Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®

Epidemiology Commons™

Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®

Articles 121 - 149 of 149

Full-Text Articles in Epidemiology

Karakteristik Pasien Tuberkulosis Lost To Follow Up Dari Empat Rs Di Kota Bandung, Azizah Muthiah, Noormarina Indraswari, Budi Sujatmiko Jun 2019

Karakteristik Pasien Tuberkulosis Lost To Follow Up Dari Empat Rs Di Kota Bandung, Azizah Muthiah, Noormarina Indraswari, Budi Sujatmiko

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Jumlah kasus tuberkulosis (TB) yang tidak terlaporkan dan tidak terdeteksi di Indonesia sebelum pelaksanaan sistem pengawasan TB nasional pada tahun 2017 mencapai 47% dari total kasus, termasuk di dalamnya kasus TBlost to follow up atau hilang dari pengamatan. Pasien yang termasuk dalam kelompok ini akan meningkatkan risiko perburukan klinis, kambuh, gagal pengobatan, dan menjadi resistan terhadap obat, selain itu mereka juga akan mejadi sumber penularan di masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui karakteristik pasien rawat jalan TB yang hilang dari pengamatan dari empat rumah sakit terpilih di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif dengan rancangan potong lintang. Sampel …


Determinan Yang Meningkatkan Risiko Terinfeksi Hiv Pada Wargabinaan Lembaga Pemasyarakatan Dan Rumah Tahanan Di Indonesia: Studi Tinjauan Pustaka 2007-2017, Mondastri Korib Sudaryo Jun 2019

Determinan Yang Meningkatkan Risiko Terinfeksi Hiv Pada Wargabinaan Lembaga Pemasyarakatan Dan Rumah Tahanan Di Indonesia: Studi Tinjauan Pustaka 2007-2017, Mondastri Korib Sudaryo

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Wargabinaan pemasyarakatan (WBP) diduga berisiko terinfeksi HIV selama tinggal di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) akibat menyuntik narkotika dan perilaku berisiko lainnya. Studi ini bertujuan mengetahui determinan yang meningkatkan faktor risiko terinfeksi HIV di kalangan WBP di lapas/rutan di Indonesia. Rancangan studi adalah tinjauan pustaka sistematik (systematic literature review) yang merangkum dan membandingkan hasil studi dari 12 artikel yang diterbitkan sejak 2007 2017 di jurnal nasional/internasional berbahasa Inggris/Indonesia mengenai karakteristik dan determinan infeksi HIV pada populasi WBP yang tinggal di lapas/rutan di Indonesia. Karakteristik demografis WBP: umumnya laki laki; usia rata-rata 30 tahun (rentang: 21-51 tahun); sebagian besar <=SMU; setengahnya menikah. Prevalensi HIV di kalangan WBP di beberapa lapas: 10%-56%. Tiga survei nasional tahun 2011, 2013, 2015 menunjukkanprevalence rate antara 1,2% – 3%. Proporsi perilaku berisiko: menyuntik narkotika (antara 5% - 66%), berbagi jarum suntik (28%-47%), kontak seksual tidak aman dengan sesama WBP (2%-13%), atau dengan WPS (96%), pakai tattoo (2%-56%), atau tindik (5%-13%), minum alkohol (47%). Dari 3 survey yang sama tingkat prevalensi Sifilis antara 2,1%– 5%. Determinan/faktor risiko terinfeksi HIV: menggunakan narkotika suntik (OR antara 11,4 - 104,8), pakai tatoo (OR: 1,7 -2,4), pakai tindik (OR = 4,4), seks tidak aman (OR=1,9), terinfeksi Sifilis (OR=4,2). Faktor-faktor penting yang meningkatkan risiko terinfeksi HIV di kalangan WBP di lapas/rutan adalah penggunaan narkotika suntik, berbagi jarum suntik tidak steril, kontak seksual dengan sesama WBP &/ WPS, terinfeksi Sifilis dan memakai tato/tindik.


Epidemiologi Deskriptif Kematian Ibu Di Kabupaten Serang Tahun 2017, Suyanti Suyanti, Tri Yunis Miko Wahyono Jun 2019

Epidemiologi Deskriptif Kematian Ibu Di Kabupaten Serang Tahun 2017, Suyanti Suyanti, Tri Yunis Miko Wahyono

