Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®

Medical Specialties Commons

Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®

Universitas Indonesia

Discipline
Keyword
Publication Year
Publication
Publication Type

Articles 721 - 750 of 778

Full-Text Articles in Medical Specialties

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kenaikan Cd4 Pada Pasien Hiv Yang Mendapat Highly Active Antiretroviral Therapy Dalam 6 Bulan Pertama, Indria Yogani, Teguh Harjono Karyadi, Anna Uyainah, Sukamto Koesnoe Dec 2015

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kenaikan Cd4 Pada Pasien Hiv Yang Mendapat Highly Active Antiretroviral Therapy Dalam 6 Bulan Pertama, Indria Yogani, Teguh Harjono Karyadi, Anna Uyainah, Sukamto Koesnoe

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan: HIV adalah infeksi yang menyerang sistem kekebalan tubuh dengan CD4 sebagai sel targetnya. Ditemukannya Highly Active Antiretroviral Therapy (HAART) diharapkan mampu menurunkan angka morbiditas dan mortalitas HIV. Namun, kenaikan CD4 tidak sama untuk setiap pasien serta terdapat faktor lain yang berhubungan dengan kenaikan CD4 pada pasien HIV.

Metode: Studi kohort retrospektif dilakukan pada pasien HIV rawat jalan di Unit Pelayanan Terpadu HIV Rumah Sakit dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta selama Mei- Juni 2014.. Data penelitian didapatkan dari rekam medis selama Januari 2004-Desember 2013. Analisis data menggunakan program SPSS dengan uji Mann Whitney, uji Chi Square atau Fisher …


Faktor-Faktor Yang Berperan Terhadap Terjadinya Lipodistrofi Pada Pasien Hiv Yang Mendapatkan Terapi Antiretroviral Lini Pertama, Ratu Ratih Kusumayanti, Evy Yunihastuti, Dyah Purnamasari, F Witjaksono, Esthika Dewiasty Dec 2015

Faktor-Faktor Yang Berperan Terhadap Terjadinya Lipodistrofi Pada Pasien Hiv Yang Mendapatkan Terapi Antiretroviral Lini Pertama, Ratu Ratih Kusumayanti, Evy Yunihastuti, Dyah Purnamasari, F Witjaksono, Esthika Dewiasty

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Seiring dengan perkembangan antiretroviral, harapan hidup pasien HIV terus meningkat namun menjadi rentan terhadap efek samping pengobatan. Salah satu efek samping pengobatan adalah sindrom lipodistrofi, meliputi lipoatrofi, lipohipertrofi, atau gabungan keduanya. Faktor risiko yang dikaitkan dengan lipodistrofi pada HIV adalah usia, jenis kelamin, lama terapi antiretroviral, CD4 awal, Stadium HIV, dan pemakaian Stavudin. Belum ada publikasi di Indonesia yang meneliti kejadian lipodistrofi pada populasi pasien HIV yang mendapat terapi ARV lini pertama serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kejadian lipodistrofi pada pasien HIV dalam terapi ARV lini pertama berbasis Stavudin dan Zidovudin …


Pengaruh Pemberian N-Acetylcysteine Oral Terhadap High Sensitivity C Reactive Protein (Hs-Crp) Pada Pasien Hemodialisis Kronis, Ratih Tri Kusuma Dewi, Parlindungan Siregar, Idrus Alwi, Cleopas Martin Rumende Dec 2015

Pengaruh Pemberian N-Acetylcysteine Oral Terhadap High Sensitivity C Reactive Protein (Hs-Crp) Pada Pasien Hemodialisis Kronis, Ratih Tri Kusuma Dewi, Parlindungan Siregar, Idrus Alwi, Cleopas Martin Rumende

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Inflamasi dan stres oksidatif merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskuler pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. Pasien hemodialisis kronis akan mengalami peningkatan kadar Hs-CRP. Hs-CRP merupakan marker inflamasi yang telah terbukti pada beberapa penelitian bermanfaat dalam memprediksi cardiovascular event. Pemberian N-Acetylcysteine (NAC) oral dapat digunakan sebagai strategi untuk menurunkan proses inflamasi yaitu disfungsi endotel dan stress oksidatif yang berperan pada atherosclerosis pada pasien hemodialsis. Pemberian NAC ini diharapkan dapat menurunkan angka morbiditas dan mortalitas karena penyakit kardiovaskuler.

