gejala dan tanda klinis yang sering terjadi adalah telinga berair (76,47%) …


Prevalence Of Hypertension In School And College Students, Djoko Santoso Jun 2013

Prevalence Of Hypertension In School And College Students, Djoko Santoso

Kesmas

Di Indonesia, timbulnya hipertensi telah diamati pada populasi lebih muda. Studi sebelumnya menemukan bahwa hipertensi dapat terjadi pada masa remaja, bahkan masa kecil. Tujuan penelitian potong lintang ini adalah memberikan estimasi berbasis populasi prevalensi dan faktor risiko hipertensi pada pelajar dan mahasiswa di Surabaya, Indonesia. Dengan sfignomanometer merkuri diukur tekanan darah pada 335 partisipan yang dikelompokkan ke dalam kelompok usia 5-9, 10-14, 15-19, dan 20-26 tahun. Data prevalensi dikaitkan dengan jenis kelamin, usia, indeks massa tubuh (IMT), dan riwayat diabetes dan/atau penyakit kardiovaskular pada keluarga. Hipertensi pada anak ditentukan sesuai dengan the Update on the Task Force Report (2004). Partisipan …


Identifikasi Vektor Malaria, Solikhah Solikhah Apr 2013

Identifikasi Vektor Malaria, Solikhah Solikhah

Kesmas

Kabupaten Kulonprogo merupakan salah satu daerah endemis malaria di Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Lonjakan jumlah kasus malaria terjadi hampir dua kali lipat sejak tahun 2010 hingga bulan Agustus 2011. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis Plasmodium pada penyakit malaria. Penelitian eksplorasi ini menggunakan desain studi cross sectional. Diagnosis kasus malaria diperiksa menggunakan pemeriksaan darah tebal secara mikroskopis dan untuk mengetahui faktor sosiodemografi dilakukan wawancara menggunakan kuesioner. Populasi studi adalah penduduk di wilayah Kabupaten Kulonprogo yang diambil secara proporsional pada bulan Januari sampai bulan Juni 2012. Data dianalisis secara univariat dalam bentuk grafik dan tabulasi. Hasil penelitian ini adalah …


Efek Penyakit Kronis Terhadap Gangguan Mental Emosional, Giri Widakdo, Besral Besral Feb 2013

Efek Penyakit Kronis Terhadap Gangguan Mental Emosional, Giri Widakdo, Besral Besral

Kesmas

Hasil Riset Kesehatan Dasar tahun 2007 menunjukkan 11,6% penduduk Indonesia berumur 15 tahun ke atas mengalami gangguan mental emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penyakit kronis terhadap gangguan mental emosional. Desain penelitian ini adalah potong lintang menggunakan data Riskesdas tahun 2007. Sebanyak 660.452 responden berusia di atas 15 tahun yang tidak mengalami gangguan jiwa dijadikan sampel. Gangguan mental emosional dinyatakan ada jika responden mem-punyai paling tidak enam dari 20 gangguan. Penyakit kronis seperti tuberculosis (TB) paru, hepatitis, jantung, diabetes, kanker, dan stroke diukur melalui wawancara yang didasarkan pada diagnosis petugas kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sepuluh penderita penyakit …


Determinan Penyakit Stroke, Woro Riyadina, Ekowati Rahajeng Feb 2013

Determinan Penyakit Stroke, Woro Riyadina, Ekowati Rahajeng

Kesmas

Penyakit stroke merupakan penyebab kematian dan kecacatan kronik yang paling tinggi pada kelompok umur di atas usia 45 tahun terbanyak di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi determinan utama yang berhubungan dengan penyakit stroke pada masyarakat di kelurahan Kebon Kalapa Bogor. Analisis lanjut terhadap 1.912 responden subset baseline data penelitian “Studi Kohort Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular” Data dikumpulkan dengan metode wawancara pada penduduk tetap di kelurahan Kebon Kalapa, Kecamatan Bogor Tengah, Bogor tahun 2012. Diagnosis stroke berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan dokter spesialis syaraf. Variabel independen meliputi karakteristik sosiodemografi, status kesehatan dan perilaku berisiko. Data dianalisis dengan uji regresi logistik …


Faktor Risiko Diare Shigellosis Pada Anak Balita, A. Zulkifli Abdullah, A. Arsunan Arsin, Lidyawati Dahlan Jan 2013

