Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®

Nutrition Commons

Open Access. Powered by Scholars. Published by Universities.®

Articles 331 - 360 of 362

Full-Text Articles in Nutrition

Asupan Gizi Dan Mengantuk Pada Mahasiswa, Sada Rasmada, Triyanti Triyanti, Yvonne M. Indrawani, Ratu Ayu Dewi Sartika Oct 2012

Asupan Gizi Dan Mengantuk Pada Mahasiswa, Sada Rasmada, Triyanti Triyanti, Yvonne M. Indrawani, Ratu Ayu Dewi Sartika

Kesmas

Asupan nutrisi dan energi, status nutrisi, serta aktivitas harian berpengaruh pada kejadian mengantuk yang berpengaruh negatif pada konsentrasi dan produktivitas belajar pada mahasiswa. Kejadian mengantuk berhubungan dengan penurunan kemampuan kognitif yang disebabkan oleh defisiensi zat besi. Seseorang yang mengantuk akan mengalami penurunan aktivitas fisik yang menyebabkan kelebihan berat badan sehingga berisiko lebih tinggi untuk terkena penyakit degeneratif seperti penyakit kardiovaskular dan diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor dominan yang berpengaruh pada kejadian mengantuk di kalangan mahasiswa. Penelitian dengan desain studi cross sectional ini dilakukan terhadap sampel 139 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Proporsi mahasiswa yang hampir mengantuk …


Status Gizi Ibu Dan Berat Badan Lahir Bayi, Khaula Karima, Endang Laksmining Achadi Oct 2012

Status Gizi Ibu Dan Berat Badan Lahir Bayi, Khaula Karima, Endang Laksmining Achadi

Kesmas

Berat badan lahir 2.500 gram yang hingga kini merupakan standar ukuran risiko morbiditas dan mortalitas bayi merupakan faktor risiko penting yang berdampak hingga usia dewasa. Saat ini, bayi dengan berat badan lahir di bawah 3.000 gram dihubungkan dengan risiko penyakit degeneratif pada usia dewasa. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan berat badan lahir dengan status gizi ibu meliputi berat badan prahamil, pertambahan berat badan selama kehamilan, dan kadar hemoglobin ibu pada trimester ketiga kehamilan. Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional ini menggunakan sumber data sekunder rekam medis Rumah Sakit Ibu dan Anak Budi Kemuliaan Jakarta. Analisis dilakukan secara bivariat dan multivariat …


Penerapan Komunikasi, Informasi, Dan Edukasi Gizi Terhadap Perilaku Sarapan Siswa Sekolah Dasar, Ratu Ayu Dewi Sartika Sep 2012

Penerapan Komunikasi, Informasi, Dan Edukasi Gizi Terhadap Perilaku Sarapan Siswa Sekolah Dasar, Ratu Ayu Dewi Sartika

Kesmas

Sarapan pagi merupakan kegiatan makan yang paling penting dalam memenuhi kebutuhan energi dan zat gizi dalam sehari. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) gizi terhadap perilaku sarapan pagi siswa sekolah dasar di Kabupaten Bogor. Desain studi penelitian ini adalah kuasi-eksperimental, pre-post intervention. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan kegiatan KIE gizi diperoleh peningkatan skor rata-rata pengetahuan dan perilaku siswa terhadap kebiasaan sarapan pagi (nilai p < 0,05). Media yang digunakan adalah kartu bergambar, kartu kuartet, ular tangga, tebak gambar, teka teki silang (TTS), leaflet, poster, dan lomba cerdas cermat. Peran ibu sebagai penyedia sarapan pagi bagi siswa sangat penting terutama dalam menghindari kebosanan siswa terhadap menu yang disediakan. Sebaiknya pihak sekolah bekerja sama dengan Persatuan Orang Tua Murid dan puskesmas untuk menggiatkan kembali Usaha Kesehatan Sekolah dengan melakukan kegiatan promosi kesehatan bagi ibu/pengasuh siswa, khususnya tentang bagaimana merencanakan menu sarapan pagi yang enak, praktis, dan sehat bagi siswa.