Metode. Penelitian eksperimen dengan Randomized Double Blind Controlled Trial pada 65 pasien hemodialisis kronis yang memenuhi kriteria inklusi di …


Pendekatan Diagnosis Dan Tatalaksana Endokarditis Infektif Dengan Komplikasi Emboli Septik Pulmoner Pada Pasien Hemodialisis Kronik, Jeremia Immanuel Siregar, Imelda Maria Loho, Idrus Alwi Dec 2015

Pendekatan Diagnosis Dan Tatalaksana Endokarditis Infektif Dengan Komplikasi Emboli Septik Pulmoner Pada Pasien Hemodialisis Kronik, Jeremia Immanuel Siregar, Imelda Maria Loho, Idrus Alwi

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Endokarditis infektif (EI) pada pasien hemodialisis (HD) merupakan salah satu contoh EI yang terkait dengan perawatan kesehatan dan menjadi penyebab kematian kedua pada pasien HD setelah penyakit kardiovaskuler. Penggunaan kateter intravaskuler sebagai akses HD meningkatkan risiko kejadian bakteremia sebesar sepuluh kali lipat serta infeksi “metastatik” seperti EI dan emboli septik pulmoner sebesar 10-40%. Ilustrasi Kasus. Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang dengan keluhan dyspnea d’effort, orthopnea, dan post-nocturnal dyspnea, disertai batuk dengan bercak darah dan demam tinggi sejak lima hari sebelum masuk rumah sakit. Pasien menjalani HD kronik selama 15 bulan dengan menggunakan catheter double-lumen (CDL). Dari pemeriksaan fisik …


Hubungan Antibodi Anti Trombosit Terhadap Respon Transfusi Trombosit Pada Pasien Hemato-Onkologi Yang Mendapatkan Multitransfusi Trombosit Di Rs Dr. Cipto Mangunkusomo, Anna Mira Lubis, Aru W. Sudoyo, Shufrie Effendy, Tb Djumhana, Kuntjoro Harimurti Dec 2015

Hubungan Antibodi Anti Trombosit Terhadap Respon Transfusi Trombosit Pada Pasien Hemato-Onkologi Yang Mendapatkan Multitransfusi Trombosit Di Rs Dr. Cipto Mangunkusomo, Anna Mira Lubis, Aru W. Sudoyo, Shufrie Effendy, Tb Djumhana, Kuntjoro Harimurti

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan: Multitransfusi donor random dan paparan terhadap konsentrat trombosit yang termasuk non-leukocyte depleted diketahui sebagai faktor risiko terjadinya alloimunisasi (HLA dan HPA) yang dapat menjadi salah satu penyebab kegagalan transfusi. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai hubungan antibodi anti trombosit tersebut dengan kegagalan respon transfusi trombosit pada pasien hemato-onkologi sehingga dapat dilakukan metode seleksi donor dan crossmatching trombosit donor dan resipien.

Metode: Studi observasional dilakukan pada pasien hemato-onkologi dewasa yang mendapatkan multitransfusi trombosit di Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Pengamatan dilakukan pada respon transfusi dengan mengukur corrected count increment (CCI) 1 jam post transfusi dengan …


Pengaruh Depresi Terhadap Perbaikan Infeksi Ulkus Kaki Diabetik, Arshita Auliana, Em Yunir, Rudi Putranto, Pringgodigdo Nugroho Dec 2015

Pengaruh Depresi Terhadap Perbaikan Infeksi Ulkus Kaki Diabetik, Arshita Auliana, Em Yunir, Rudi Putranto, Pringgodigdo Nugroho

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Pasien Diabetes Melitus (DM) dengan ulkus kaki lebih banyak yang mengalami depresi dan memiliki kualitas hidup yang buruk. Dalam tatalaksana ulkus kaki diabetik perlu diperhatikan faktor psikososial karena diperkirakan dapat mempengaruhi penyembuhan luka melalui induksi gangguan keseimbangan neuroendokrin-imun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh depresi terhadap proses perbaikan infeksi ulkus kaki diabetik, serta tingkat depresi pada pasien ulkus kaki diabetik yang dirawat inap.

Metode. Studi kohort prospektif dilakukan pada 95 pasien ulkus kaki diabetik terinfeksi yang dirawat di RSCM dan RS jejaring pada Maret-Oktober 2014. Subjek dibagi ke dalam dua kelompok yaitu kelompok depresi dan kelompok tidak …


Pendekatan Diagnosis Dan Tatalaksana Infark Ventrikel Kanan, R Fidiaji Hs, Sally Aman Nasution Dec 2015

Pendekatan Diagnosis Dan Tatalaksana Infark Ventrikel Kanan, R Fidiaji Hs, Sally Aman Nasution

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Fungsi optimal jantung merupakan hasil interaksi dari berbagai bagian jantung, baik ventrikel kiri maupun ventrikel kanan. Namun, perkembangan diagnosis dan tatalaksana kegawatan jantung umumnya berpusat pada disfungsi ventrikel kiri. Perkembangan keilmuan saat ini memperlihatkan bahwa disfungsi ventrikel kanan juga mengakibatkan gangguan hemodinamik yang signifikan dan membutuhkan tatalaksana yang berbeda dengan tatalaksana disfungsi ventrikel kiri. Infark ventrikel kanan umumnya bukan merupakan suatu kasus tunggal, namun seringkali menyertai infark ventrikel kiri. Identifikasi infark ventrikel kanan pada kondisi tersebut, dapat mempengaruhi tatalaksana yang dilakukan pada suatu sindrom koroner akut.