Faktor Risiko Diare Shigellosis Pada Anak Balita, A. Zulkifli Abdullah, A. Arsunan Arsin, Lidyawati Dahlan

Kesmas

Diare shigellosis pada balita merupakan masalah serius sebab dapat menyebabkan kematian. Untuk mengetahui faktor-faktor risiko kejadian shigellosis pada anak balita dilakukan studi kasus kontrol di beberapa rumah sakit di Kota Makassar dengan 68 kasus dan 136 kontrol. Data mengenai jenis kelamin dan status gizi anak balita, pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif, status ekonomi, pendidikan ibu, kebiasaan ibu mencuci tangan memakai sabun, kepadatan hunian rumah, sarana air bersih, danjamban keluarga dikumpulkan dengan wawancara dan observasi serta dikategorikan dan disaring (screening) dengan uji chi square. Enam variabel dengan nilai p < 0,25 dimasukkan dalam uji regresi logistik yang menghasilkan variabel dengan nilai p < 0,05 (gizi rendah, ASI tidak eksklusif, dan status ekonomi rendah). Uji regresi logistik tahap kedua dengan 3 variabel ini menghasilkan model shigellosis = 1,47 gizi rendah + 1,471 ASI tidak eksklusif + 1,022 status ekonomi rendah - 2,546 dengan nilai oddsratio (OR) = 4,352 (gizi rendah), 4,353 (ASI tidak eksklusif), dan 2,779 (status ekonomi rendah). Studi ini menyimpulkan bahwa gizi balita yang rendah, pemberian ASI yang tidak eksklusif, dan status ekonomi ibu yang rendah merupakan faktor-faktor risiko penting kejadian diare shigellosis pada balita.

Shigellosis diarrhea is a serious issue to children under five years …


Ukuran Lingkar Pinggang Optimal Untuk Identifikasi Sindrom Metabolik Pada Populasi Perkotaan Di Indonesia, Krisnawaty Bantas, Hari Koesnanto Yoseph, Budi Moelyono Jan 2013

Ukuran Lingkar Pinggang Optimal Untuk Identifikasi Sindrom Metabolik Pada Populasi Perkotaan Di Indonesia, Krisnawaty Bantas, Hari Koesnanto Yoseph, Budi Moelyono

Kesmas

Sindrom metabolik (SM) adalah suatu kombinasi gangguan medis yang meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskuler. Salah satu kriteria sindrom metabolik adalah obesitas sentralis. Beberapa sumber mendefinisikan sindrom metabolik menggunakan ukuran lingkar pinggang yang berbeda yang belum tentu sesuai apabila diterapkan untuk populasi Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapat nilai titik potong lingkar pinggang yang optimal sebagai salah satu kriteria SM yang sesuai dengan antropometri populasi Indonesia. Penelitian ini bersifat deskriptif menggunakan data sekunder yang berasal Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Indonesia 2007. Sampel terdiri dari 13.262 orang berusia diatas 15 tahun pria dan wanita tidak hamil. Sebagai variabel dependen …


Perbedaan Gender Pada Kejadian Sindrom Metabolik Pada Penduduk Perkotaan Di Indonesia, Krisnawaty Bantas, Hari Koesnanto Yoseph, Budi Moelyono Dec 2012

Perbedaan Gender Pada Kejadian Sindrom Metabolik Pada Penduduk Perkotaan Di Indonesia, Krisnawaty Bantas, Hari Koesnanto Yoseph, Budi Moelyono

Kesmas

Sindrom Metabolik (SM) merupakan faktor risiko penting penyakit kardiovaskuler yang merupakan penyebab utama kematian di Indonesia. Perbedaan gender pada SM berkontribusi terhadap perbedaan gender pada penyakit kardiovaskuler. Penelitian ini bertujuan mengetahui prevalensi dan risiko SM berdasarkan gender di perkotaan Indonesia menggunakan data Riset Kesehatan Dasar 2007 dan menggunakan rancangan penelitian potong lintang. Populasi penelitian terdiri dari 13.262 orang pria dan wanita yang tidak hamil berusia lebih dari 15 tahun yang bermukim di daerah perkotaan. Variabel penelitian meliputi variabel dependen sindrom metabolik. Variabel independen utama adalah gender dan variabel kovariat yang lain adalah level 1 (umur, status perkawinan, pendidikan, stres, merokok, …