Breakfast as the most important meal of the day, contributing substantially to daily nutrient intake and energy needs. This study was conducted to determine the effect of communication, information, and …


Validitas Lingkar Lengan Atas Mendeteksi Risiko Kekurangan Energi Kronis Pada Wanita Indonesia, Diny Eva Ariyani, Endang Laksmining Achadi, Anies Irawati Sep 2012

Validitas Lingkar Lengan Atas Mendeteksi Risiko Kekurangan Energi Kronis Pada Wanita Indonesia, Diny Eva Ariyani, Endang Laksmining Achadi, Anies Irawati

Kesmas

Lingkar lengan atas (LiLA) telah digunakan sebagai indikator proksi terhadap risiko kekurangan energi kronis (KEK) untuk ibu hamil di Indonesia karena tidak terdapat data berat badan prahamil pada sebagian besar ibu hamil. Selama ini, ambang batas LiLA yang digunakan adalah 23,5 cm. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas LiLA terhadap indeks massa tubuh (IMT) yang merupakan indikator yang lebih baik untuk mengetahui status gizi wanita dewasa. Penelitian ini menggunakan data Riset Kesehatan Dasar tahun 2007 pada perempuan dewasa usia 20 – 45 tahun di seluruh Indonesia. Hasil penelitian ini ialah ambang batas LiLA yang paling optimal untuk mendeteksi risiko KEK …


Status Gizi Ibu Dan Persepsi Ketidakcukupan Air Susu Ibu, Sandra Fikawati, Ahmad Syafiq Jun 2012

Status Gizi Ibu Dan Persepsi Ketidakcukupan Air Susu Ibu, Sandra Fikawati, Ahmad Syafiq

Kesmas

Menyusui eksklusif kurang dari 6 bulan berkontribusi terhadap 1,4 juta kematian bayi dan 10% angka kesakitan balita. Persepsi Ketidakcukupan Air Susu Ibu (PKA) yang memengaruhi kepercayaan diri untuk menyusui menjadi salah satu penyebab utama kegagalan pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif di dunia. Salah satu faktor penyebab PKA adalah ketidakmampuan ibu hamil untuk mencapai kenaikan berat badan (BB) yang direkomendasikan sehingga ibu berisiko melahirkan bayi berat lahir rendah (BBLR) dan memiliki cadangan lemak rendah untuk memproduksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi ibu dan PKA. Penelitian ini merupakan kajian terhadap 3 studi yang menganalisis di Kabupaten …


Determinan Asupan Makanan Usia Lanjut, Yuli Amran, Riastuti Kusumawardani, Nita Supriyatiningsih Jun 2012

Determinan Asupan Makanan Usia Lanjut, Yuli Amran, Riastuti Kusumawardani, Nita Supriyatiningsih

Kesmas

Berdasarkan data Kementerian Sosial, jumlah usia lanjut (usila) di Indonesia tahun 2004 tercatat 16.522.311 jiwa dan 3.092.910 jiwa atau sekitar 20% adalah usila terlantar. Nutrisi yang kurang pada usila berdampak pada kesehatan sehingga relatif mudah terjangkit penyakit infeksi dan gangguan zat gizi. Selain itu, asupan makanan berhubungan dengan depresi, jumlah gigi, gangguan gigi, penggunaan obat, penyakit, dukungan sosial seperti kunjungan keluarga atau orang terdekat, dan rasa makanan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui berbagai faktor yang berhubungan dengan asupan makanan pada usila. Penelitian menggunakan desain studi cross sectional dilakukan terhadap 58 orang usila di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 01 …


Pengaruh Pelayanan Kesehatan Terhadap Gizi Buruk Anak Usia 6 _ 24 Bulan, Erna Kusumawati, Setiyowati Rahardjo Feb 2012

Pengaruh Pelayanan Kesehatan Terhadap Gizi Buruk Anak Usia 6 _ 24 Bulan, Erna Kusumawati, Setiyowati Rahardjo

Kesmas

Gizi kurang dan gizi buruk merupakan penyebab kematian sekitar 55% anak di bawah usia lima tahun di seluruh dunia. Kelompok usia 6 – 24 bulan merupakan masa kritis anak karena selain merupakan periode pertumbuhan kritis juga karena kegagalan tumbuh mulai terlihat. Tujuan penelitian ini adalah menilai faktor risiko gizi buruk anak usia 6 – 24 bulan dalam upaya mengendalikan pencegahan dan pengendalian gizi buruk. Penelitian menggunakan rancangan studi kasus kontrol pendekatan retrospektif. Faktor risiko yang berpengaruh adalah pemanfaatan pelayanan kesehatan (odds ratio, OR = 12,5), penyakit infeksi (OR = 4,04), pola asuh makan (OR = 4,8); dan pendapatan keluarga (OR …


Peranan Pemberdayaan Perempuan Dan Analisis Gender Pada Penentuan Kebijakan Pengentasan Malnutrisi Anak Di Indonesia, Hardisman Hardisman Aug 2011

Peranan Pemberdayaan Perempuan Dan Analisis Gender Pada Penentuan Kebijakan Pengentasan Malnutrisi Anak Di Indonesia, Hardisman Hardisman