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan indikator kesejahteraan masyarakat suatu negara. Sasaran RPJMN 2015-2019 di Indonesia AKI ditargetkan menjadi 306 pada tahun 2019. AKI di Kabupaten Serang tahun 2017 adalah 195/100.000 KH, atau 58 kasus dengan jumlah kelahiran hidup sebanyak 29.787 jiwa. Dari 58 kasus kematian ibu, 14 orang persalinan ditolong dukun (24,14%). Tujuan penelitian ini adalah eksplorasi deskriptif epidemiologi kematian ibu di Kabupaten Serang tahun 2017. Penelitian ini menggunakan studicase seriespada 58 kasus kematian ibu hasil dari AMP (Audit Maternal Perinatal). Lokasi penelitian di 24 puskesmas wilayah Dinas Kesehatan Kabupaten Serang. Kematian ibu di Kabupaten Serang tahun 2017 berdasarkan tiga …


Hubungan Diabetes Melitus Dengan Hipertensi Pada Populasi Obesitas Di Indonesia (Analisis Data Ifls-5 Tahun 2014), Crysti Mei Manik, Sudarto Ronoatmodjo Jun 2019

Hubungan Diabetes Melitus Dengan Hipertensi Pada Populasi Obesitas Di Indonesia (Analisis Data Ifls-5 Tahun 2014), Crysti Mei Manik, Sudarto Ronoatmodjo

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Prevalensi obes di dunia tinggi. Data 2016 menunjukkan bahwa prevalensi obes meningkat 3 kali lipat yakni lebih dari 650 juta orang. Penderita diabetes melitus (DM) dan hipertensi banyak ditemukan pada populasi obes dan hal ini kemungkinan menunjukkan bahwa ada hubungan antara DM dengan hipertensi pada populasi obes. Di Indonesia prevalensi obes adalah 15.4%, DM 6.9% dan hipertensi 26.5%. Penelitian ini bertujuan melihat apakah ada hubungan DM dengan hipertensi pada populasi obes di Indonesia dengan menggunakan dataThe Indonesian Family Life Survey kelima(IFLS-5) Tahun 2014. Desain penelitian adalah cross sectional dengan jumlah sampel 712 orang dan analisis data menggunakan Cox regression.Dari 712 …


Gender And Hypertantion (Data Analysis Of The Indonesia Basic Health Research 2007), Krisnawati Bantas, Dwi Gayatri Jun 2019

Gender And Hypertantion (Data Analysis Of The Indonesia Basic Health Research 2007), Krisnawati Bantas, Dwi Gayatri

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

The objective of this study was to examine whether there was a gender difference in the occurrence of hypertension in Indonesian people, after controlling for individual and environment factors. Data were ob tained from the Indonesia Basic Health Research 2007 and a cross sectional design was used. Samples consisted of 13.262 men and women age 15 years or more. A multilevel logistic regression was used to ana lyze the data. There was a statistically significant association between gender and hypertension. Women were less likely to have hypertension than men (OR 0.86 P value < 0.0033). There was an interaction between variable of gender and variable of age. It suggested that the probability of having hypertension in women and men was varied by the strata of age. In the strata of age more than 60 years, women were more likely to have hypertension than men (OR 1.25, P value 0.0065); in strata of age 30-59 years, there was no difference of having hypertension between women and men (P value > 0.05); in strata of age <30 years, women were less likely to have hypertension than men (OR 0.67 Pvalue 0.0000). Among women, there was an increased of having hypertension with age. Age of e” 60 years was the highest risk of having hypertension. Among men, there was an increased of having hypertension with age, but at in the age of e” 60 years the increased risk of having hypertension was not as high as in women.


Determinan Kejadian Kejang Demam Pada Balita Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Budhi Mulia Pekanbaru, Zulmeliza Rasyid, Dian Kusuma Astuti, Christine Vita Gloria Purba Jun 2019

Determinan Kejadian Kejang Demam Pada Balita Di Rumah Sakit Ibu Dan Anak Budhi Mulia Pekanbaru, Zulmeliza Rasyid, Dian Kusuma Astuti, Christine Vita Gloria Purba

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Kejang demam adalah bangkitan kejang yang dapat terjadi pada anak berumur 6 bulan sampai 5 tahun yang mengalami kenaikan suhu tubuh (suhu diatas 380C) yang tidak disebabkan oleh proses intracranial. Di Rumah Sakit Ibu dan Anak Budhi Mulia angka kejadian kejang demam pada balita tahun 2017 berjumlah 98 kasus dengan proporsi kasus yaitu 34,03%. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan dan mengetahui determinan kejadian kejang demam pada balita di RSIA Budhi Mulia Pekanbaru tahun 2015-2017. Desain Penelitian adalahcase control. Populasi sebanyak 1.119 orang dengan besar sampel sebanyak 144 dengan perbandingan 1:1 di mana 72 untuk kasus dan 72 untuk kontrol. Teknik …


Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesuksesan Kesembuhan Dari Pengobatan Regimen Pendek (Short Treatment Regiment) Pada Pasien Tuberkulosis Resistensi Obat Di Indonesia Tahun 2017, Rina Agustina, Rizka Maulida, Yovsyah Yovsyah Dec 2018