Infeksi Komorbid Virus Hepatitis B Tersamar Dan Human Immunodeficiency Virus (Hiv), Chyntia Olivia Maurine Jasirwan Sep 2015

Infeksi Komorbid Virus Hepatitis B Tersamar Dan Human Immunodeficiency Virus (Hiv), Chyntia Olivia Maurine Jasirwan

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Infeksi virus hepatitis B (VHB) dapat bermanifestasi dalam berbagai kondisi mulai dari asimtomatik (karier), hepatitis kronik, sirosis hati, sampai karsinoma hepatoseluler.


Proporsi Infeksi Virus Hepatitis B Tersamar Pada Pasien Yang Terinfeksi Human Immunodeficiency Virus, Joyce Bratanata, Rino Alvani Gani, Teguh Haryono Karjadi Sep 2015

Proporsi Infeksi Virus Hepatitis B Tersamar Pada Pasien Yang Terinfeksi Human Immunodeficiency Virus, Joyce Bratanata, Rino Alvani Gani, Teguh Haryono Karjadi

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Infeksi hati kronik merupakan penyebab penting morbiditas serta mortalitas di antara penderita HIV positif pada pemakaian highly active antiretroviral therapies (HAART). Penyakit hati kronik dapat terjadi mulai dari infeksi tersamar sampai karsinoma hepatoselular. Kejadian VHB tersamar sering ditemukan pada pasien dengan kondisi imunosupresi seperti HIV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya proporsi hepatitis B tersamar, hitung CD4+, transmisi IVDU, proporsi hepatitis C dan proporsi anti-HBc yang positif pada koinfeksi hepatitis B tersamar pada pasien HIV/AIDS di RSCM.

Metode. Studi potong-lintang dilakukan pada pasien HIV yang berobat di Pokdisus dan ruang rawat inap RSCM dengan pengambilan sampel secara …


Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hepatitis C Pada Pasangan Seksual Pasien Koinfeksi Human Immunodeficiency Virus Dan Virus Hepatitis C, Sri Agustini Kurniawati, Teguh H. Karjadi, Rino A. Gani Sep 2015

Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hepatitis C Pada Pasangan Seksual Pasien Koinfeksi Human Immunodeficiency Virus Dan Virus Hepatitis C, Sri Agustini Kurniawati, Teguh H. Karjadi, Rino A. Gani

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Pencegahan transmisi hepatitis C pada pasangan seksual pasien koinfeksi HIV/HCV merupakan upaya penatalaksanaan hepatitis C. Namun demikian, belum ada data prevalensi hepatitis C dan faktor yang berhubungan dengan transmisi hepatitis C pada pasangan seksual pasien koinfeksi HIV/HCV di Indonesia, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk memperoleh data tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi hepatitis C dan faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hepatitis C pada pasangan seksual pasien koinfeksi HIV/HCV. Metode. Studi potong lintang pada pasangan heteroseksual pasien koinfeksi HIV/HCV yang berobat di Pokdisus RSCM. Faktor yang diteliti meliputi penggunaan narkotika suntik, transfusi darah, status HIV, penggunaan kondom, …


Faktor-Faktor Risiko Terjadinya Proktitis Radiasi Kronik Pada Pasien Kanker Leher Rahim Yang Mendapatkan Terapi Radiasi, Mulia Mulia, Dadang Makmun, Murdani Abdullah, Nana Supriana Sep 2015

Faktor-Faktor Risiko Terjadinya Proktitis Radiasi Kronik Pada Pasien Kanker Leher Rahim Yang Mendapatkan Terapi Radiasi, Mulia Mulia, Dadang Makmun, Murdani Abdullah, Nana Supriana

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Proktitis radiasi merupakan komplikasi yang sering dijumpai akibat terapi radiasi pada pasien keganasan pelvis. Berbeda dengan proktitis radiasi akut yang umumnya self-limiting, proktitis radiasi kronik (PRK) dapat berdampak pada menurunnya kualitas hidup dan meningkatnya biaya kesehatan, morbiditas, dan bahkan mortalitas pasien. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi insidens dan faktor-faktor risiko terjadinya PRK pada pasien kanker leher rahim (KLR) yang mendapatkan terapi radiasi.