Kesmas

Indonesia masih menghadapi masalah malnutrisi pada anak. Untuk menanggulanginya pemerintah telah melakukan berbagai upaya, diantaranya program kesehatan ibu dan anak serta pemberian makanan tambahan bagi anak dari keluarga yang rentan. Meskipun demikian, kasus malnutrisi anak di Indonesia tidak berkurang secara bermakna. Tulisan ini bertujuan membahas penyebab malnutrisi yang masih menjadi masalah besar dengan mengkaji dari sudut pandang gender. Studi ini dilakukan berdasarkan kajian kepustakaan dan analisis dokumen. Analisis gender terhadap kasus malnutrisi dilakukan dengan menggunakan Harvard Framework serta Moser and Liverpool Guideline. Studi ini memperlihatkan bahwa kasus malnutrisi anak di Indonesia sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial, budaya, dan ekonomi, termasuk …


Analisis Pemilihan Makanan Pada Remaja Di Kota Padang, Sumatera Barat, Azrimaidaliza Azrimaidaliza, Idral Purnakarya Aug 2011

Analisis Pemilihan Makanan Pada Remaja Di Kota Padang, Sumatera Barat, Azrimaidaliza Azrimaidaliza, Idral Purnakarya

Kesmas

Konsumsi makanan seseorang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, faktor budaya, ketersediaan pangan, tingkat pendidikan, dan gaya hidup. Pengenalan berbagai jenis makanan tertentu sejak usia dini oleh keluarga mempengaruhi remaja dalam memilih makanan yang tergambar dari rasa suka atau tidak suka terhadap makanan secara kuat. Sekolah Menengah Atas (SMA) Adabiah merupakan salah satu sekolah swasta ternama yang ada di Kota Padang dan lokasi SMA tersebut cukup strategis berada di pusat Kota Padang. Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya di SMA Adabiah tahun 2008 didapatkan sebesar 16% siswa mempunyai status gizi lebih. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan makanan pada siswa …


Prevalensi Dan Determinan Kelebihan Berat Badan Dan Kegemukan Pada Anak Berusia 5-15 Tahun, Ratu Ayu Dewi Sartika Jun 2011

Prevalensi Dan Determinan Kelebihan Berat Badan Dan Kegemukan Pada Anak Berusia 5-15 Tahun, Ratu Ayu Dewi Sartika

Kesmas

Kelebihan berat badan dan kegemukan, suatu keadaan lemak tubuh yang berlebihan, merupakan masalah kesehatan di negara-negara maju dan negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan determinan kelebihan berat badan dan kegemukan anak usia 5-15 tahun menggunakan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007. Ditemukan bahwa prevalensi kelebihan berat badan dan kegemukan pada anak berusia usia 5-15 tahun masing-masing 7,4% dan 8,3%. Jika dikontrol oleh jenis kelamin, tingkat pendidikan, riwayat kegemukan ibu, kebiasaan konsumsi buah mingguan, kebiasaan merokok, dan asupan energi, faktor paling dominan yang berhubungan dengan kelebihan berat badan (> 85% persentil) anak adalah riwayat kegemukan …


Sprinkles: Strategi Baru Pengendalian Defisiensi Zat Besi Dan Anemia Pada Bayi Dan Anak Di Negara Berkembang, Helwiah Umniyati Apr 2011

Sprinkles: Strategi Baru Pengendalian Defisiensi Zat Besi Dan Anemia Pada Bayi Dan Anak Di Negara Berkembang, Helwiah Umniyati

Kesmas

Anemia defisiensi besi pada bayi dan anak-anak merupakan masalah gizi di negara-negara berkembang termasuk di Indonesia, sementara program suplementasi dengan sirup atau tetes besi folat tidak efektif sehingga kepatuhannya rendah akibat keluhan rasa logam, pewarnaan gigi, gangguan lambung, dan potensi overdosis. Untuk meningkatkan kepatuhan suplementasi, telah dikembangkan formula micronutrient sprinkles, suatu metode baru fortifikasi zat besi yang dienkapsulasi dalam bentuk serbuk pada makanan tambahan berisi multi vitamin dan mineral. Studi kepustakaan ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengobatan anemia pada bayi dan anak dengan formula sprinkles. Studi ini didasarkan pada rangkaian studi efikasi di Ghana dan beberapa negara lainnya. Hasil studi …


Peningkatan Peran Posyandu Partisipatif Melalui Pendampingan Dan Pelatihan Upaya Pemantauan Pertumbuhan Dan Masalah Gizi Balita Di Bone, Sulawesi Selatan, Aminuddin Aminuddin, Andi Zulkifli, Nurhaedar Djafar Apr 2011