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesuksesan Kesembuhan Dari Pengobatan Regimen Pendek (Short Treatment Regiment) Pada Pasien Tuberkulosis Resistensi Obat Di Indonesia Tahun 2017, Rina Agustina, Rizka Maulida, Yovsyah Yovsyah

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

TB RO menyebabkan beban pengendalian penyakit TB menjadi bertambah. Adanya penurunan angka keberhasilan pengobatan dari tahun 2010 sebesar 67,9% menjadi 51,1% di tahun 2013 dan peningkatan kasus pasien putus berobat mendorong Indonesia menerapkan pengobatan jangka pendek untuk meningkatkan angka keberhasilan pengobatan TB RO dan menurunkan kasus pasien putus berobat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat status kesuksesan kesembuhan dari pengobatan TB RO dan faktor-faktor yang berhubungan dengan status kesuksesan kesembuhan dari pengobatan regimen pendek di Indonesia tahun 2017 dengan menggunakan data pasien TB RO yang tercatat dalam e-TB manager dari pasien-pasien berusia e” 15 tahun yang telah ada status hasil pengobatan …


Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Infeksi Hiv Pada Pengguna Napza Suntik (Penasun) Dki Jakarta Tahun 2013–2014, Inggariwati Inggariwati, Sudarto Ronoatmodjo Dec 2018

Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Infeksi Hiv Pada Pengguna Napza Suntik (Penasun) Dki Jakarta Tahun 2013–2014, Inggariwati Inggariwati, Sudarto Ronoatmodjo

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Prevalensi HIV pada kelompok Penasun selalu menduduki peringkat tertinggi dibanding kelompok populasi kunci lainnya. Studi cross sec tional dilakukan untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan infeksi HIV pada populasi Penasun DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari pelaksanaan Sero Survei HIV/Sifilis yang terintegrasi dengan Survei Cepat Perilaku di DKI Jakarta pada tahun 2013 - 2014. Populasi penelitian ini adalah Penasun di DKI Jakarta, sampel 240, pemilihan sampel menggunakan metode RDS (Responden Driven Sampling). Model akhir analisis multivariate cox regression menunjukkan bahwa variabel yang paling berkontribusi terhadap infeksi HIV di kalangan Penasun adalah sikap sharing jarum suntik PR 2,42 …


Faktor Risiko Kejadian Dehidrasi Pada Petani Garam Di Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, Nur Fitriah, Henry Setyawan S, Mateus Sakundarno Adi, Ari Udiyono Dec 2018

Faktor Risiko Kejadian Dehidrasi Pada Petani Garam Di Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, Nur Fitriah, Henry Setyawan S, Mateus Sakundarno Adi, Ari Udiyono

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Dehidrasi merupakan salah satu tanda dari ketidakseimbangan cairan tubuh. Status hidrasi penduduk indonesia yaitu 49,2% penduduk tidak terhidrasi dengan baik. Salah satu kelompok yang berisiko tinggi terhadap dehidrasi adalah petani garam. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor risiko dehidrasi pada petani garam yaitu faktor pengetahuan, faktor aktivitas fisik, faktor asupan cairan, dan faktor alat pelindung diri terhadap kejadian dehidrasi. Jenis penelitian ini bersifat observasional analitik dengan desain studi cross sectional. Jumlah subjek pada penelitian ini sebanyak 100 yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Hasil analisis menunjukan bahwa pengetahuan, dan aktivitas fisik bukan merupakan faktor risiko dehidrasi pada petani garam. …


Association Between Knowledge Of Condom Functions And Condom Use Among Sexually-Active Unmarried Male Adolescents In Indonesia, Lhuri Dwianti Rahmartani, Asri Adisasmita Dec 2018

Association Between Knowledge Of Condom Functions And Condom Use Among Sexually-Active Unmarried Male Adolescents In Indonesia, Lhuri Dwianti Rahmartani, Asri Adisasmita

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Background: Premarital sex is culturally unacceptable in Indonesia and education on safe sex practice remains controversial. Meanwhile, Indonesia Demographic and Health Surveys (IDHS) show gradual increase in the prevalence of sexually-active adolescents nationwide, particularly among unmarried males. Unfortunately, condom use is low among this population and it is unclear whether it relates to inadequate knowledge on safe sex practice including condoms. Objective: to see whether there is an association between knowledge on condom functions and condom use among adolescents.Method: cross-sectional study of 913 Indonesian unmarried males aged 15 – 24 who have had sex (IDHS Adolescent Reproductive Health 2012 dataset). …


The Relationship Between Antenatal Care With Childbirth Complication In Indonesian’S Mothers (Data Analysis Of The Indonesia Demographic And Health Survey 2012), Krisnawati Bantas, Nurul Aryastuti, Dwi Gayatri Dec 2018