Metode. Dilakukan analisis retrospektif pada pasien-pasien KLR yang mendapatkan terapi radiasi di Departemen Radioterapi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta selama kurun waktu 1 Januari 2010 sampai dengan 31 Desember 2010. Data mengenai pasien, …


Pengaruh Status Nutrisi Terhadap Kesintasan 30 Hari Pasien Geriatri Yang Dirawat Di Rumah Sakit, Nata Pratama Hardjo Lugito, Czeresna Heriawan Soejono, Edy Rizal Wahyudi, Esthika Dewiasty Sep 2015

Pengaruh Status Nutrisi Terhadap Kesintasan 30 Hari Pasien Geriatri Yang Dirawat Di Rumah Sakit, Nata Pratama Hardjo Lugito, Czeresna Heriawan Soejono, Edy Rizal Wahyudi, Esthika Dewiasty

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan: Dengan meningkatnya jumlah populasi usia lanjut, masalah kesehatan yang dialami juga semakin banyak, salah satunya malnutrisi. Studi di luar negeri menunjukkan malnutrisi pada pasien geriatri yang dirawat di rumah sakit menurunkan kesintasan. Pasien usia lanjut di Indonesia mempunyai karakteristik yang berbeda dengan pasien usia lanjut di luar negeri. Di Indonesia belum ada studi tentang status nutrisi pasien usia lanjut yang dirawat di rumah sakit dan pengaruhnya terhadap kesintasan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh status nutrisi terhadap kesintasan 30 hari pasien usia lanjut yang dirawat di ruang rawat akut geriatri dan ruang rawat penyakit dalam rumah sakit.

Metode: …


Pendekatan Diagnosis Dan Tatalaksana Sindrom Mirizzi, Ario Perbowo Putra, Griskalia Christine, Zulkifli Amin, Achmad Fauzi Sep 2015

Pendekatan Diagnosis Dan Tatalaksana Sindrom Mirizzi, Ario Perbowo Putra, Griskalia Christine, Zulkifli Amin, Achmad Fauzi

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Penyakit batu empedu telah menjadi masalah kesehatan penting di banyak negara. Estimasi prevalensi penyakit batu saluran empedu yang menyertai penyakit batu empedu adalah sekitar 10-15% dan meningkat dengan usia lanjut. Sindrom Mirizzi adalah komplikasi dari penyakit batu empedu yang jarang terjadi. Karakteristik yang khas yaitu adanya impaksi batu empedu di duktus sistikus atau di leher kandung empedu sehingga menghasilkan obstruksi mekanik di duktus hepatikus dan menghasilkan striktur inflamasi di saluran empedu, sehingga menyebabkan ikterus obstruktif berkelanjutan. Kami laporkan sebuah kasus Sindrom Mirizzi pada laki-laki dewasa yang menyebabkan iketerus obstruktif dengan kolelitiasis.


Diagnosis Dan Tata Laksana Enteropati Akibat Obat Anti Inflamasi Non Steroid (Oains), Radhiyatam Mardhiyah, Achmad Fauzi, Ari Fahrial Syam Sep 2015

Diagnosis Dan Tata Laksana Enteropati Akibat Obat Anti Inflamasi Non Steroid (Oains), Radhiyatam Mardhiyah, Achmad Fauzi, Ari Fahrial Syam

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Obat anti inflamasi non steroid (OAINS) merupakan salah satu golongan obat yang paling banyak dan paling sering diresepkan di Indonesia. Meskipun mampu mengurangi gejala inflamasi, penggunaan OAINS juga menimbulkan gangguan dalam mekanisme pertahanan mukosa saluran pencernaan. Kerusakan mukosa saluran pencernaan akibat OAINS tidak hanya dialami lambung, namun juga dialami oleh usus halus yang disebut enteropati. Namun demikian, enteropati akibat OAINS masih belum mendapat perhatian yang besar.


Kepatuhan Berobat Pada Pasien Asma Tidak Terkontrol Dan Faktor-Faktor Yang Berhubungan, Ferliani Ferliani, Heru Sundaru, Sukamto Koesnoe, Hamzah Shatri Sep 2015

Kepatuhan Berobat Pada Pasien Asma Tidak Terkontrol Dan Faktor-Faktor Yang Berhubungan, Ferliani Ferliani, Heru Sundaru, Sukamto Koesnoe, Hamzah Shatri

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Mencapai kontrol asma masih merupakan tujuan yang sulit dicapai sebagian besar pasien meskipun telah tersedia pedoman manajemen asma internasional dan terapi yang terbukti efektif. Tingkat kontrol asma yang rendah diantaranya disebabkan kepatuhan terhadap pengobatan yang rendah. Hingga saat ini faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan berobat pasien asma tidak terkontrol masih sedikit diteliti. Penelitian ini bertujuan mengetahui profil kepatuhan berobat pada pasien asma tidak terkontrol dan hubungan antara faktor terkait pasien, faktor terkait penyakit, faktor terkait pengobatan, faktor terkait sosial ekonomi dan faktor terkait sistem pelayanan kesehatan terhadap kepatuhan berobat pasien asma tidak terkontrol.