Peningkatan Peran Posyandu Partisipatif Melalui Pendampingan Dan Pelatihan Upaya Pemantauan Pertumbuhan Dan Masalah Gizi Balita Di Bone, Sulawesi Selatan, Aminuddin Aminuddin, Andi Zulkifli, Nurhaedar Djafar

Kesmas

Keberadaan posyandu dalam mendukung program kesehatan, khususnya program kesehatan ibu dan anak, belum seperti yang diharapkan karena partisipasi masyarakat yang rendah dalam perencanaan, pengelolaan, dan pelaksanaan program posyandu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program posyandu, khususnya dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan serta masalah gizi anak melalui pendampingan dan pelatihan learning organization (LO). Metode kuasi eksperimen (desain pre-post test treatment-control) digunakan untuk membandingkan posyandu yang didampingi dan dilatih dengan posyandu kontrol (yang tidak didampingi dan tidak dilatih) memakai uji Chi Square dan McNemar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan dan pelatihan LO mempengaruhi posyandu, terutama terhadap kinerja kader. Namun, …


Potensi Asam Amino Pada Tempe Untuk Memperbaiki Profil Lipid Dan Diabetes Mellitus, Diah M. Utari, Rimbawan Rimbawan, Hadi Riyadi, Muhilal Muhilal, Purwantyastuti Purwantyastuti Feb 2011

Potensi Asam Amino Pada Tempe Untuk Memperbaiki Profil Lipid Dan Diabetes Mellitus, Diah M. Utari, Rimbawan Rimbawan, Hadi Riyadi, Muhilal Muhilal, Purwantyastuti Purwantyastuti

Kesmas

Prevalensi penyakit degeneratif dari tahun ke tahun meningkat akibat perubahan gaya hidup, khususnya perubahan pola makan. Walaupun tempe sebagai makanan tradisional Indonesia yang banyak dikonsumsi masyarakat karena mudah diperoleh dan harga terjangkau, tidak banyak yang mengetahui manfaat tempe bagi kesehatan. Tempe lama dikenal sebagai sumber protein yang dikonsumsi oleh kalangan masyarakat berpenghasilan rendah. Kajian lebih mendalam mengenai kandungan gizi dan manfaat tempe dan bagi kesehatan, khusus sebagai pencegah penyakit degeneratif perlu dilakukan. Proses fermentasi kedelai menjadi tempe mengakibatkan perubahan zat gizi dan non gizi yang mengakibatkan manfaat tempe jauh lebih baik dibandingkan kedelai. Protein tempe lebih mudah di cerna tubuh, …


Pengaruh Tambahan Asupan Kalium Dari Diet Terhadap Penurunan Hipertensi Sistolik Tingkat Sedang Pada Lanjut Usia, Yuli Amran, Febrianti Febrianti, Lies Irawanti Dec 2010

Pengaruh Tambahan Asupan Kalium Dari Diet Terhadap Penurunan Hipertensi Sistolik Tingkat Sedang Pada Lanjut Usia, Yuli Amran, Febrianti Febrianti, Lies Irawanti

Kesmas

Hipertensi adalah salah satu penyebab kematian utama di dunia dengan mortalitas akibat hipertensi sistolik 2,5 kali lipat lebih besar daripada mortalitas akibat hipertensi diastolik. Hipertensi yang tidak diobati menyebabkan komplikasi pada beberapa target organ seperti jantung, mata, ginjal, dan otak, sementara pengobatan hipertensi termasuk pengendalian diet harus dilakukan secara berkesinambungan sepanjang hidup. Guna menurunkan kasus-kasus hipertensi, suatu penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan rangkaian waktu telah dilakukan di Panti Werdha Islamic Village Tangerang, Provinsi Banten, untuk mengamati pengaruh tambahan asupan kalium dalam diet terhadap penurunan tekanan darah sistolik. Buah-buahan yang lebih banyak ditambahkan ke dalam diet harian untuk 12 orang lanjut …


Analisis Pemanfaatan Program Pelayanan Kesehatan Status Gizi Balita, Ratu Ayu Dewi Sartika Oct 2010

Analisis Pemanfaatan Program Pelayanan Kesehatan Status Gizi Balita, Ratu Ayu Dewi Sartika

Kesmas

Gizi merupakan faktor determinan utama yang berhubungan dengan kualitas sumber daya manusia. Anak-anak berusia kurang dari lima tahun adalah kelompok rentan untuk masalah gizi dan kesehatan. Tujuan penelitian ini mendapatkan faktor status gizi yang paling dominan anak usia dibawah lima tahun. Penelitian ini dilakukan terhadap sumber data sekunder data riset kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2007. Penelitian ini menggunakan metode analisis multivariat untuk menilai berbagai faktor risiko yang berhubungan dengan status nutrisi. Menggunakan berat badan untuk umur, faktor risiko paling dominan adalah diare setelah dikontrol dengan sumber air minum, ketersediaan latrine, status sosioekonomi, ukuran keluarga, gender, pemanfaatan pelayanan kesehatan, penyakit saluran …