The Relationship Between Antenatal Care With Childbirth Complication In Indonesian’S Mothers (Data Analysis Of The Indonesia Demographic And Health Survey 2012), Krisnawati Bantas, Nurul Aryastuti, Dwi Gayatri

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Labor complications often lead to maternal death. A good antenatal care can reduce maternal and infant mortality. The purpose of this study was to analyze the relationship between antenatal care and labor complica tion among Indonesian’s mothers. Data of the Indonesia Demographic and Health Survey (IDHS) 2012 from 33 Provinces were used in this study. Samples consisted of 11.803 women aged 15-49 years who deliv ered baby at sometimes during the last 5 years before survey. A cross sectional design was used. Variables in the study consisted of dependent variable (labor complication), main independent variable (antenatal care) and potential confounder …


Faktor Lingkungan Rumah Dan Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Kota Palopo 2016, Marwanty Marwanty, Krisnawati Bantas Jun 2018

Faktor Lingkungan Rumah Dan Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Kota Palopo 2016, Marwanty Marwanty, Krisnawati Bantas

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Latar belakang. Kota Palopo merupakan salah satu daerah endemis demam berdarah Dengue di Provinsi Sulawesi Selatan. Lingkungan rumah memiliki peran penting dalam penularan penyakit demam berdarah Dengue sebagai media interaksi antara nyamuk Aedes Aegypti dan manusia. Tujuan. Untuk mengetahui hubungan faktor lingkungan rumah dengan kejadian demam berdarah Dengue.Metode. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan rancangan studi kasus kontrol. Total sampel penelitian sebanyak 236 sampel dengan perbandingan kasus dan kontrol 1:1. Analisis data mencakup analisis bivariat dan multivariat. Analisis multivariat dilakukan dengan uji regresi logistik ganda. Hasil. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa interaksi antara faktor lingkungan rumah dengan pendidikan rendah meningkatkan …


Evaluasi Metode Genexpert Mtb/Rif Dengan Sampel Raw Sputum Untuk Mendeteksi Tuberkulosis Paru, Tri Nugraha Susilawati, Leli Saptawati, Kusmadewi Eka Damayanti, Riska Larasati Jun 2018

Evaluasi Metode Genexpert Mtb/Rif Dengan Sampel Raw Sputum Untuk Mendeteksi Tuberkulosis Paru, Tri Nugraha Susilawati, Leli Saptawati, Kusmadewi Eka Damayanti, Riska Larasati

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah utama di Indonesia dan dunia. Tantangan utama dalam mendiagnosis TB secara konvensional yaitu rendahnya sensitivitas deteksi pada pemeriksaan mikroskopis dan lamanya waktu yang diperlukan untuk kultur. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi metode GeneXpert MTB/RIF untuk mendeteksiMycobacterium tuberculosis dengan sampel dahak langsung di RSUD Dr. Moewardi (RSDM), Surakarta. Analisis observasional dengan pendekatan kohort retrospektif menggunakan data sekunder hasil pemeriksaan GeneXpert MTB/RIF pada sampel dahak langsung di Laboratorium Mikrobiologi Klinik RSDM pada tahun 2012 2015. Sampel didapatkan dari pasien yang memenuhi kriteria suspek multidrug-resistant tuberculosis (MDR-TB) dan sampel tersebut telah dikultur di Balai …


Hubungan Pola Konsumsi Makanan Berisiko Dengan Obesitas Sentral Pada Wanita Usia 25-65 Tahun Di Bogor Tahun 2011-2012, Fara Irdini Azkia, Tri Yunis Miko Wahyono Jun 2018

Hubungan Pola Konsumsi Makanan Berisiko Dengan Obesitas Sentral Pada Wanita Usia 25-65 Tahun Di Bogor Tahun 2011-2012, Fara Irdini Azkia, Tri Yunis Miko Wahyono

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Perubahan pola makan diketahui merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan obesitas dan penyakit kronis lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola konsumsi makanan berisiko dengan obesitas sentral pada wanita usia 25-65 tahun. Penelitian ini menggunakan data baseline Studi Kohort PTM tahun 2011-2012 di Bogor, dengan desain studicross sectional. Sampel penelitian sebanyak 2531 orang. Hasil penelitian menunjukkan 54% responden mengalami obesitas sentral dengan rata-rata lingkar perut sebesar 80,9+ 11,6 cm. Tidak terdapat perbedaan risiko antara responden yang sering dan jarang mengonsumsi makanan berisiko untuk menjadi obesitas sentral setelah dikontrol variabel usia dan status pernikahan (PR 1,038 : 95% CI …