Metode. Penelitian potong lintang …


Pengembangan Model Prediksi Mortalitas 3 Bulan Pertama Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis, Vidhia Umami, Aida Lydia, Ginova Nainggolan, Siti Setiati Sep 2015

Pengembangan Model Prediksi Mortalitas 3 Bulan Pertama Pada Pasien Penyakit Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis, Vidhia Umami, Aida Lydia, Ginova Nainggolan, Siti Setiati

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan: Mortalitas pasien yang menjalani hemodialisis (HD) paling tinggi pada tiga bulan pertama. Data mengenai insidens dan prediktor mortalitas dini pada pasien HD sangat terbatas. Suatu model prediksi dapat menjadi alat bantu yang sederhana untuk mengetahui pasien yang berisiko tinggi sehingga pada akhirnya upaya pencegahan dapat dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui insidens dan prediktor mortalitas 3 bulan pada pasien hemodialisis baru dan membuat suatu model prediksi.

Metode: Penelitian dengan disain kohort retrospektif terhadap 246 pasien PGTA yang baru menjalani HD di Unit HD RSCM antara Januari 2011-Januari 2012. Dilakukan analisis chi-square untuk mendapatkan nilai OR (Odds Ratio) …


Prevalence Of Mycoplasma Hominis And Ureaplasma Urealyticum Infection In Female Sex Workers And Its Association With Douching: A Study In East Jakarta, Indonesia Using Mycoplasma System Plus, Caroline Padang, Tjut Nurul Alam Jacoeb, Hanny Nilasari, Sjaiful Fahmi Daili Aug 2015

Prevalence Of Mycoplasma Hominis And Ureaplasma Urealyticum Infection In Female Sex Workers And Its Association With Douching: A Study In East Jakarta, Indonesia Using Mycoplasma System Plus, Caroline Padang, Tjut Nurul Alam Jacoeb, Hanny Nilasari, Sjaiful Fahmi Daili

Journal of General - Procedural Dermatology and Venereology Indonesia

Background: Mycoplasma hominis and Ureaplasma urealyticum are commonly involved in pathogenesis of bacterial vaginosis and non-specific genital infection, while doing vaginal douching also already known as predisposing factor.

Methods: To evaluate the prevalence of Mycoplasma hominis and Ureaplasma urealyticum infection in female sex workers and its association with vaginal douching, we conducted a study through 180 female sex workers in East Jakarta, Indonesia. Vaginal fluid samples were collected from these women. It was revealed that most of the women used betel soap, baby soap, tooth paste, or herbal medicine as vaginal douching materials. The association of vaginal douching …


Systemic Contact Dermatitis Due To Nickel, Taruli Olivia, Windy Keumala Budianti, Fitria Agustina Aug 2015

Systemic Contact Dermatitis Due To Nickel, Taruli Olivia, Windy Keumala Budianti, Fitria Agustina

Journal of General - Procedural Dermatology and Venereology Indonesia

Introduction: Systemic contact dermatitis (SCD) is a systemic reactivation of a previous allergic contact dermatitis. The initial exposure may usually be topical, followed by oral, intravenous or inhalation exposure leading to a systemic hypersensitivity reaction. A case of a 27 year-old male with SCD due to nickel is reported

Case Report: A 27 year-old male presented with recurrent pruritic eruption consist of deep seated vesicles on both palmar and left plantar since 6 months before admission. This complaint began after patient consumed excessive amounts of chocolate, canned food, and beans. The patient worked as a technician in a …


Multiple Juvenile Xanthogranuloma: A Rare Case Of Having Clinical Appearance Mimicking Molluscum Contagiosum Or Syringoma, Heru Nugraha, Ridha Rosandi, Evelyn Nainggolan, Githa Rahmayunita, Triana Agustin, Rahadi Rihatmadja, Siti Aisah Boediardja Aug 2015

Multiple Juvenile Xanthogranuloma: A Rare Case Of Having Clinical Appearance Mimicking Molluscum Contagiosum Or Syringoma, Heru Nugraha, Ridha Rosandi, Evelyn Nainggolan, Githa Rahmayunita, Triana Agustin, Rahadi Rihatmadja, Siti Aisah Boediardja

Journal of General - Procedural Dermatology and Venereology Indonesia

Introduction: Juvenile xanthogranuloma (JXG) is an uncommon benign cutaneous fibrohistiocytic, self-healing, class II non-Langerhan’s cell histiocytosis (NLCH). JXG accounts for 80-90% of cases of NLCH. It occurs most commonly on the head and neck of infants and young children and resolves spontaneously.