Kampanye Dan Penggunaan Garam Beryodium Di Desa Leuwiliang, Jawa Barat, Rina Anggorodi Aug 2010

Kampanye Dan Penggunaan Garam Beryodium Di Desa Leuwiliang, Jawa Barat, Rina Anggorodi

Kesmas

Pada tahun 2002, sekitar 71,8% masyarakat Kabupaten Bogor mengonsumsi garam beryodium dengan kategori cukup yang jauh di bawah target Universal Salt Iodization (USI) > 90%. Penelitian dilakukan terhadap 39 informan para ibu bekerja dan tidak bekerja yang tinggal dan tidak tinggal dengan orang tua, petugas kesehatan, kader, ibu PKK, pedagang sembako yang ada di pasar dan warung di wilayah Kecamatan Leuwiliang. Informan yang tinggal dengan orang tua cenderung memilih garam curah karena orang tua menyukai garam tersebut. Sebaliknya, informan yang tinggal sendiri memilih garam beryodium tanpa dipengaruhi orang tua. Sementara, informan dengan tingkat pendidikan SMA dan D3 segera mengubah perilaku menggunakan …


Faktor Risiko Obesitas Pada Orang Dewasa Urban Dan Rural, Nurzakiah Nurzakiah, Endang Achadi, Ratu Ayu Sartika Aug 2010

Faktor Risiko Obesitas Pada Orang Dewasa Urban Dan Rural, Nurzakiah Nurzakiah, Endang Achadi, Ratu Ayu Sartika

Kesmas

Obesitas yang merupakan faktor risiko penyakit degeneratif di negara berkembang. Hal ini terjadi akibat perubahan gaya hidup masyarakat antara lain aktivitas fisik dan pola makan akibat perkembangan status sosial ekonomi masyarakat perkotaan dan pedesaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui cut-off point status gizi obese berdasarkan indikator IMT (Indeks Massa Tubuh). Hasil penelitian menemukan bahwa prevalensi obese berdasarkan indikator PLT (Proporsi Lemak Tubuh) (35%), indikator IMT Depkes (22,7%) dan indikator IMT (40,8%). Faktor risiko obesitas yang paling dominan berdasarkan kategori PLT adalah tempat tinggal (OR=2,51;CI 95%:1,24-5,08); berdasarkan kategori IMT Depkes adalah tempat tinggal (OR=2,11;CI 95%:1,16-3,85); sedangkan berdasarkan kategori IMT sampel adalah asupan …


Pengetahuan Gizi Dan Kadar Hemoglobin Anak Sekolah Dasar Penderita Anemia Setelah Mendapatkan Suplementasi Besi Dan Pendidikan Gizi, Siti Zulaekah, Laksmi Widajanti Aug 2010

Pengetahuan Gizi Dan Kadar Hemoglobin Anak Sekolah Dasar Penderita Anemia Setelah Mendapatkan Suplementasi Besi Dan Pendidikan Gizi, Siti Zulaekah, Laksmi Widajanti

Kesmas

Anemia merupakan masalah kesehatan utama yang diderita 26,5% anak usia sekolah dan remaja di Indonesia. Dengan pendidikan gizi pada anak anemia di Sekolah Dasar diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan gizi dan pola makan sehingga akan meningkatkan asupan besi dan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan mempelajari efek suplementasi besi dan pendidikan gizi terhadap pengetahuan gizi dan kadar hemoglobin anak SD yang anemia. Desain penelitian ini Quasy experiment with pretest post test control group. Penelitian dilakukan pada 107 sampel yang dibagi menjadi tiga kelompok. Pengolahan data dilakukan dengan One Way Anova dan Kruskal Wallis Test untuk uji beda. Hasil penelitian menunjukkan kadar hemoglobin …


Sekolah Dasar Pintu Masuk Perbaikan Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Gizi Seimbang Masyarakat, Endang Achadi, Siti A. Pujonarti, Trini Sudiarti, Rahmawati Rahmawati, Kusharisupeni Kusharisupeni, Mardatillah Mardatillah, Wahyu K. Y. Putra Aug 2010

Sekolah Dasar Pintu Masuk Perbaikan Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Gizi Seimbang Masyarakat, Endang Achadi, Siti A. Pujonarti, Trini Sudiarti, Rahmawati Rahmawati, Kusharisupeni Kusharisupeni, Mardatillah Mardatillah, Wahyu K. Y. Putra