Determinan Keluhan Muskuloskeletal Pada Tenaga Kerja Wanita, Andi Zulkifli Abdullah, A. Arsunan Arsin, Muhammad Yahya Nov 2012

Determinan Keluhan Muskuloskeletal Pada Tenaga Kerja Wanita, Andi Zulkifli Abdullah, A. Arsunan Arsin, Muhammad Yahya

Kesmas

Insomnia merupakan gangguan tidur yang paling sering ditemukan pada lanjut usia (lansia) dengan prevalensi sekitar 67%. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara kecemasan, depresi, dukungan keluarga, dan kondisi lingkungan dengan kejadian insomnia pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Gau Mabaji Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan desain studi observasional dengan rancangan cross sectional dan metode exhausive sampling. Data dianalisis dengan uji chi square, koefisien phi (f) dengan a = 0,05. Sebanyak 96 lansia penghuni panti memenuhi kriteria penelitian. Uji chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kecemasan (nilai p = 0,014; f = 0,251), depresi (nilai p = 0,019; …


Determinan Insomnia Pada Lanjut Usia, Iwan Muhamad Ramdan, Tiyanpri Bayu Laksmono Nov 2012

Determinan Insomnia Pada Lanjut Usia, Iwan Muhamad Ramdan, Tiyanpri Bayu Laksmono

Kesmas

Gangguan muskuloskeletal merupakan masalah kesehatan dan keselamatan kerja yang penting karena masih berkontribusi pada penurunan produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan umur tenaga kerja, masa kerja, indeks massa tubuh, dan sikap kerja dengan keluhan gangguan muskuloskeletal pada tenaga kerja wanita di unit produksi bagian kupas di PT SSM Kalimantan Timur. Penelitian kuantitatif yang menggunakan desain penelitian cross sectional ini dilakukan pada tenaga kerja wanita bagian pengupasan yang berjumlah 46 orang (total sampling). Variabel bebas penelitian terdiri dari umur, masa kerja, indeks massa tubuh, dan posisi kerja, sementara variabel terikat adalah keluhan gangguan muskuloskeletal. Analisis data yang digunakan adalah …


Studi Epidemiologi Deskriptif Talasemia, Dwi Sarwani Sri Rejeki, Nunung Nurhayati, Supriyanto Supriyanto, Elva Kartikasari Oct 2012

Studi Epidemiologi Deskriptif Talasemia, Dwi Sarwani Sri Rejeki, Nunung Nurhayati, Supriyanto Supriyanto, Elva Kartikasari

Kesmas

Talasemia adalah penyakit kelainan darah akibat kekurangan atau penurunan produksi hemoglobin. Jumlah penderita talasemia di Yayasan Talasemia Indonesia cabang Banyumas terus meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan karakteristik penderita talasemia di Yayasan Talasemia Indonesia cabang Banyumas tahun 2012. Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional ini dilakukan terhadap 64 sampel yang diambil dengan teknik proportionate stratified random sampling . Data dikumpulkan meliputi melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penderita talasemia rata-rata berusia 12,28 tahun, berjenis kelamin laki-laki (51,6%), sedang sekolah SD (40,6%), bukan angkatan kerja (92,2%), talasemia β-mayor (90,6%), …


Peran Juru Pantau Jentik Dalam Sistem Kewaspadaan Dini Demam Berdarah Dengue Di Indonesia, Diana Andriyani Pratamawati Jun 2012

Peran Juru Pantau Jentik Dalam Sistem Kewaspadaan Dini Demam Berdarah Dengue Di Indonesia, Diana Andriyani Pratamawati

Kesmas

Program pencegahan dan pemberantasan demam berdarah dengue (DBD) telah berlangsung sekitar 43 tahun dan berhasil menurunkan angka kematian dari 41,3% pada tahun 1968 menjadi 0,87% pada tahun 2010, tetapi belum berhasil menurunkan angka kesakitan. Bahkan, Indonesia menduduki urutan tertinggi kasus DBD di Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) pada tahun 2010. Salah satu faktor belum efektifnya pencegahan DBD di Indonesia adalah masih lemahnya sistem kewaspadaan dini. Peran juru pantau jentik (jumantik) sangat penting dalam sistem kewaspadaan dini mewabahnya DBD karena berfungsi untuk memantau keberadaan dan menghambat perkembangan awal dari vektor penular DBD. Seiring masih tingginya angka kasus DBD di Indonesia, …