Case: A one year-old boy presented with asymptomatic, multiple yellowish, shiny, and firm nodules with telangiectasia on the surface, measuring around 1 centimeter in diameter, on the face, the trunk, the arms, and lower extremities. The first lesion appeared on the face 8 months prior to consultation then spread gradually to other areas. He was referred …


The Evidence-Based Topical Therapies For Management Of Minor Burns In Outpatient Clinic, Siphora Dien, Eliza Miranda, Erdina Hardiono D Pusponegoro, Aditya Wardhana Aug 2015

The Evidence-Based Topical Therapies For Management Of Minor Burns In Outpatient Clinic, Siphora Dien, Eliza Miranda, Erdina Hardiono D Pusponegoro, Aditya Wardhana

Journal of General - Procedural Dermatology and Venereology Indonesia

Burns are often seen in clinics or hospitals. Majority of burns are minor burns, which can be managed in outpatient setting with satisfactory result. The healing outcome depends on physician’s knowledge and competencies in burn pathogenesis and basic principles of burn care. Initial treatment of burns consists of emergency evaluation, assessment of depth and severity of burns and considerations for referral. The principles of minor wound therapy include cooling, cleansing, pain management, and topical therapy. Recently, many topical agents are available and indicated for first to second degree burn. Silver sulfadiazine (SSD) is the standard treatment; however, it has some …


A Rare Case Of Late Onset Reticulate Acropigmentation Of Kitamura Without Involvement Of The Palms And Soles, Conny Melly, Sri Adi Sularsito, Sondang Panjaitan Sirait, Rahadi Rihatmadja, Indah Widyasari, Vini Onmaya Aug 2015

A Rare Case Of Late Onset Reticulate Acropigmentation Of Kitamura Without Involvement Of The Palms And Soles, Conny Melly, Sri Adi Sularsito, Sondang Panjaitan Sirait, Rahadi Rihatmadja, Indah Widyasari, Vini Onmaya

Journal of General - Procedural Dermatology and Venereology Indonesia

Background: Reticulate acropigmentations of Kitamura (RAPK) is an autosomal dominant inherited disorder characterized by pigmented, angulated, irregular freckle-like lesion with atrophy on the surface, arranged in a reticulate pattern on the dorsa of the hands and feet. It was first described by Kitamura and Akamatsu in Japan in 1943. The usual age of onset is the first and second decades of life. Palms and soles reveal pits and breaks in the epidermal ridge pattern. The histopathological examination show epidermal atrophy, digitate and filiform elongated rete ridges with clumps of heavy melanin pigmentation at their tips.

Case: A 59-year-old …


Atypical Mycobacterial Infection Mimicking Carbuncle In An Elderly Patient: A Case Report, Terlinda Barros, Lili Legiawati, Shannaz Nadia Yusharyahya, Sri Adi Sularsito, Imelda Wihadi Aug 2015

Atypical Mycobacterial Infection Mimicking Carbuncle In An Elderly Patient: A Case Report, Terlinda Barros, Lili Legiawati, Shannaz Nadia Yusharyahya, Sri Adi Sularsito, Imelda Wihadi

Journal of General - Procedural Dermatology and Venereology Indonesia

Background: Atypical mycobacterium infection occurs under certain skin conditions, namely the disruption of skin integrity and mucous membranes accompanied by the reduction of cellular immunity. However, atypical mycobacterial infection in elderly patients is rarely reported.

Case: A 64 years old male patient, complained of red lumps on the upper-backfor a month, accompanied by mild fever and minimal pain. Three months before, the patient had accupuncture on the neck and upper back. Physical examination showed multiple miliar to lenticular sized papules and pustules on an erythematous-violaceus base with hard and immobile palpable nodes and infiltrate. After clinical and laboratory …


Depresi Di Bidang Penyakit Dalam:Tantangan Pengembangan Dalam Pendidikan, Pelayanan, Dan Penelitian Di Indonesia, E. Mudjaddid Jun 2015

Depresi Di Bidang Penyakit Dalam:Tantangan Pengembangan Dalam Pendidikan, Pelayanan, Dan Penelitian Di Indonesia, E. Mudjaddid

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

No abstract provided.