Kesmas

Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam bidang gizi, yaitu gizi kurang dan gizi lebih. Makanan jadi “tidak sehat” yang melimpahnya dikemas secara sangat menarik, ditambah dengan pengertian salah tentang “4 Sehat 5 Sempurna” sebagai Gizi Seimbang memberikan kontribusi tidak kecil terhadap masalah gizi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendekatan KIE (Komunikasi, Edukasi dan Informasi) di sekolah dapat merubah Pengetahuan, Sikap dan Praktek (PSP) anak sekolah tentang Gizi Seimbang. Penelitian ini dilakukan di dua Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Depok, melibatkan 132 anak kelas 4 dan 5. Desain penelitian adalah before and after, dengan metoda pengumpulan data …


Konsumsi Makanan Dan Kejadian Anemia Pada Siswi Salah Satu Smp Di Kota Makassar, Sri Syatriani, Astrina Aryani Jun 2010

Konsumsi Makanan Dan Kejadian Anemia Pada Siswi Salah Satu Smp Di Kota Makassar, Sri Syatriani, Astrina Aryani

Kesmas

Anemia di kalangan remaja masih merupakan masalah kesehatan yang penting akibat pertumbuhan remaja sangat pesat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi protein, zat besi, vitamin B12, dan vitamin C dengan kejadian anemia pada siswi salah satu SMP di Makassar. Penelitian ini dengan disain studi cross sectional. Sampel adalah siswi kelas I dan II yang dipilih secara purposive sampling sebanyak 50 orang. Pengumpulan data konsumsi makanan dengan formulir recall 24 jam dan pengukuran kadar Hb dengan alat hemocue. Hasil penelitian dengan analisis chi-square diperoleh ada hubungan antara konsumsi protein (p=0,000), konsumsi zat besi (p=0,002), konsumsi vitamin B 12 (p=0,044), dan …


Efektivitas Program Fortifikasi Minyak Goreng Dengan Vitamin A Terhadap Status Gizi Anak Sekolah Di Kota Makasar, Endang Achadi, Siti Arifah, Siti Muslimatun, Trisari Anggondowati, Asih Setiarini Jun 2010

Efektivitas Program Fortifikasi Minyak Goreng Dengan Vitamin A Terhadap Status Gizi Anak Sekolah Di Kota Makasar, Endang Achadi, Siti Arifah, Siti Muslimatun, Trisari Anggondowati, Asih Setiarini

Kesmas

Di Indonesia, kekurangan Vitamin A masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting seperti terlihat pada balita penderita vitamin A defisiensi subklinis yang tinggi (50%). Hal tersebut akan berpengaruh terhadap berbagai fungsi tubuh yang antara lain meliputi sistem imun, penglihatan, sistem reproduksi dan diferensiasi sel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi konsumsi minyak yang diperkaya vitamin A dalam memperbaiki status vitamin A dan hemoglobin balita. Penelitian dengan disain studi intervensi Before-After ini dilaksanakan pada anak sehat berusia 7-10 tahun yang diberi obat cacing sebelum intervensi dilakukan. Pengukuran serum retinol dan hemoglobin dilakukan sebelum dan 3 bulan setelah intervensi . …


Media Visual Poster Dan Leaflet Makanan Sehat Serta Perilaku Konsumsi Makanan Jajanan Siswa Sekolah Lanjutan Atas, Di Kabupaten Mandailing Natal, Albiner Siagian, Jumirah Jumirah, Fourgelina Tampubolon Jun 2010

Media Visual Poster Dan Leaflet Makanan Sehat Serta Perilaku Konsumsi Makanan Jajanan Siswa Sekolah Lanjutan Atas, Di Kabupaten Mandailing Natal, Albiner Siagian, Jumirah Jumirah, Fourgelina Tampubolon

Kesmas

Kebutuhan energi, protein, dan zat besi dapat disumbangkan oleh makanan jajanan masing-masing sekitar 36%, 29%, dan 52%. Namun, makanan jajan yang tersedia disamping tidak selalu sehat dan bergizi juga perilaku siswa tidak selalu positif untuk kebutuhan gizi. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh media visual poster dan leaflet terhadap perilaku makanan jajanan pelajar suatu SMA di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, 2009. Dengan desain eksperimen kuasi one pre- and post-test group, penelitian dengan perlakuan pajangan poster dan leaflet di sekolah ini menilai pengaruh intervensi 2 minggu setelah perlakuan. Analisis data dilakukan dengan metode uji T-berpasangan terhadap sampel 80 pelajar kelas khusus. …