Faktor Risiko Terjadinya Kejadian Luar Biasa (Klb) Hepatitis A Di Kabupaten Tangerang Tahun 2016, Nenden Hikmah Laila, Renti Mahkota, Elvieda Sariwati, Dwi Agus Setiabudi Jun 2018

Faktor Risiko Terjadinya Kejadian Luar Biasa (Klb) Hepatitis A Di Kabupaten Tangerang Tahun 2016, Nenden Hikmah Laila, Renti Mahkota, Elvieda Sariwati, Dwi Agus Setiabudi

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Hepatitis A adalah penyakit hati akibat virus hepatitis A yang dapat menyebabkan kesakitan ringan sampai berat. Di Indonesia Hepatitis A sering muncul dalam Kejadian Luar Biasa (KLB). Tahun 2014 tercatat 3 Provinsi dan 4 Kabupaten terjadi KLB dengan jumlah penderita 282. Penyelidikan epidemiologi ini bertujuan untuk mengetahui gambaran KLB dan mengidentifikasi faktor risiko KLB Hepatitis A di Kabupaten Tangerang tahun 2016. Desain studi yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain kasus kontrol. Penyelidikan dilaksanakan pada bulan Maret 2016 di Kabupaten Tengerang. Besar sampel yaitu 44 kasus dan kontrol sebanyak 95. Data yang dikumpulkan dalam penyelidikan ini berupa data primer dan …


Coverage And Determinants Of Second-Dose Measles Vaccination Among Under-Five Children In Aceh Jaya District, Aceh Province, Indonesia, Rizka Maulida, Lhuri Dwianti Rahmartani, Lila K. Hairani, Tri Yunis Miko Wahyono Jun 2018

Coverage And Determinants Of Second-Dose Measles Vaccination Among Under-Five Children In Aceh Jaya District, Aceh Province, Indonesia, Rizka Maulida, Lhuri Dwianti Rahmartani, Lila K. Hairani, Tri Yunis Miko Wahyono

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Indonesia is aiming for measles elimination status by 2020. However, high number of measles cases are still prevalent and there are still coverage differences among provinces. Measles immunization coverage also varies among surveys and routine coverage report. With the addition of second dose measles vaccination (MCV2), measles infections in the country is expected to decrease. However, MCV2 coverage has been low after 2 years of implementation. Aceh Province was chosen for this study because its low coverage. This study aimed to measure the coverage and investigate the determinants of MCV2 in Aceh Jaya, Aceh Province. Dataset from “Assessment of the …


Hubungan Pengetahuan Hiv/Aids Dengan Stigma Terhadap Orang Dengan Hiv/Aids Di Kalangan Remaja 15-19 Tahun Di Indonesia (Analisis Data Sdki Tahun 2012), Berliana Situmeang, Syahrizal Syarif, Renti Mahkota Jul 2017

Hubungan Pengetahuan Hiv/Aids Dengan Stigma Terhadap Orang Dengan Hiv/Aids Di Kalangan Remaja 15-19 Tahun Di Indonesia (Analisis Data Sdki Tahun 2012), Berliana Situmeang, Syahrizal Syarif, Renti Mahkota

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Stigma terhadap ODHA menjadi salah satu hambatan paling besar dalam pencegahan, perawatan, pengobatan, dan dukungan HIV/AIDS. Pengetahuan tentang HIV/AIDS mempengaruhi terjadinya stigma terhadap ODHA. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan stigma terhadap ODHA di kalangan remaja usia 15-19 tahun di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) Tahun 2012 dengan disain cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 8.316 orang. Hasil studi menunjukkan 71,63% remaja mempunyai stigma terhadap ODHA, 49,10% remaja mempunyai pengetahuan yang kurang tentang HIV. Pengetahuan yang kurang tentang HIV/AIDS berhubungan dengan stigma terhadap ODHA (PR= 1,210 95% CI: 1,149-1,273) setelah dikontrol oleh …


Determinant Of Timely First-Shot Hepatitis B Immunization In East Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia, Putri Bungsu Machmud, Dwi Gayatri, Tri Yunis Miko Wahyono Jul 2017

Determinant Of Timely First-Shot Hepatitis B Immunization In East Lombok, West Nusa Tenggara, Indonesia, Putri Bungsu Machmud, Dwi Gayatri, Tri Yunis Miko Wahyono

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Hepatitis B remains as one of health problems in the world. The results of several studies related to factors in predicting of the timely first-shot hepatitis B immunization were still inconsistent. Aim of this study is to identify determinant factors of the timely first-shot hepatitis B immunization in East Lombok, Indonesia. We used a cross sectional design study, and data derived from immunization coverage survey at six districts/ cities in 2013. A Total of 227 children aged 12 to 23 months who already got immunization of a first-shot hepatitis B vaccineand well documented were included as samples in this study. …