Perbandingan Kadar Soluble Platelet-Selectin Pada Berbagai Stadium Karsinoma Nasofaring Dan Korelasinya Dengan Hitung Trombosit, Adi Surya Komala, Asrul Harsal, Andhika Rachman, Cleopas Martin Rumende Jun 2015

Perbandingan Kadar Soluble Platelet-Selectin Pada Berbagai Stadium Karsinoma Nasofaring Dan Korelasinya Dengan Hitung Trombosit, Adi Surya Komala, Asrul Harsal, Andhika Rachman, Cleopas Martin Rumende

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Karsinoma nasofaring (KNF) merupakan jenis keganasan yang unik dengan distribusi geografis dan etnis tertentu. Daerah Cina Selatan dan Asia Tenggara memiliki insidens kejadian yang tinggi. Indonesia memiliki insidens 5,66 kasus per 100.000 penduduk per tahun. Salah satu penyebab kematian pada pasien dengan keganasan adalah trombosis. Kadar soluble Platelet-selectin (sP-selectin) yang tinggi dalam plasma, hasil dari aktivasi sel-sel endotel dan trombosit, adalah salah satu prediktor kejadian trombosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar sP-selectin pada berbagai stadium karsinoma nasofaring dan korelasinya dengan hitung trombosit.

Metode. Dilakukan studi potong lintang pada 60 kasus karsinoma nasofaring yang baru terdiagnosis di …


Korelasi Trigliserida Pascaprandial Dengan Penanda Biologis Aktivasi Endotel Pada Artritis Reumatoid, Amanda Pitarini Utari, Harry Isbagio, Budiman Darmowidjojo, Shuffrie Effendi Jun 2015

Korelasi Trigliserida Pascaprandial Dengan Penanda Biologis Aktivasi Endotel Pada Artritis Reumatoid, Amanda Pitarini Utari, Harry Isbagio, Budiman Darmowidjojo, Shuffrie Effendi

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Terdapat peningkatan mortalitas akibat penyakit kardiovaskular (PKV) sebesar 50% pada pasien artritis reumatoid (AR). Trigliserida pascaprandial (TGPP) saat ini dikaitkan dengan risiko penyakit jantung iskemik, infark miokard, stroke iskemik, kematian, serta peningkatan kadar molekul adhesi. Kadar molekul adhesi yang meningkat merupakan tanda terjadinya aktivasi endotel, proses awal pada terbentuknya lesi aterosklerosis. Belum ada penelitian tentang peran TGPP dalam risiko kardiovaskular pada pasien AR. Penelitian ini ingin mengetahui hubungan antara TGPP dengan penanda biologis aktivasi endotel.

Metode. Penelitian ini adalah studi potong lintang, yang menggunakan analisis korelasi dengan analisis multivariat. Sampel diambil dengan metode consecutive sampling. Pada subjek penelitian dilakukan …


Korelasi Antara Kadar Matriks Metalloproteinase 9, Laju Endap Darah, Faktor Reumatoid, Dan Lama Sakit Dengan Gambaran Radiologis Pada Pasien Artritis Reumatoid, Giri Aji, Sumariyono Sumariyono, Kahar Kusumawidjaja, Murdani Abdullah Jun 2015

Korelasi Antara Kadar Matriks Metalloproteinase 9, Laju Endap Darah, Faktor Reumatoid, Dan Lama Sakit Dengan Gambaran Radiologis Pada Pasien Artritis Reumatoid, Giri Aji, Sumariyono Sumariyono, Kahar Kusumawidjaja, Murdani Abdullah

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Artritis Reumatoid (AR) merupakan penyakit autoimun dengan etiologi yang belum jelas, gejala utama dari AR adalah keradangan pada sendi yang ditandai dengan sinovitis simetris dan erosi tulang, walaupun perjalanan penyakit AR sulit diduga dengan sifat kronik-remisi-eksaserbasi namun secara umum hasil akhir dari AR adalah deformitas sendi. Penelitian terakhir pada AR menunjukkan adanya overekspresi dari sejumlah enzim matrix metallopeoteinases (MMPs) yang mempunyai kemampuan degradasi komponen kolagen dam matriks ekstraseluler tulang rawan Beberapa penelitian menemukan keterlibatan MMP-2, MMP-9, MMP-1 ,MMP-8 dan MMP-3 pada penyakit AR. Penelitian di Taiwan oleh Chang Yh menunjukkan peningkatan kadar aktivitas MMP-9 pada pasien AR di …


Gambaran Endoskopi Saluran Cerna Bagian Atas Pada Pasien Dispepsia Usia Lanjut Di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Hendra Agustian, Dadang Makmun, Czeresna H. Soejono Jun 2015

Gambaran Endoskopi Saluran Cerna Bagian Atas Pada Pasien Dispepsia Usia Lanjut Di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Hendra Agustian, Dadang Makmun, Czeresna H. Soejono