Pengetahuan Dan Praktek Keluarga Sadar Gizi Ibu Balita, Fatmah Fatmah Feb 2010

Pengetahuan Dan Praktek Keluarga Sadar Gizi Ibu Balita, Fatmah Fatmah

Kesmas

Untuk mengantisipasi masalah gizi kurang utamanya pada keluarga miskin, pemerintah telah mengeluarkan gerakan Kadarzi (Keluarga Sadar Gizi). Hingga saat ini, hampir tidak diketahui perilaku Kadarzi ibu balita di DKI Jakarta karena masih sedikitnya data hasil penelitian yang mengukur hal tersebut. Oleh karena itu, diperlukan suatu penelitian dasar yang bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana gambaran pengetahuan dan praktek kelima indikator Kadarzi ibu balita di Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara. Metode kualitatif dengan teknik Diskusi Kelompok Terarah (DKT) dan wawancara mendalam telah dilakukan pada ibu balita, tokoh agama/masyarakat, dan kader posyandu. Hasil studi menyatakan bahwa pengetahuan ibu balita pada 4 indikator Kadarzi cukup baik, …


Penyebab Keberhasilan Dan Kegagalan Praktik Pemberian Asi Eksklusif, Sandra Fikawati, Ahmad Syafiq Dec 2009

Penyebab Keberhasilan Dan Kegagalan Praktik Pemberian Asi Eksklusif, Sandra Fikawati, Ahmad Syafiq

Kesmas

Target cakupan ASI eksklusif oleh Depkes RI sebesar 80% masih sulit dilaksanakan. Berbagai studi menunjukkan cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih sangat rendah. Ada berbagai faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menggali berbagai faktor predisposisi, pemungkin, dan pendorong yang berhubungan dengan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan ASI eksklusif di Puskesmas Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Disain studi adalah studi kualitatif dengan 14 informan yaitu ibu bayi yang berusia >6-24 bulan yang dibagi berdasarkan keberhasilan pelaksanaan ASI eksklusifnya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dilakukan triangulasi sumber data mencakup bidan puskesmas dan suami serta triangulasi analisis …


Kepatuhan Membaca Label Informasi Zat Gizi Di Kalangan Mahasiswa, Siti Zahara, Triyanti Triyanti Oct 2009

Kepatuhan Membaca Label Informasi Zat Gizi Di Kalangan Mahasiswa, Siti Zahara, Triyanti Triyanti

Kesmas

Berdasarkan hasil kajian Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), di Indonesia label pangan masih kurang mendapat perhatian dari konsumen. Hanya sekitar 6,7% konsumen yang memperhatikan kelengkapan label produk pangan yang mereka beli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepatuhan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia membaca label informasi zat gizi dan komposisi makanan kemasan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian dengan desain potong lintang (cross-sectional) ini dilakukan terhadap 215 responden. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa variabel yang berhubungan bermakna dengan kepatuhan mambaca label informasi zat gizi adalah status pekerjaan ayah (OR = 2,44), sikap kesehatan dan label produk pangan (OR = 2,824), …


Pengaruh Status Gizi Anak Usia Di Bawah Lima Tahun Terhadap Nilai Belajar Verbal Dan Numerik, R. Djarot Darsono Wahyu Hartanto, Nasrin Kodim Feb 2009

Pengaruh Status Gizi Anak Usia Di Bawah Lima Tahun Terhadap Nilai Belajar Verbal Dan Numerik, R. Djarot Darsono Wahyu Hartanto, Nasrin Kodim

Kesmas

Keberhasilan pembangunan suatu bangsa dipengaruhi oleh kualitas Sumber Daya Manusia yang secara esensil ditentukan oleh status gizi. Sekitar 1,3 juta anak dengan gizi buruk diperkirakan berpotensi kehilangan IQ sampai 22 juta poin. Kekurangan gizi pada usia dini diawal daur kehidupan terbukti memberikan dampak yang berat. Penelitian ini bertujuan mengetahui insiden kekurangan gizi pada baduta dan pasca baduta serta pengaruhnya pada prestasi belajar numerik dan verbal pada anak usia sekolah dasar. Penelitian dengan desain kohort retrospektif yang dilakukan pada 1200 sampel anak ini memperlihatkan hasil yang sangat konsisten mendukung penelitian sebelumnya. Semakin dini seorang anak menderita gizi kurang, semakin besar risiko …


Sistem Manajemen Mutu Dan Keamanan Pangan Pada Perusahaan Jasa Boga, Ananta Rina Jun 2008