Pengaruh Konsumsi Fruktosa Pada Minuman Kemasan Terhadap Toleransi Glukosa Terganggu Pada Kelompok Usia Muda Di Perkotaan Di Indonesia, Nicolaski Lumbuun, Nasrin Kodim Jul 2017

Pengaruh Konsumsi Fruktosa Pada Minuman Kemasan Terhadap Toleransi Glukosa Terganggu Pada Kelompok Usia Muda Di Perkotaan Di Indonesia, Nicolaski Lumbuun, Nasrin Kodim

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Peningkatan konsumsi minuman kemasan (soft drinks/ bevereges) tampak nyata di dunia, termasuk Indonesia. Peningkatan ini terutama terjadi di kelompok usia muda. Konsumsi minuman tersebut berkaitan dengan gangguan metabolik, antara lain obesitas, toleransi glukosa terganggu (TGT) dan diabetes melitus. Hal ini disebabkan penggunaan pemanis tinggi fruktosa (high fructose corn syrup, HFCS). TGT terutama menjadi masalah kesehatan serius karena umumnya tidak menunjukkan gejala dan terlambat untuk dideteksi sehingga sering kali telah berprogresi menjadi diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan konsumsi tinggi fruktosa dengan kejadian TGT pada usia muda, serta prevalensi kekerapan mengkonsumsi minuman tinggi fruktosa, baik secara nasional maupun pada …


Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Hipertensi Derajat 1 Di Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu Ptm) Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandung Tahun 2016, Teguh Dhika Rohkuswara, Syahrizal Syarif Jul 2017

Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Hipertensi Derajat 1 Di Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu Ptm) Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandung Tahun 2016, Teguh Dhika Rohkuswara, Syahrizal Syarif

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Hipertensi sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan di dunia termasuk Indonesia. Prevalensi hipertensi di Indonesia, cukup tinggi yaitu sebesar 25,8% (Riskesdas, 2013). Sebagian besar penderita hipertensi termasuk dalam kelompok hipertensi derajat 1 dan separuhnya tidak menyadari sebagai penderita. Hipertensi bukan penyakit kausal tunggal, ada berbagai faktor yang berkontribusi terhadap munculnya hipertensi, salah satunya yang sering ditemukan adalah obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya hubungan antara obesitas dengan kejadian hipertensi derajat 1 di Posbindu PTM Kantor Kesehatan Pelabuhan Bandung. Desain penelitian adalah cross sectional, menggunakan data sekunder kegiatan Posbindu PTM KKP Bandung tahun 2016. Subjek penelitian adalah pegawai instansi …


Prediktor Kejadian Tb Pada Odha Di Salah Satu Rs Pemerintah Bogor, Tahun 2014-2016, Ulya Qoulan Karima, Mondastri Korib Sudaryo, Nuning Maria Kiptiyah Jul 2017

Prediktor Kejadian Tb Pada Odha Di Salah Satu Rs Pemerintah Bogor, Tahun 2014-2016, Ulya Qoulan Karima, Mondastri Korib Sudaryo, Nuning Maria Kiptiyah

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

TB merupakan tantangan bagi pengendalian Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) karena merupakan infeksi oportunistik terbanyak pada orang dengan HIV/AIDS (ODHA). TB dapat meningkatkan progresivitas HIV dan meningkatkan risiko kematian bagi penderita HIV. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prediktor yang berhubungan dengan kejadian TB pada ODHA di salah satu RS tahun 2014-2016. Desain studi yang digunakan adalah cross sectional dengan menggunakan data register ART dan Rekam Medis. Sampel berjumlah 817 pasien HIV. Analisis data dilakukan dengan menggunakan multiple cox regression. Hasil analisis multivariat menunjukkan adanya peningkatan risiko TB pada kelompok dengan anemia (PR=1,54, 95% CI: 1,17-2,03) dibandingkan kelompok tanpa anemia, adanya …


Pengaruh Jarak Kelahiran Terhadap Kematian Bayi Di Indonesia, Filipina, Dan Kamboja (Analisis Data Survei Demografi Kesehatan), Adelina Fitri, Asri Adisasmita, Renti Mahkota Jul 2017

Pengaruh Jarak Kelahiran Terhadap Kematian Bayi Di Indonesia, Filipina, Dan Kamboja (Analisis Data Survei Demografi Kesehatan), Adelina Fitri, Asri Adisasmita, Renti Mahkota