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada pasien usia lanjut adalah gangguan saluran cerna bagian atas. Pada pasien usia lanjut dapat terjadi perubahan di lambung akibat proses penuaan antara lain perubahan integritas mukosa (berkurangnya kadar prostaglandin mukosa, integritas vaskuler menurun, dan penurunan aktivitas anti radikal bebas). Tindakan endoskopi merupakan tindakan yang relatif aman pada usia lanjut untuk menegakkan diagnosis saluran cerna bagian atas. Pemeriksaan endoskopi lebih awal sangat penting dilakukan untuk dapat mencegah penyulit yang mungkin terjadi akibat penyakit pada saluran cerna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien dispepsia usia lanjut yang telah dilakukan pemeriksaan endoskopi saluran …


Probabilitas Temuan Kanker Kolorektal Pada Pasien Simtomatik Berdasarkan Unsur-Unsur Asia Pacific Colorectal Screening (Apcs), Muhammad Yamin Lubis, Murdani Abdullah, Irsan Hasan, Suhendro Suwarto Jun 2015

Probabilitas Temuan Kanker Kolorektal Pada Pasien Simtomatik Berdasarkan Unsur-Unsur Asia Pacific Colorectal Screening (Apcs), Muhammad Yamin Lubis, Murdani Abdullah, Irsan Hasan, Suhendro Suwarto

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Pendahuluan. Kanker Kolorektal (KKR) masih menjadi masalah besar di dunia pada umumnya dan di Indonesia pada khususnya. Kolonoskopi dapat melihat lesi di kolon tetapi biayanya mahal bila dilakukan pada semua pasien asimtomatik. Memakai komponen unsur-unsur Asia Pacific Colorectal Screening (APCS) dapat memprediksi KKR pada pasien simtomatik sehingga kolonoskopi hanya merupakan modalitas untuk menstratifikasi KKR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui probabilitas kanker kolorektal menggunakan unsur-unsur APCS pada penderita simtomatik.

Metode. Penelitian kasus-kontrol retrospektif dilakukan di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, sejak bulan Februari 2014 hingga Mei 2014. Data dikumpulkan dari catatan rekam medis pasien di RSCM. Kelompok kasus adalah subjek …


Diagnosis Dan Tata Laksana Paroksismal Nokturnal Hemoglobinuria, Laurentius A. Pramono, Birry Karim, Marha Iskandar, Asnawi Yanto Jun 2015

Diagnosis Dan Tata Laksana Paroksismal Nokturnal Hemoglobinuria, Laurentius A. Pramono, Birry Karim, Marha Iskandar, Asnawi Yanto

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Paroksismal nokturnal hemoglobinuria (PNH) merupakan kelainan darah yang sangat jarang. Penegakan diagnosis PNH cukup panjang, mulai darianamnesis, pemeriksaan fisik, serta pemeriksaan laboratorium (darah dan urin) dimulai dari yang sederhana sampai lanjutan. Penyelidikan ini tidak saja memerlukan perencanaan klinis yang matang, melainkan juga waktu dan tenaga yang banyak, serta biaya yang mahal. Selain itu, sampai saat ini, pilihan pengobatan untuk PNH masih sangat terbatas, dengan keberhasilan yang belum memuaskan sepenuhnya. Berikut kami laporkan sebuah kasus PNH pada seorang perempuan 18 tahun.


Peran Procalcitonin Sebagai Penanda Inflamasi Sistemik Pada Sepsis, Dana Dharaniyadewi, Khie Chen Lie, Suhendro Suwarto Jun 2015

Peran Procalcitonin Sebagai Penanda Inflamasi Sistemik Pada Sepsis, Dana Dharaniyadewi, Khie Chen Lie, Suhendro Suwarto

Jurnal Penyakit Dalam Indonesia

Terapi antibiotika awal dan tepat merupakan faktor yang penting untuk kesintasan pasien sehingga diperlukan pemeriksaan yang cepat dan akurat untuk deteksi adanya bakteri di sirkulasi. PCT merupakan biomarker yang paling sering dipelajari dan rutin digunakan dalam praktik klinik dan rekomendasi saat ini di beberapa negara. Kadar PCT serum meningkat pada sepsis. Kadar PCT normal di bawah 0,5 ng/mL dan kadar PCT > 2 ng/mL memiliki risiko tinggi untuk sepsis. PCT lebih unggul daripada CRP untuk diagnosis dan prognosis sepsis pada pasien kritis tetapi penggunaannya harus tetap diiringi dengan penilaian secara klinis. Hal ini terutama penting pada awal infeksi atau pasien dengan …