Sistem Manajemen Mutu Dan Keamanan Pangan Pada Perusahaan Jasa Boga, Ananta Rina

Kesmas

Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan jasa boga yang tinggi (31%) menjadi semakin penting dan perlu mendapat perhatian serius. Masyarakat yang semakin sadar menuntut jaminan mutu dan keamanan pangan yang semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan menilai penerapan Sistem Manajemen Mutu pada perusahaan jasa boga perusahaan yang diteliti. Metoda yang digunakan mengacu pada sistem manajemen PDCA ( Plan – Do – Check – Action ), penerapan Sistem Manajemen Mutu ( ISO 9001) dan Sistem Keamanan Pangan ( HACCP dan ISO 22000). Sistem tersebut mencakup unsur- unsur pengendalian bahaya potensial dan parameter kritis aktifitas penyediaan rantai makanan (food chain), kesesuaian produk dan …


Pengaruh Pajanan Sinar Ultraviolet B Bersumber Dari Sinar Matahari Terhadap Konsentrasi Vitamin D (25(Oh)D) Dan Hormon Paratiroit Pada Perempuan Usia Lanjut Indonesia, Siti Setiati Feb 2008

Pengaruh Pajanan Sinar Ultraviolet B Bersumber Dari Sinar Matahari Terhadap Konsentrasi Vitamin D (25(Oh)D) Dan Hormon Paratiroit Pada Perempuan Usia Lanjut Indonesia, Siti Setiati

Kesmas

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa defisiensi vitamin D dan hiperpara-tiroidisme sekunder menimbulkan dampak serius pada kesehatan, antara lain meliputi osteoporosis, osteomalasia, kelemahan otot, jatuh dan fraktur osteoporotik. Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui pengaruh pajanan UVB sinar matahari pada konsentrasi 25(OH)D dan hormon paratiroid (PTH) perempuan usia lanjut Indonesia. (2) mendapatkan saat dan lama pemajanan yang optimal. Penelitian uji klinik acak terbuka ini melibatkan 74 perempuan berusia 60 - 90 tahun yang tinggal di 4 panti werda di Jakarta dan Bekasi. Randomisasi dilakukan untuk memisahkan kelompok studi dan kontrol. Kelompok kontrol hanya mendapat kalsium 1000 mg/hari, sedang kelompok intervensi dipajankan dengan …


Pengaruh Asam Lemak Jenuh, Tidak Jenuh Dan Asam Lemak Trans Terhadap Kesehatan, Ratu Ayu Dewi Sartika Feb 2008

Pengaruh Asam Lemak Jenuh, Tidak Jenuh Dan Asam Lemak Trans Terhadap Kesehatan, Ratu Ayu Dewi Sartika

Kesmas

Dewasa ini pola makan modern sering dihubungkan dengan meningkatnya kadar kolesterol di dalam darah. Tingginya kolesterol darah dapat memicu munculnya penyakit degeneratif seperti stroke dan penyakit jantung koroner. Jenis makanan yang diduga berpengaruh terhadap timbulnya penyakit degeneratif yaitu makanan yang mengandung asam lemak jenuh dan asam lemak trans. Asam lemak trans memiliki pengaruh hampir 2 kali lipat dalam meningkatkan rasio K-LDL/K-HDL dibandingkan dengan asam lemak jenuh. Perubahan pada rasio kolesterol total/HDL-K atau K-LDL/K-HDL merupakan prediktor CHD (Coronary Heart Disease).

Nowadays modern meal pattern is related to the increase of cholesterol level in the blood. The high blood cholesterol can lead …


Cost Effectiveness Upaya Penanggulangan Gizi Metode Positif Deviance Dan Pemberian Makanan Tambahan Di Puskesmas Gekbrong Kabupaten Cianjur 2006, Suharyati Suharyati Jun 2007

Cost Effectiveness Upaya Penanggulangan Gizi Metode Positif Deviance Dan Pemberian Makanan Tambahan Di Puskesmas Gekbrong Kabupaten Cianjur 2006, Suharyati Suharyati

Kesmas

Provinsi Jawa Barat masih menghadapi masalah rawan gizi serius, terlihat pada 18.094 balita rawan pangan yang terhimpun di tiga kantong utama, Kabupaten Cirebon (4.005), Bandung (2.991) dan Cianjur (2.670). Di Kabupaten Cianjur, balita gizi buruk dan gizi kurang ditemukan 2.670 (1,3%) dan 24.447 (11,7%) dari 208.572 balita yang ada. Tujuan penelitian ini membandingkan cost effectiveness upaya perbaikan gizi pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang bersifat top down dan Positive Deviance (PD) yang besifat bottom up. Data ditinjau dari sisi provider dan perhitungan biaya peraktifitas menggunakan metoda Activity Based Costing (ABC Methode). Komponen biaya penanggulangan gizi terbesar berturut-turut adalah biaya operasional, investasi …