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Kematian bayi didefinisikan sebagai kematian yang terjadi pada tahun pertama kehidupan. Angka kematian bayi di Indonesia dan Kamboja sendiri masih berada diatas AKB Asia Tenggara, sedangkan Filipina sudah sama dengan AKB Asia Tenggara. Jarak kelahiran merupakan salah satu faktor yang memegang peran penting pada kematian bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jarak kelahiran terhadap kematian bayi di Indonesia, Filipina dan Kamboja. Penelitian menggunakan data dari Demographic Health Survey (DHS). Desain penelitian adalah cross sectional dan sampel pada masing-masing negara berjumlah 10.162, 4.741 dan 4.330 bayi. Hasil penelitian memperlihatkan, jarak kelahiran < 18 bulan memiliki risiko paling besar terhadap kematian bayi di Indonesia (OR = 2,43: 95% CI 1,26 - 4,70), Kamboja (OR = 4,39: 95% CI 1,76 - 10,94) dibandingkan jarak kelahiran 18 - 23 bulan, 24 - 35 bulan dan > 36 bulan. Sedangkan di Filipina jarak kelahiran 18 …


Feeding Problems Sebagai Prediktor Kejadian Obestitas Pada Anak Autis, Qisty Afifah Noviyanti Jul 2017

Feeding Problems Sebagai Prediktor Kejadian Obestitas Pada Anak Autis, Qisty Afifah Noviyanti

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Latar belakang: Obesitas merupakan masalah yang dapat terjadi pada anak autis. Hal ini disebabkan adanya perubahan perilaku dan pola makan akibat kondisi autisme. Akan tetapi, belum banyak studi yang menjelaskan hubungan perilaku makan bermasalah (feeding problems) dengan kejadian obesitas pada anak autis. Tujuan: Penelitian ini untuk melihat hubungan antara masalah perilaku makan (feeding problem) dengan kejadian obesitas anak autis. Metode: Peninjauan artikel dilakukan dengan kata kunci autism OR autism spectrum disorder AND feeding problem OR food selectivity dan autism AND childhood obesity. Dua studi ditemukan sesuai dengan kriteria inklusi yang dibuat Anak autis memiliki perilaku makan bermasalah yang lebih tinggi …


Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) Pada Anak Berumur 12-59 Bulan Di Puskesmas Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Tahun 2013, Muhammad Habibi Syahidi, Dwi Gayatri, Krisnawati Bantas Nov 2016

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) Pada Anak Berumur 12-59 Bulan Di Puskesmas Kelurahan Tebet Barat, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, Tahun 2013, Muhammad Habibi Syahidi, Dwi Gayatri, Krisnawati Bantas

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Kejadian ISPA pada anak berumur 12 – 59 bulan di Puskesmas Kecamatan Tebet, Jakarta selatan mencapai angka 42,95% dan Puskesmas Kelurahan Tebet Barat merupakan Kelurahan yang memiliki prevalensi penderita ISPA yang berumur 12 – 59 bulan terbanyak dengan proporsi tertinggi dari lima puskesmas kelurahan yang lain yaitu sebesar 23,20%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kejadian ISPA anak berumur 12-59 bulan di Puskesmas Kelurahan Tebet Barat. Penelitian menggunakan desain studi cross-sectional dengan 104 sampel. Sampel yang dimaksud disini adalah anak berusia 12-59 bulan yang pernah melakukan kunjungan di Puskesmas Kelurahan Tebet Barat pada tahun 2013. Data …


Indeks Massa Tubuh Dan Waktu Terjadinya Konversi Sputum Pada Pasien Tuberkulosis Paru Bta Positif Di Rsup Persahabatan Tahun 2012, Tika Dwi Tama Nov 2016

Indeks Massa Tubuh Dan Waktu Terjadinya Konversi Sputum Pada Pasien Tuberkulosis Paru Bta Positif Di Rsup Persahabatan Tahun 2012, Tika Dwi Tama

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Lebih dari 50% pasien tuberkulosis memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang rendah. Rendahnya IMT dapat memperburuk respon pengobatan dan memperbesar risiko gagal pengobatan. Studi kohort retrospektif ini dilakukan untuk mengetahui hubungan IMT dengan konversi sputum pada pasien tuberkulosis paru BTA positif. Studi dilakukan pada Desember 2013- Januari 2014 di poli paru RSUP Persahabatan dengan jumlah sampel sebanyak 120 pasien (60 pasien dengan IMT < 18,5 kg/m2 dan 60 pasien dengan IMT >18,5 kg/m2 ). Sampel diambil secara konsekutif. Probabilitas kumulatif gagal konversi pada pasien tuberkulosis paru BTA positif adalah 17% dan 9,2% pasien mengalami gagal konversi. Pasien tuberkulosis paru BTA positif dengan IMT < 18,5 kg/m2 (24,4%) memiliki probabilitas kumulatif gagal konversi yang lebih besar dibanding pasien dengan IMT > 18,5 kg/m2 (9,3%). Pada pasien …


Hubungan Prematuritas Dengan Kematian Neonatal Di Indonesia Tahun 2010 (Analisis Data Riskesdas 2010), Tyagita Widya Sari, Syahrizal Syarif Nov 2016

Hubungan Prematuritas Dengan Kematian Neonatal Di Indonesia Tahun 2010 (Analisis Data Riskesdas 2010), Tyagita Widya Sari, Syahrizal Syarif

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Prematuritas merupakan salah satu penyebab terbesar morbiditas dan mortalitas bayi termasuk kematian neonatal. Penelitian ini bertujuan mengetahui besar Odds Ratio hubungan prematuritas dengan kematian neonatal di Indonesia setelah seluruh variabel confounding (umur ibu, urutan kelahiran, jarak kelahiran, komplikasi kehamilan, komplikasi persalinan, tingkat pendidikan ibu, pekerjaan ibu, status ekonomi ibu, frekuensi ANC, komponen ANC 5T plus, penolong persalinan, tempat persalinan, jenis persalinan, dan wilayah tempat tinggal ibu) dikendalikan dan mengetahui besar Population Attributtable Risk prematuritas terhadap kematian neonatal di Indonesia tahun 2010. Desain studi penelitian ini adalah kasus kontrol dengan analisis multivariat regresi logistik ganda menggunakan data sekunder Riskesdas 2010. Jumlah …


Hubungan Makrosomia Dengan Perdarahan Postpartum Di Indonesia Tahun 2012 (Analisis Data Sdki 2012), Anggun Budiastuti, Sudarto Ronoatmodjo Nov 2016

Hubungan Makrosomia Dengan Perdarahan Postpartum Di Indonesia Tahun 2012 (Analisis Data Sdki 2012), Anggun Budiastuti, Sudarto Ronoatmodjo

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Makrosomia merupakan salah satu faktor risiko terjadinya perdarahan postpartum. Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara makrosomia dengan perdarahan postpartum di Indonesia tahun 2012. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kontrol dengan bersumber dari data survey demografi dan kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2012. Semua kasus yaitu sebanyak 497 dianalisis dalam penelitian ini sedangkan kontrol dirandom dari seluruh eligible kontrol sehingga didapatkan besar sampel yaitu 994 dengan perbandingan kasus dan kontrol adalah 1:1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makromia merupakan faktor risiko kejadian perdarahan postpartum dengan nilai ORadjusted=1,525 (95%CI 1,031-2,255) setelah dikontrol oleh variabel kunjungan anc dan penolong persalinan. Penelitian ini menyarankan …


Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Perawatan Diri Eks-Penderita Kusta Di Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Eks-Penderita Kusta Nganget, Tuban, Jawa Timur, Erni Astutik, Nuning Maria Kiptiyah Nov 2016

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Perawatan Diri Eks-Penderita Kusta Di Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Eks-Penderita Kusta Nganget, Tuban, Jawa Timur, Erni Astutik, Nuning Maria Kiptiyah

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Kusta adalah penyakit kronis, disebabkan oleh Mycobacterium leprae dan menyebabkan cacat jika tidak dilakukan perawatan diri. Kabupaten Tuban merupakan daerah di Jawa Timur dengan kasus kusta dan cacat tingkat 2 yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dan faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku perawatan diri eks penderita kusta yang tinggal di Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Eks-Penderita Kusta Nganget, Tuban. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Populasinya adalah seluruh eks-penderita kusta di Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Eks-Penderita Kusta Nganget dan semuanya diikutkan dalam penelitian sebagai sampel. Pengambilan data dilakukan pada 14-17 Desember, 2011. Hasil menunjukkan bahwa umur rata-rata …


Penggunaan Obat Nyamuk Dan Pencegahan Demam Berdarah Di Dki Jakarta Dan Depok, Tri Yunis Miko Wahyono, Oktarinda Mw Nov 2016

Penggunaan Obat Nyamuk Dan Pencegahan Demam Berdarah Di Dki Jakarta Dan Depok, Tri Yunis Miko Wahyono, Oktarinda Mw

Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia

Dari hasil salah satu studi diketahui bahwa penggunaan obat nyamuk memiliki efek lebih besar dalam menanggulangi penyakit Demam Berdarah dibandingkan penggunaan larvasida dan fogging. Tujuan studi ini untuk mendapatkan informasi tentang penggunaan obat nyamuk di masyarakat. Studi ini merupakan studi deskriptif yang pengumpulan datanya dilaksanakan pada Februari-Maret 2013 di DKI Jakata dan kota Depok. Dari hasil studi ini didapatkan bahwa: Dari 83 responden yang mengisi kuesioner (terdiri dari 65% perempuan, 45% berpendidikan SLTA dan 11% salaah satu anggota keluarganya pernah menderta demam berdarah), didapatkan bahwa Jenis obat nyamuk yang sering digunakan adalah obat nyamuk lotion (32,5%), disusul dengan spray (26,5%), …